June 30th, 2008
Jawaban Pengeroyokan di IPB
Acta Withamana dari ITK IPB hari Minggu kemarin mengirimkan komentar perihal tulisan saya yang berjudul Luthfi Dikeroyok Karena Blog. Komentar ini sekaligus menjadi klarifikasi dari pihak mahasiswa ITK.
•••
Assalamualaikum Wr.Wb
Saya Acta Withamana ITK 41…
Cukup sensitif ya pembicaraan kali ini, akan saya coba jelaskan. Karena saya adalah termasuk orang yang berada di “TKP”.
Kronologis yg saya ketahui…
Saya ketika itu sedang makan di Dolphin, kantin FPIK, dan ngeliat anak2 ITK kumpul..dan rupanya mereka sedang membicarakan masalah blog… Saya juga termasuk yang berbicara di forum tersebut.
Buat mas Herman sang TS yang saya ingin bertanya darimana anda mendapatkan cerita ini? Karena ada hal yang tidak benar dalam tulisan ini.
Pertama :
“Dari penjelasan Luthfi, satu per satu mahasiswa lain bergabung hingga ada kurang lebih 15 orang, dan ikut membentak-bentak. Mereka menjewer-jewer dan memukuli kepala sebanyak 3 kali.”
Sebenarnya pihak HIMITEKA sendiri telah mengusulkan untuk bertemu di sekret HIMITEKA yang suasananya lebih kondusif. Entah kenapa Lutfi memilih untuk bertemu di kantin FPIK. Sehingga banyak pihak yang sekedar lewat, menjadi terpancing ke dalam forum. Lalu untuk masalah dibentak-bentak memang benar adanya, toh tulisan lutfi pun memancing emosi banyak pihak. Pukul meja pun terjadi beberapa kali (termasuk saya melakukannya). Tapi DIPUKULI dan DIJEWER?? Saya tidak melihat kejadian tersebut..Bisa anda tanyakan saksi2 penjaga kantin yang ada di kantin tersebut. Kita sebagai anak ITK memilih menyelesaikan secara diplomatis..sehingga menuntut lutfi untuk memberikan solusi yang bisa menyelesaikan masalah, dan toh kita terima solusi tersebut. Karena hal ini sekali lagi menyangkut nama baik ITK, mohon klarifikasi kejadian tersebut.
Kedua :
“Saat situasi dirasa terlalu memanas, Luthfi diajak ke sekretariat himpunan mahasiswa bersama 3 mahasiswa lain untuk merundingkan penyelesaian masalah. Di sana, dia diminta untuk menuliskan solusi, dan mereka boleh menerima dan menolak. Setelah itu dia diperkenankan pulang dan mereka berjanji akan menghubungi. Hingga saat ini Luthfi belum dihubungi.”
Lutfi memang dibawa ke sekretariat Himpro THP (saya lupa euy singkatannya). Karena kita ingin menyelesaikan secara diplomatis, dan Lutfi pun dalam blognya mengatasnamakan “ITK” sebagai lembaga yang dia kritik. Oleh karena itu kita memilih menyelesaikan secara kelembagaan. Lutfi pun pulang dan berjanji untuk merealisasikan solusi tersebut esoknya. Karena solusi tersebut telah dilaksanakan, jelas kita tidak perlu menghubunginya lagi. Buat apa?? Toh masalahnya sudah beres
Sekali lagi, kita debat secara terbuka, Lutfi pun bebas mengungkapkan pendapatnya. Aksi bentak-membentak buat saya suatu hal yang wajar ketika yang disulut adalah emosi KELEMBAGAAN ITK. Tapi kita tidak anarkis, mas. Bahkan kita sempat nanya untuk solusi kepada Lutfi, “Kamu maunya apa??” karena berkali2 jawaban dia selalu “nyeleneh” dia menjawab “Mau Pulang…” heh??…sebenarnya letak MAU menyelesaikan masalahnya dimana??. Apa kita Intimidatif? Awalnya kita menawarkan untuk berdiskusi di Sektret HIMITEKA loh..tapi Lutfi sendiri yang memilih di kantin. Isi kepala setiap orang tidak sama, begitu pula emosinya. Jadi tidaklah layak dikatakan bila “ITK” intimidatif.
Mas, Blog salah satunya adalah membangun public opinion. Blog ini juga termasuk salah satu yang sensitif karena permasalahan kita adalah (sekali lagi) nama baik ITK yang tercemar. Masalah yang sudah selesai bisa tersulut lagi. Jadi tolong mas Herman bisa mengklarifikasi ke narasumber dan saksi. Apabila tidak bisa mengklarifikasi, tolong HAPUS blog ini. Kalau ingin bertemu saya dan ingin mengklarifikasi kejadian ini, saya akan layani tanpa INTIMIDASI. Saya Tunggu RESPON dari mas Herman.
Wassalam
•••
Menjawab pertanyaan Acta darimana saya memperoleh informasi untuk tulisan saya, sumber tulisan tersebut adalah hasil wawancara dengan Luthfi.
188 Comments
-
fisto
-
wah sekarang bisa langsung kasih komen di halaman posting ya..
June 30th, 2008 at 8:52 am
-
fisto
-
this is another solid proof that a blog can be so powerful….than a big and reputable media for instance… fiuh fiuh…
June 30th, 2008 at 8:55 am -
Dino
-
Apabila tidak bisa mengklarifikasi, tolong HAPUS blog ini.
Aku bisa membayangkan besok kalo mas Acta Withamana nglamar kerja:
June 30th, 2008 at 9:08 am
Kalo saya tidak dijadikan PNS, tolong BUBARKAN pemerintah Indonesia!! -
pema
-
wah…makin seru nech…..!!! perlu di gruduk po piye??? ben ndang rampung…!!!
June 30th, 2008 at 9:08 am -
aftrie
-
sudah kuduga.. pasti berbuntut..
hkehkehekhekhek..mm.. “pukul meja” termasuk penyelesaian secara “diplomatis” ternyata.. *baru mudeng*
June 30th, 2008 at 9:09 am -
Acta Withamana
-
Assalamualaikum Wr. Wb.
Saya bukan bermaksud memperpanjang masalah ini, karena masalah tersebut sebenarnya sudah selesai. Akhirnya yang tercoreng adalah nama ITK sendiri, bahkan di comment sebelumnya IPB pun tercoreng namanya.
“Menjawab pertanyaan Acta darimana saya memperoleh informasi untuk tulisan saya, sumber tulisan tersebut adalah hasil wawancara dengan Luthfi.”
Apakah anda sudah mengklarifikasi ke saksi2 sekitar kantin?? Atau tanyalah kepada beberapa pihak anak THP (jurusan lutfi) yang ada di tempat kejadian. Karena narasumbernya cuma satu orang, patut dipertanyakan KEBENARAN cerita PEMUKULAN dan PENJEWERAN tersebut.
@dino:
Kalau ada pihak yang DIRUGIKAN dan berita tidak bisa diklarifikasi KEBENARANNYA, sudah selayaknya dong dihapus??@aftrie:
Jangankan mahasiswa lho, DPR aja gebuk meja kalo berdebat…asal jangan sampe nggebukin orangnya aja. heheIni masalah nama baik ITK dan IPB, saya hanya seseorang yang menjaga amanah untuk menjaga nama baik tersebut.
ITK…ITK…ITK
Yes..Yes..YesWasalam
June 30th, 2008 at 9:37 am -
Herman
-
Apakah anda sudah mengklarifikasi ke saksi2 sekitar kantin?? Atau tanyalah kepada beberapa pihak anak THP (jurusan lutfi) yang ada di tempat kejadian. Karena narasumbernya cuma satu orang, patut dipertanyakan KEBENARAN cerita PEMUKULAN dan PENJEWERAN tersebut.
Oleh karena itu komentar anda saya masukkan di sini.
June 30th, 2008 at 9:42 am -
aftrie
-
mm.. berarti mestinya mahasiswa bisa membedakan yang baik dan benar toh..? Ndak perlu niru2 DPR toh ya..
umh.. besok kalo ada apa-apa itu direkam dan di dokumentasikan kali ya.. *biar buktinya afdol*
Hehehe..It’s just my opinion..
