Buy Soma Online Without Prescription

Buy Zelnorm Online Without Prescription, Buy Generic Zelnorm, Where Can I Order Zelnorm Without Prescription, Order Zelnorm, Order Zelnorm From Mexican Pharmacy, Order Zelnorm No Prescription, Online Buying Zelnorm, Buy Zelnorm In Canada, Buy Zelnorm Online Cod, Buy Cheap Zelnorm No Rx, Zelnorm For Sale, Zelnorm Price, Buy Zelnorm From Mexico, Zelnorm Over The Counter, Buy Zelnorm Without A Prescription, Where Can I Find Zelnorm Online, Zelnorm Samples, Purchase Zelnorm Online, Purchase Zelnorm Online No Prescription, Where Can I Buy Cheapest Zelnorm Online, Buy Zelnorm Online No Prescription, Zelnorm From Canadian Pharmacy, Buy No Prescription Zelnorm Online, Online Buy Zelnorm Without A Prescription, Rx Free Zelnorm, Zelnorm Pharmacy, Buy Cheapest Zelnorm, Australia, Uk, Us, Usa, Canada, Mexico, India, Craiglist, Ebay, Buy Zelnorm No Prescription, Where Can I Buy Zelnorm Online, Order Zelnorm Online C.o.d

Posts Tagged ‘logical fallacy’

Indonesiana - June 3rd, 2010

Buy Zelnorm Online Without Prescription

Tak lama setelah BamSat (Bambang Soesatyo) membantah telah ditegur atasannya Buy Zelnorm Online Without Prescription, , anggota DPR Fraksi Golkar ini melemparkan sanggahan lagi lewat Twitter:

Logika saja: Kalau ada teguran, tentu tdk akan ada menteri yg terpaksa di dubeskan. Buy generic Zelnorm, Dan Golkar tdk akan gas pol utk membongkar Century.

Setelah membaca "logika" ini, kita mungkin akan menuduh pernyataan BamSat provokatif, where can i order Zelnorm without prescription, Order Zelnorm, menyebalkan, bodoh, order Zelnorm from mexican pharmacy, Order Zelnorm no prescription, dsb. Pada kenyataannya, online buying Zelnorm, Buy Zelnorm in canada, BamSat telah "menjebak" rakyat (yang semestinya dia wakili di DPR) dengan sesat logika silogisme.

Untuk membuktikan bahwa BamSat telah "menjebak" rakyat, kita harus mengurai omongannya menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana:


  1. Jika ada teguran, buy Zelnorm from mexico, Zelnorm over the counter, maka Golkar tidak akan aktif membongkar Century.

  2. Jika Golkar tidak aktif membongkar Century, maka SMI tidak terpaksa dikirim ke World Bank


Kesimpulan: Jika ada teguran, buy Zelnorm without a prescription, Where can i find Zelnorm online, maka SMI tidak akan terpaksa dikirim ke World Bank.

Di sini terlihat kalau BamSat "curang" dua kali.

Pertama, dia mengubah sebuah silogisme menjadi hubungan sebab-akibat biasa, Buy Zelnorm Online Without Prescription. Dan kedua, Zelnorm samples, Purchase Zelnorm online, BamSat memakai statement yang tidak terbukti (statement ke-2). Tidak ada bukti kalau Sri Mulyani dikirim dan karena terpaksa, purchase Zelnorm online no prescription. Where can i buy cheapest Zelnorm online, Dan karena statement kedua tidak terbukti, maka seluruh pernyataan Bambang Soesatyo tidak dapat diterima karena tidak logis, buy Zelnorm online no prescription. Zelnorm from canadian pharmacy, Lucu juga sebetulnya, karena awalnya BamSat justru menantang kita untuk memakai logika, buy no prescription Zelnorm online. Online buy Zelnorm without a prescription. Rx free Zelnorm. Zelnorm pharmacy. Buy cheapest Zelnorm. Australia, uk, us, usa, canada, mexico, india, craiglist, ebay. Buy Zelnorm no prescription. Where can i buy Zelnorm online. Order Zelnorm online c.o.d.

Similar posts: Buy Avapro Online Without Prescription. Buy Plavix Online Without Prescription. Buy Norvasc Online Without Prescription.
Trackbacks from: Buy Zelnorm Online Without Prescription. Buy Zelnorm Online Without Prescription. Buy Zelnorm Online Without Prescription. Buy Zelnorm Online Without Prescription. Buy Zelnorm Online Without Prescription. Buy Zelnorm Online Without Prescription. Buy Zelnorm Online Without Prescription. Zelnorm samples. Zelnorm over the counter. Buy generic Zelnorm. Buy Zelnorm online cod. Purchase Zelnorm online no prescription.

