Reviews - January 26th, 2010
Pempek di Jogja
Pempek Mang Pari 19 alias Pempek Tamsis
Pempek Jalan Taman Siswo yang naik daun di pertengahan dekade 2000-an ini sekarang punya cabang di Jalan Kaliurang. Selain menyediakan pempek dan tekwan, warung ini juga menyediakan agar-agar telur (yang walaupun cukup enak, tidak dibahas di sini :D ). Saya kurang mengerti kenapa warung ini ngetop, karena pempeknya agak sepi rasa ikan, walaupun kenyalnya pas. Kalau mau dibilang murah, sebetulnya ada warung-warung lain yang menjual pempek di bawah Rp 8000. Untuk cuka-nya, harum bawangnya nendang, sayang agak terlalu manis. Kami juga mencicipi tekwannya. Dan seperti pempeknya, kekenyalannya pas. Namun kuahnya lebih mirip kuah bakso daripada kuah tekwan.Pempek 26
Jalan Kaliurang Pempek ini menambah sentuhan baru dengan membubuhkan topping ayam (atau topping cumi di atas pempeknya—sesuai pesanan). Di sini, yang dimaksud topping adalah suwiran dada ayam rebus dengan rasa Royco atau cumi goreng crispy. Apa mau dikata, toppingnya bukan gimmick yang mengesankan; untungnya pempek kapal selam yang disajikan (Rp 8000) bisa berdiri di atas kelezatannya sendiri berkat cita-rasa ikan tenggiri yang tidak terlalu ditahan-tahan. Tekstur pempeknya yang terlalu kenyal mungkin akan sedikit menganggu para penganut aliran pempek otentik. Lucunya, cuka disajikan dalam vas bunga warna putih, walaupun asamnya pas, tapi terlampau manis buat saya. Pempek 26 juga menjual tekwan, sayang bakso tekwannya terlalu kenyal dan bagian luarnya lembek karena dimasak terlalu lama. Kuahnya cukup dekat dengan rasa tekwan, tapi enak kenapa juru masaknya terlalu banyak memasukkan seledri dan udang kurang segar, sehingga rasanya jadi meleset. (Update: per 19 Juni, warung pempek ini sudah pindah)Pempek Ulu Bundar
Utara Mirota Kampus Ini adalah golongan warung pempek murah, dengan harga kapal selam Rp 5000 saja. Dengan harga segitu rasa ikan tenggirinya telah memanjakan lidah saya. Tekstur pempeknya agak terlalu renyah ketika dikunyah, mungkin karena digoreng terlalu lama. Tapi itu termaafkan karena bisa diimbangi rasa dan harga yang as. Cuka-nya lumayan, andaikata tidak terlalu kental asamnya, bisa dibilang enak.Pempek Ny. Kamto
Bu Kamto mendirikan warungnya tahun 1984, tepat di gang kecil seberang Toko Ramai. Sejak saat itu ia menjadi legenda perpempekan Jogja. Sekarang cabangnya ada di Plaza Ambarrukmo, Jalan Kaliurang, dan Jalan Gejayan; jadi bisa dibilang ini adalah pempek yang paling gampang dicari.Setelah rasa pempeknya sempat kehilangan "kekamtoan" di pertengahan 2000-an, Kamto bangkit lagi dengan citarasa yang mendekati citarasa pempek di tahun-tahun awalnya. Dari kesemuanya, pempek Kamtolah yang ketika selesai dimakan membikin rindu cita rasa tenggiri lagi. Dengan harga bersaing dengan pempek yang lain—Rp 9000—ukurannya sama besar dan teksturnya lumayan empuk. Untuk cukanya, sepertinya memang bukan keistimewaan Kamto: rasanya agak tersaturasi.
Pempek Kamto juga menyediakan tekwan (Rp 9000) yang cita rasa kuahnya persis seperti tekwan bikinan nenek saya. Saya cuman agak menyesalkan bakso-bakso tekwannya tidak seperti bikinan nenek yang kenyal dan tidak putus dalam sekali gigitan. Tapi selebihnya oke.
Pempek Raja Rasa
Jalan Mataram Lokasinya di sebelah pusat pariwisata Jogja yang bernama Malioboro, dan sebetulnya agak aneh membuka warung pempek di situ mengingat turis umumnya tidak mencari makanan khas Palembang ketika mereka main ke Jogja. Tapi, dengan harga Rp 5000, pempek ini enak. Tenggirinya harum dan berbekas di lidah, tapi saya sedikit berharap teksturnya lebih kenyal. Cukanya, bisa dibilang terenak dari kelima yang kami coba. Walaupun encer, tapi asem dan manisnya pas.Manakah yang paling enak?
Walaupun cita-rasa selalu pulang ke selera, tapi saya paling suka Pempek Kamto karena rasa tenggirinya yang paling membekas. Untuk cuka pempek, yang paling enak justru di Warung Raja Rasa karena tidak terlalu sigrak. Itu soal rasa. Soal harga, saya yang tinggal di daerah utara cenderung ke pempek Ulu Bundar utaranya Mirota Kampus karena dekat dan rasanya lumayan. Akan tetapi, pempek Raja Rasa memang lebih enak untuk pempek dengan rentang harga di bawah Rp 5000. Untuk tekwan, sayangnya belum ada yang menggantikan cita rasa tekwan masakan almarhum nenek saya. Jika harus memilih, kuah tekwan Pempek Kamto paling enak, walaupun bakso-bakso tekwannya kelewat empuk. Jangan lupa baca review Choro, Medina (part 2), dan Alle. Jangan baca Sangperi maupun Funkshit, karena mereka ikut makan tapi nggak nulis. Pengecualian untuk Bang Kristupa yang walaupun ikut makan dan tidak ikut menulis tapi sudah mengajari teknik memotret makanan supaya terlihat ledzat.52 Comments
-
bukmark buat bekal kalau mau makan mpek2 di jogja… *halah ke jogja nya aja ntah kapan tau*
-
Keren nih mon reviewnya