June 30th, 2008 at 9:48 am -
escoret
-
oalah….wanine kok kroyokan..???
belajarlah dengan petinju….dia duel men to men..!!!!eh,mon…udah ga pke blogspot.????
June 30th, 2008 at 10:19 amIyo peng, blogspot dipensiunkan
-
didut
-
ini bedanya ablog dgn media mainstream sang pelaku berita bisa berinteraksi disini
June 30th, 2008 at 10:54 am
*jadikan blog momon mainstream?!?* -
dandi
-
@Acta Withamana
Bangga amat niru DPR..
Emang baik y ngebrak-ngebrak meja waktu berdebat?*baru menyadari kualitas debat orang ITK*
Lagian, DPR ga perlu 15 orang u/ gebrak meja ma bentak2 satu orang anak… ternyata,DPR lebih baik y dari ITK..
*baru menyadari DPR lebih baik dari ITK*
June 30th, 2008 at 11:19 am -
ngodod
-
i just cant say anything..
June 30th, 2008 at 11:38 am -
nananias
-
before all else comes understanding.
June 30th, 2008 at 11:51 am -
iqbal Goeltom
-
salam sejahtera…
buat dandi :
hendaknya berkomentar setelah mengetahui akar permasalahan.buat herman :
saya setuju dengan rekan saya acta. masalah ini adalah masalah yang sudah selesai. kami dari pihak HIMITEKA sudah mengklarifikasi dengan pihak Luthfi. perlu diketahui ada 3 opsi yang ditawarkan kepada luthfi untuk dipilih sebagai jalur penyelesaian :
1. Jalur Hukum
jalur ini akan dilaksanakan oleh HIMITEKA dengan menggugat luthfi.
2. Jalur Damai
Luthfi membuat pernyataan maaf kepada seluruh civitas ITK
3. Jalur di luar opsi 1 dan 2
semua penyelesaian yang di luar 2 yang disebutkan taditapi kita telah sepakat untuk menyelsaikannya dengan opsi 2. porsi usulan opsi 1 dan 2 di rapat warga (rapat pengambil keputusan tertinggi di ITK) sebenarnya berimbang tapi semua akhirnya sepakat untuk mengiyakan opsi 2
June 30th, 2008 at 11:58 am -
leksa
-
@achma :
jadi gini Mas/Mbak ..
bagaimanapun adanya kehadiran berita ini di blog, atau dimana pun, bahkan media resmi sekalipun, toh semuanya dalam rangka mengabari ke publik,.. anda juga tidak berhak untuk meminta blog atau media itu ditutup,..
semua bisa disampaikan secara adil, media saja menyediakan surat pembaca dan ruang kritik,..
Mas momon juga sudah memberikan ruang komentar,.. bahkan memposting khusus jawaban dari Anda.. saya rasa dalam dunia blogger, tindakan memberi tempat khusus sebuah berita/cerita dalam postingan adalah sebuah itikad baik dari pengelola blog untuk meng-cover berita yang berimbang..saya tidak melihat ada pencemaran nama baik ITK disini,.. wajar kalau situ esmosi, saya juga pernah merasa ada dalam komunitas kampus dan himpunan mahasiswa, jika ego komunitas himpunan kita tersentil, kadang kita merasa ada serangan..
Jadi,..
kalaupun ada berita yang tidak lengkap, ya sampaikan saja,..
begitu juga dengan Lutfi,..Satu lagi,..
Jika urusan sudah selesai, ya sudah…
tunggu saja jawaban dari Lutfi dan anda serta pihak ITK, kalau memang cerita ini sudah berakhir indah… asal komitmen penyelesaian dipegang kedua-duanya…toh akhirnya akan sama2 enak…
June 30th, 2008 at 12:07 pm -
detnot
-
ITK ? paan sih?
*gugling dolo
June 30th, 2008 at 12:26 pm -
kerti
-
@aftrie
biarin aja lah yang mau nggebrak meja, biar tangannya sakit sendiri, kkekekeke…@leksa
June 30th, 2008 at 1:12 pm
setuju. di sini Kang Momon sudah menyeimbangkan pemberitaan dengan memposting komentar Acta. sekarang pembaca bisa melihat masalah baik dari sudut pandang Luthfi maupun Acta/ITK. -
dnial
-
@achma
“Sebenarnya pihak HIMITEKA sendiri telah mengusulkan untuk bertemu di sekret HIMITEKA yang suasananya lebih kondusif. Entah kenapa Lutfi memilih untuk bertemu di kantin FPIK.”Kondusif? Sebuah ruangan yang jadi homebase orang2 yang kecewa sama dia disebut kondusif?
Kalau Lutfi percaya dengan anda yang bentak2 + gebrak meja, maka bisa dibilang sekretariat itu kondusif. Lha kalo enggak?
Maka bisa dibalik, di kantin yang tempat umum aja gitu, apalagi di sekretariat yang lebih private dan “wilayah anda”, mengingat anda menganggap dikerubungi banyak orang dan bentak2 dan gebrak meja adalah pendekatan diplomasi?
Kalau mau negosiasi dan beritikad baik menyelesaikan masalah secara diplomatis harusnya:
1. Pilih tempat netral kalau perlu diluar IPB.
2. Jumlah orang dari kedua pihak sama, jadi nggak akan ada intimidasi, setidaknya kalau tawuran jadi adil karena jumlah sama.
3. Dilakukan dengan kondusif dan tidak intimidatif.
4. Ada pihak penengah (dosen, orang yang dituakan, polisi, dll).Itu kalau mau diplomasi, kalo mau intimidasi dan memaksakan kehendak, cara anda sudah benar.
June 30th, 2008 at 1:21 pm -
Supir Bemo
-
Haduh haduh… piss aahhh…
Indonesia dah da asik…
*siap2 kabur ke Mexico jadi bandar Bemo*
June 30th, 2008 at 1:29 pm -
kerti
-
tentang komentar dnial:
June 30th, 2008 at 1:55 pm
wakkakaka… telak… ^^ -
anima
-
oh, you’re on wordpress!
*sorry, completely OOT, couldn’t help it*
June 30th, 2008 at 2:22 pm*timpuk anima pake batu*

-
Ndoro Seten
-
Nyebar godhong koro…..
June 30th, 2008 at 2:33 pm
Dho sabar sakwetoro!!!! -
teguhbudi
-
Dik Acta, Anda hidup di jaman mana? Kalau Anda merasa tulisan sdr Herman tidak benar, silakan tulis klarifikasi. Itu jauh lebih elegan ketimbang menuntut menghapus posting blog seseorang.
Saya sebetulnya tak terlalu peduli dengan subtansi masalahnya, tapi cara Anda meminta menghapus postingan blog….membuat saya sempat berpikir Anda memang lazim mengintimidasi orang.
Saya bekerja di media. Dan media saya sudah sering menerima tuntutan persis seperti yang Anda minta manakala ada berita yang tidak berkenan. Kebanyakan sih pejabat-pejabat bermasalah. Apa mau bermental seperti itu?
Dunia terus bergerak. Blog memang bukan pers, tapi faktanya itulah contoh riil suara publik saat ini. Butuh kearifan menulis dan juga menyikapinya. Saya tidak mengatakan sdr Herman mutlak benar, tapi cara Anda menyikapi pun tidaklah tepat rasanya.
Saya yakin dik Acta masih muda. Jadi mari biasakan diri berpikir terbuka. Saya pikir itu akan lebih baik untuk kita semua nanti. Tabik.
June 30th, 2008 at 2:37 pm -
arya
-
setuju sama komentar mas teguh di atas…
June 30th, 2008 at 3:01 pm
eh Mon, WP? hueayyyyyy!!
/ -
daaan
-
@Acta
Sampeyan ndak punya blog yah? sebenarnya isu2 yang ndak sesuai dengan pikiran sampeyan kan bisa di sanggah, cara paling gampang ya tulis aja di blog sampeyan (kalo punya) kan gampang toh tinggal trackback ke sana-kemari ndak usah nyuruh2 nutup blog orang lain.Kalo anggota DPR gebrak meja, mahasiswa2 juga ikut gebrak meja, nanti kalo sampeyan jadi anggota DPR juga …………….. *jawab ndiri*
June 30th, 2008 at 3:09 pm -
aditya sani
-
God, why do we have to live in a reign of terror..
