Buy Soma Online Without Prescription

Patternless thoughts, pointless wisdom

Archive for September, 2008

Reviews - September 26th, 2008

Laskar Pelangi

Jarang sekali kita mendapati film Indonesia yang dikerjakan dengan baik. Setahu saya, lebih banyak yang cuma direkam pake video, akting pas-pasan, dan alur yang kalau tidak terlalu simplistis, ya terlalu membingungkan. Laskar Pelangi adalah film yang menurut saya sangat baik, karena dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Film yang diadaptasi dari novel Andrea Hirata ini menceritakan perjuangan seorang guru dan murid-muridnya untuk memperoleh pendidikan hingga tuntas pada sebuah SD di derah miskin Belitung. Perjuangan itu memang tidak mudah—keterbatasan ekonomi memberi tantangan luar biasa sulit demi mendapatkan fasilitas dasar (yang bagi pembaca blog ini, pasti sudah taken for granted). Kesungguhan Mira dan Riri dalam mengerjakan Laskar Pelangi terlihat pada sinematografi yang menawan, musik yang tidak asal tempel, dan penuturan yang mengalir dengan baik. Tapi pujian utama harus ditujukan kepada aktor-aktornya. Permainan Cut Mini (Bu Guru Mus), Ikranegara (Kepala Sekolah), dan kesepuluh siswa SD Gantong terasa natural dan enak ditonton. Film ini tentu tidak sempurna. Alurnya sempat kehilangan arah di tengah jalan, sesuatu yang hampir selalu terjadi di film Indonesia. Untungnya kengelanturan ini bisa segara menemukan gregetnya. Tapi begini, seandainya rata-rata film Indonesia mendapat skor 6 bintang, maka saya tidak keberatan memberi Laskar Pelangi 60 bintang.

Anectdotes - September 25th, 2008

Anekdot Coldplay dan Marianne

Viva La Vida Avatar Adit tempo hari membuat saya terpancing. Lukisan wanita muda yang mengusung bendera Perancis itu rupanya sampul album Coldplay. Saya tidak tahu itu. Tapi saya ingat kalau wanita itu bernama Marianne. Siapakah Marianne? Marianne adalah personifikasi atas negeri Perancis. Ia biasa digambarkan sebagai wanita muda dengan tubuh sehat dan kulit cerah. Siluetnya juga dipake sebagai lambang negara. Untuk negara yang memuja wanita dan ibu negaranya mantan model, Marianne sangatlah Perancis sekali. Tapi Perancis bukanlah satu-satunya negara yang punya personfikasi. Amerika Serikat dikenal dengan Columbia, wanita muda yang berpakaian jubah. Columbia mungkin personifikasi yang paling sering dilihat karena ia muncul pada tiap film produksi Columbia Pictures. Columbia Pictures Inggris juga punya personifikasi, dikenal dengan Britania. Dalam sebuah lukisan dari abad 19, Britania digambarkan sebagai wanita bertubuh subur yang memegang trisula Poseidon. Figur ini mengingatkan kepada Ratu Victoria yang subur dan pemerintahannya kuat di bidang kelautan. Britania & Queen Victoria Bagaimana dengan Indonesia? Kita punya Ibu Pertiwi, yang sepertinya belum pernah ada lukisannya. Tapi ketika mendengar nama itu, saya membayangkan ibu muda bergelung dan berbatik yang berdiri diantara hamparan sawah yang siap panen. Tapi itu imajinasi saya, bagaimana dengan Anda?

