hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Archive for February, 2006

February 20th, 2006

Keypad apa yang anda pilih?

Kalau salah satu keypad numerik handphone saya rusak, dan saya bisa memilih keypad apa yang rusak, saya akan memilih keypad nomor 7. Kenapa begitu?

Karena huruf-huruf pada keypad 7 bisa diganti dengan huruf lain. P diganti F, Q diganti K, R diganti L, dan S diganti Z.

Aku mo fulang dulu, abiz itu balu ke mall beli zilvelkuin laza coklat utk facalku. Dia lg facial di zalon ludi hadizuwalno yang di latu flaza. Zoli, keyfad nomol tujuh di hafeku luzak.

Keypad nomor 7 emang gag penting banget ya?

February 16th, 2006

Top Ten Modal Utama Angelina Sondakh

“Kecantikan Bukan Modal Utama Saya,” begitu judul buku Angelina Sondakh anggota DPR dan mantan Putri Indonesia. Lalu modal utamanya apa? Semoga bukan:

10
441 buah komentar

9
Menulis posting yang panjang

8
Menulis blog di dalam pesawat Garuda Pekan Baru-Jakarta

7
Tidak pernah membayangkan kalau harus rapat sampai jam satu dini hari

6
Menikmati ritme kerja yang benar-benar baru

5
Mewakili orangutan

4
Menerima tatapan yang ‘romantis semu’ dari Adjie Massaid

3
Membagi catatan pribadi dengan penggemar

2
Berusaha keras untuk menekan perasaan kagum kepada Adjie Massaid

1
Melakukan penolakan terhadap Adji, walaupun akhirnya semua itu luluh lantah

Disclaimer:
Semua isi posting ini dicuplik dari blog Angelina Sondakh dan pemberitaan detik.com. Perubahan dilakukan untuk menyesuaikan kalimat dari sudut pandang orang pertama menjadi sudut pandang orang ketiga.

February 16th, 2006

Trik kalau ditangkap polisi

Berdasar pengalaman dengan polisi kemarin, ternyata saya nyadar kalau kita belum tahu betul hal-hal apa saja yang boleh kita lakukan dan tidak boleh kita lakukan ketika ditangkap polisi. Ini sangat berbeda dengan Amerika yang warganya sudah dididik soal hukum dan hak-hak tersangka lewat acara TV dan film. Dari TV dan film, saya justru lebih banyak tahu kalau di Amerika tersangka tidak boleh ditahan lebih dari 2 × 24 jam, tersangka boleh menelepon satu kali, dan tersangka boleh tidak menjawab pertanyaan penyidik. Dan yang jelas, ketika ditangkap, tersangka selalu dibacakan Miranda Warning yang terkenal itu:

You have the right to remain silent. Anything you say can and will be used against you in a court of law. You have the right to be speak to an attorney, and to have an attorney present during any questioning. If you cannot afford a lawyer, one will be provided for you at government expense.

Sayangnya di sinetron Indonesia, hal-hal teknis ketika ditangkap polisi nyarist tidak pernah masuk cerita. Paling yang ditangkap nagis nangis atau marah-marah, sementara polisi digambarkan sebagai figur yang kering, otoriter dan kaku. Acara kriminalpun tidak lebih mendidik: dalam acara seperti itu, entah kenapa, polisi justru ditampilkan seperti tidak berperikemanusiaan dan kejam ketika menangkap tersangka yang biasanya dari golongan ekonomi bawah.

Mungkin ada rekan yang tahu, apa hak-hak kita ketika akan ditangkap polisi (terlepas kita salah atau tidak)?

February 15th, 2006

Top Ten Daftar Belanjaan Teroris

10
Terigu 1 ons

9
Uranium 3 kilo

8
Baygon (diminum buat bunuh diri)

7
Madu (dicampur sama baygon biar nggak pahit)

6
Celana tigaperempat yang modis banget di butik sebelah

5
Buku “600 Vila terbaik di Indonesia”

4
Buku “600 Pesantren terbaik di Indonesia” (harus dijauhi)

3
Afdruk pasfoto 100 biji (buat bikin KTP)

2
Spidol permanen (buat corat-coret poster wanted)

1
Lisensi 3G Indonesia (supaya komunikasi lancar)

February 14th, 2006

Valentine Hoax

Dari teman:

VALENTINE adalah nama seorang paderi. Namanya Pedro St. Valentino. 14 Februari 1492 adalah hari kejatuhan Kerajaan Islam Sepanyol. Paderi ini umumkan atau isytiharkan hari tersebut sebagai hari ‘kasih sayang’ kerana pada nya Islam adalah ZALIM!!! Tumbangnya Kerajaan Islam Sepanyol dirayakan sebagai Hari Valentine. Semoga Anda Semua Ambil Pengajaran!!! Jadi.. mengapa kita ingin menyambut Hari Valentine ini kerana hari itu adalah hari jatuhnya kerajaan Islam kita di Sepanyol..sebarkan pada semua..moga kita diberkati Allah swt…

Lagi-lagi pesan berantai. Saya jadi bingung lho, bukan karena pesan tersebut berbahasa Melayu, melainkan karena setahu saya Valentina dirayakan untuk mengenang St. Valentine dan kisah cintanya Legenda versi ini sepertinya lebih populer karena sudah dimuat dimana-mana, dari majalah Kawanku sampai buletin Jum’atan. Lucunya kedua legenda ini sangat berbeda dan malah bertolak belakang. Biasanya itu adalah ciri-ciri sebuah hoax.

