hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

September 26th, 2008

Laskar Pelangi

Jarang sekali kita mendapati film Indonesia yang dikerjakan dengan baik. Setahu saya, lebih banyak yang cuma direkam pake video, akting pas-pasan, dan alur yang kalau tidak terlalu simplistis, ya terlalu membingungkan. Laskar Pelangi adalah film yang menurut saya sangat baik, karena dikerjakan dengan sungguh-sungguh.

Film yang diadaptasi dari novel Andrea Hirata ini menceritakan perjuangan seorang guru dan murid-muridnya untuk memperoleh pendidikan hingga tuntas pada sebuah SD di derah miskin Belitung. Perjuangan itu memang tidak mudah—keterbatasan ekonomi memberi tantangan luar biasa sulit demi mendapatkan fasilitas dasar (yang bagi pembaca blog ini, pasti sudah taken for granted).

Kesungguhan Mira dan Riri dalam mengerjakan Laskar Pelangi terlihat pada sinematografi yang menawan, musik yang tidak asal tempel, dan penuturan yang mengalir dengan baik. Tapi pujian utama harus ditujukan kepada aktor-aktornya. Permainan Cut Mini (Bu Guru Mus), Ikranegara (Kepala Sekolah), dan kesepuluh siswa SD Gantong terasa natural dan enak ditonton.

Film ini tentu tidak sempurna. Alurnya sempat kehilangan arah di tengah jalan, sesuatu yang hampir selalu terjadi di film Indonesia. Untungnya kengelanturan ini bisa segara menemukan gregetnya. Tapi begini, seandainya rata-rata film Indonesia mendapat skor 6 bintang, maka saya tidak keberatan memberi Laskar Pelangi 60 bintang.

92 Comments

Goenawan Lee

60 dari berapa, Mon? :P

Michael Clayton 80 lah, No COuntry for Old Men 90 :D

andriansah

tetap blom tertarik nonton

nico

Woo momon memberikan 60bintangnya!
Btw,aku blm nongton!

lelouch

ternyata disini dikau, mon :D
yah, review ini mentrigger interest saya untuk menonton (versi resminya)
makasih udah berbagi…

Jauhari

Wah sangar 60bintang jadi NGILER ;)

dilla

Suka sama yang jadi lintang kecil. Castingnya pas menurutku. Melihat sosoknya aku speechless. Sangat lintang, bikin terharu. Tp lintang dewasanya gak cocok.

-tikabanget-

TANCAP, BOY..!!!™

thea

di jogja dah diputer ya Mon???

gagahput3ra

Tapi antriannya cukup mengerikan disini :-SS

cK

wogh, emang sih filmnya bagus. saya aja jadi pengen nonton lagi… :D

Qisthon

Lagi nunggu antrian agak reda… :D

Dhimas

Belum sempat nonton.. Jadi pengen segera nonton neeh..

dina

Dapet 60 dari momon..
Shoot!
is it that good? huaaa…mauu liaatt..

jafis

emang TOP dah…
salute buat Riri Reza..
pesan sosialnya juga disusun dg apik,tanpa terlalu banyak dialog

Romo Farano

Betapa dashyat..!!!

Film “Sherina” menampilkan dua anak dari strata sosial middle-up di tanah Parahyangan lengkap dengan landscape-nya.

Film “Denias” mengupas kisah anak pedalaman Papua yang berjuang demi pendidikannya termasuk tampilan alam Papua yang masih “perawan”.

“Laskar Pelangi”.. habis-habisan mengeksplorasi alam Belitong, sedari pedalaman hingga pantainya yang sangat kaya. Sudah pasti termasuk kisah sepuluh anak (plus satu) yang juga berjuang demi pendidikan mereka.
Mereka menuntut hak mereka sebagai warga negara; “..mencerdaskan seluruh bangsa..”
Juga sangat banyak cameo yang muncul disana.. penasaran??

Sudahlah, tanpa mengurusi royalti Andrea Hirata dan Miles-Team, anda HARUS nonton film “Laskar Pelangi”. Sangat mengusik masa kecil kita..

