hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Indonesiana - May 21st, 2013

Suharto: Masih enak jamanku kan?

Suharto-Isih penak jamanku

Sejak 15 tahun lalu Suharto turun tahta, saya sering ketemu dengan orang-orang yang merindukan kondisi ekonomi jaman Suharto, dan menyesalkan kondisi jaman sekarang yang lebih buruk. Tapi apakah benar hidup di jaman Suharto lebih enak? Saya mencoba kumpulkan data-datanya:

  • Dolar lebih murah di jaman Suharto. Sebelum krisis moneter, nilai tukar dolar cuma Rp 2000. Akan tetapi pada saat krisis moneter, dolar mencapai Rp 16.000 di jaman Suharto.
  • Harga barang lebih murah di jaman Suharto. Menurut Deptan, harga beras di perkotaan pada tahun 1998 memang hanya Rp 958/kg, tapi pada jaman itu nilai UMR rata-rata cuma Rp 153.000. Sekarang harga beras memang naik sekitar 10 kali lipat jadi Rp 9000, akan tetapi UMR rata-rata juga naik sekitar 10 kali lipat: Rp 1.434.000.
  • Cari pekerjaan lebih gampang di jaman Suharto. Angka pengangguran 1998 saat Suharto ada di 5,46%. Angka pengangguran 2013, lima belas tahun kemudian ada di 5,92%.

Dari angka-angka tersebut, nampaknya situasi ekonomi jaman sekarang tidak berbeda jauh dengan jaman Suharto. Mungkin orang-orang yang mengeluh ekonomi Suharto lebih enak itu mungkin cuma ingin mengeluh saja?

Luwih murah jamankuFoto dari @yohang88.

 

52 Comments

  • Kurasa yang dirindukan orang2 mungkin lebih ke stabilnya situasi sosial dan politik. Saat Pancasila masih jadi asas tunggal, situasi jauh lebih aman tuk kelompok2 minoritas. Misalnya… :roll:

    • Masalah kekerasan beragama ya? Iya itu masalah kini Indonesia. Tapi pancasila asas tunggal ini sebetulnya melanggar hak konstitusi warga.

      Kurasa yang terjadi saat ini adalah SBY takut/terlalu toleran dengan kelompok islam garis keras, sehingga terjadilah pembiaran terhadap konflik2 agama. Dan ini sangat berbahaya karena meretakkan Indonesia.

      • Menyesuaikan situasi jaman, kalo jaman perang dingin orde baru memberangus total komunisme & segala yang berbau kiri, jaman globalisasi gini SBY mestinya bisa mengkampanyekan “bahaya laten radikalisme” dan memberantas semua yang berbau.. ultra kanan? Bahkan di negara2 islam pun tantangannya seperti itu, apalagi RI yang heterogen. Tapi presiden kita gitu sih.. IMHO

        :D

      • 2014 kita pilih presiden yang lebih baik :)

      • messa

        anda mengatasnamakan HAM HAM jika anda diposisikan jadi seperti mereka tidak akan ada bedanya pak Herman. Bahkan negara pengusung HAM didunia pun pelanggar HAM terberat jangan memunafikkan kata, yg A jadi B, yg B jadi C. Dulu semua Bpk Soeharto bgitu untuk mengamankan Indonesia dan bahkan banyak kepedulian yang dia tunjukkan pd rakyat tidak ada jalan2 jelek adanya desa impres, smua berjalan teratur dari sd, smp, sma. jangan munafik dan merasa seakan anda tidak merasakan enaknya pada jaman Bpk Soeharto??? Jangan hanya anda buka sisi negatifnya saja, be fair lah jd penulis and be smart. Jika Rakyat tidak ditegasi lihat hasil reformasi??? smua orang ingin berkuasa berebut jabatan ingin menjadi pemimpin untuk Rakyat makan pun sulit. Berpikirlah secara kritis untuk negara. Jangan hanya memikirkan dari segi suka dan tidak suka saja, Tak munafik kami semua merindukan Pak Harto

    • Irfan

      Mungkin tidak persis begitu juga. Situasinya seolah-olah stabil mungkin karena represinya kuat dan minoritas memang tidak diberi ruang untuk berekspresi. Jaman Soeharto aliran agama diawasi dengan ketat kan ya?

  • selain melihat ke atas, mengeluh juga bisa dilakukan dengan melihat ke belakang. selalu ada jalan untuk mengeluh.