Dan benda apa yang faktanya berbeda dan saling bertolak belakang?

Hoax bu guruu!!!!

Setelah browsing sedikit, ternyata kerajaan Islam Spanyol jatuh pada Februari 1492, walaupun begitu tidak pernah ada catatan yang jelas apakah kesandungnya tepat tanggal 14 Februari. Jika dikombinasikan dengan kombinasi argumen yang maksa, pesan berantai tadi dapat divonis sebagai hoax.

Selanjutnya dari Wikipedia diketahui bahwa asal muasal perayaan Valentine sudah dimulai pada jaman Romawi. Hari raya ini disebut dengan Lupercalia dan dirayakan tiap 15 Februari untuk menyembah dewa kesuburan dan hutan yang bernama Faunus. Upacara ini dipimpin oleh sejumlah pendeta romawi yang disebut Luperci. Tradisinya, seekor anjing dan dua ekor kambing akan disembelih, untuk kemudian kulitnya digunakan sebagai busana para pendeta Luperci. Setelah itu para Luperci akan berkeliling kota dan para gadis akan menghampiri mereka untuk dipecut. Konon, pecutan ini dapat menjaga kesuburan perempuan.

Untuk mengalihkan tradisi politeisme Roma ini, pada tahun 496 M, Paus Gelasius I meresmikan tanggal 14 Februari sebagai jamuan bernama St. Valentine Day. Tidak jelas kenapa nama Valentine dipilih, selain karena tercatat ada tiga orang santo yang bernama Valentine, hubungan antara St. Valentine dengan ‘kasih sayang’ tidak begitu jelas. Diduga nama tersebut dipilih karena adanya legenda tentang St. Valentine yang memiliki kisah cinta yang tragis. Pada tahun 1969, gereja menghapus tanggal 14 Februari sebagai hari raya karena kisah St. Valentine diduga hanya sebuah legenda.

Langkah Paus Gelasius I sedikit mirip dengan televisi swasta kita yang mengislamkan tayangan mistis agar lebih diterima masyarakat. Bedanya, kalau Paus Gelasius I mengangkat tradisi kuno yang tidak jelas menjadi kegiatan agama yang positif, televisi swasta kita mengangkat acara mistis tidak jelas menjadi acara dakwah yang terlihat positif :)

Anyway, kita bisa menyimpulkan kalau kisah St. Valentine hanya sebuah legenda. Apa itu legenda? Legenda adalah hoax yang sudah tua. Dan setidaknya sekarang ada alasan untuk tidak dituduh kafir kalau kita merayakan kasih sayang di hari Valentine. Tapi berkasih sayang bisa setiap hari lho.

February 10th, 2006

Definisi Kebebasan Berpendapat

Mari kita definisikan free-speech:

Orang boleh mengkritik, menghujat, ngatain, curhat, membual, nyerocos, memberi masukan, mengungkapkan, mendemo, atau memprotes, berdasar pada apa yang dianggapnya benar.

Sebaliknya, anda juga dapat mengkritik, menghujat, nyerocos, memberi masukan, mengungkapkan, mendemo, memprotes, atau mengatai balik orang tersebut, berdasar apa yang anda anggap benar.

Ngomongnya gampang, melaksanakannya susah minta ampun :)

February 5th, 2006

Yogyakarta at Wikitravel (call for action!)

Beberapa hari terakhir ini saya sibuk menulis artikel wiki tentang Yogyakarta di Wikitravel. Bagi yang sudah kenal dengan Wikipedia, Wikitravel tidak lain adalah sebuah travel guide yang open dan dibuat secara kolaboratif dengan menggunakan wiki. Lewat artikel ini, saya ingin mempromosikan kota-kota tujuan wisata lain selain Bali.

Setidaknya usaha ini tidak terlalu sia-sia. Juga berkat bantuan dari peta yang dibuat Thomas dan foto-foto mas Yuda, artikel yang semula masih mendapat kategori outline (artinya masih kosong), sekarang sudah naik pangkat menjadi kategori guide! (artinya sudah layak pakai, walaupun masih bisa lebih baik lagi). Selain itu, Yogyakarta baru saja dinominasikan sebagai Destination of the Month di situs yang sama.

Tapi masih banyak yang harus diperbaiki. Foto yang menurut saya sangat penting, yaitu foto Kraton Yogyakarta masih belum ada (cari foto Keraton yang prof aja susah, apalagi mendapatkan ijin). Selain itu, beberapa bagian masih perlu detail. Dan yang jelas, grammar-nya masih kacau.

Jadi, kalau teman-teman punya foto tentang Jogja yang bisa disertakan bersama artikel ini (terutama foto Kraton Yogyakarta), mohon jangan ragu-ragu untuk menguploadnya. Artikel ini juga masih dapat kembangakan lebih lanjut. Daftar hotel budget, cafe, dan sejarah Yogyakarta masih kosong. Daftar tempat pendidikan di Yogyakarta juga masih kosong. Jika anda kenal baik dengan Jogja dan punya waktu luang, jangan-segan-segan untuk mengedit artikel ini. Untuk memulai, anda bisa melihat panduan gaya penulisan wikitravel, tapi yang jelas: jangan takut untuk salah! ;)

Sayangnya, kota yang saya kenal dengan baik cuma Yogyakarta. Harapan saya sih, teman-teman yang dari kota lain, juga memulai mengembangkan artikel kota masing-masing.