(tribute to my childhood friends; at Manado, Dobo, Parigi)

dewakecil

sudah masuk waiting list :D Sebetulnya dari segi novel terlalu hiperbolis dan bertele - tele menurut saya, tapi kisahnya memang menyentuh & memberi inspirasi. Semoga visualisasinya dalam layar lebar bisa melegakan :D

Aris P

Jadi pingin nonton nih…

Nonton di Jogja antri ga ya?

zam

@ Dina: tungguin aja di YUTUB.. :p

niningss

aku pek nonton… mungkin sabtu nek rak senin,..
dilihat dari anak anak kecil pemeran itu,.. wis merasa gak bakal nyesel nontonnya nanti….

dan film ini bakal menjadi film endonesia keduaku setelah mirror yang aku lihat di biskop…

NB. pas nonton mirror aku merem terus…

Berarti ini film Indonesia yang pertama kamu tonton di bioskop dong!?

didut

dan sayapun belum menontonnya *siap siap booking ticket*

ryht

Weleh.. Nungguin versi download aja dech… Ada gak?? Ada yg mau menyediakan?
;-)

Nungguin liburan aja dah, masih rame…

Buat mas Herman, salam kenal..
:-)

suprie

emang bagus mon!

maya9luthu

ngantri tiketnya sampe lari2 + jatoh2 ndak mas? ;))

Untuk hari ini belum ada korban jiwa.

alle

I give qyuqyu rainbows,..
padahal bom nonton ;)) [cekikik lampung]

suprie.in.ruangkopi.com » Blog Archive » Laskar Pelangi - The Movie

[...] – Laskar Pelangi [...]

aRdho

maaf, bukan bermaksud membajak, namun kami2 ini, harus menunggu seseorang untuk mengaplod di yutub.

JalanSutera.com™

60 bintang? terang benderang dong. kalo gitu pelanginya gak keliyatan… :P

Hedi

obral bintang to…ck…ck

Donny Verdian

Malam ini rencana mau nonton ah, kemarin kehabisan tiketnya!

Kalau mau nonton malam ini, antrinya dari jam 10.

sandal

Mon, ini Ekowanz kesinggung gak ya kamu ambil jatah postingnya? :D

Btw, sesuatu di masa lalu-ku juga tiba-tiba berloncatan dari alam kenangan pas nonton semalem Mon, belum lagi cerita-cerita masa kecil ibuku :D

Sebetulnya aku justru memberi alasan buat Ekowanz andai2 dia males apdet blog.

Daus

Kenapa sih pemeran Ibu Muslimah mesti aktris yang “cakep”? Itu yang merusak film ini saya rasa.

Salahkah jika Cantik?

Daus

Tanggapan soal film-film kita: hal lainnya yang tipikal adalah casting yang buruk.

Setuju. Etapi casting tokoh ketika mereka dewasa juga jelek, apakah ini stigma artis ibukota?

Nayantaka

Nyebrang tekan kene gak ya Mon? Belitong sama Malaya kan cuma deket ya? Kalau nggak nyebrang, terpaksa nunggu versi donlotan

Nenda Fadhilah

Sudah menonton dan saya menyarankan bagi siapapun yang belum menonton untuk menontonnya.

funkshit

nonton pilem ini juga saya merasa melihat diri saya di masa lalu :))

walopun ada beberapa bagian yang lebay.. tapi pilem ini tetep bagus

aftrie

Tak perlulah aku keliling dunia…
:D

antown

saya suka sama settingan properti yang mereka, nyaris alami dan tidak dibuat2…

baju2 yang mereka kenakan juga lusuh.
make up artist juga TOP bgt

bebex

@antown :
coba pratiin, properti baju yang mereka gunain dari hari ke hari itu lama2 jadi bersih..
lah koq bisa? ^^
dimana kesan lusuhnya yak?

Dedi

ooo jadi yang ngantri panjang sampe belok itu pada ngantri pilem itu ya?.. *kebetulan kemaren jumatan di rooftop amplaz*

rama

hmm… sepertinya banyak yang suka pilem ini..

Dino

Jadi pingin nonton..

manda

gak jadi nonton gara2 penonton..
mending mereview penontonnya aja ..gwahahahaha..

BloGendeng

Belum nonton nih. Tapi film Indonesia cenderung membosankan dan monoton. Ngga tau napa ya?

farid yuniar

udah nonton hari pertama.