@ acta :
pun bila anda merasa ITK dicemarkan..coba cari tahu definisi kekerasan dan anarkisme, kemudian renungkan apa yang anda lakukan kembali..
pencemaran, atau tindakan apapun kesalahan yang dilakukan, bukan menjadi justifikasi untuk tindakan kekerasan..tabik!
June 30th, 2008 at 3:10 pm -
aftrie
-
@ kerti : itu.. aku kesian sama mejanya.. dia kan tidak bersalah.. kok dipukul2.. kalo rusak gimana.. *ndak konsen ngejar deadline*
June 30th, 2008 at 3:54 pm -
Donny Verdian
-
Membaca tulisan ini, saya jadi rindu suasana kampus dengan rasa bangga yang meluap-luap seperti ini.
Kupikir yang patut bicara adalah si Lutfi-nya sendiri.
Mas Momon, sejauh yang saya tahu, sudah melaksanakan tugas sebagai penyedia public news/opinion telah berlaku secara benar dan adil.Saya jadi mikir, kenapa Acta tidak kontak langsung ke Lutfi? Anda se kota dan sekampus ya ?
Salam damai!
June 30th, 2008 at 4:01 pm -
annots
-
Mas-mas jalan “damai” di sebelah mana ya? Dari sini masih berapa lampu merah lagi?
*pengen nyoba fasilitas komen blogspot yg baru
*Salam,
June 30th, 2008 at 4:10 pm -
annots
-
blogsepotmu ini palesu to mon

*ngacir karena baru sadar*
June 30th, 2008 at 4:14 pm -
antobilang
-
berbinar2 bisa komentar di blog momon yang baru
June 30th, 2008 at 4:52 pm
-
arya
-
@annots
June 30th, 2008 at 6:24 pm
KEMALUMON! -
arie
-
support buat lutfi….
June 30th, 2008 at 6:42 pm -
kerti
-
@aftrie
ndak papa, mejanya besi kok, kecuali yang mukul pake “tangan besi” ndak bakal rusak ^^kalau Acta masih mengikuti komentar-komentar yang ada di sini, mohon ikut berkomentar. kalo ndak ada tanggapan takutnya nanti lagi-lagi dibilang pemberitaan berat sebelah…
June 30th, 2008 at 8:52 pm -
adie
-
panas euy! *ambil kipas*
June 30th, 2008 at 8:59 pm -
ryosaeba
-
kok makin kelihatan goblognya pihak yang kebakaran jenggot ya, bwehehehe
June 30th, 2008 at 9:00 pm -
dodi
-
siapa yang tertindas? luthfi.
June 30th, 2008 at 9:10 pm -
budizainer™
-
Yaaah …..
Media bales media dong
ga usah make gebrak2. Kalo mau, tuuh, gw pinjemin panci sekalian. keliling kompleks guwa sambil gebrak2. Lumayan buat SiskamlingJadi gini mentalnya? no wonder kalo seperti yang @acta bilang. jadi jelek nama kampusnya. wong dia sendiri sebagai anggota ga bisa jaga nama itu.
June 30th, 2008 at 9:11 pm -
Eriek
-
dari membaca kasus ini, saya bisa teringat pepatah,”karena nila setitik, rusak susu sebelanga.”
semoga menjadi pelajar buat TIK agar lebih tenang menanggapi kasus seperti ini.
June 30th, 2008 at 9:13 pm -
D
-
Eh, jadi inget omongan si Jay:
June 30th, 2008 at 9:13 pm
Goblok kok ditato(insert tm ketjil disini) -
Nenda Fadhilah
-
Kok ITK minta ketemuannya di Sekretariat? Sekretariat sebagai Basecamp kan safe haven-nya ITK jadinya bukan tempat netral, kalau Lutfi ada apa-apa gimana dong.
Mendingan kantin yang ketahuan rame gitu.Btw, emang ITK enggak mau klarifikasi atas apa yang Lutfi tulis. Misalnya membuktikan kalau tulisan Lutfi itu tidak benar adanya di dunia maya. Daripada bilang “pokoknya” tulisan Lutfi salah. Itu mah semua orang juga bisa ngomong.
June 30th, 2008 at 9:16 pm -
ekaditya
-
ini yang gua tangkep.
ini jadi lutfi _sendirian_ masuk ke kandang Gepeto yang lagi kebakaran jenggot? wakakakak.
ga perlu jadi jenius-lah buat tahu pasti ada kekerasan/intimidasi di dalamnya.
June 30th, 2008 at 9:25 pm -
Acta Withamana
-
Assalamualaikum Wr.Wb.
memang saya tidak punya blog..
dan memang mungkin saya juga tidak bisa menulis dalam bahasa media yang baik.
Kegusaran saya hanya kepada publik yang membaca blog ini tanpa tahu duduk perkara dan masalah yang terjadi dan menyimpulkan sendiri sang Subjek dan Objek, baik Lutfi maupun ITK..
Maksud saya meminta menghapus blog adalah untuk mencegah hal itu terjadi, karena klarifikasi pun kalau hanya dari sudut pandang saya yang seorang anak ITK saja..toh tidak baik kan?? makanya saya meminta sang TS mengklarifikasinya langsung ke lapangan. Klo cara saya salah, saya minta maaf.Kantin FPIK sendiri tempat kumpul orang2 se-FPIK. Suasana menjadi tidak kondusif ketika orang2 seperti saya yang sedang makan, masuk langsung ke forum..sedangkan di Sekretariat HIMITEKA sudah diatur 2 orang saja yang berdiskusi dengannya.
Jadi inget pas baca Blog orang2 Malaysia yang ngejelek2in Indonesia..dimana2 semua emosi.. Power of Blog..sesuatu yang bisa membangun ato menghancurkan.
Well, from me..
cuma bisa mengklarifikasi aja..mohon maaf klo etika berkomentar saya kurang baik..Toh saya bisa belajar dari sini.Tinggal nunggu klarifikasi Lutfi aja..penjaga kantin mungkin..sapa ya yang doyan buka blog?? hehehe
Wassalam
June 30th, 2008 at 10:43 pm -
ambar
-
herman, gw ngg setuju dihapus isi blog itu. Namanya mengingkari sebuah proses argumentasi. Biarlah pernyataan Luthfi itu disini dan pernyataan counternya dari Acta (dia bukan mewakili ITK kan? cuma pribadi yang berarti ITK tidak menanggapi isu ini secara resmi).
Menurut gw, dengan membiarkan dialog ini disini akan memberi pembelajaran soal kasus serupa. Biar ngga terulang dikemudian hari. Kita ini suka mengidap amnesia sejarah. Bukan karena siapa yang berwenang dan siapa korban. Atau siapa salah dan siapa yang benar.
July 1st, 2008 at 12:49 am -
farid yuniar
-
Nunut sinau mas Momon…
Sinau seko pengunjung yang pinter-pinter ngomong dan beragumentasi…
melihat satu obyek dari banyak sisi memang menyenangkan ya.. apalagi dari sudut pandang orang lain…dan dengan jumlah yang banyak pula…
July 1st, 2008 at 1:41 am -
sluman slumun slamet
-
hmmmm…. posting di milis IPB biar seru nih!
July 1st, 2008 at 1:50 am
ahhhh.. kok masih ada mahasiswa yang kayak gitu

-
Reno S. Anwari
-
Maaf, ikut komentar gak mutu.
Saya rasa sebaiknya masalah ini dipilah lagi. Untuk masalah nama baik ITK IPB dan IPB, sebaiknya dikembalikan ke domain asalnya. Biar saja diselesaikan oleh pihak-pihak yang terlibat langsung dalam masalah. Pihak luar ga usah usil.
Masalah (dugaan) terjadinya tindak kekerasan, boleh lah dibahas di sini. Tapi kembali lagi ke masalah nama baik, jangan sebut-sebut lagi nama orang atau institusi.
Apapun yang kita tulis di sini akan muncul dalam hasil pencarian Google, dengan kata kunci yang tepat tentunya. Jadi sebaiknya kalo mau komentar juga dipikir-pikir dulu efeknya.
Toh kalo mau ngejunk, saya yakin udah pada tau di mana tempatnya

Mari ….