Indonesiana - May 12th, 2010

Buy Nizoral Online Without Prescription

Buy Nizoral Online Without Prescription, Hari ini, setahun yang lalu, SBY mengumumkan Boediono sebagai pasangan wapresnya untuk Pilpres 2009. Esok hari, Nizoral price, Online buy Nizoral without a prescription, juga tepat setahun yang lalu, Boediono akan diserang dengan tudingan agen neolib, buy no prescription Nizoral online. Nizoral samples, Setahun setelah neolib menjadi istilah yang jamak di perpolitikan, kita musti bertanya apakan diskusi selama ini dapat diterima oleh akal logika, buy generic Nizoral. Nizoral over the counter, Walaupun menelisik politikus secara kritis itu wajib, tetapi bersikap kritis membutuhkan logika akal yang runtun, purchase Nizoral online. Nizoral pharmacy, Apa yang terjadi pada umumnya adalah lawan politik menempelkan label "neolib" ke Boediono, lalu menghajar neolib habis-habisan, order Nizoral online c.o.d, Nizoral for sale, tanpa benar-benar kritis melihat apakah Boediono mempraktikkan motif neolib.

Sesat pikir ini disebut dengan "straw man fallacy", atau kesesatan boneka jerami, Buy Nizoral Online Without Prescription. Modus operandinya adalah dengan membuat pernyataan boneka jerami (biasanya berupa sesuatu yang mirip atau terkait), Nizoral from canadian pharmacy, Buy cheapest Nizoral, lalu menyerang pernyataan tersebut. Karena boneka jerami itu lebih mudah dikalahkan maka tercipta ilusi bahwa lawan debat sudah terkalahkan, where can i buy Nizoral online. Buy Nizoral no prescription, Susunan serangan "boneka jerami" adalah berupa logika seperti ini:



  1. Dinyatakan bahwa A adalah X

  2. Jika sesuatu adalah X, maka buruk

  3. Kesimpulan: A itu buruk



Kesesatan dimulai tepat pada loncatan logika dalam premis 1, buy Nizoral without a prescription. Rx free Nizoral, Apakah benar A memang X. Buy Nizoral Online Without Prescription, Jangan-jangan A bukan X. Tetapi fokus diskusi biasanya teralihkan pada premis 2 apakah X itu buruk atau baik, where can i buy cheapest Nizoral online. Order Nizoral, Karena mahzab ekonomi tidak pernah hitam putih, maka tercipta kesimpulan bahwa X adalah sesuatu yang kontroversial, buy Nizoral from mexico, Buy Nizoral online cod, dengan kata lain A adalah sesuatu yang kontroversial.

Padahal bisa juga kita lebih kritis melihat apakah kebijakan-kebijakan Boediono bermotifkan neoliberalisme, where can i find Nizoral online. Where can i order Nizoral without prescription, BLBI misalnya, apakah benar "bailout" BLBI sejalan dengan gagasan ekonomi liberal dimana negara mendorong ekonomi pasar bebas, order Nizoral no prescription. Buy Nizoral online no prescription, Atau divestasi Indosat, apakah benar bermotifkan mendivestasi aset negara, buy Nizoral in canada. Purchase Nizoral online no prescription, Diskusi seperti ini relevan dan menyehatkan, tapi nyaris tidak terjadi, online buying Nizoral. Australia, uk, us, usa, canada, mexico, india, craiglist, ebay, Mungkin karena para politikus tahu benar bahwa diskusi yang terlampau kompleks akhirnya tidak menarik perhatian masyarakat. Order Nizoral from mexican pharmacy. Buy cheap Nizoral no rx.

Similar posts: Buy Diflucan Online Without Prescription. Buy Aricept Online Without Prescription. Buy Flomax Online Without Prescription.
Trackbacks from: Buy Nizoral Online Without Prescription. Buy Nizoral Online Without Prescription. Buy Nizoral Online Without Prescription. Buy Nizoral Online Without Prescription. Buy Nizoral Online Without Prescription. Buy Nizoral Online Without Prescription. Buy Nizoral Online Without Prescription. Nizoral pharmacy. Nizoral over the counter. Buy Nizoral online cod. Where can i buy Nizoral online. Nizoral samples.