Salut luar biasa…. Film nya bagus. rating 60 ya papa mas momon. :)

Seperti apa yang Andrea Hirata sendiri bilang:

Kukatakan padamu kawan, jika engkau menemukan keindahan di setiap lembar novel Laskar Pelangi , engkau akan menemukan keindahan dalam setiap perpindahan gambar dalam film Laskar Pelangi. Bukan karena film ini diadaptasi dari novelku. Namun sejujurnya kukatakan padamu kawan bahwa film Laskar pelangi adalah salah satu dari film yang paling mempesona yang pernah kusaksikan dalam hidup

Pangeran

Pesan saya buat yg mo nonton tp blm baca bukunya, jangan nonton sama yang udah baca bukunya. Pasti orang yang udah baca bukunya tersebut bakalan bawel setengah mati pas film (seperti saya contohnya)

sama seperti pas The Dark Knight nih, Laskar Pelangi lg jd topik favenya para blogger nasional…..

arya

aku blm nonton mon.
pengen nonton juga.
karya2 yg membangkitkan inspirasi dan motivasi (seperti buku dan film LP) sudah selayaknya diperbanyak.

thevemo

Buru buru nonton ah….

iphan

film yang “beda” dari film indonesia kebanyakan.
dari promosinya aja udah ketauan, kalo film ini adalah film bermutu.

hamdanitulus

sinematografinya mantap!
ceritanya apik!

sayangnya aku kebagian tiket di barisan depan,
pegel leherku..

Annots

Bisa bagi2 60 bintang, emang kamu bintang brp mon?

*mlayu*

cemol

Yah, apalagi digaungi oleh nidji dan mbak gita gut.. idihh… tambah seru cooyy.. Eeh, expresi saya ndak mencerminkan suka ya…

Nike

Laskar pelangi emang keren.
Banyak banget ya Mon bintangnya sampe 60 :D

Embun

Satu studio termehek-mehek…

AKu antri, baru di bioskop ke-3 dapat tempat duduk, itupun ndongak dan ndepis di pinggir (J-22).. nasib!

Bener kata @Pangeran, jangan ngajak yag sudah baca novelnya (cewek).. pasti sepanjang film menebak dan bercerita dhewe… hughh!!! Udah gitu termenyek2…

(Temen gw jilbabnya basah kuyup, lupa bawa tissue )

rerere

tadinya males nonton laskar pelangi karena yang jadi buguru nya si cut mini…
kayaknya nggak cocok yaa…

taunya setelah nonton, saya suka lihat cut mini jadi bu muslimah…

wawan

wah saya belum nonton je..males ngantri

masDan

sayang, ndak ada konflik Cincin Newton….

donetta

Just Another “LATAH” movie . . . .
tunggu saja sampe elo pade kena kutukan cacar air…hiks

Kayaknya… segala hal di matamu itu latah Don.

Thia

kalau banyak yang bilang film ini bagus, kayaknya bukan berarti latah.. Yang buat film ini emang selain punya kesungguhan secara teknis, juga ‘pake hati’.. sehingga bisa menyentuh hati banyak orang, even kritikus yang paling pelit apresiasi sekalipun. untungnya saya bukan orang yang merasa perlu terus nyari2 kelemahan film indonesia sampe akhirnya susah menikmati n appreciate karya bangsa sendiri. :D.

aRuL

wah sama nih, pujian rata2 mengalir buat film ini..
mantap banget dah…
pengen nonton lagi kalo ada kesempatan :)

ucheen

ikut gabung neh..
yup. it’s great movie.top markotop,surotop.sip markusip…poko’e maknyuusss…

merugilah orang2 yg lum nonton film+baca novel Laskar Pelangi… sebuah karya yg INSPIRATIF…

U must see…!!!

maya

gw aja jadi pengen nonton 2x nih…
menurut gw, film laskar pelangi 80 bintang

leia

film ini terlalu didandani, terlalu manis. tidak tajam seperti novelnya.
mengingat di ucapan terima kasihnya ada nama ‘dirut PT Timah”
o, pasti sudah ada kesepakatan yang terjadi supaya filmnya jangan terlalu keras menyorot kemusykilan pt timah dan pemerentah ORBA yang korup dan musyrik.
terlalu candy-canes, hilang greget. andrea hirata mesti kecewa. saya kasih angka 4, terlalu buruk ini untuk sineas sekelas riri & mira.

iks

bagus ga yah …bagus ga yah…

sebenernya kurang ngigit, ada yang kurang garem gitu. Walau untuk pesan nya memang bagus. Tapi bener loh, adegan perjalanan Lintang itu yang diulang-ulang agak mengganggu.

