hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

May 8, 2008

Tiga Krisis

Badai

Bersiaplah kawan. Tiga badai bergerak semakin dekat.

Pertama, adalah naiknya beban subsidi minyak yang menggerus APBN. Konon, solusinya adalah menaikkan harga BBM, dan biasanya harga yang lain juga ikutan naik. Orang-orang jadi lebih miskin.

Kedua, adalah krisis pangan. Harga bahan pokok semakin meroket, ada yang sampai 200%.

Ketiga, krisis keuangan Amerika Serikat yang ikut berdampak pada perekonomian Indonesia.

Dalam situasi tanpa kepastian ini, kebijakan pemerintah belum banyak yang terasa cespleng. Sementara itu, si lajur pacuan sebelah, tokoh-tokoh daur ulang seperti Wiranto, Sutiyoso, dan Prabowo mulai meraih popularitas untuk Pemilu 2009 .

Sepuluh tahun yang lalu, kita juga menyaksikan ekonomi Indonesia jatuh terpelanting. Harga makanan pokok naik drastis, menjadi langka, dan akibatnya masyarakat ngamuk. Tetapi, dari sana, sebuah rezim jatuh, dan demokrasi bangkit sedikit-demi sedikit. Sebuah capaian yang harus dibayar mahal.

Entah apa yang terjadi kalau krisis kembali menghajar negara miskin ini. Apakah mungkin demokrasi jatuh, dan totalitarian bangkit?

*Ini Indonesia Bung! Tiap hari adalah kejutan*

34 comments:

--ambar--

krisis pengangguran
krisis kriminal
krisis moral

lha wes kelakon kabeh ya Her..

Anonymous

satu lagi krisis yang belom disebut :
krisis kepercayaan... orang yang kita pilih langsung pun, akan menuju gerbang ketidakpercayaan rakyat.
Tapi, dia nama yang nggak pa pa kalo disebutkan itu, patut dikasih satu jempol. Dia berani mengambil kebijakan yang sangat tidak populer disaat orang-orang sedang menjilat rakyat untuk pemilu tahun depan

Mbilung

Saya berpendapat, bahwa kita juga mengalami krisis sense of crisis.

Ecko

Hehe, itulah Indonesia. Klo Koes Plus bilang tongkat dan kayu jadi tanaman, sekarang berubah total. Tongkat dan kayu bukan jadi tanaman, tapi buat senjata tawuran antar pelajar, tawuran antar mahasiswa, kisruh demo pilkada, ribut penggusuran PKL, dll.

NKRI = Negeri Krisis Rontok Imannya

alle

saya berpendapat kamu lagi krisis kecap mon,..
mon, kecap mon!

pengki

rasanya kok 'hanya' akan bener2 dirasakan rakyat dengan kelas ekonomi menengah ke bawah ya..

Indonesia, negeri krisis yang jalanannya penuh mercy dan genggaman tangan orang2nya diisi vertu ?

*jual motor buat beli bensin*

Anang

begini nasib jika kita hidup masi dalam kungkungan penjajahan.. negara kita masi tramat rapuh.. belum solid. blum bisa menyembuhkan diri sndiri

Yahya Kurniawan

Krisis bandwidth terjadi gak kira2?

iway

negara miskin karena duitnya habis buat mbayarin kelakuan aparat, liat aja mobil dinasnya, rumah dinasnya, selebritas dinasnya, dll dinasnya :(

doc_wong

kata nenek Byrne: Otakmu! (pikiranmu!)
(hehehe, keracunan buku de-sikrit)

escoret

krisis aja kamu tetep gemuk ya mon..???
apalagi tidak krisis...!!!


*tdk bisa membayangkan*

kabarihari

satu-satunya yang kita bisa, Dihadapi saja semua itu mas.