  • padahal ekonomi jaman Soeharto juga gedenya karena utang. hahah.. bunga utang yang bengkak sekarang? itu juga berinduk dari utang tidak produktif di jaman beliau…

    menyoal sosial-politik, tantangan jaman sekarang sangat berbeda dari sebelumnya. saat ini kita dalam masa transisi menuju globalisasi. sedikit friksi masih wajar.

    setuju.. orang-orang yang punya jargon “masih enak jamanku” ituh cuman alesan pengen ngeluh aja~

  • Banyak hal yang berbeda mungkin yang dirasakan masyarakat kecil memang sangat enak di jaman soeharto baik masalah keamanan, kesejahteraan dan pembangunan… yang menang dr jaman Pak Harto dulu adalah adanya KPK meski kasus yang terkuak makin banyak hehehe

  • jaman ndisik mangkat sekolah mlaku. jaman saiki cah cilik2 sekolah do numpak montor.
    penak endi? :D

  • Orang selalu pingin cari kambing hitam buat disalahin…
    Cari alesan buat pembenaran, ya semacam itulah :/

  • DV

    Saya merasa tak ditekan waktu jaman Soeharto jadi ya saya rindu masanya.

    Masalah SBY yang tak berani itu masalah SBY sendiri, pokoknya saya rindu Soeharto ketika para garis keras tak berani mendekat ke Indonesia, paling banter cuma ngintip di Malaysia atau studi di Mesir dan Yaman sana ;)

  • Mungkin harus ditinjau juga dari masyarakat yang semakin berkembang, baik secara psikologis maupun fisik (kebutuhan jasmaniah), Mas. Sekarang jika dibandingkan dengan zaman Pak Harto memang dilihat jauh timpang, tapi lagi lagi ingat juga dengan betapa kondisi psikis masyarakat saat itu pun juga berbeda dengan sekarang. Istilahnya, dulu dengan swasembada dibidang pangan Indonesia sudah bisa dikata makmur, sekarang masyarakat nyatanya tidak hanya membutuhnkan ‘swasembada’ pangan, tuntutan zaman semakin menjadi pemacu semakin kritis dan dinamis pola pikir masyarakat, tuntutan dalam hal ini itu pun juga makin kompleks.

  • anonim

    Sbnrnya masyarakat yg mengeluh itu hanya kurang di edukasi saja, krn mrka tdk berpikir sejauh pemikiran para mahasiswa atau dosen dgn menggunakan data2 statistik. Bagi mrka “saya dan keluarga saya bisa makan hari ini” itu lah pikiran utama mrka. Jaman pak harto mungkin dirasa lebih mudah dpt “makan” ketimbang skrg. Dan mungkin bs saja org2 yg mengeluh demikian itu jg diakibatkan pemberitaan2 media yg trlalu menyoroti buruk2nya pemerintah skrg, jdnya mrka terhasut klo jaman skrg ini ga enak,enakan jaman pak harto,padahal ada yg mrka lupa kalo jaman pak harto pers tdk bebas,sehingga tdk bs memberitakan korupnya pak harto dan kroni2nya .Jd intinya mrka kurang Informasi yg jelas dan benar. Salah siapa? Siapa yg harus mengedukasi? Itu sbnrnya yg harus di pikirkan. IMO :)