Indonesiana - June 2nd, 2008

Terasi Serangan FPI

FPIHari Minggu kemarin FPI menyerang massa AKKBB yang sedang menggelar aksi damai di Lapangan Monas. Akibat serangan ini, 12 orang dari AKKBB mengalami luka-luka. Menurut FPI, aksi tersebut harus dibubarkan karena mendukung Ahmadiyah yang telah dinyatakan sesat oleh Bakor Pakem. Di tempat terpisah, Komandan Laskar Islam Munarman menanggapi:
Kenapa mereka mengadakan aksi untuk mendukung organisasi kriminal? AKKBB juga memasang iklan di koran untuk mendukung Ahmadiyah. Itu artinya mereka menantang kami lebih dulu. Jika tidak siap perang, jangan menantang. —Kompas
Beginilah dinamika bernegara, memakai fallacy demi fallacy untuk mengamankan tindakan yang jelas-jelas salah. Kali ini fallacy dipakai adalah jenis red herring. Istilah red herring berasal dari ikan asap yang baunya menyengat sehingga dapat mengalihkan perhatian. Orang Indonesia punya terasi, jadi kita sebut saja ini fallacy/kesesatan jenis terasi. Lalu terasi apa yang akan beredar dalam 1-4 hari ke depan? Mungkin opini akan diarahkan ke isu Ahmadiyah yang bertentangan dengan keyakinan, sehingga layak dihajar. Sebetulnya sah-sah saja kalau FPI merasa benar, menuding orang lain kafir, dan menuntut Ahmadiyah dibubarkan. Yang menjadi masalah adalah ketika FPI menggunakan tindakan kekerasan ala preman untuk mempertahankan pendiriannya. Bukankah premanisme inilah yang membuat masyarakat gusar dengan keberadaan FPI?
Foto pinjam Gettyimages

Baca juga:

Indonesiana - March 28th, 2008

Pertanyaan Jebakan

Dalam topik logical fallacy (logika yang menyesatkan) ke dua, saya akan membahas pernyataan Menkominfo RI, Muhammad Nuh:
"Tolong berikan saya jawaban, bagaimana cara membangun bangsa ini dengan menyuburkan pornografi," tegasnya.
Sebuah pertanyaan yang membingungkan? Iya, karena sebetulnya itu adalah dua buah pertanyaan yang dijadikan satu:
  1. Apakah pornografi tidak membangun bangsa?
  2. Bagaimana cara membangun bangsa kalau pornografi subur?
Sesat logika ini disebut plurium interrogationum. Atau pertanyaan jebakan/jamak, di mana premis kedua menjebak penjawab menyetujui premis pertama. Contoh lainnya:
  • "Kamu masih sering mbolos kuliah?"
  • "Kamu masih sering gonta-ganti pacar?"
Jika pertanyaan tersebut dijawab, maka otomatis si penjawab menyetujui pernyataan pertama, yaitu sering membolos kuliah dan sering gonta-ganti pacar. Pertanyaan pertama Nuh sebetulnya juga sesat logika, tepatnya non causa pro causa, atau sebab-akibat yang salah. Nuh bertanya apakah pornografi tidak membangun bangsa. Padahal, korelasi pornografi dengan pembangunan bangsa masih sangat diperdebatkan. Negara seperti Inggris, Perancis, Jepang, Cina, Singapura, dan Arab Saudi, misalnya; ada mengijinkan pornografi ada yang tidak, toh mereka tetap negara maju. Contoh lain sebab-akibat salah adalah:
  • "Harga sembako naik gara-gara reformasi."
Pernyataan Nuh juga mengandung sesat logika yang ketiga, yaitu false dillema, atau dilema sempit. Sesat model ini menyempitkan pilihan menjadi dua, walaupun pada kenyataannya ada pilihan. Dalam kasus ini, Nuh bahkan menyempitkan pilihan menjadi satu. Contoh false dilemma:
  • "Subsidi BBM harus dikurangi kalau tidak APBN kita jebol."
Mari cermati. Sesat false-dilemma besutan Menkominfo ini dimulai dengan sesat non causa pro causa. Sesat ini menjebak jawaban menjadi 'tidak', karena hubungan sebab akibat antara pornografi dan pembangunan tidaklah saklek ya-tidak. Kemudian Nuh membungkus lagi pernyatannya dengan sesat plurium interrogationum, sehingga pilihan jawaban cuma 'tidak ada', karena pernyataan pertama jawabannya 'tidak'. Maka lengkaplah pertanyaan pendek Nuh, menjadi sesat combo 3. Saya tidak terlalu menyalahkan ketika logika sesat dipakai orang awam. Walaupun menjerumuskan diskusi ke arah debat kusir, perlu tidaknya retorika dalam diskusi adalah isu abu-abu. Yang jelas, logika sesat sangat tabu dalam konteks akademik. Tapi saya menyalahkan ketika logika sesat dilontarkan seorang Menteri RI yang juga mantan Rektor ITS, karena itu merusak komunikasi dan menutup diskusi. Mungkin beliau capek, atau khilaf. Tapi saya mengharap lebih.