July 1st, 2008 at 3:04 am -
pAquin
-
saya setuju dengan Reno.
seandainya permasalahannya adalah pencemaran nama baik, sebaiknya kasus ini diselesaikan dengan cara musyawarah antara kedua belah pihak
akan tetapi untuk kasus (dugaan) kekerasan dan intimidasi, maaf, kejadian tersebut sudah menjadi permasalahan publik. jika urusan tindakan oknum ITK sudah didamaikan dengan luthfi, urusan oknum ITK dengan publik masih belum selesai.
July 1st, 2008 at 3:17 am -
Acta Withamana
-
Wah asik juga, saya bisa belajar banyak disini
@ryosaeba
“kok makin kelihatan goblognya pihak yang kebakaran jenggot ya, bwehehehe”mmm…klo saya liat disini kita bisa belajar bersama2 menyelesaikan masalah. Saya pun dengan terbuka menerima kritik2 pedas disini..Untung saya gak punya jenggot..
@dodi
“siapa yang tertindas? luthfi.”Sebenarnya kita bisa menerima kritik, cuma klo pernah liat blog lutfi yang udah dihapus, cara penyampaiannya menyentil emosi beberapa pihak..jadi siapa yang tertindas??Ahh sudahlah, yang lalu dah beres toh…gak perlu ngeributin lg…
@ambar
“…..Biarlah pernyataan Luthfi itu disini dan pernyataan counternya dari Acta (dia bukan mewakili ITK kan? cuma pribadi yang berarti ITK tidak menanggapi isu ini secara resmi).”Yup, it’s just my opinion.
@pAquin
“seandainya permasalahannya adalah pencemaran nama baik, sebaiknya kasus ini diselesaikan dengan cara musyawarah antara kedua belah pihak”
Sudah dilakukan lho.
“akan tetapi untuk kasus (dugaan) kekerasan dan intimidasi, maaf, kejadian tersebut sudah menjadi permasalahan publik. jika urusan tindakan oknum ITK sudah didamaikan dengan luthfi, urusan oknum ITK dengan publik masih belum selesai.”
Ini sedang diusahakan
@Reno
I Agree with u…You can Learn Anything from internet
July 1st, 2008 at 5:52 am
You can Watch Anything from internet
You can Do almost Anything from internet
All you need to do is doing them carefully…
Bener gak yah bhs inggrisnya … hehehe -
zam
-
ihi!! sudah pake WP!!!
congrats!!!
hm.. saya hanya menunggu permasalahan ini kelar dulu saja lah..
July 1st, 2008 at 8:41 am
-
bangsari
-
jebul anak anak IPB masih banyak yang kampungan ya.
July 1st, 2008 at 11:23 am -
ryosaeba
-
kalau intimidasi = menyelesaikan masalah, anda perlu belajar jauh lebih banyak lagi. lebih baik mulai pelihara jenggot dari sekarang.
fact: isi sebuah tulisan blog DIHAPUS. isinya OPINI. anda merasa opini anda doang yang perlu didengar?
goblog kok ditato.
July 1st, 2008 at 11:53 am -
anynomous
-
saya dari perwakilan thp,,,(jur sama dengan lutfi)
July 1st, 2008 at 12:05 pm
secara pribadi mengatakan bahwa permasalahan ini telah selesai. dan tdak ada kekerasan dalam mslh ini semua diselesaikan dengan damai. walwpun memang tidak menyangkal ada bentak2 yg menurut saya wajar. karena menyulut emosi anak departemen itk (mungkin sayapun demikian bila saya menjadi anak itk).
yang saya sayangkan adalh komen2 yang sifatnya intimidasi terhadap anak2 itk.
tolong jangan memperkeruh suasana dengan komentar2 yang menurut saya “sok” karena anda-anda ini tidak tau akar permsalahanya seperti apa. -
rendy
-
bwt bangsari jangan sok tau dech. gw sebagai anak ipb ngerasa dilecehkan..
July 1st, 2008 at 12:09 pm
sehebat apa dirimu hingga bisa seenaknya berkata spt itu. inget ini adalah mslah sgelintir orang jangann bawa2 nama ipb -
pandi merdeka
-
lagi ngomongin apa nih
July 1st, 2008 at 12:13 pm
nggak mudeng gw
~kabur -
lantip
-
udah, ndak usah banyak omong deh. tuntut saja si momon. somasi pake surat resmi gitu
*nunggu postingan surat somasi*
July 1st, 2008 at 12:15 pm
*bakar-bakar* hihi -
ryosaeba
-
buat para kebakaran jenggot, yang merasa berani main ancam menuntut dari sisi hukum,
APA LAGI YANG ANDA TUNGGU? LAKUKAN APA YANG ANDA TULIS / OMONGKAN.
kelihatan kan sebenarnya pengecut yang asli yang mana?
July 1st, 2008 at 12:19 pm -
nita
-
menurut gw yg notabene bkn nak ipb,, wajar lah klo ada tuntut2an ya itu sich dah ngancurin nama jur. apalagi di internet. jadi ya tuntut aja klo bisa!!!
July 1st, 2008 at 12:24 pm -
seno
-
seneng ya di atas penderitaan orang lain???
July 1st, 2008 at 12:39 pm
dasar manusia eh buka indonesia seneng banget membicarakan ksalahan orang tapi tidak tahu dudk masalahnya seperti apa!!
udahlah kita2 yang tidak punya kepentingan ga usah mencampuri masalah adek2 kita yang sebenarnya kita belum tau kayak gmn.biar mereka yg menyelsaikan mslhnya sendiri2 kan udah gede!!mahasiswa gitu loh!!
kasian kan mhsiswa itk yg ga tau apa ttg hal ini
bwt anak2 ipb khususnya jur. itk yg sabar aja ya. -
Azil
-
eh. gue jenggotan
July 1st, 2008 at 12:44 pm
*berlalu* -
charlie
-
iseng banget sich kalian….
July 1st, 2008 at 12:52 pm
bwt para orang dewasa harusnya memberi kesan or pesan yg baek2 bwt adek2nya.
mas teguhabdi emangnya orangnya seperti apa sih dirimu.kok bangga banget dengan komentarnya..
wajarlah klo mahasiswa itu!!emangnya ga pernah ngerasain mahasiswa ya??haha
kasian kali adek2 kita biarkan mereka mengeluarkan argumentasinya. jangan segitunya kalee!!!! -
charlie
-
sudahlah yang lalu biarlah berlalu toh katanya juga maslahnya dah selesaikan???
July 1st, 2008 at 12:57 pm
jangan memperkeruh keadaan yang nantinya akan mencemari nama baik institusi. saya sebagai alumni ipb merasa kecewa dengan komentar anda2 yang saya rasa merusak nama baik institusi.
STOP anarkisme lewat tulisan dan memojokkan pihak lain. DAMAI lah wahai manusia!!! -
anggi_itb
-
oh gw tau siapa yang salah dalam kasus ini??
July 1st, 2008 at 1:06 pm
HErmanlah orangnya!!!!!!
karena telah menyebarkan gosip yang belum tentu kebenarannya!!!!bener ga?? -
dandi
-
@iqbal Goeltom
Apapun permasalahannya, penggunaan intimidasi, gebrak meja, dan bentak2 oleh anak TK (ups..salah..ITK), Anda pikir bisa menyelesaikan permasalahan?*Baru menyadari kualitas iqbal Goeltom*
July 1st, 2008 at 1:10 pm -
MaNongAn
-
Menurut saya sih :
Tidak Etis untuk MENYURUH menutup sebuah tulisan.
KAMPUS adalah suatu kelembagaan tempat pembelajaran bagi calon-calon kaum intelek masa depan.
Selaikan segala permasalahan dengan Musyawarah pakai OTAK bukan dengan OTOT, sesuai dengan porsi sebagai seorang Mahasiswa yg notabene calon intelektual muda.
Contoh yang salah TIDAK usah ditiru (anggota DPR menggebrak meja, lempar batu, menghujat, dsb ).Semoga lekas selesai permasalahannya.
.::he509x™::.
July 1st, 2008 at 1:15 pm -
MaNongAn
-
@Momon : sulamat atas rumah dan alamat barunya!
.::he509x™::.
July 1st, 2008 at 1:16 pm -
anggi_itb
-
mas dandi yg terhormat….