    • Udin

      terus menurut anda mahasiswa lebih pintar dari bapak ibunya?yang masih bisa cari duit buat ngebiayain kuliah mereka?klo bukan karena stabilitas kemanan dan perekonomian kondusif juga para orang tua mana bisa menyekolahkan anak2 mereka sampai ke bangku kuliah bro…itu juga berkat jasa siapa yang menyisihkan uang korupsinya buat ngebangun negri ini?zaman dulu setingkat lurah aja mana berani korupsi?wong mentrinya aja korupsi digantung atau dikarungin kalu berani korupsi…yang bisa korupsi dizaman beliau hanya kroni2nya yang dekat dan punya hubungan saudara dan itu pun ga ada 0,000001%nya dari orang indonesia :D nah kalau zaman sekarang mungkin angka orang yang korupsi diindonesia kalau ada yang mau dan berani survey juga pasti akan menunjukan angka yang berbeda mungkin 10% dari total rakyat indonesia ini koruptor hahahaha lebih banyak mana uang yang hilang ? mulai dari perangkat desa sampai menteri pun sudah berani korupsi bro liat realita aja lah….negara kita miskin karena siapa ? ya karena era kebebasan ini yang katanya reformasi oleh orang2 yang terlalu pintar dan keblinger dengan iming2 elit politik yang jenga melihat kewibawan suharto dan tak berdaya untuk melakukan apa-apa….percaya ga bos kebebasan pers itu yang membuat negara kita terasa ga kondusif dimata rakyat maupun negara asing…sehingga mengubah pola pikir masyarakat yang tadinya percaya hukum jadi ga percaya hukum yang tadinya masyarakat yang kuat menjadi masyarakat yang melempem….mau contoh?? inget ga saat ente sekolah lagi ngobrol tiba2 disambit penghapusan sama guru??lah guru nimpuk karena emang situ salah kan jadi yah ente juga kan jadi diem dan dengerin perkatan guru…lah kalau sekarang? kejadian kaya gitu gurunya langsung digelandang ke kantor polisi gara2 dibilang kekerasan di dunia pendidikan dan di gembar gemborkan oleh pers…..sehingga masyarakat terhasut ya jadi seperti ini lah negara kita negara yang melempeng karena dari mulai tingkat sekolah aja udah ga bisa dikendaliin wong gurunya juga takut klo menghukum nanti dilaporin polisi sama ibunya tu siswa hahahahah pokonya zaman sekarang itu udah ga jelas dan pure kebablasan akibat reformasi 98……titik.

      • rizal

        betul banget bro..gua setuju itu !!! dengan reformasi..negara ancur..yg direformasi kayaknya cuma kebebasan berkorupsi ya toh ?? haahha

      • Jaman Suharto korupsi lebih gila-gilaan. Tapi tidak ada yang berani menentang. Itulah mengapa utang Indonesia banyak banget tapi hasilnya gak keliatan: karena dikorupsi Suharto dan antek-anteknya.

      • sonny

        Kasian bener ni orang komennya….salah pake kacamata kayaknya…lurah sampe menteri jaman orba gak ada yg korupsi? Reformasi kebabalasan? Kebebasan pers keblinger? hahahaaa Bangun mas…jangan banyak mengeluh n jangan minder bgtu

      • messa

        betul sekali saya setuju, kita pernah mengalami hidup pada jamannya.

  • jaman pak harto tahun 90-an harga bakso masih 500, sekarang harga bakso udah 10 ribuan. Dulu pas jaman SMP beli soto masih 400. Sekarang bisa 8 ribuan…

  • setuju sekali.. sebenarnya sama saja, sekarang malah lebih enak. bisa ngomong seenaknya dan lebih terbuka. kontrolnya jelas. hanya saja korupsinya juga makin edan aja…

    Gambar terakhir itu keren banget.

  • Dulu dan sekarang bagiku tiada bedanya,
    Dulu miskin sekarangpun masih miskin.
    Dulu cari makan sendiri sekarangpun sama.
    Jadi untuk apa mencari siapa yang salah dan siapa yang benar.
    Karena semua itu pasti ada negatif dan positifnya.
    Yang saya sedihkan di zaman sekarang ini kenapa harga nyawa begitu tak berharga.
    Seakan akan punya nyawa serep.
    Di zaman sekarang kenapa saudara kita begitu mudahnya untuk di adu domba.
    Entah itu dari agama maupun suku…………………………………….
    Jadi apa artinya reformasi dan orde baru.
    Kalo diri kita masing-masing tidak memahami itu semua.
    Dan hanya bisa selalu mengeluh dan mengeluh.
    Karena manusia yang hanya bisa mengeluh,itu menandakan akan ketidak mampuannya sendiri.

  • Saya sih nda bisa komentar objektif soal ini. Wong kebutuhan saya dan banyak hal lainnya sudah jauh beda antara dulu dan sekarang. Jaman Soeharto saya masih kecil, ndatau apa-apa dan peduli setan sama kebebasan-kebebasan itu. Yang ada hanya seneng dan seneng wong cah cilik :mrgreen:

  • enak di Zamannya bpkku bpk Soeharto,,beliau korupsi juga untuk dirinya sendiri tpi krang lebihnya 70% untuk Negara,,biar Negaranya tidak punya hutang dan pling penting rakyatnya sejahtera,,kalau waktu PILKUM itu jga di pilih dari pejabat tinggi,,bukan dari ovting masyarakat,,jadi biar bisa mngatur rakyatnya lahh,,dan klau tanggal 17 Agustus jg ada film Arsip RI,,tpi sekarang udah tidak ada,,mending di putar saja film itu,,biar Generasi penerus itu tau gimana para pejuang mempertahankan Negara kita ini…maaf kalau comment sya ini agak menyinggu,,tpi kalau ada yg ke singgung ya berarti yg ke singgung itu melakukan hal yg tidak di inginkan,,oke….