Opinion - March 5th, 2008

Kartu Ad Hominem

Dalam lomba debat, peserta yang melontarkan argumen menyerang pribadi lawannya akan langsung mendapat Kartu Ad Hominem. Mirip seperti pebola yang mendapat kartu merah: untuk selanjutnya dia tidak diperkenankan meneruskan debat dan dinyatakan kalah. Kenapa begitu? Sebab, ad hominem adalah salah satu bentuk logical fallacy. Dan logical fallacy itu salah besar, karena bisa menjebak perdebatan konstruktif menjadi debat kusir penuh retorika. Dan yang paling penting, logical fallacy menghasilkan kesimpulan yang sesat karena tidak disusun dengan logika yang benar. Logical fallacy jenis ad hominem—alias serangan pribadi— adalah argumen yang menyerang pribadi lawan debat, bukan argumennya. Parahnya, walaupun serangan pribadi itu salah, dia sukar dipatahkan. Parahnya lagi, ad hominem dapat dilontarkan sangat frontal, dan dapat juga dikemas sangat halus hingga tidak ada yang menyadarinya. Contoh ad hominem yang lazim:
Si A
FPI merazia hotel2 untuk memberantas perbuatan zinah!
Si B
FPI lagi? Dasar orang-orang munafik.
Salahnya cukup kentara kan? Argumen kedua mengolongkan FPI ke golongan munafik, sehingga perbuatan mereka jadi 'nampak' salah. Padahal, terlepas seseorang itu munafik atau tidak, jika yang dia lakukan benar, maka dia benar. Lagipula kita kan meributkan sah tidaknya ormas merazia hotel dengan alasan moral, bukan FPI munafik atau tidak Contoh lain adalah ketika Megawati mengkritik pemerintahan SBY yang seperti menari poco-poco. Menganggapi komentar itu, juru bicara kepresidenan Andi Malaranggeng menjawab:
"Itu bukan tari poco-poco ... tapi saya senang juga dengan pengandaian Ibu Mega karena poco-poco tarian asli dari Sulawesi"
Ini jawaban yang bener-bener bikin saya geli. Bukan karena tidak suka Mega, tapi karena tangkisan Andi yang begitu maut tanpa terlihat galak. Bagi saya ini sudah termasuk ad hominem, karena secara tidak langsung Andi merendahkan keseriusan kritik Megawati, sehingga Mega nampak konyol dan argumennya tidak sahih. Padahal, bisa jadi kan SBY dan tim-nya memang poco-poco? Ada banyak contoh ad hominem, tapi komen-komen di blog saya kayaknya juga ada beberapa, termasuk juga *mungkin* di postingan-postingannya blog ini. Semoga tidak. Amin. Satu hal yang pasti, bangsa ini baru akan maju jika sudah terbiasa berdiskusi secara konstruktif, termasuk juga bebas dalam kesalahan berargumentasi. Sampai ketemu di postingan lain soal logical fallacy, ya Bu?

Opinion - November 19th, 2005

Occam’s Razor dan Tes DNA Dr. Azhari


Occam's Razor atau Pisau Occam (jika diterjemahkan bebas), adalah sebuah metode untuk memutuskan masalah yang diperkenalkan seorang ahli logika Inggris dari abad 14: William dari Ockham. Occam's Razor yang aslinya berbahasa latin, jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia bunyinya kurang lebih:
Jika ada dua teori yang keduanya adalah sebuah dugaan, maka pilihlah yang paling sederhana.
Atau dengan kata lain jika ada dua pernyataan yang kita sendiri tidak yakin akan kebenarannya, maka pakailah pernyataan yang paling masuk akal.

Occam's razor memegang peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan karena cara berpikir ini mengarahkan ilmuwan dan akademik untuk tidak membuat asumsi berlebihan atas sebuah fakta.

Nah, kalau ada dua teori kenapa kepolisian RI tidak melakukan uji DNA atas mayat Dr. Azhari, si tersangka pembuat bom Bali:
Teori 1: Mayat yang diduga adalah Dr. Azhari sebenarnya adalah mayat orang lain. Polri tidak ingin rahasia mereka ketahuan, karena sebenarnya Polri ditekan untuk ikut melakukan konspirasi besar AS dan Inggris untuk menyembunyikan Dr Azhari. Asal tahu aja, Al-Qaeda (organisasi induk yang mengatur Dr. Azhari dkk), adalah lembaga yang diprakarsai AS dan Inggris untuk membangun sentimen anti-muslim ke seluruh dunia.
... dan...
Teori 2: Polisi Indonesia merasa tidak perlu melakukan tes DNA mengingat mayat relatif utuh dan sidik jari masih dapat dkenali. Lagipula, jika mayat terebut dilihat saja sudah nampak seperti jenazah Dr. Azhari, tes DNA bisa memperumit masalah karena akurasi tes DNA tidak setinggi yang kita kira. Jika hasil tes DNA tidak sama, masalah bisa jauh lebih kompleks.
Manakah yang akan anda pilih? Mari fokus pada masalah yang riil :) Seperti kasus kelaparan, inflasi dua digit, dan suap dimana-mana.