hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Opinion


Opinion - February 7th, 2011

Video Pembantaian Ahmadiyah Cikeusik

Jika Anda kuat melihat manusia ditelanjangi, dipukuli, dilempari batu sampai entah mati atau sekarat, silahkan menilik video seorang Ahmadiyah yang dibantai. Sekali lagi saya ingatkan video ini sangat kejam, dan jika Anda tidak kuat, saya sarankan untuk tidak melihatnya.

Video yang diunggah oleh Andreas Harsono adalah sebagian dari rekaman kekejaman pada penyerangan terhadap jemaah Ahmadiyah di Cikeusik hari Minggu (2/7) kemarin. Dan video itu menunjukkan betapa berbahayanya dan betapa membunuhnya orang-orang yang tidak toleran.

Akan tetapi, ada orang-orang yang lebih berbahaya dan lebih jahat dari itu.

Mereka adalah orang-orang yang mengamini dan membela tindakan kejam terhadap umat Ahmadiyah. Umat muslim boleh meyakini kalau ajaran Ahmadiyah salah, tetapi meyakini bahwa umat yang berbeda layak untuk dianiaya adalah sifat yang biadab.

Opinion - December 17th, 2010

Daerah Istimewa

Pro Penetapan Sultan

Masyarakat yang membela monarkhi memang masyarakat yang istimewa.

Opinion - December 5th, 2010

Mengenal Jogja

Hidangan Pesta Blogger Jogja 2009 adalah brongkos. Dipuji-puji gudegnya enak banget!

Pesta Blogger Jogja 2010 menyajikan nasi merah Wonosari. Ada yang komentar menunya nggak khas Jogja.

Haruskah Jogja hanya menjadi sekadar kraton, UGM, dan gudeg?

Opinion - November 9th, 2010

Kekalahan Obama Sebelum ke Indonesia

Barack ObamaSiang nanti (9/11) Obama akan mendarat di Jakarta, untuk kemudian disambut dengan keramahan meriah ala Indonesia. Saya penasaran bagaimana Obama menikmati sambutan ini, ketika di tanah airnya, partainya baru saja kalah telak di pemilu paruh.

Partai Demokratik yang merupakan partai pendukung Obama, telah kehilangan 15% kursinya di DPR AS dalam pemilu paruh tanggal 2 November kemarin. Amerika Serikat memang mengenal pemilu paruh, di mana tiap 2 tahun sekali, isi DPR dan Senat dipilih ulang.

Pengamat menilai, kekalahan terburuk sejak 68 tahun terakhir ini disebabkan karena belum membaiknya keadaan ekonomi AS selama 2 tahun pemerintahan Obama, dan disahkannya UU Jaminan Kesehatan oleh Partai Demokratik. UU yang mereformasi sistem jaminan kesehatan AS ini menjadi amunisi kubu Republikan untuk menyerang partai Obama.

Kemarin malam, saya ngobrol dengan Bryan, mahasiswa Harvard yang sedang penelitian di Indonesia. Saya tentu penasaran, apakah dia juga kecewa, secara dia adalah relawan kampanye Obama yang diturunkan di negara bagian New Hampshire pada pemilu AS tahun 2008. Di negara bagian itu, Bryan pergi door-to-door mengajak calon pemilih untuk “mencontreng” Obama. Bryan pernah berseloroh kalau Obama “berhutang” kepadanya atas kemenangannya di New Hampshire.

Tapi tidak terlihat garis-garis kecewa sedikitpun di ekspresi Bryan. Dia cuma bilang, jika dengan peta politik baru ini kedua belah kubu bisa bekerja sama, maka hasilnya akan positif bagi negaranya. Saya mengartikan bahwa Demokrat harus lebih fleksibel dengan agenda ekonomi terkendalinya, sementara Republikan harus lebih lunak dalam mengusung faham pasar bebasnya.

Begitulah demokrasi, bukan sebuah hasil, melainkan proses. Proses tarik ulur untuk menemukan ekuiblirium yang pas, karena memang manusia tidak ada yang paling benar, sementara di lain sisi maunya banyak.

Di akhir pertemuan itu kami membahas istana Kura-Kura Ninja yang dihadiahkan oleh Sultan Brunei kepada putra mahkotanya sebagai hadiah ulang tahun. Saya mencoba mencari di Wikipedia soal itu, tapi tidak ada. Ya mungkin cuma kabar burung. Tapi di ujung artikel tentang Brunei ada satu baris yang menarik perhatian saya: “Bentuk negara: Absolut monarki”.

Saya bergidik.

Opinion - October 22nd, 2010

Tanggung Jawab Bersama

tanggung jawab bersama

Tidak ada yang namanya tanggung jawab bersama. Tanggung jawab bersama artinya: tidak ada yang bertanggung jawab.

Atau, banyak orang merasa bertanggung jawab. Keduanya, sama-sama bencana.

Opinion - October 18th, 2010

Saya Datang Pesta Blogger 2010

Saya akan datang ke Pesta Blogger 2010. Saya ingin ketemu temen-temen  di sana, ketawa bareng, lupa sejenak bahwa kita sering berbeda pendapat. Saya tidak melebih-lebihkan, blog dan socmed membuat saya semakin terbiasa dengan perbedaan. Dan ini penting, karena dengan terbiasa dengan perbedaan, kita tidak melihat perbedaan sebagai masalah. Perbedaan hanya sebuah proses menuju kebaikan.

Oleh karena itu saya ingin melindungi perbedaan, dan saya ingin melindungi blog dan socmed sebagai medianya. Maka, narablog, pekicau, plurker, koproler, dst harus sering-sering berkumpul, untuk menyatakan bahwa kita ada. Bahwa suara kita kuat dan besar. Bahwa melalui kita Prita dan Bibit Chandra bisa bebas. Bahwa melalui kita, anak-anak bisa mengenyam pendidikan yang layak berkat Bangsari dan Coin a Chance.

Saya akan datang ke Pesta Blogger 2010, karena dengan bersatu kita membuat perubahan.