Dan yang fatal, Tora Sudiro. Gak bisa dipungkiri lagi :D

Mahar fans club

W dah nnton 2x. Sumpah krenz.krenz. Krenz… Bgt ni film. Pa lagi bunga serojanya Mahar. Top deh. Buat orang2 yg ngakunya pecinta film. Haruz wajib kudu nonton.

kishandono

blum liat pilemnya, antrinya sih pendek tapi di tulisan depan loketnya terpampang jelas-jelas ‘tiket habis’

musuhnya precil-precil, saya lebih baik mengalah karena memang sudah baca bukunya.

Mihael Ellinsworth

Filmnya bagus. Pendapat pribadi saya film ini bisa disejajarkan dengan Nagabonar Jadi 2. Tetapi seperti ritual nonton film Indonesia lainnya, film ini cukup ditonton satu kali. :D (Hitung - hitung first impression, lah…Daripada kecewa saat ditonton tujuh ulangan)

dondanang

Riri Riza masih bisa membuat lebih baik dari ini. Masih dangkal :D

Asmara

dah muncul lum ya di \\raharjo …..

Miss Ander Sten

udah baca novelnya?
kalo ga tersentuh….berarti masih sodara jauhnya Ryan ama Sumanto…
waktu filmnya mau dibikin ama mb mira sama mas riri…
MM…sama halnya ngebet nonton Nagabonar jadi 2,karena tau yang buat om dedi mizwar
JAMINAN MUTU!!

rafly

ya, filmnya sih cukup OK!
tapi untuk jadi nomor satu kayaknya belom deh!!
masih ada Nagabonar dan AAC

ihsan

…. baru 2x nonton nih..

mima

film na menyentuh banget, wajib ditonton.
memang ga sepenuhnya sempurna, tp secara keseluruhan akting anak2 belitong ini yg bikin film na begitu hidup. terutama akting lintang dan mahar.

klo mw nonton sampe sekarang masih ngantri banget. tiket untuk jam9mlm dah abies dari jm3sore. selamat nonton ya buat yg lom nonton.. ^^

ChaL

aku sdh 2 kali nonton loh…:lol:
emm,,,filmnya emang keren euy…
cuma LP & GIE film indo yg aku nonton di bioskop, :-)

Andi Sugiarto

Saya udah nonton di Smg, ngantrinya aja 4 jam lho. Saya enggak malu ngakuin kalo di bioskop saya menitikkan air mata setiap kali Bu Mus bicara sama anak2nya.

Betul2 seperti kembali ke masa lalu saya, semoga Andrea Hirata, Bu Mus, dan pendekar pendidik kita diberkahi oleh Tuhan YME.

Amin.

ekowanz

filmnya bagus, tapi ceritanya tak bagus…terlalu bnyk hal yg ingin dimasukkan kedalam 150menit gambar berjalan ini…kasian yg blm baca novelnya :p
tp gpp, bahkan heri poter aj filmnya jelek gt…aq suka si pak kepala sekolah, top bgt…

rizal

entahlah,..yang jelas mulai perdana tayang ampe sekarang qw dah 6 kali nonton,..qw ingin air mata bahagy ini tertumpah habizzzz,..byar hilang penat selama ini akibat grogotan kisah cinta yang mematikan inspirasi,..
sebagai anak negeri aqw malu dengan komentar2 yang melihat seolah2 dya kritikus ulung dan mungkin merasa lahir di eropa atw timur tengah,…
omong kosong film ayat2 cinta,..mank ada ya sambil kuliah poligami???dah gitu beda keyakinan lagi,..dasar ustadz tanggung,..

nevy

Laskar Pelangi emang patut di tonton, adegan jayus sampe bikin nangis ada semua disitu. Dua kali nonton, dua kali pula menitikkan air mata :)

anti

Aku sama sekali tidak suka membaca…tapi pas baca laskar pelangi gile ketagihan sekarang lagi mau ngabisin seri 2 nya ‘ Sang Pemimpi ‘
Buku, Film, Soundtracknya….puiiihhh..
top abis apalagi lagu yang berjudul ‘ Lintang ‘ yang dinyanyiin ama Netral…wah gahar…keren.
Semakin cinta aja nih ama negeriku
Majulah Indonesia KU.

ari

saya masih belum tertarik, baik baca bukunya maupun menonton filmnya…..
entah…..