Selanjutnya apa mon? Gudeg? -
wuihh… langsung tak bookmark !
nice post… emm bisa jadi referensi bagus nih buat yang di Palembang..
-
[...] Hermansaxofon [...]
-
kalo ke Jogja, saya pasti makan pempek Kamto yang di Malioboro. Pempeknya paling enak menurut saya. Entah kapan bisa kesana lagi…
-
lihat foto2 pempeknya bikin ngiler+ngeces. siang begini jadi ingin makan pempek :mrgreen:
-
hmm…jd pengen ngulas mpekmpek juga hehehe
-
lumpia mbak lien udah …lumpia gang lombok juga udah …hmm nanti tak hunting lumpia yg tua lainnya

-
-
pokoknya kalau aku ke jogja mesti ditraktir pempek!
-
fotonya bikin kangen pempek candy

-
makan pempek kok di Jogja, salah besar ituuuuu

*telfon nyokap, minta kirimin pempek*
-
hehe jadi lapar pengen makan pempek….
aku suka Ny. Kamto & yg di utara mirota kampusss
-
Bagi saya, ambil amannya, Pempek Bu Kamto lebih ok… ah jadi kangen empek2..
Di Sydney sini ada bberapa yg jual empek2 meski rasa cukanya cukup unik bin aneh
-
satu hal yg masih mengganjal sampe sekarang…
kenapa pempek di luar Palembang dikasih timun?
padahal selama makan di Palembang ga ada yg pernah bubuhin timun (ato bihun ato soun) …
-
wah, Momon bikin lidahku bergoyang-goyang minta segera diajak naik Prameks ke Jogja nih…..
Mon, siap traktir, kan?

