Herman Saksono

Indonesia matters

Posts Tagged ‘anectdote’

Anecdotes - July 15th, 2010

Mengenal Arsitektur Eropa Lewat Euro

Euro yang mempersatukan moneter belasan negara Eropa tidak bisa luwes seperti layaknya mata uang biasa. Dia tidak bisa mempergunakan gambar pahlawan, binatang, atau apapun yang milik satu negara—karena itu akan memihak dan otomatis mengingkari tujuan awal untuk mempemersatukan Eurozone.

Maka ketika diluncurkan tahun 2002 secara serentak oleh 14 negara, Euro cuma memuat ragam-ragam arsitektur Eropa yang netral. Si perancang, Robert Kalin dari bank sental Austria menggambar 7 jenis langgam untuk 7 macam uang kertas, dari yang terkuno hingga yang termodern.

Uang €5 bergambar arsitektur Eropa Klasik yang kokoh dan sederhana; dengan tiang-tiangnya yang terinspirasi bangsa Yunani. Langgam ini menandai peradaban menuju masehi, dengan monumen yang paling terkenal bernama Pantheon. Bangunan tersebut didirikan 126 tahun setelah kelahiran Nabi Isa/Yesus, dan masih berdiri tegak hingga sekarang.

Uang €10 memuat gambar arsitektur Roma. Langgam ini mengoper langgam Klasik yang kokoh, kemudian melengkapinya dengan atap lengkung/archway yang lebih ngremit.

Uang €20 memakai gambar arsitektur Gotik yang identik dengan archway lancipnya. Ciri lain yang turut tampil adalah dekorasi stained glass ngremit yang berfungsi untuk menutup lubang jendela berukuran raksasa. Katedral Notre Dame Paris dari abad 14 merupakan salah satu katedral pertama yang berlanggam Gotik.

Uang €50 menampilkan arsitektur Renaissance dari era pencerahan Eropa di abad 15. Langgam “pencerahan” ini meminjam rupa-rupa klasik yang kemudian ditafsirkan ulang dengan ketaatan terhadap dalil-dalil mutakhir zaman itu. Di Basilika St. Peter Vatikan, misalnya, kolom gagrak Roma muncul kembali tetapi dengan tata bangun yang rapih dan ringkas.

Uang 100 bergambar bangunan bergaya Baroque yang lahir abad 17 di Italia. Langgam ini melawan kepolosan Renaissance dengan memasukkan motif-motif cantik sebanyak-banyaknya guna memamerkan kekayaan dan kekuatan gereja Katolik sebagai upaya “melawan” gerakan Protestan. Di air mancur Trefi, Roma, langgam Baroque mempertontonkan keindahannya yang “melelahkan”. Aliran ini menular ke penjuru Eropa, termasuk Perancis, yang kemudian mengagasi arsitektur Istana Versailles tempat tinggal Raja Louis XIV.

Uang 200 menampilkan arsitektur berlanggam Art Nouveau yang menandai perpindahan abad 19 ke abad 20. Langgam ini juga mempergunakan rupa-rupa cantik seperti Baroque, tetapi sangat disederhanakan. Hiasan-hiasan organik seperti dedaunan muncul dengan bentuk sangat sederhana dengan mengutamakan aliran bentuk.

Uang 500 memuat gambar bangunan berlanggam arsitektur Modern abad 20 yang kotak, bersudut, minimalis, dan kita lihat tiap hari. Hanya ada segelintir saja negara Eropa yang boleh mencetak uang ini, sehingga belum waktunya untuk khawatir untuk memikirkan langgam arsitektur untuk mengisi nominal uang Euro yang berikutnya.

Anecdotes - September 25th, 2008

Anekdot Coldplay dan Marianne

Viva La Vida

Avatar Adit tempo hari membuat saya terpancing. Lukisan wanita muda yang mengusung bendera Perancis itu rupanya sampul album Coldplay. Saya tidak tahu itu. Tapi saya ingat kalau wanita itu bernama Marianne. Siapakah Marianne?

Marianne adalah personifikasi atas negeri Perancis. Ia biasa digambarkan sebagai wanita muda dengan tubuh sehat dan kulit cerah. Siluetnya juga dipake sebagai lambang negara. Untuk negara yang memuja wanita dan ibu negaranya mantan model, Marianne sangatlah Perancis sekali.

Tapi Perancis bukanlah satu-satunya negara yang punya personfikasi. Amerika Serikat dikenal dengan Columbia, wanita muda yang berpakaian jubah. Columbia mungkin personifikasi yang paling sering dilihat karena ia muncul pada tiap film produksi Columbia Pictures.

Columbia Pictures

Inggris juga punya personifikasi, dikenal dengan Britania. Dalam sebuah lukisan dari abad 19, Britania digambarkan sebagai wanita bertubuh subur yang memegang trisula Poseidon. Figur ini mengingatkan kepada Ratu Victoria yang subur dan pemerintahannya kuat di bidang kelautan.

