hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Archive for May, 2008

May 30th, 2008

No Country For Old Men

No  Country For Old Men

Tidak salah ketika AMPAS menjatuhkan piala Oscar aktor terbaik untuk Javier Bardem. Dalam ‘No Country For Old Men’ dia memerankan Anton Cigurh; Hannibal Lecter generasi kita: dingin, cerdas, sadis, tapi playful.

Dan saya akan menjadi orang yang panik ketakutan andaikata bertemu Javier Bardem di jalan.

Ada yang mau berkomentar soal endingnya, dan juga maksud film ini?

May 28th, 2008

Gaby, Adinda, Lapindo

LapindoPertama-tama bacalah posting tentang Gaby dan Adinda di blog itu.

Lalu kunjungi juga blog yang ini.

Yang membedakan jelas. Satu di ujung kesengsaraan, dan satunya di puncak kejayaan. Yang menyamakan juga jelas: sama-sama berhubungan dengan keluarga Bakrie.

Di tahun 2008 rupanya strategi bisnis keluarga Bakrie sukses berat. Kemarin Aburizal Bakrie mendapat gelar orang terkaya se-Asia Tenggara. Ironisnya, nasib korban Lapindo masih terlunta-lunta.

***

Ini bukan lagi sekadar Lapindo salah atau tidak. Ini soal sense-of-crisis dan empati kepada para majikan Menko Aburizal Bakrie: Rakyat Indonesia.

—29 Mei 2008, memperingati 2 tahun korban lumpur Lapindo.

May 27th, 2008

Top Ten Alasan Memilih Benny & Mice Pada Pemilu 2009

Benny & Mice

Komikus Benny dan Mice menyatakan akan maju dalam Pilpres 2009 mendatang. Saya rasa bagus juga, setidaknya bisa mewarnai dinamika 2009 besok. Dan inilah sepuluh alasan kenapa Benny dan Mice adalah calon yang tepat:

10. Lebih lucu daripada Jusuf Kalla.

9. Mungkin akan didukung Partai Komikus Indonesia.

8. Alamat web presidenbenny.info belum ada yang punya.

7. Dapat memaksa Elex Media untuk segera menerbitkan Conan edisi 51!

6. Pidato kenegaraan akan disajikan dalam bentuk komik yang mudah dipahami.

5. Bisa berbicara.

4. Bisa kampanye di Kompas tiap hari Minggu.

3. BLT akan dirubah menjadi Bantuan Lucu Tunai.

2. Belum pernah jadi bintang iklan Bodrex.

1. Tidak suka menyanyi.

May 26th, 2008

BBM Naik Jangka Pendek Jangka Panjang

tanki bbm
Sebetulnya oke-oke saja menaikkan harga BBM demi menyeimbangkan APBN, toh kalau negara bangkrut masyarakat juga yang kena susahnya. Permasalahnnya, kondisi ekonomi rakyat sedang susah. Apakah tidak ada solusi lain, seperti misalnya mengefisiensikan internal pemerintah dan memperbaiki sistem migas kita?

Adik saya menanyakan itu kepada Boediono, Gubernur BI dan Mantan Menko, di sela-sela kuliahnya di UGM hari Sabtu kemarin.

Boediono menjawab dan menjelaskan bahwa solusi tersebut adalah solusi jangka panjang. Mengurangi subsidi adalah untuk mengatasi permasalahan 1-2 tahun ke depan.

Harapan saya pemerintah benar-benar membuat dan melaksanakan solusi jangka panjang itu. Kalau tidak, rakyat cuma akan menjadi penonton episode demi episode kenaikan BBM. Jika keterusan, maka suatu saat nanti harga Bensin akan semahal di Inggris, tapi standar hidup kita lebih rendah daripada Vietnam.

Dan ketika saya bilang ‘pemerintah’, itu juga termasuk DPR.

NB: Salut untuk mahasiswa yang sudah berdemo dan turun ke jalan, walaupun BBM tetap naik tapi demo tersebut sudah mengingatkan pemerintah kalau kenaikan BBM kali ini sangat membebani ekonomi penduduk miskin. Dan tidak salut dengan tokoh-tokoh yang ikutan mendompleng isu BBM untuk keperluan 2009.

May 23rd, 2008

Solusi Semua Permasalahan Kita

Inilah solusi bagi tiap penduduk negara yang tak henti dirundung malang ini.

May 22nd, 2008

Pertunangan Ellen dan Portia

Portia DeRossi dan Ellen DeGeneresKomedian Ellen DeGeneres resmi bertunangan dengan aktris Portia DeRossi. Penggemar Ally McBeal pasti ingat kalau Portia adalah pemeran Nelle Porter, advokat cantik yang blonde itu.

Entahlah. Saya rasa DVD Glodok sudah membuat jamak bahwa pasangan lesbian haruslah sama-sama seksi dan bahenol. Maka ketika melihat Portia dipadukan dengan Ellen, rasanya jadi aneh. Tidak berarti Ellen jelek loh, cuman Ellen tidak seperti mbak-mbak yang di DVD Glodok.

Mungkin Ellen orangya baik dan lucu. Atau mungkin stereotipe saya salah.

May 21st, 2008

10 Tahun Reformasi

Reformasi
Bagi saya yang pada tahun ‘98 masih SMA, tidak banyak rincian kejadian masa-masa reformasi yang dapat saya ingat. Awalnya harga pangan naik dan jadi langka, kemudian wacana kebobrokan orde baru terangkat, demonstrasi dimana-mana, dan ditutup dengan mundurnya Soeharto dari kursi kepresidenan.

Kurang lebih, hanya itu kejadian yang dapat saya ingat.

Tapi saya ingat betul semangat yang membahana pada waktu itu. Wacana perubahan begitu mendidih membakar darah di nadi-nadi. Itu adalah semangat kemenangan dan kemerdekaan.

Sayangnya, bersama dengan waktu, setiap orang harus kembali ke hidupnya untuk menjalankan roda-roda rumah tangga. Semangat itu harus disimpan dan ditaruh di lemari, sehingga tanpa kita sadari, banyak yang lupa semangat itu. Setelah 10 tahun setelah reformasi, negara ini justru sering tergoda untuk berjalan mundur mengabaikan demokrasi, melupakan sejarah, dan mengamini korupsi dan koruptor.

Oleh karena itu blog ini didirikan dan dipelihara supaya menjadi catatan kejadian reformasi serta rekaman semangat luar biasa itu, supaya kita tidak lupa kalau kita punya mimpi bersama untuk menjadi besar dan agung.

NB: Ada yang ingin sharing cerita?