-
link-ku belum diperbarui

aku baru tahu cara bikin/masukin telur ke pempek kapal silem, ya kemaren itu lho… karena cerita alle

-
Bukmaaak!!! jadi pengen beli nih bro kl pas ke jogjaa…
btw kmrn sih dah beli mpek2 Fapiku pas mampir di Palembang dhing… habisnya bosen beli yg Candy… hihihihi…
-
kalian ngga ada yang cerita keadaan perut kalian malam hari atau paginya ????
-
ngemeng2
dijogja lagi banyak tuh pempek pinggir jalan 1000an perbiji -
Pempek di utara Mirota Kampus itu enak, quick snack dan murah.
-
yeah sama.. seneng nya mpek2 yang ulu bundar itu
ternyata murah to 5000 bwhahahah… tak kira mahal.. besok pulang bikin sendiri ah.. cari tepung tani 
-
-
foto2nya templet semua *gebrak meja pempek*
-
He he he mampir di blog mas herman ternyata ada juga yang enak dimakan. Lemaknyo ui makan pempek tu. memang pempek di tamsis tu lemak nian lah lamo dak makan pempek disano he he he
Ya begitulah kalau kentalnya darah palembang ditubuhku. kalau dulu pass masih di palembang ya zaman kecil sampai SMU lah sebelum terdampar ke Jogja ini tiada hari tanpa makan pempek… itu akibatnya banyak gigi yang hitam dibagian depan untuk Ivan nggak mengalami seperti kebanyakan orang palembang yang tiap harinya sarapan pempek sampai hari tua.
Kalau di Jogja ini Ivan perhatikan pedagangnya pelit sama Cuko pempek padahal Cuko itulah yang akan membuat pempek terasa lebih membahana di lidah. Suatu ketika Ivan makan pempek bareng teman, emang dasar temanku yang nggak tau atau emang nggak suka pedasnya pempek ketika Ivan menghirup Cuko bak kopi dipagi hari temanku malah heran untung nggak pingsan he he he
kapan kapan ajak Aku dunk mas kalau makan pempek he he he sekalian mau belajar tips tips jitu ngeblog….
Wah ini komen atau postingan kok panjang banget… maaf ya mas nyesakin postingannya he he he
-
*menunggu edisi hunting Bakmi

-
Kapan-kapan kalau kita hunting bakmi ikut dong!

-
-
aku penasaran bagaimana kekuatan dinding perut kalian menerima hajaran cuka yg kecut itu? menjuaralah…
-
request mon: BAKSO!!! review Bakso pernah belum ya Mon??
-
Ahaaa… marai ngelih kie moonn….
Minggu depan apa mon?
-
selama di jogja cuman ngerti ny.kamto doang yang enak niih..
duh kapan ke jogja lagi ya… -
ada tawaran dr temenku yg jual bakpia, utk mereview bakpia, nanti disponsori
*sebarsebargosip* -
aku pernah makan warung pempek sedap juga di daerah malioboro tapi lupa namanya (ehm… bertahun-tahun lalu sih :D
. masuk gang kecil gitu dari dekat mall. tempatnya ga representatif tapi rasanya nendang juga. raja rasa itu apa ya? *hmmph. jadi pengen pempek* -
Pempek ulu bundar..duh jadi keinget jaman masih di GT..makan siangnya di situ..dah kuahnya pedes atap warungnya seng lagi..gembrobyos poll
-
wuahh,,jdi pengen bli pempek ny.kamto..
hmmm…. -
[...] kopi pahit dan pempek Den Haag … Melengkapi ulasan teman-teman CA tentang pempek yang di sini, situ, dan sana, DosGil yang tidak mau ketinggalan dalam postingan kali ini akan mengulas pempek [...]
-
pempek kamto!!! tapi yg pempek kulit,, ikannya lebih terasa,, kriuk kriuk gitu
-
Di Semarang Pempek Ny Kamto buka cabang di DP Mall, mungkin di tempat lain juga ada. Istimewanya pempek ini memulai trend memberi informasi kalori dalam tiap pempek yang kita makan
Mungkin di Jogja juga gitu ya ? -
makasih inponya..
kangen pempek nian… -
eh klo kangen pempek palembang ada tuh yang on line, enak lagi. liat di http://www.pempekiwakmusi.wordpress.com. Lumayan bgt buat yang kangen sama pempek palembang asli :)