Politik - September 15th, 2008

Undang-Undang Anti Pornografi Lagi

Awal September ini DPR akan melanjutkan pembahasan RUU Antipornografi. Dimotori oleh PKS, RUU ini mengusung nama baru (tanpa ditempeli 'Pornoaksi') serta mengeliminasi pasal-pasal tentang pornoaksi. Di lain sisi, RUU ini masih membatasi secara penuh peredaran media porno, termasuk untuk kesenian, tanpa usaha untuk memberi batasan spesifik mana yang porno dan mana yang tidak porno. Ketidakpastian ini yang dikhawatirkan membuka masalah baru. Tarian tradisional kita misalnya, itu bisa porno dan bisa tidak porno. Sebuah foto di majalah busana bisa porno dan tidak porno. Tanpa batasan yang jelas, sebuah novel bisa porno hari ini, dan bisa tidak porno besoknya. Saya yakin kalau kita sepakat tidak ingin ada orang menari telanjang di jalan. Kita juga sepakat kalau majalah porno tidak boleh dikonsumsi oleh mereka yang di bawah umur. Tapi saya tidak sepakat kalau pemerintah menjadi otoriter dengan menentukan apa yang boleh dan tidak boleh dilihat oleh rakyatnya yang sudah dewasa. Akan tetapi saya masih yakin kalau pemerintah kita bukan lembaga otoriter, melainkan lembaga penyelaras untuk memenuhi semua aspek kehidupan rakyatnya. Hal-hal seperti moral dan kepatutan harus dikembalikan pada kearifan tiap individu. Jika tidak, maka pemerintah telah merintis langkah menuju totalitarian.

Politik - September 12th, 2008

Lipstick dan Babi

Dalam sebuah pidatonya, Obama berkelakar kalau siapapun bisa merias babi dengan lipstik, tapi babi itu tetap saja babi. Komentar ini terlontar tak lama setelah lawan politik Obama, John McCain, menyampaikan pidato yang menjanjikan perubahan politik di Washington. McCain yang selama ini mengusung tema lain, tiba-tiba mengangkat isu perubahan yang selama ini menjadi inti kampanye Obama.
"You can put lipstick on a pig. It's still a pig!" —Barack Obama, Capres Partai Demokrat AS
Tak lama setelah rekaman video soal babi beredar, kubu McCain menuntut agar Obama minta maaf kepada cawapres McCain, Sarah Palin, karena pernyataan itu dinilai merendahkan wanita demi membalas pidato Palin. Sarah memang pernah berkelakar kalau perbedaan ibu agresif (seperti dirinya) dan anjing galak hanyalah lipstick.
"You know the difference between a hockey mom and a pitbull? Lipstick!" —Sarah Palin, Cawapres Partai Republikan AS
Ungkapan 'you can put a lipstick on a pig' sebetulnya cukup lumrah di AS. Bahkan McCain sendiri pernah menyerang bakal capres Demokrat, Hillary Clinton, dengan ungkapan tersebut. Melengkapi ironi babi dan lipstick ini, puteri McCain justru berkata kalau ayahnya juga pernah mengucapkannya. Jadi kenapa ribut? Mungkin karena pemungutan suara tinggal 50 hari lagi.

Misc - September 8th, 2008

Kontes Cerpen Berhadiah

Mas-mas dan mbak-mbak yang baik di Cerpenista dan Dagdigdug mengundang Anda untuk mengikuti lomba menulis cerpen keroyokan. Lomba ini terbuka untuk umum, syaratnya Anda harus punya login Cerpenista dan mengajak setidaknya 2 teman untuk menulis bareng-bareng. Kontes Cerpen Rasa Ramadan Ada tiga kategori lomba, yaitu: Romans, Humor, dan Detektif. Anda boleh mengikuti ketiga kategori tersebut. Hadiahnya pulsa handphone sebesar Rp 500.000 untuk masing-masing kategori. Kalau anda menang di tiap kategori berarti dapat hadiah sebanyak Rp 1,5 juta. Untuk informasi yang lebih detail, silahkan tilik halaman Informasi Kontes Cerpen. Jangan lupa, batas akhir pendaftaran adalah satu minggu dari sekarang.

Opinion - September 3rd, 2008

Tatoo

Adalah jadul kalau berpersepsi tatoo itu domain preman dan napi. Jaman sekarang tatto adalah pernyataan berbusana bung! Kalau sanggup, saya mau punya tatoo. Masalahnya, saya tidak sanggup. Mengapa? Karena tatoo itu komitmen abadi untuk dunia yang selalu berubah. Bagaimana jika saya bosan? Atau desain tatoonya sudah mulai katro dan pasaran. Ganti mobil atau ganti istri urusan gampang. Ganti tatoo, nyaris mustahil. Bahkan ganti agama lebih mudah.