    • sonny

      hahahaaa lagi2 salah pake kaca mata….uda jelas ada TAP MPR nya yg mengusut kejahatan KKN Suharto dan Mati sbg Tersangka tanpa mau diadili…kasian deh lo

      • Ibat

        beliau itu udah meninggal, gk usah mencaci maki..contoh nya jika mak lo ato bpk lo yang mati, trus di caci maki…gimana lu.
        trus jika gk ada beliau atau masyarakat indonesia lainnya yg memperjuang kan kemerdekaan.. lu gk bakal hidup sekarang. mungkin baru lahir dah di tembak belanda..

  • sulai

    keamanan bosss !!!!! jaman pak harto mana ada itu geng motor berani ngacak2 jalanan ? lah sekarang ? apa perlu datanya ? nggak usah sok sok intelek dah. jaman pak harto mana berani kapal perang malaysia masuk ke dalam wilayah NKRI ? apa perlu datanya ? jaman pak harto mana ada preman yang berani ngebacok tentara seperti yang terjadi di hugo cafe belum lama ini ? beliau di segani baik oleh kawan ataupun lawan. jamannya beliau stabilistas negara serta keamanan negara itu sangat terjaga. lah sekarang jangankan larut malem, abis maghrib aja perempuan was was banget mau jalan, sedangkan banyak sekali perempuan yang harus pulang larut untuk mencari nafkah. ya jelas enak jamanmu pak

  • wong udik

    Bandingin kok 98,,, itu mah udah basi,,,yg sebelumnya lah…. Dulu buruh sehari bisa buat makan 3 hari om …. Lah sekarang ??????

    • Joko

      Setujuuuuu…..perkara korupsi jaman pak Harto itu urusan mereka, sing penting rakyat tetep bisa cari makan dengan tenang, sekarang ini Indonesia makin menyeramkan, dengan mudahnya orang menghakimi orang tanpa meja hijau, saya yakin kok bahwa pak Harto dkk juga gak mungkin membiarkan sampe negara terlilit hutang tak terbayarkan….semua pasti sudah mereka pikirkan. wong mereka juga bangsa Indonesia kan yang tinggal di Indonesia juga….hehehe.

  • sing apik

    sebenarnya semua sama ja koyang di dapatkan informasi pada zaman soeharto itu media di kekang jadi mana tw sypa yg korupsi klo sekarang itu keterbukaan tpi di lihat sisi positifnya sekarang hmpir smua yg bekerja bisa menikmati motor yg g korupsi bisa contoh buruh harga2 mahal y wajar zaman berubah tetapi kan umr jga di sesuaikan yg penting kita bersukur aja dan berdoa yg terbaik buat negri ini

  • Kalo dibilang ENAK semua ENAK kok, baik sekarang atau pun dulu. jaman pak harto aku masih bocah, bisa belajar dan mengenal mentri sampai diluar kepala, menghafal UUD dan pasal2 diluar kepala, menghafal isi sila2 pancasila diluar kepala, sampai sekarang pun Insya Allah masih ingat. Tapi sekarang sudah jadi bunda ditanya siapa mentri bingung, ditanya Isi UUD diamandemen melulu, ditanya isi butir2 pancasila kayakna udah malu sama anak karena gambaran kehidupan nyata sudah jarang bisa kita tunjukkan, hanya berupaya sebagai orangtua mengarahkan anak untuk jangan sampai melihat dan mengimitasi sifat perilaku buruk dan memberitahu hal-hal yang baik yang musti dilakukan. Tapi Alhamdulillah masa kini masa teknologi dan informasi , rejekiku pun melimpah dari hasil ketekunan belajar dari internet secara otodidak lewat searching mbah google dan situs2 bagus lainnya. Intinya kapanpun jaman asal kita selalu memegang iman dan keyakinan serta pandai-pandai memanfaatkan ilmu yang kita miliki, kesulitan dan kesusahan bisa kita hadapi, janganlah jadi manusia pengeluh, dimanapun kapanpun dan dengan cara yang thoyib dan halal masih banyak lahan kita untuk saling berbagi kebahagian, ilmu dan saling menasihati. SEMANGAT KEMERDEKAAN dan DIRGAHAYU BANGSAKU RI semoga semakin baik rakyat dan penguasa negeri ini dan semakin baik pula akhlak dan keimanannya. Aamiin.