Herman Saksono

ambar:
krisis pengangguran
krisis kriminal
krisis moral
Bisa jadi itu bakal lebih parah lagi.

anonymous
satu lagi krisis yang belom disebut :
krisis kepercayaan... orang yang kita pilih langsung pun, akan menuju gerbang ketidakpercayaan rakyat.
Itu yang saya khawatirkan, krisis kepercayaan menyebabkan krisi lain: krisis gampang percaya asal bukan yang sekarang

Mbilung
Saya berpendapat, bahwa kita juga mengalami krisis sense of crisis.
Right on the money!

iway
negara miskin karena duitnya habis buat mbayarin kelakuan aparat, liat aja mobil dinasnya, rumah dinasnya, selebritas dinasnya, dll dinasnya :(
Iya, jangan sampai beban ekonomi yang berat ini cuma ditanggung oleh yang lemah-lemah saja, tapi juga yang turut membuat kebijakan

doc_wong
kata nenek Byrne: Otakmu! (pikiranmu!)
gimana ituh, saya belum baca the secret

kabarihari
satu-satunya yang kita bisa, Dihadapi saja semua itu mas.
Jadi penonton pahit ya :D

cK

dari krisis-krisis yang kamu sebut, sayangnya sampai sekarang solusi yang mereka berikan lebih memberatkan kalangan bawah. mereka yang bisa kipas-kipas duit gak ngerasain hal seperti ini.

saya menunggu sampai krisis ini berhenti. kira-kira kapan ya?

daustralala

Siap-siap nongkrongin kawasan Mangga Dua, siapa tahu ada chaos lagi. Laptop dan HP menunggu di sana.

:)

ilham saibi

kasian 37 juta rakyat miskin indonesia, udah miskin, tambah miskin pula. duh duh duh

Totok Sugianto

bersahabat kok sama krisis ya mon :p

titiw

Mungkin krisis pede juga akan meraja di Indonesa. Mengapa? karena semua jadi mahal, orang gila makin banyak, dan orang gila yang keliaran pada gak mandi = bawu, jadi ya terciptalah sebuah krisis pede yang masiv.

sitampandarimipaselatan

oh, anak-cucuku...bayarlah utang2 mbahmu ini...

Ocha

saya g kaget lagi.. udah terlalu sering. tiap tahun naek BBM nya.
capek sendiri mikirnya. g bisa membayangkan jalanan bakal penuh dengan anak2 lagi. huahhh :cry: krisis..krisis..

memeth

pas pameran kartun GM. Sudharta di bentara budaya, nonton ora, mon ??

itu dokumntasi yg bagus sekali ttg perjalanan indonesia dr masa awal orde baru hingga skrg.
*dan sejarah jd terlihat sgt menyenangkan dan humoris*

ternyata sedari dulu, kita mengalami masalah yg sama, ber-ulang2. bahkan kebijakan menaikkan harga BBM pun, sudah sedari dulu masa awal Mbah Harto (alm) menjabat presiden.

drpd komplen trs, gmn kl sibuk cari solusinya ???
aku heran, kl baca di koran tuh, srg penemuan ttg energi alternatif, misal biogas. dr gapi (tahi) sapi ato manusia. knp ga dikembangkan ??
pernah jg liat di TV, ponpes mana gt, ngembangin energi alternatif dr eceng gondok. ada juga dosen di jogja yg ngembangin, banyu geni.
lha tapi kok senyap ??? mbok dibantu utk sosialisasinya. dan mari kita gunakan.

dg begitu, kan jd berkurang satu krisis.

NB. jgn percaya dg biofuel ato biodiesel. denger2, kl hal ini dgalakkan, malah memacu kerusakan lingkungan lbh parah, hutan2 makin cepet gundul diganti lahan utk sawit.
lagi2, mereka yg puny modal gede yg untung :(

Herman Saksono

kenapa belum dipake? mestinya banyak hal, belum efisien, mahal, belum populer.

kalau aku Med, juga kuatir dengan imbas krisis ini ke situasi politik kita. ya semoga tidak ke arah kediktatoran.

alex®

Sebelum krisis-krisis begitu (kembali) datang lagi, saya malah sudah duluan krisis kepercayaan sama pemerintahan ini...