July 1st, 2008 at 1:17 pm
menurut saya memang benar klo bentak2 meja itu bukan solusi yg tepat utk menyelesaikan mslah. sebaiknya anda baca lagi pernyataan acta.
itu adlh ulah segelintir orang dan bukan sepenuhnya anak itk yang melakukan atas dasar emosi belaka.
maklum manusia. saya mengomentari di sini karena cowok n bokap gw di ipb.dan secara institusi pihak organisasi kemhasiswaan merka telah mendiskusikannya secara damai. slah si lutfi sendiri kenapa mo diskusinya di kantin ya jelas aja rame.
jangan ngehina orang seperti itu dunks. emang sehebat apakah dirimu itu??? -
bangsari
-
emang aneh logika orang indonesia. terutama logika anak itk.
lanjoot…
July 1st, 2008 at 1:26 pm -
vicong
-
Ah nggak ngerti saya dengan pola pikir mahasiswa katanya intelek.
Berdebat sambil membentak-bentak meja disebut wajar ? –> malu saya pernah jadi mahasiswa di Indonesia.
Klarifikasi maen “keroyokan” (pihak yang diklarifikasi sendirian malah mau dibawa ke markas anda) ? –> yah beraninya rame-rame doang.
Nggak usah bawa-bawa nama lembaga ? –> ya sudah sebut saja oknum lembaga tsb (namanya tetep dibawa dong tapi inikan ditujukan ke oknum)
Anda tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk menyusun klarifikasi atau bantahan terhadap pendapat/opini yang mendiskreditkan lembaga anda –> sekolah dari TK sampai kuliah ngapain aja bos ?
Dari komentar Acta sendiri saya selakunya orang awam sudah dapat menilai bahwa tindakan para oknum ITK IPB tsb adalah bentuk intimidasi alias memaksakan kehendak. Nggak ngerti apa itu intimidasi ? masa saya harus menjelaskan kepada kalian yang mahasiswa di Universitas negeri favorit itu.
July 1st, 2008 at 1:28 pm -
henny
-
aku pikir rendy itu anak SBM ITB, bukan ya?
July 1st, 2008 at 1:28 pm -
oon
-
oiya sudah gak pake blogceprot…baru nyadar
July 1st, 2008 at 1:31 pm
selamat om momo -
teguhbudi
-
@ Acta
nah..begitu lebih baik…kan..
@ charlie
charlie….saya tidak merasa punya hal untuk dibanggakan…dan saya pikir postingan sebelum ini tidak tersirat kebanggaan sama sekali. Sekadar sharing pengalaman dan berharap ke depan….temen-teman mahasiswa - yang pasti bakal jadi orang nantinya - bisa lebih arif
July 1st, 2008 at 1:32 pm -
Epat
-
@Acta Withamana : bung acta sebaiknya bikin blog aja, dan publish tulisan berita-berita penyeimbangnya. sekalian biar bisa memahami bijaknya bung momon yang telah beritikad baik untuk mengungkap dan membantu menyelesaikan permasalahan ini semua. saya pikir pemaparan anda sudah cukup baik sebagai penyeimbang, namun sayang anda nodai dengan pernyataan menutup blognya bung momon ini. memang seperti inilah resiko alam demokrasi, jadi be wise lah semuanya…
regards
July 1st, 2008 at 1:40 pm -
noto
-
akhir nya beres jg baca dr awal sampe akhir…panjang bner….
July 1st, 2008 at 1:43 pm
yg gw bingung herman itu siapa nya ITK ato siapa nya Lutfi yah???
yg gw tangkap masalah antara ITK dgn Lutfi sendiri sdh beres (gw baca jg permintaan maaf dr lutfi di http://bloggeripb.wordpress.com/), kok malah mas herman ikut campur dengan memperpanjang masalah yg sdh beres ini??ada kepentingan apa toh mas?? -
noto
-
mas ndak masang google adsense??kan mayan jmlh pengunjung blog sampeyan jd banyak gn…hehehe..bcanda mas..
July 1st, 2008 at 1:45 pm -
ryosaeba
-
gue mencium bau pengecut keras banget yak di sini. gonta-ganti nama supaya dikira banyak yang dukung… globlog kok ditato™. kalo mau pura-pura jadi orang lain, sehingga dikira pendukungnya banyak, mbok yao ganti alamat mail dan ganti IP-nya sekalian.
July 1st, 2008 at 1:56 pm -
dandi
-
@anggi_ITB
Mbak anggi yang juga terhormat,
Berikut kutipan pernyataan Acta,“Lalu untuk masalah dibentak-bentak memang benar adanya, toh tulisan lutfi pun memancing emosi banyak pihak. Pukul meja pun terjadi beberapa kali (termasuk saya melakukannya)”
Sudah jelas?
Intimidasi tidak menyelesaikan masalah..
Tinggalkan cara2 barbar..apalagi u/ kaum yang mengaku intelektual..*Baru menyadari kritik = menghina*
July 1st, 2008 at 2:06 pm -
sevenco
-
@acta withamana
tulisan luthfi mengundang emosi? saya kira itu sih masalah yg membaca saja yg kebakaran jenggot seperti kata ryosaeba. saya juga membaca tulisan itu, dan gak kenapa2 tuh.dan tolong bedakan, tulisan “timpuk anak2 ITK pake batu” itu beda dgn perbuatan menimpuk anak2 ITK pake batu. tidak ada itu pasal ‘penganiayaan dgn tulisan’ di KUHP, penganiayaan hanya bisa dgn perbuatan, jadi jangan kebakaran jenggot gitu dong ah, itu cuma tulisan. pencemaran nama baik? tuduhan salah apa yg dilontarkan luthfi terhadap ITK? tolong jelaskan atau gak usah ngomong.
*timpuk anak2 ITK pake batu*
July 1st, 2008 at 2:08 pm -
aht
-
*SIAPIN BATU YANG BANYAK*
pengen batu akik murah, bang?
July 1st, 2008 at 2:14 pm -
arjuna
-
eh di sini boleh timpuk2 anak2 ITK ya?
July 1st, 2008 at 2:17 pmtapi nimpuknya harus pake batu
-
agnostic
-
gebrak-gebrak meja juga mengundang emosi! jadi wajar kalau yang melakukannya digebuk!
*sedang meniru logika anak ITK*
July 1st, 2008 at 2:20 pm -
budizainer™
-
Woi …
July 1st, 2008 at 2:26 pm
saya keberatan!
Kenapa saya gak diajak?
trus? Mana surat somasinya? daritadi nungguin kok ga keluar keluar? -
budizainer™
-
btw, momon numpang narsis! .. ayo pindah pindah ke blog yang bersangkutan!
*kalem*
July 1st, 2008 at 2:27 pm -
vicong
-
@noto:
Justru kita yang tidak tahu apa-apa ini mau tahu duduk perkara sebenarnya … soal permintaan maaf yah kalau dipaksa-paksa sambil diancem baru bikin permintaan maaf gimana ? *cuma pengandaian saya berharap bukan ini yang sebenarnya terjadi*kesal saya sama orang yang bilang masalah ini sudah selesai pihak luar yang tidak tahu apa-apa nggak usah ikut campur… anda-anda yang bilang begitu jangan hidup di tengah masyarakat saja biar nggak dicampur-campuri …
July 1st, 2008 at 2:37 pm -
Yanuar
-
*clinggak clingguk*
surat somasinya udah keluar belum.???
July 1st, 2008 at 2:45 pm -
noto
-
@vicong
ooo gitu yah mas…iya jg c..usul saya nih, gmna kl mas herman kontak acta dan iqbal yg ngaku nya anak ITK serta lutfi utk ktemuan duduk bareng bwt tau sbener nya gmna…
toh sama2 ga tau yg bner sapa, yg bohong sapa…
kl masih di bahas dblog jd tambah runyam ky nya, bs keluar jalur jd nya..mnurut saya pribadi loh..
dan banyak orang2 iseng jg yg mnurut saya malah bikin situasi jd ga jelas..btw saya bukan anak ITK.
boleh donk tukeran YM.bwt ngobrol2..ga punya blog nih..heheheh
July 1st, 2008 at 2:48 pmTerima kasih atas sarannya. Saya sebetulnya agak bingung, karena sebelumnya anda bilang masalahnya sudah beres dan tidak perlu diperpanjang.
Saya kutip:
Notto: gw bingung..masalah udah beres kok jd dperpanjang lg??kdua belah pihak sendiri sudah berdamai sbelum ada nya tulisan dr mas herman ini..