  • AKU

    kecenderungan kita adalah hanya menilai buruknya seseorang…tidak pernah melihat kebaikan apa yg sudah diperbuat…hal-hal yang berbau ORDE BARU memang seolah2 diharamkan semua,walau sebenarnya banyak yg bisa membawa manfaat kalau diterapkan…contohnya : Pancasila dan P-4 nya mengajarkan penanaman moral pada masyarakat dimana hal itu sangat diperlukan pada saat terjadinya degradasi moral pada masa ini…

    Konsep GBHN sebagai blueprint pengelolaan negara melalui REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun) dan rencana pembangunan jangka panjang 25 tahunan…membuat konsep pembangunan menjadi terarah…

    Sistem Kelompencapir sebagai jembatan komunikasi antara petani dan pengambil keputusan turut membawa Swasembada beras yang pernah diperoleh Indonesia hingga mendapatkan penghargaan dari FAO…

    jangan hanya kita nilai buruknya seseorang…lihat juga segala kebaikan yg sudah diperbuatnya…karena belum tentu kita bisa melakukannya…

    • sonny

      Suharto….memanipulasi sejarah, menghilangkan orang, Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Aneksasi TimTim, DOM Aceh, Pembredelan Media, Haram berpolitik, Hutang berlimpah, Militerisme, Otoriter…..hahaaa
      ….Sukarno berusaha keras membangun mental bangsa (nation building), ekonomi kuang baik tp rakyat bangga dan pny harga diri….Suharto menelikung Sukarno….dia ambil mandat Presiden….dia bangun Indonesia dgn hutang LN…kebebasan dilarang…ekonomi maju tp semu…utang dikorup lalu kita yg bayar…32 tahun kita dijajah Suharto bung….Sadarlah

  • Udin

    Mmmm……yang mengeluh saya pikir bukan karena kebanyakan ngeluh…tapi yang dirindukan ya mungkin kestabilitasan keamanan negara aja,klo dibilang enak ya enak dibilang enga ya enga … tapi menurut saya KKN beliau tidak separah kkn sekarang nih tidak terkontrol……karena tidak adah tokoh sentral yang ditakuti lagi sehingga semua kebablasan udah seenak udelnya sendiri….apa lagi saat mendengar pemimpin negara di tertawai oleh bawahanya sendiri seakan tidak ada wibawa sedikitpun,yah memang dizaman pak harto korupsi nya juga merajalela sih tapi juga masih banyak hal yang bisa ditonjolkan dizaman beliau…tidak seperti zaman reformasi yang kebablasan ini semuanya serba kacau kemanan tidak menentu,banyak tindakan kriminal yang tidak bisa dikendalikan serangan2 dari luar sangat cepat masuk dan mempengaruhi tatanan budaya yang sejak dulu identik dengan masyarakat indonesia….

    yang semoga aja deh 2014 ada sosok pemimpin yang bisa disegani lagi oleh rakyat dan bisa memimpin negara dengan baik…….AMIN

  • Udin

    satu lagi saya pikir indonesia butuh sosok pemimpin yang tegas dan sedikit diktaktor,karena masyarakat kita sekarang cenderung sukar dikendalikan,spontan dan sangat kritis…..mungkin karena masa transisi dari masa yang diatur ketat ke masa yang sangat penuh kebebasan……jadi seperti ibarat pembantu yang di tinggal majikannya pergi.jadi Bebas melakukan apapun yang dikehendaki jadi semuanya kebablasan …..

    jadi musti ada majikan baru yang mengatur dan mengawasi agar semua bisa terkendali dan aman. :D karena emang sifat dasarnya orang indonesia ya begitu ga bisa dikasih ati dikit jadi ngelunjak ya seperti saya ini lah hahahaha…..