Britania & Queen Victoria

Bagaimana dengan Indonesia? Kita punya Ibu Pertiwi, yang sepertinya belum pernah ada lukisannya. Tapi ketika mendengar nama itu, saya membayangkan ibu muda bergelung dan berbatik yang berdiri diantara hamparan sawah yang siap panen. Tapi itu imajinasi saya, bagaimana dengan Anda?

Anecdotes - January 18th, 2008

Anekdot Gelar Raja-Raja Kita

Panembahan SenopatiMari kita membahas penguasa-penguasa lain negeri ini. Rupanya orang kerajaan Mataram punya cara lucu untuk memberi gelar post-mortem bagi raja yang sudah mangkat.

Contohnya adalah Panembahan Hanyakrawati—penerus Panembahan Senopati—yang meninggal dalam sebuah kecelakaan ketika berburu di daerah Krapyak. Sebagai gelar kehormatan, beliau dijuluki Panembahan Sedo Krapyak (panembahan yang mati di Krapyak).

Sri Sultan Hamengkubuwono IV, raja Kraton Yogyakarta, meninggal ketika sedang bertamasya. Kemudian, cucu-buyutnya cucu-buyut Panembahan Hanyakrawati ini mendapat gelar Sultan Seda Ing Pesiyar (sultan yang tewas ketika sedang tamasya).

Entah kenapa Panembahan Senopati tidak mendapat gelar post-mortem. Beliau justru mendapat gelar abadi karena sering nongkrong di sebelah utara Pasar Kotagede. Gelarnya adalah Ngabehi Loring Pasar (tuan yang di sebelah utara pasar).

Anecdotes - October 14th, 2007

Anekdot Opening Film

Kalau nonton film, pastikan anda sudah masuk ke bioskop sebelum opening logonya dimulai, karena nuansa sebuah film biasanya sudah dimulai sejak opening logo diputar. Omong-omong, tahukah anda kalau logo-logo punya banyak cerita?


Logo Columbia Pictures yang berbentuk perempuan memegang obor (alias ‘the torch lady’) ternyata sudah sering digonta-ganti, walaupun bentuknya kurang lebih begitu-begitu saja. Gambar yang kini kita lihat di bioskop ternyata buatan tahun ’93. Perhatikan pada logo terkini, si pemegang obor nampak lebih jangkung dan lebih langsing, mungkin untuk menyesuaikan definisi seksi masa kini.


Pernah ada selentingan kalau wanita yang menjadi inspirasi Columbia Pictures adalah Anette Bening. Tetapi rumor tersebut disanggah oleh pelukis ‘torch lady’ itu sendiri, Michael J. Deas. Alih-alih Anette Bening, sang torch lady itu rupanya seorang ibu rumah tangga dua anak bernama Jenny Joseph yang tinggal di Houston.


Logo Walt Disney Pictures yang terbaru muncul pertama kali pada tahun 2006 bareng dengan rilis Pirates of Caribbean 2. Logo yang lama sebetulnya cukup berumur karena sudah dipakai sejak 1985. Bentuknya sederhana, warna latar biru, gambar kastil Sleeping Beauty, dan tanda tangan sang maestro yang terkenal itu.


Logo yang baru terasa lebih magis karena menggunakan animasi 3D dengan efek yang serba ajaib. Sekadar info, animasi sekian detik ini dibikin olah Weta Digital, yang juga membuat efek khusus untuk trilogi Lord of the Rings dan King Kong.

Yang lucu, kalau logo yang lama jelas-jelas merupakan siluet kastil Sleeping Beauty-nya Disneyland, maka logo baru adalah perkawinan antara kastil Sleeping Beauty California dan kastil Cinderella-nya Walt Disney World Florida.

Cinderella lebih ramping dan jangkung, sementara Sleeping Beauty lebih bongsor dan gendut.

Logo Paramount yang bentuknya gunung itu dirancang pada secarik serbet oleh William W. Hodkinson ketika sedang rapat dengan Adolph Zukor, 93 tahun yang lalu.


Konon bentuk gunung itu terinpirasi oleh gunung Ben Lomond, Utah, tempat Hodkinson dibesarkan. Itu katanya tour guide-nya Ben Lomond lho.

Paramount kini berada di bawah Viacom yang juga membawahi stasion televisi CBS dan MTV. Ada mitos kalau Viacom didirikan oleh sekte rahasia freemason, karena jika logo Paramount dan CBS digabung maka akan menjadi gambar mata-dalam-piramida (eye of providence) yang merupakan simbol freemason.


Mitos ini tentunya tidak benar karena Paramount dan CBS adalah dua perusahaan terpisah yang kemudian hari diakuisisi oleh Viacom. Selain itu, eye of providence-nya freemason tidak pakai piramida kok.

Anecdotes - November 29th, 2006

Anekdot #3: Font & Typeface

Tidak enak tidak berarti tidak disukai…
Courier adalah huruf monospace1, yang kurang enak dibaca dibandingkan huruf semacam Arial yang jarak antar hurufnya proposional. Akan tetapi, Courier sudah terlanjur menjadi standar resmi untuk dokumen-dokumen tertentu. Screenplay (skenario film) contohnya, harus ditulis dengan font Courier 12 pt. 12 pt Courier New juga merupakan font resmi dokumen diplomatik Deplu AS, hingga tahun 2004, yang kemudian diganti menjadi Times New Roman 14pt.


terbaik tidak berarti terkenal….