Laskar Pelangi - The Movie

[...] Laskar Pelangi [...]

dheela

kereeeeeen banget!!! aq udh 2x nntn n 2x nangis. pakar komnikasi ui berani bilang ini movie of this century!!!

sufehmi

The perfectionist in me says no.
.
But the pragmatist in me says YES.
.
Denny said it best :)
.
Dan senang sekali bisa mengajak anak saya nonton bareng ke bioskop, bebas dari film pocong / hantu / eksploitasi wanita / slapstick tidak lucu / dst :)

Biak Belitong

datanglah ke Belitong.. cuma 45 menit dari jakarta, penerbangan 3 x sehari, rasakan bagaimana tinggal di bumi laskar pelangi :-)

kw

film laskar pelangi memang cukup menarik. namun ada adegan yang melompat, yakni ketika tiba2 orang ramai2 mencari flo di tengah hutan.

andai scene itu tak ada, kayaknya juga gpp. :)

budiary

Oh ya selain nonton kmrn aku jg baru beli buku di http://WWW.BUKUKITA.COM. Bagus banget ceritanya. Hebat tuh Andrea Hirata. Buat temen2 coba aja liat di http://WWW.BUKUKITA.COM buat beli bukunya.. saya jamin lebih murah deh

cHid-

seru!!!
gw nonton 4x
prtama ma tmen skul,kedua ma tmen main,,k3 ma bonyok,,k4??? ahahaha,,tauu ndirii lahh

prima

Saya sudah nonton 5x

Rasanya setiap kali nonton,
Seperti belum pernah nonton..

Bagi saya tiada yang lebih indah,
dan bersyukur…

Untuk sebuah ungkapan terimakasih
atas perjuangan para sineas yang ingin
memberi yang terbaik untuk Indonesia..

Saya bangga punya film seperti ini
bangga atas orang-orang dibelakangnya

Riri Reza dan Mira lesmana….
saya pikir film ini tak tergantikan…
dan anda benar-benar telah
melakukan pekerjaan yang mulia…

Kalau kita menilainya dengan hati yang tulus,,
Bahwa memang ada orang yang lebih baik
Katakanlah kalau mereka lebih baik
Jika tidak buktikanlah
BAHWA hidup itu adalah perbuatan
bukan hanya sekedar perkataan

phia

aku ga habis pikir…
mereka yang pada ngantri dari pagi sebelum bioskop dibuka itu..apakah bener2 pgn nonton laskar pelangi ato ga?aku percaya kalo filmnya bagus…coz novelnya aja jauh dari bagus alias baguuuuuuuuuuuuuuuusssss bgt… tapi..buat mereka yang pada ngantri dari pagi bgt bwt nonton filmnya di bioskop..coba deh dipikir…perilaku individu or hanya sekedar perilaku sosial (alias ikut2an)??

but..salute buat kalian yang pada ngantri…
dan 4 jempol buat filmnya (seandainya punya lebih dari 4 jempol pasti bakalan aku kasih semuanya) hehehe…

Sofwan

mudah2han saja Laskar Pelangi bisa jd pelopor buat perfiliman indonesia, harapan kita kedepan agar perfilman indonesia bisa lebih mendidik lagi.

tidak hanya sekedar film percintaan saja, atau sinetron yang banyak menyita waktu dan kurang memberi nilai positif buat keluarga kita.

Parahnya lagi nilai negatifnya lebih besar
gimana dong?

Dhita

laskar pelangi…..mmm…sip banget deh.tapi antriannya…waduh!

Dhita

ikal,mahar,lintang,a kiong,dll.top abizz.untuk mahar…..kocak deh.lucu……

Roby Rifardo Tarigan Silangit

Aq blm nonton sm sekali..
kwn2 malah nyuru cariin film ini..
mw cr yg bs gratisn… ^_^

Give Me Some Thoughts