-
siorangtampanyangbaikhati
-
kurang rame…
ndak ada caci-maki. ndak kayak di blog saya, kekeke…
padahal udah kepengen nyeret2 pentung :lol:tapi memang, respon pertama yang diposting itu bikin saya kok jadi ngerasa ikut2an tolol :mrgreen:
July 1st, 2008 at 3:25 pm -
Siro
-
halo semuanya
keren juga diskusinya hehehe
yang jelas kan masalahnya udah beres ya sudahlah gak usah diperpanjang lagi
saya tau berita ini dari adik kelas saya (kebetulan saya adalah warga ITK) yang jelas semuanya sudah menjadi semakin jelas mulai dari opini publik sampai klarifikasi dan sebagainya
sudah tentu adik2 saya pasti berbesar hati menerima saran dan kritik dari orang2 kritis seperti teman2 yang sudah memberikan comment di blog ini
masalah ini saya sarankan tidak perlu diperpanjang lagi dan saya mohon pihak2 yang terkait untuk jangan saling menuduh atau menjelek2an karena tidak ada gunanya lagi semua masalah sudah beres jadi janganlah memancing kembali apa yang sudah selesai (saran ini termasuk buat mas herman)
oh iya sekedar masukkan saja untuk teman2 yang punya blog atau media informasi lainnya tolong sebelum mempostingkan sebuah informasi mengenai sesuatu hal yang berkaitan dengan nama orang lain atau suatu lembaga diperiksa dulu kebenarannya karena sangat tidak baik apabila itu menyinggung yang bersangkutan karena bisa saja itu menjadi sebuah pemfitnahan setelah terbentuk public opinion, dan sudah tentu bisa dituntut karena adanya pencemaran nama baik
itu saja saran dari saya apabila ada kata2 yang salah atau menyinggung saya meminta maaf karena kita semua adalah manusia tempat dimana kesalahan beradanobody perfect
July 1st, 2008 at 4:03 pmMasalah yang mana yang sudah selesai ya? Di sini ada dua masalah lho.
Permasalahan tulisan Luthfi di blognya dengan keberatan dari kalangan ITK, mungkin sudah selesai. Tapi masalah yang di kantin itu saya rasa masih jauh dari selesai.
-
yati
-
begini jadinya ya, Mon? hihihi….
padahal menurut gw, Momon itu udah terlalu baik hati memenuhi tuntutan klarifikasi dari seseorang yang mengatasnamakan lembaganya, yang keberatan dengan tulisan Momon. memberinya hak jawab sebesar tulisan yang digugat.
kok malah disuruh ngapus tulisan? eh, blog? weks…. kirain cuma rezim orba yang segila itu.
blog dibalas blog dong. tulisan dibalas tulisan. ga zaman kaleee maen fisik eh, maen pukul meja
tangannya sakit ga?
maju terus Mon!
July 1st, 2008 at 4:45 pm -
cK
-
wah…rame mon…
*numpang lewat*
July 1st, 2008 at 4:50 pm -
antobilang
-
ochaaaaaapedeh.
July 1st, 2008 at 6:18 pm
mon ayo nulis cerpenista ajaaaa.. 
-
noto
-
@herman
saya salah melihat tanggal tulisan yg ini sm yg sblm nya dbuat.kirain sm gt. kan kl tulisan permintaan maaf nya c lutfi tanggal 24juni yg dbloggeripb tsb.**kira2 penyelesaian akhir nya bakalan ky gmna yah. duduk manis aja ah
July 1st, 2008 at 6:40 pm -
leia
-
mas hermaaaaan i loooove your writingsssssssssss
July 1st, 2008 at 7:51 pm
would u be my husband???? love uuuuuuu!!!!! -
arya
-
@atas
July 1st, 2008 at 8:35 pm
ini pasti free rider nih!
tiba2 ngajak momon kawin

-
ocha
-
*merasa dipanggil anto*
pantes batuk2 mulu…
@momon: selamet ye rumah barunya… jadi enak kirim komen… ehh ada yg lamar momon.. wowww
(maap OOT) (^_^),v
July 1st, 2008 at 8:42 pmSelamat datang di gubuk sederhana saya

-
vicong
-
@Siro:
Saya tidak melihat adanya bentuk fitnah diblognya momon, bila ada klarifikasi/bantahan resmi dari pihak ITK atau IPB pun saya rasa momon akan dengan senang hati memuatnya.Kenapa tulisan lutfi yang dianggap menghina (saya yakin bentuknya hanya kritik dan ya saya belum sempat membaca tulisan tsb) sampai harus dihapus ? justru dengan penghapusan tsb membuat orang bertanya-tanya … ada apa di balik itu ? Bila dirasa kritikan tsb sudah menjurus ke fitnah silakan dibantah dan lakukan klarifikasi ada baiknya dengan media yang sama agar orang yang telah membaca tulisan awal (yang dianggap fitnah) dapat menilai dari sudut pandang yang berbeda.
Toh dengan anda melakukan penyelesaian sendiri dibalik layar adalah CARA YANG BELUM LENGKAP.. kenapa ? orang-orang yang telah membaca tulisan lutfi tidak tahu apa perkara sebenarnya. Dan orang-orang yang belum membaca tulisan tsb malah berprasangka yang tidak-tidak (con: memangnya kenapa sih tulisan itu sampai banyak yang kebakaran jenggot minta dihapus?) dan rasa penasaran publik tidak akan hilang dengan himbauan klasik masalah sudah selesai kedua belah pihak sudah saling memaafkan bla..bla..bla.
Cara penyelesaian pihak ITK dan saudara lutfi mungkin dianggap ideal bagi kedua belah pihak, tapi ingat karena perkara ini sedari awal terjadi di ranah publik (walaupun dunia maya) hendaknya ada penyelesaian ideal juga bagi publik di dunia maya. Alangkah elegannya bila anda (atau pihak ITK atau pihak IPB) membuat tulisan dan disediakan secara online entah itu via blog atau milis atau yang lain untuk menjelaskan hal-hal yang dirasa berat sebelah/menyudutkan/menghina/fitnah dalam tulisan lutfi tsb. Menjelaskan duduk perkara yang terjadi dengan bahasa yang baik serta memberikan klarifikasi dan bantahan terhadap poin-poin tulisan lutfi ttg Ospek (yang sudah dihapus tadi) adalah langkah yang sangat baik. Tunjukkanlah kalian adalah kaum & lembaga intelektual yang beradab yang mengedepankan otak untuk menyelesaikan masalah.
*sori mon komen kepanjangan mohon maaf*
July 1st, 2008 at 9:34 pm -
fertob
-
Syukurlah kalau masalahnya sudah selesai.
Tapi kalau soal Hapus BLOG karena opini yang ditulis di blog ini, itu lain cerita. Hohoho… kok saya mencium aroma Departemen Penerangan jaman Orba di komentar yang ditampilkan di tulisan ini.
Ini OPINI, om [siapa namanya lupa]
Kalau nggak suka atau nggak setuju, tinggal bikin counter-nya. BERES. Kalau dianggap menghina nama baik, tinggal laporkan polisi, selesaikan menurut hukum. Dan biarkan hukum yang menilai apakah blog ini layak ditutup atau nggak.Itulah tindakan yang beradab. Bukan main intimidasi dan pukul-pukulan. Terkecuali memang sudah tidak beradab.

*lho, ini blog baru ya ?*
July 1st, 2008 at 10:15 pm -
Acta Withamana
-
Okay..
saya emang newbie dalam hal blogging..
baik itu rules, karakteristik..dan saya sudah minta maaf bukan? That’s why I called Learn…Sya setelah ini akan diam menunggu klarifikasi pihak bersangkuatan. Comment2 orang lain tentang saya (saya lho ya bukan ITK ato IPB, Karena gak semua anak ITK atau IPB seperti saya, tolong bedakan itu) menjadi masukan buat saya pribadi.
Thx buat mas momon yang menyediakan space buat berdiskusi. Sampe panjang lho komen2nya.
July 1st, 2008 at 11:20 pm -
Acta Withamana
-
mmmm….Setelah dipikir2 kok saking dashyatnya ya komen2 orang2 ke saya..
