hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Reviews - November 19th, 2010

Harry Potter and the Deathly Hallows, Part 1

Harry Potter and the Deathly Hallows Part 1

Sembilan tahun yang lalu, Harry Potter cilik meninggalkan kamarnya—lemari sempit bawah tangga—di Privet Drive. Hagrid si raksasa membawanya ke ke peron 9¾, di mana sebuah kereta api siap mengantar Harry ke sekolah sihir Hogwarts. Di kastil Hogwarts inilah, Harry bersama Ron dan Hermione menemukan petualangan-petualangan ajaib yang fantastis.

Di Harry Potter and the Deathly Hallows, Harry yang remaja beranjak dari Privet Drive, meninggalkan rumah kecil itu, menghindari kejaran Lord Voldemort yang menginginkan ia mati. Zaman telah berubah. Selepas mangkatnya Dumblodore, jalanan dikuasai oleh penyihir dari kubu Voldemort, sementara Hogwarts dikuasai oleh Snape yang juga mengabdi untuk Voldemort. Harry tidak punya pilihan selain meninggalkan sekolah dan berburu lima Horcrux untuk menghancurkan kekuatan sang Dark Lord. Selama masih ada Horcrux, maka Voldemort tidak terkalahkan.

Jika film-film pendahulu Deathly Hallows ibarat es krim berlapis coklat manis yang harus dinikmati tergesa-gesa, maka film ketujuh ini mengalir seperti novelnya. Tenang dan leluasa. Hilang sudah efek-efek komputer yang dipasang untuk memastikan penonton tidak jemu. Sihir membaur ke dalam road movie ini, membiarkan alur film dibangun oleh konflik tiga sekawan Harry, Hermione, dan Ron; serta ketegangan selama dalam pengejaran para penyihir kubu Voldemort. Dengan suasana serba suram dan gelap, Deathly Hallows lepas dari film Harry Potter yang biasanya semanis gula-gula.

Entah bagaimana nantinya Deathly Hallows bagian kedua. Sutradara David Yates memang menjanjikan bagian pertama film ini mirip road movie, sementara bagian kedua berformat heist movie yang menjadi war movie. Di film kedua tersebut, Harry dan Voldemort akan menyelesaikan pertarungan mereka untuk terakhir kalinya. Dapatkah Yates terhindar dari jebakan klise ala perang Lord of The Ring? Semua akan terjawab pada tanggal 15 Juli 2011. Akan tetapi, untuk saat ini, Deathly Hallows Part 1 adalah film Harry Potter yang terbaik.

26 Comments


Leave a Reply