Pagi ini saya jalan-jalan di satu-dua situs berita berharap ada berita politik yang ngeselin. Alih-alih, saya justru menemukan tragedi yang menyesakkan.

Aisha Ibrahim Duhulow, gadis 13 tahun korban pemerkosaan, dihukum rajam oleh puluhan laki-laki hingga akhirnya meninggal dunia, demikian laporan oleh Amnesty International. Aisya divonis mati oleh pengadilan syariah Somalia atas tuduhan perzinahan. Eksekusi tersebut dilaksanakan tanggal 25 Oktober 2008 lalu pada sebuah stadion besar dan disaksikan oleh seribu penonton.

—via Aljazeera

Hukum apapun, di tangan orang yang salah, hasilnya adalah racun.

Gadis Somalia Korban Pemerkosaan Dirajam Mati

72 thoughts on “Gadis Somalia Korban Pemerkosaan Dirajam Mati

  • November 13, 2008 at 3:59 pm
    Permalink

    tragis…

    dunia makin aneh ajaa…

    kiamat udah deket gini nihh….

    ckckckck……………….

    Reply
  • November 20, 2008 at 11:12 pm
    Permalink

    setahuku hukum rajam dikenakan pada orang yang berbuat zina sementara dia masih terikat pernikahan (kurang tau kalo statusnya duda/janda).

    sedangkan untuk yg belum menikah itu tidak dirajam namun diusir dari negri (daerah) selama 2th (po 1th ya).

    nah itu dah nikah belum si cewek, trus pemerkosane ki dah nikah belum ?

    * males buka link *

    Reply
  • November 22, 2008 at 10:31 am
    Permalink

    bagaimana dengan pembunuhan yang dilakukan AS dan konco-konconya terhadap umat Islam di seluruh dunia, di afaganistan, irak, dan palestina?

    Reply
  • November 25, 2008 at 12:43 am
    Permalink

    Wallaahu a’lam…
    Kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi…

    Yang jelas, syariat Allah tidak pernah salah…

    Itulah yang wajib menjadi keyakinan kita sebagai seorang muslim…

    Bagi muslim/muslimah yang masih mempertanyakan atau meragukannya, mestikah kita masih mengaku sebagai orang Islam???

    Reply
  • November 28, 2008 at 9:51 pm
    Permalink

    “Hukum apapun, di tangan orang yang salah, hasilnya adalah racun.”

    Masak hukum enggak bisa salah? Masak yang salah harus di manusianya?

    Reply
  • November 28, 2008 at 10:04 pm
    Permalink

    “Kok malah korbannya yang dihukum?”

    Ya, mungkin dia melapor bahwa dia diperkosa namun tidak bisa ngasih adanya sejumlah saksi yang menyaksikan peristiwa itu.

    Yang bilang salahnya ada pada pelaksanaannya, kasih tau dong salahnya di mana. Mungkin orang Somalia, Saudi Arabia, Afganistan, Iran, dll. kurang paham agama gak kayak kalian. Trus, kasih tau mereka sono biar gak ada korban mati sia-sia lagi.

    Yang bilang berita ini berat sebelah, duh liat dong sumbernya Al Jazeera bukan Fox News.

    Reply
  • December 8, 2008 at 9:52 am
    Permalink

    gak semua hukum benar, dan gak semua orang benar.
    tapi yang jelas hukum diatas tidak berdasarkan syariah yang benar

    Reply
  • December 15, 2008 at 3:20 pm
    Permalink

    Bukan berita dan hukum yang salah, tapi yang baca beritanya yang salah. Tau berita ga bener dibaca…………………….!!!!!!!!!!

    Reply
  • January 6, 2009 at 5:11 pm
    Permalink

    dimana2 hukum syariah tidaklah salah, hanya saja yang salah bisa pada pelaksana. karena Allah menetapkan hukum melalui rasulNya tidaklah mungkin salah. kurangnya ilmu terhadap din, banyak menyebabkan ketergelinciran, dan kerusakan. Apabila manusia melihat islam dg benar, sesuai apa yg dibawa nabi muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam maka ia akan melihat betapa islam itu indah, penuh kelembutan, kasih sayang terhadap sesama. ada aturan2 tersendiri, batasan2 tersendiri disetiap hukum yang ada dlm islam. tdk mdh menghakimi seseorang apbl mmg bnr2 tdk ada padanya hal2 yg dituduhkan. islam benar2 adil, hati2 menilai kesalahan pd org lain. tdk sembarangan, hanya kadang faktor SDM yg minim, jauh dari ilmu menyebabkan kesalahan dlm melaksanakan hukum islam tsb.

    Reply
  • May 6, 2009 at 7:12 pm
    Permalink

    kenapa mesti perempuan yang di rajam?
    aisha kan hanya menjadi korban.
    apa patut seorang wanita korban pemerkosaan dituduh melakukan perbuatan zina?
    aneh

    Reply
  • June 18, 2009 at 2:40 pm
    Permalink

    Syariat Allah pasti benar. hukum razam hanya ditujukan kepada yang melakukan kejahatan bukan, bukan kepada korban kejahatan. coba simak lagi beritanya apa betul diperkosa atau memeng melakukan perzinahan? jika AISHA korban dari kejahatan dan dihukum dari putusan hakim yang tidak mengerti tentang hukum ISLAM. maka AISHA akan meninggal secara sahid.

    Reply
  • July 25, 2009 at 2:08 am
    Permalink

    Kenapa harus ada banyak agama?
    It krn agama lahir dr setiap kebudayaan dan peradaban. Dan bumi ini begitu sesaknya oleh keragaman. Apa sebenarnya agama itu? Kenapa di setiap peradaban melahirkan agama?
    Benar sekali bila dikatakan agamaku adalah agamaku dan agamamu adalah agamamu. Sangat personal.
    So membahas hal seperti inilah yg justru menyesakkan.
    Sudah2… kalian semua akhiri obrolan sinting ini.

    Reply
  • February 10, 2010 at 11:43 pm
    Permalink

    kejam sadis… taek lah!!!

    Reply
  • February 23, 2010 at 3:01 pm
    Permalink

    kenapa ya, berita yang dirajam itu seringkali wanita, selalu wanita yang jadi korban, emang selalu pria ya yang suci, terus knapa ada perek, itu krna ada pria yang hidung belang… harusnya pria juga disalahkan.

    Reply
  • November 6, 2010 at 6:29 pm
    Permalink

    Hikzz… menyedihkan…
    memahami kitab suci ga’ pake nalar, otak yg diciptakan, trnyta ga’ dipake…

    Negara miskin… menyedihkan….

    Reply
  • February 5, 2012 at 3:28 pm
    Permalink

    ah komen-nya pd gk jelas (termasuk saya), ada yg meluruskan – ada lg yg membelokkan – ada yg capek2 mencoba berfikir jernih – ada lg yg asal nyrocos

    Reply
  • Pingback:AA Jin SM: If I Ain’t Got You Baby! | superhalaman

  • February 7, 2017 at 9:34 am
    Permalink

    Hukum rajam itu untuk orang2 yang berselingkuh bro! Mereka sudah menikah tapi tidur dengan orang lain…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.