Ternyata hanya karena sya bilang Tutup BLOGnya, ambigu juga nih, mksud saya tulisan tentang Luthfi dikeroyok…Cuma konfirmasi, takutny ada yang mikir klo blognya mas momon keseluruhan yang dihapus..
Tapii..Sya juga belajar buat menghargai argumen orang lain lewat blog, dan lebih baik mengklarifikasi..daripada main minta tutup,hapus…
klo mulut lebih tajam daripada pedang, ketikan keyboard lebih tajam dari mulut kali ye…
Wait n See
July 2nd, 2008 at 12:02 amSip. Semoga diskusi selanjutnya bisa lebih adem.
-
ariawan
-
Acta Withamana… Kenalan doonng?
July 2nd, 2008 at 1:33 am
-
leksa
-
hahahaha….
Achta : saya cuma mau bilang, situ udah setengah jalan terjebak dalam dunia blog..
kepalang basah,.. ngelog ajah…Satu sisi, gue salut ama si Achta ngadepin orang2 yang dagelan disini…
LUTHFI MANA????
July 2nd, 2008 at 2:11 am -
antobilang
-
Luthfi lagi gebrak-gebrak meja sambil melototin lowongan pekerjaan di koran-koran nasional
July 2nd, 2008 at 4:07 am
-
iphan
-
astaga blognya momon, mantab betul! Selamat…
July 2nd, 2008 at 4:15 am
eniwei, aku udah baca postingan dan komentar-komentar disini. Dan entah kenapa, aku menangkap masih banyak mahasiswa yang nggak siap dengan demokrasi. Kebebasan berpendapat. Apa mungkin, mereka taunya demokrasi itu ya cuman demo-demo kalo BBM naek?! *hohoho… kok ngomongnya melebar ya..?*
Trus permintaan untuk menutup blog, itu adalah seperti cara yang paling sering dipakai di era orde baru. Pembredelan media! (wah, 2 kali aku belajar sejarah Pers Indonesia). Apa ini berarti, beberapa mahasiswa sekarang(terutama mahasiswa ITK yang berkaitan sama kasus ini) adalah berkulit demokrasi tapi berhati otoritarian? -
Pangeran
-
seorang teman bilang saya dan owner blog ini punya banyak resemblance.. makanya saya klik…ternyata, beda jauh, dalam hal pengunjung blog….hehe…
tp sepertinya perspektif kita mirip”…
one thing: Freedom Forever
July 2nd, 2008 at 7:49 amSaya suka blognya

-
Luthfi
-
Hadirrrrrrrrrrrrrr!!!!!

Setidaknya, ada 2 kasus saya
1. Tulisan saya di blogger IPB yang menyinggung civa ITK dan dianggap mencemarkan nama ITK IPB.
2. Kekerasan yang terjadi di akhir Mei 2008Kasus 1
saya sudah menghapus tulisan tersebut dari bloggerIPB, dengan harapan tidak menimbulkan masalah lagi dengan orang2 yang baru membaca tulisan tersebut dan tidak menjejak tulisan terkait lainnya (trackback dan pingback).
Teman2 dari milis ID Gmail mempunyai arsip tulisan tersebut, juga beberapa orang lainnya.
Untuk tulisan saya yang telah menyinggung civa ITK, saya mohon maaf (sudah diposting di blogger IPB dan papan pengumuman kampus).Kasus 2
Untuk masalah ini,sudah saya tulis di sini
http://luthfi.web.id/2008/06/09/tulisan-vs-kekerasan/
Paragraf 7Tak disangka dan dinyana, datang berombongan orang dari jurusan IPLP (ada sekitar 10 orang yang kemudian disusul oleh beberapa orang lainnya). Fufufuufufu ….. saya dibentak, diinterogasi, dijenggung kepala saya, dijewer telinga saya oleh seseorang (sebut saja C). Yang lain? Membentak, menggebrak meja, menjatuhkan mental dsb. Oh iya, saya kurang punya definisi yang tepat untuk istilah jenggung. Gambarannya gini, kalo tangan dikepal, diarahkan ke kepala lawan dengan energi dan kecepatan tertentu, dengan waktu kontak antara kepalan dan kepala lawan sangat singkat istilahnya adalah jotos; maka jenggung mirip-mirip jotos, cuman waktu kontaknya lebih lama sedikit, sehingga derajat kesakitannya tidaklah sesakit dijotos.
Saya gak akan nyebut nama pelakunya.
Saya pikir acta pasti tahu kakak kelasnya angkatan 38 tsb.Oh iya, saya harap komen saya ini gak akan menambah masalah lagi
*kapok*
July 2nd, 2008 at 8:25 amBagaimana Mas Acta? Apakah ada sanggahan untuk pernyataan Luthfi?
-
Luthfi
-
waduh, koq doble quote ya
*belajar html lagi*
July 2nd, 2008 at 8:26 am*timpuk luthfi pake batu*
sudah kuperbaiki tuh…
-
Luthfi
-
oh iya, ini wordpress ya
July 2nd, 2008 at 9:04 am
selamat2
akhirnya momon pindah madzhab juga
OS-nya ganti juga gak?
qiqiqiqiiq
*siap2 pulang* -
doc_wong
-
Saya punya teori liar tentang mengapa plonco dilakukan. Tetapi maaf, itu cuman teori (bahkan cuman hipotesa) liar di blog saya
July 2nd, 2008 at 9:36 am -
ryosaeba
-
eh orangnya bilang ada kontak fisik tuh. mana tuh yang koar-koar nggak ada kontak fisik?
emang susah ngeles dan bohong di media tertulis kayak begini. susah bikin orang lupa, hehehe.
July 2nd, 2008 at 10:08 am -
enda
-
kontak fisik harus di definisikan hehehe
July 2nd, 2008 at 11:01 am -
Bi[G]
-
Kontak fisiknya pake sutra?
July 2nd, 2008 at 11:51 amPakai pelumas

-
mbah dukun
-
errr… pakai ML juga?
July 2nd, 2008 at 11:59 am -
daaan
-
*terdengar sayaup2 suara*
July 2nd, 2008 at 12:54 pm
….Bloger bersatu tak bisa dikalahkan, bloger bersatu tak bisa di kalahkan *kabooor*
-
kerti
-
@mbah dukun
ML? apa itu? mohon didefinisikan…
Menjenggungi Luthfi?
Menjotos Luthfi?
Menjewer Luthfi?** ngacir **
July 2nd, 2008 at 1:09 pm -
MBAH GENDRUWO
-
ML = Mau Lagi?
July 2nd, 2008 at 1:34 pm -
Nayantaka
-
Lho, ini blognya momon to?
July 2nd, 2008 at 3:58 pm -
mikow
-
perploncoan masih musim ya?
July 2nd, 2008 at 4:06 pm
juragan2 eselon di pabrik gw mayoritas lulusan ipb, ketika gw ngobrolin masalah ini mereka bilang itu kerjaan oknum2 aja. hayo siapa oknumnya? -
joko supriyanto
-
wow dah pake wp toh
July 2nd, 2008 at 8:21 pm
lah yg blogspot pasti masuk musium
maap oot
-
asri
-
ga tw ni bnran udh slese atw blm khasusnya
mlh jd tertarik ma hapus menghapus postingan
bang momon, jgn mw bang! jgn hapus!
@acta, welkam to the jungle bro!
suka2 yg pny blog lah mw nulis apa, toh klo emg ga bnr jg ad klarifikasinya…
kebebasan berpendapat masi ada kan d negara ini?
sayangnya penulis satunya udh menghapus postingannya n dganti ma pesan 404 yg aneh
bye bye ^^
July 2nd, 2008 at 10:10 pm -
Acta Withamana
-
Saya datang juga…
Mau tanya dulu..IPLP apa yah??
July 2nd, 2008 at 10:46 pm -
Acta Withamana
-
Gak jadi…td langsung liat blog…
July 2nd, 2008 at 10:46 pm
hehehe
sebentar…sya cerna dulu -
Acta Withamana
-
Oke..
mungkin in last comment saya…Cerita diatas, merupakan cerita dari sudut pandang mata saya sendiri, seseorang yang “telat” datang dan sempat memesan nasi rames dan jus jambu (halah..).