Itu nasib Helvetica. Dirancang tahun 1957, Helvetica adalah typeface yang sangat populer hingga digunakan untuk logo perusahaan ngetop semacam Nestle, BASF, Panasonic dkk; dan juga disertakan dengan Apple MacOS. Tetapi pada tahun 1992, Microsoft ingin menyertakan font jenis sans-serif2 bersama Windows 3.1. Waktu itu, Windows baru saja punya fitur untuk menampilkan font True Type. Dengan alasan ekonomis, pilihan jatuh ke Arial yang mirip dengan Helvetica, dan lebih murah. Popularitas Windows akhirnya mengantar Arial menjadi ngetop. Jauh lebih ngetop daripada Helvetica, walaupun menurut para designer Helvetica lebih cantik. Apple pun akhirnya juga ikut mengikut-sertakan Arial dengan MacOS.


dan menjadi terkenal tidak berarti harus kreatif.
Pernah tahu bagaimana Times New Roman bisa dinamai Times New Roman? Tahun 1931 surat kabar Inggris The Times ingin mengganti huruf yang selama ini mereka pakai untuk mencetak koran. The Times menunjuk Stanley Morrison untuk merancang typeface baru. Hasilnya adalah typeface baru, jenis roman, untuk surat kabar The Times, yang kemudian diberi nama: Times New Roman. Huh, tidak kreatif sama sekali.


1 Typeface monospace yaitu jenis typeface yang jarak antar hurufnya sama. Misalnya huruf ‘i’, walaupun lebarnya lebih kecil daripada huruf ‘m’, tapi ruangnya sama dengan huruf ‘m’. Konsensus umum biasanya setuju kalau mata manusia merasa lebih nyaman melihat tulisan yang jarak tiap hurufnya proporsional
2 Typeface sans-serif adalah jenis typeface yang bagian ujungnya tidak ada lancip-lancipnya. Contoh: Arial, Tahoma, Verdana dkk. Sodaranya sans-serif adalah serif, seperti Times New Roman, Georgia dan Garamond, yang ada lancip-lancipnya di ujungnya gitu deeeh!

Anecdotes - September 14th, 2005

Anekdot #2: French Fries

French Fries McD

Sambil mengunyah makanan tidak sehat ini, bagaimana kalau kita ulas sedikit kisah-kisah di baliknya?

Asal-muasal

Walaupun namanya french fries alias ‘gorengan Perancis’, orang Belgia mengklaim kalau makanan ini berasal Belgia. Tidak ada yang bisa menjelaskan kenapa tidak diberi nama belgian fries.

Membingungkan

Dalam bahasa Perancis, french fries dikenal dengan nama pommes frites. Frites berarti potongan-potongan kecil, tapi apel. Walaupun begitu tetap saja pommes frites di Perancis dibuat dari kentang.

Standar nama

Di Inggris dan negara-negara persemakmuran french fries lebih dikenal dengan nama chips
. Di Amerika, chips berarti keripik kentang. Keripik kentang disebut crisps di Inggris dan negara bekas jajahannya.

Dituntut

Sejak tahun 1990 McDonald’s tidak lagi menggunakan campuran minyak nabati dan lemak sapi untuk menggoreng french fries-nya. Untuk mengganti rasa lemak sapi, McDonald’s menambahkan sari rasa sapi, walaupun tidak pernah mempublikasikannya ke publik. Ketika ‘rahasia’ mereka terbongkar pada tahun 2002, aktivis Hindu dan vegetarian menuntut McDonalds.

Berlemak

Satu sajian french fries mengandung 21 gram lemak, lebih dari 2/3 batas asupan lemak per hari.

Aroma Energi Alternatif

Pada tahun 1997, Veggie Van, sebuah karavan dengan bahan bakar minyak goreng bekas menyelesaikan perjalanan sepanjang 16.000 km. Dengan kecepatan 105 km/h, Veggie Van–yang kurang lebih berarti mobil sayuran–membutuhkan 1 liter minyak goreng untuk tiap 10,5 km. Karena menggunakan minyak goreng bekas dari restoran, asap knalpot kendaraan ini mengeluarkan aroma french fries.

Politis

Karena Perancis menentang invasi ke Irak pada tahun 2003, kafetaria Parlemen Amerika Serikat–House of Representative–mengganti French Fries pada menu menjadi Freedom Fries. Menanggapi kontroversi ini, juru bicara kedutaan besar Perancis di Washington, Nathalie Liosau mengingatkan bahwa french fries adalah makanan Belgia. Dia menambahkan, ‘Saat ini kita sedang melalui masa serius untuk mengelola masalah yang serius dan kami tidak ingin terfokus pada nama yang tepat untuk kentang.’