Koin-Koin Inggris

Sekilas mata, uang receh Inggris seperti potongan-potongan gambar tidak karuan. Ambil contoh receh satu penny. Denominasi terkecil ini hanya bergambar ujung harpa dan sepenggal kaki singa. Tapi receh dua puluh penny lebih kasihan: gambarnya pantat singa.

receh_inggris
Sekilas mata, uang receh Inggris seperti potongan-potongan gambar tidak karuan. Ambil contoh receh satu penny. Denominasi terkecil ini hanya bergambar ujung harpa dan sepenggal kaki singa. Tetapi receh dua puluh penny lebih kasihan: gambarnya pantat singa.

“Kecantikan” desain uang logam keluaran tahun 2008 ini baru terlihat setelah kita menyusunnya sedemikian rupa, sehingga menjadi lambang negara Britania Raya:

British coins

Entah bagaimana pendapat Anda, tetapi bagi saya, ini pintar. Ada interaksi di sini. Kita diajak bermain dengan koin-koin itu untuk “menemukan” Perisai Agung Inggris. Ada pula unsur kejutan dan reward setelah koin-koin itu diatur dengan tepat.

London Underground Big BenInggris memang sering mengejutkan dalam soal desain. Logo London Underground yang modern dan fungsional misalnya, ternyata dirancang tahun 1908. Itu adalah era di mana semua orang masih sibuk dengan langgam Art Nouveau yang cantik. Perhatikan juga kekontrasan antara logo simplistis dengan ornamen era lama yang serba mendakik-dakik; bukankah itu kerap menjadi pakem perancangan jaman sekarang?

Tentu tidak semua kejutan Inggris mengesankan. Logo Olimpiade Inggris 2012 yang mirip Lisa Simpson mengoral sesuatu, misalnya, adalah eksperimen yang tanpa arah. Demikian juga maskotnya. Tapi untuk uang-uang logam ini, menurut saya nakal dan kreatif.

Nah kira-kira sudah mampukan Indonesia merancang uang logam sekreatif itu? Jika membayangkan reaksi masyarakat seandainya Garuda Pancasila dicacah-cacah seperti di receh Inggris, nampaknya kita masih belum siap.

Logo World Cup 2014 Brazil

Inilah Logo Piala Dunia Brazil 2014. World cup pertama yang logonya tidak ada tulisan nama negara penyelenggara gara-gara ada masalah ejaan.

Logo Piala Dunia Brazil 2014

Inilah logo Piala Dunia Brazil 2014.

Maksudnya tangan yang memperebutkan bola. Aneh juga, karena sepakbola kan pakai kaki, bukan tangan. Soal bentuk, konon sejelek-jeleknya logo piala dunia, kita jadi terbiasa setelah logo itu muncul di koran, televisi, kaos, dan merchandise lainnya.

Tapi kalau logonya tepok jidat? Apakah berarti Brazil menjanjikan yang lebih buruk daripada Vuvuzela dan Jabulani?

Yaaa daripada kayak Lisa Simpsons mengoral sesuatu.

Festival Wayang Indonesia 2

Pada awalnya wayang kulit purwa untuk hajatan dan untuk hiburan televisi itu berasal dari galur yang sama: wayang beber. Kesenian itu lantas berevolusi menjadi wayang kulit gagrak Mataraman dan kemudian berevolusi lagi menjadi gagrak Surakarta. Barulah setelah perjanjian Giyanti diteken, dunia pewayangan terpecah menjadi dua: gagrak Solo dan gagrak Jogja. Selanjutnya, kedua aliran itu berkembang sendiri-sendiri berkat ego chauvinistik dua kerajaan itu.

Baru akhir-akhir ini saja, dengan sangat perlahan-lahan, dua gagrak itu menyatu menjadi sebuah gagrak campuran. Ki Manteb misalnya sering mengadopsi bentuk wayang Jogja. Demikian juga dengan dalang Jogja, banyak yang mulai memakai gaya Solo karena lebih nyaman dimainkan.

Kesenian memang seperti organisme kehidupan: berubah dan berkembang, sesuai permintaan jaman. Tugas sebuah masyarakat adalah merawat kesenian klasik sekaligus memicu kesenian baru untuk terus berkembang. Beruntunglah bangsa seperti Britania yang bisa rutin mengadakan repetoir musik klasik, sekaligus menelurkan musisi-musisi revolusioner seperti Beatles, Queen, Rolling Stones, dan Spice Girls.

Selanjutnya…