Masalah penjenggongan :
Saya konfirmasi ke teman saya yang mengundang Lutfi, dia bilang tidak terjadi pemukulan atau penjambakan. Bahkan kita mencegah seseorang yang naik darah dan ngajak lutfi berantem, yah walopun saya pake cara “halus”…”kalo mau berantem mah gampang…” maksudnya supaya temen2 yang laen stay on the topic. Itu yang saya tahu. emang sampe masuk poliklinik tho mas??
err… panjang dikit ya ceritanya.
curhat dikit ahSaya dengar selentingan tahun 2007 lalu, “eh ada blog tuh ngejelek2in jurusan kamu.”, masa sih?? setelah saya cek blognya, saya berpikir ah, gak masalah kali orang mo ngomong apa…
Sayangnya prediksi saya salah tahun 2008, impact tulisan tersebut sangat besar. Desas desus yang beredar di angkatan baru seolah jurusan saya sangat menakutkan, kayak IPDN kali ya bayangan mereka. Sampe akhirnya ada seseorang anak baru yang pindah jurusan. Penyebabnya apa?? kok segitunya??Ternyata saya cek lagi blogger IPBnya lutfi, komentar di bawahnya lah yang membuat cerita tambah panas. Ooo, ternyata ini kelemahan blog..
1. anonim bisa memposting komen, termasuk provokator..
2. Orang yang tidak membaca seksama akan salah menyimpulkan..ini yang berbahaya..Lutfi bilang tulisannya itu adalah live report, gak masalah dong klo itu benar adanya. Emang bener sih…Tapi sepertiny ada yang lutfi lupa. Kelemahan blog yang dia sebutkan sendiri lupa diperhatikan. Lupa klo di tinggal di lingkungan sosial besar tersebut.
Isi blognya lutfi sih singkat:
“Tadi malem (hampir jam setengah 9) keluar dari lab mau pulang, eh gak taunya… di depan A1C lagi ada ospek anak ITK (Ilmu dan Teknologi Kelautan).
Payah nih, hare gene masih ospek *timpuk anak ITK pake batu* …. sori gak ada screenshoot, daripada gw digebukin anak-anak 40, mending gw pergi ke warteg aja buat makan.”Seandainya cara mengkritiknya lebih “halus” dan lebih jelas mungkin tidak bermasalah. *timpuk anak ITK pake batu, saya mengerti maksud Lutfi semacam smiley yang menggambarkan ketidak setidaksetujuan…sayang beberapa orang tidak. Lutfi lupa perilaku sosial di sekitar lutfi, dan mencoba mengkritiknya langsung tanpa memperhatikan itu..Seandainya cara lutfi mengkritik lebih halus, mendekati ketua himpro, memberi masukan..atau dengan menulisnya dengan bahasa yang baik dan bisa diterima semua kalangan, saya rasa tidak masalah. Saya juga baru dengar tadi klo lutfi pernah bermasalah juga dengan fakultas lain karena masalah tulisan juga (masih dalam konfirmasi sih).mungkin kritik saya diatas bisa jadi masukan buat lutfi. Bagaimana kritik yang baik, tidak menimbulkan masalah, dan membangun pihak yang dikritik. Apa tulisan lutfi seperti itu??
Saya juga suka mikir, para blogger tau kelemahan blog itu sendiri, tapi senengnya ngeflame?? emang sih jadi seru blognya. Tapi buat sebagian orang itu menyulut emosi dan membuat orang langsung menyimpulkan sesuatu. Pengen juga sih menggunakan bahasa kasar yang nyelekit, tapi saya ingat saya membawa banyak bendera di pundak saya. Apa orang Indonesianya kali yah yang belum siap ama internet, dan kebebasan berbicara??who knows. Toh Orang2 pinter pun berangkat dari kegoblokan, iya gak ryoseba??

Apa dampaknya??
Orang2 yang salah tangkap akan langsung menyimpulkan tanpa menelaah terlebih dahulu.
Saya dan teman-teman yang berjuang membangun jurusan saya merasa kecewa. Saya juga pengen dong jurusan saya lebih baik. Tapi proses itu gak bisa sebentar, perlu setahap demi setahap. Tulisan lutfi di blog tersebut buat saya menjadi masukan..Saya juga tidak menyalahkan sepenuhnya blog lutfi. Karena isu bisa dari manapun. Lutfi juga gak tau kan kegiatan ospek yang Lutfi maksud?? apa pernah melihat langsung??tapi langsung menyimpulkan dan memberi suara negatif..kenapa?? ada dendam pribadi kah?? lutfi jawab sendiri kali ya. toh itu sudah terjadi. Oya mas lutfi, seandainya hubungan sosial mas di dunia nyata sebaik di dunia maya…sepertinya anda akan jadi orang yang idealis namun tetap dihargai semua orang.Mungkin ini akan membuat komentar2 dibawahnya, namun saya gak akan nambah2in, takutnya ada salah ketik sedikit, masalah tambah lebar. Buat mas herman, permohonan saya terakhir..bisa gak ITK, FPIK dan IPB diubah namanya??termasuk di komentar ini dijadikan apa kek kayak IPLPnya lutfi..
Klo pun bertentangan dengan asas perbloggeran apapun itu, ya gak diubah juga gpp..Toh buat pembelajaran buat semua. Karena saya sedih, perjuangan saya dan teman2 menjaga nama baik dan memperbaiki jurusan saya, menjadi terhambat. Sedikit orang yang tahu klo Mahasiswa Berprestasi 2008 seInstitut saya adalah anak jurusan dan seangkatan saya..bisa liat blognya di danangap7.multiply.com. Tipikal orang Indonesia, klo ada jeleknya, nyebar kemana-mana. Bisanya ngejelekin terus tanpa ngasih kritik dan solusi membangun. Yang Positifnya??gak tau deh tenggelem kemana.Huh..pegel juga ngetiknya..
makanya saya blm pantes buat blog..hehehe
mungkin suatu saat akan saya buat dengan idelisme ala Acta.Makasih buat semua yang ngasih masukan, kritik, dukungan, termasuk momon..semoga ini bisa menjadi pelajaran buat kita semua.
Ingat ini sudut pandang saya, bukan anak2 jurusan saya, fakultas saya,atau institut saya.
Wassalam
July 3rd, 2008 at 12:13 am -
Acta Withamana
-
eh mas momon, tolong dong buat hyperlink danangap7.multiply.com diatas…maklum orang norak..hehehe
July 3rd, 2008 at 12:15 amSudah tuh

-
tamie
-
Saya yakin masalah ini memang cuma kesalahpahaman. Berita negatif mang lebih gampang nyebar. Maju terus buat IPB! =)
July 3rd, 2008 at 1:55 am -
Cat
-
saya baru tahu kalau gebrak meja adalah salah satu tindakan diplomatis. menurut saya gebrak meja adalah tanda orang berotak tumpul dan primitif. kok malah bilang: “DPR juga gebrak meja”?? kok bisa2nya bangga bertingkah laku seperti DPR?? hahahaha.
July 3rd, 2008 at 10:38 am -
rendy
-
saya memang bukan anak itk,,tapi karena saya dari satu almamater yang sama jadi sepantasnya saya bela.
saya tidak habis pikir memangnya berasal dari manakah bangsari ini.
memangnya logika orang indonesia itu seperti apa??dan seperti apa pulakah logika yang baik itu..atau anda bisa mencontohkan logika anda itu seperti apa???dari cara bahasanya anda seperti orang yang sangat hebat!!!!
July 3rd, 2008 at 1:19 pmLogika yang baik adalah berargumentasi dengan penalaran yang masuk akal. Penalaran yang sesat itu contohnya menyerang sosok yang mengutarakan pendapat, bukan menyerang argumentasinya.
-
anggi-itb
-
utk mas dandi
ok saya memang setuju dengan pendapat anda yang mengatakan cara bar-bar tidak akan menyelesaikan masalah. tapi perlu diingat bahwa apa yang dilakukan lutfi dengan kata “lempar anak itk dengan……” saja sudah sangat mengundang emosi satu institusi. dan salah lutfi sendiri kenapa mau menyelesaikan masalahnya di kantin sudah jelas-jelas di sana banyak orang-orang yang boleh dikatakn memiliki tingkat emosi yang berbeda..Jadi kalau Anggi bikin saya emosi, saya boleh mengintimidasi anda ya?