  • Saya rasa keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing di era nya, pada masanya masing-masing baik SBY maupun Pak Harto sebenarnya sama sama melakukan untuk kepentingan rakyat, harusnya kita berfikir positif jangan melulu negatif thinking

  • cah sekolah jaman ndisik

    Endi presiden seg gelem neng sawah ,,, endi presiden seg gelem ngerit pari ,,,

  • Cah Ndeso

    Menyoal rejeki mau dari zaman siapa saja sama, sama sama golek dewe.

    Yang aku nggak suka soal aliran agama garis keras yang semaunya sendiri, kalau di jaman Suharto baru ngintip sedikit saja sudah disikat, sepertinya aku lebih suka gaya Suharto karena tegas, begundal2 di libas jadi merasa aman.

    Piece Soeharto…

  • membaca komentar nya sangat seru dan memang ada tiap individu memandang secara berbeda, ijin nyimak terus.

  • sugianto

    Tiap jaman ada kekurangan dn kelebihan,jadikan itu pembelajaran buat kita smua,saat skrg dn yg lalu sm2 bobrok,hrs ada keberanian melakukan perubahan besar2an,buat komunitas baru org2 yg punya jiwa nasionalisme dn keiklasan

  • Alil

    Jaman pak harto, saya selaku orang yang tinggal di kampung merasakan nikmatnya pembangunan, ibarat kata Jika penguasa yang berpihak pada rakyat kecil, sedangkan para orang orang kaya merasa terancam, maka akan di cap sebagai penguasa yang tidak adil ….

    mau di bilang apapun, isih penak jaman pak harto …. ! Kangen Pak Harto … !!!!

  • subekan

    data menyebutkan, orang-orang pedesaan, rakyat kecil yang ada di plosok-plosok di saentaro negeri ini merasakan keamanan, ketentraman, kesejahteraan, yang betul-betul bisa di harapkan dari bangsa ini apapun itu jaman sekarang dengan zaman pak harto tetap enalkk zaman pak harto

  • nsip pengamen

    misi,saya mau berbagi cerita kepada temanteman dulunysaya hanyalah seorang pengamen yang mengharapkan belas kasihan orang lain kini saya sudah punya usaha sendiri dan terima kasih untuk eyang pess yang telah maembantu saya karna eyang saya bisa beli mobil dan punya usaha sendiri skali lagi saya ucapkan terima kasih banyak buat eyang PESSA ATAS BANTUAN ANGKA GOIB/JITU SAYA SUDAH MENANG3KALI DAN PESAN EYANG AKAN SAYA INGAT SLALU, buat teman2 yang mau mencoba silahkan hubungi eyang PESSA INI NO 082313367336 DIJAMIN PASTI TEMBUS100% INI SUDAH TERBUKTI KEPADA KAMI SEKELUARGA SILAHKAN ANDA BUKTIKAN……….TERIMA KASIH………FROM SUCIPTO/PENGAMEN SUKSES

  • elfat

    Sonny…kapan anda bayar hutang negara.?? Sudah banyakkah yang kau perbuat untuk negara…atau memang anda termasuk barisan sakit hati pada pak harto..??? Kata pak karno revolusi selalu ada yg dikorbankan..??? So..sejarah berulang…pak harto juga digulingkan….indonesia tidak maju jika politik yg dijalankan adalah politik balas dendam..ibarat kalo pak karno yang desain rumahnya (arsiteknyA) maka pak harto yang membangun rumah itu..layaknya rumah maka perlu bahan bangunan., kondisi yg kondusif.,sampe rumah jadi…herannya setelah jadi..banyakpresiden yang mendekor..berulang-2..ada yg melubangi tembok..ada yg jual perabotnya..hingga rumah banyak hamanya..karena pintiny gak terkunci maka banyak tamu yg masuk tanp rasa segan…bahkan pencuri berulang kali masuk…kalo sudah begini maka sekarang dibutuhkan pemborong yg tabu betul tentang rumah..jadi jgn menganggap seorang pemimopin baik yg lain jelek..karena semua sesuai pada zamannya…mari kit berbuat yg terbaik untuk keluargA..dan lingkungan sekitar..karena itu yg akan membuat indonesia menjadi lebih baik.

  • menurut saya sih memang ada plus minusnya jaman pak soeharto sama sekarang

  • cahcilek

    piye kabare dulurr
    isek penak jamanku to ckckckkkkkk

  • Crewcil

    Sedikit tmbahan… djaman soeharto premanisme diberantas… sy pikir indonesia dulu am skrng jauh lebih aman indonesia yng dulu.


Leave a Reply