*sabar menunggu pemerintahan ambruk*

Herman Saksono

wah mas alex, anda menangkap kekhawatiran saya.

saya menangkap pemerintahan sekarang belum memiliki leadership yang cocok untuk kondisi kritis seperti ini.

tapi coba perhatikan kandidat2 yang akan menyaingi SBY, menurut saya track record SBY lebih bersih dibanding mereka.

Ini yang saya khawatirkan, dan sedang saya sampaikan melalui postingan ini:citra SBY yang kian melemah, beresiko menjadikan tokoh2 lama naik daun.

Kalau begini kan repot. Sudah krisis, tertimpa tangga pula.

dodong priyambodo

mendingan mari kita kasih "pemnbelajaran" buat para politisi daur ulang itu dengan nggak memilihnya...

alex®

@ Herman Saksono

Pemerintahan sekarang ini, dengan 10 tahun reformasinya, memang belum memiliki leadership yang cocok, Man.

Bukan presiden/wapres saja, tapi secara umum. Dari menteri sampai itu para raja-raja kecil di kecamatan.

Ada yang bagus beberapa orang, tapi sayang 'dibantai' oleh segerombolang lainnya dengan berbagai dalih yang dibungkus argumen konstitusi, stabilitas, etc.. etc...

Misalnya MS Ka'ban itu. Setidaknya saya salut dengan usulnya buat 'nodong' negara maju utk bantu penjagaan hutan di Indonesia. Tapi mana pemimpin lainnya yang mau sedikit keras mendukung? Dicekoki laporan tahunan kerusakan hutan sama negara-negara maju cuma manggut-manggut saja, dan pikun bahwa negara-negara itu sudah duluan mbabat hutan mereka dan cuci-tangan di negara ini.

Saya akui track record SBY lebih bagus dari para mantan atau bakal calon presiden ke depan. Tapi apa yang bikin saya miris, beliau terlalu 'santun' utk bisa berkata 'tidak' baik itu pada parlemen yang makin ndak jelas utk dipilih itu atau pada barisan yang mengaku sesepuh-sesepuh negara. Kasus purnawirawan yang berkecimpung dalam politik itu, misalnya. Ndak perlu segan-segan cuma karena bekas senior di AMN utk meminta mereka jangan grasak-grusuk bikin suasana makin rusak.

Ya. Citra SBY memang sedang melemah dan dilemahkan. Sayang saja, beliau orang yang cukup baik di mata saya. Hanya saja saat ia memimpin musibah datang beruntun, sementara ia pontang-panting mengurusinya, eksekutif dan legislatif lain pula sibuknya :(

Mungkin Pemilu 2009, black campaign perlu kita halalkan, atau rakyat terjebak memilih sosok-sosok perpanjangan tangan yang sama lagi.

*tersadar sudah ngomel2 di sini* :P

Herman Saksono

@Alex: black campaign untuk white purpose? Sayang RUU ITE sudah diteken SBY :D

nien

hmmm, postingan yg sungguh gloomy

tiap hari adalah kejutan karena kita memang tak biasa berpikir jangka panjang
tak pernah siap

kaykna skrg saatna percaya aja dan mendukung pemerintah (not the legislative :p) dlm menghadapi krisis ini
mau gimana lagi
drpd ribut-ribut sendiri cenderung destruktif

alex®

@ Herman Saksono

black campaign untuk white purpose? Sayang RUU ITE sudah diteken SBY :D


Hhhh....

Parah.

Apa memang tidak ada produk perundang-undangan negara ini yang digodok tanpa sisipan kepentingan politik temporer begitu ya?

Produk yang lahir selalu sesuai dengan kepentingan politikus, siapapun dan kapanpun dia pegang pemerintahan :(

wkurniawan

indonesia butuh pemimpin muda yang fresh belom terkenal... sampeyan saja gimana??? *ini bukan muji tapi mblondrokke...

aftrie

*manggut-manggut ae*
Tak bisa berkata-kata..
:(

Fanya Ardianto

nunggu Momon jadi presiden! :D

Sanni

Yang membingungkan..
tidak sedikit para bupati kita di masukkan ke "prodeo" karena korupsi M M an...dikemanakan uang nya yaaa?..
Coba uang tsb di gunakan untuk membangun prasarana untuk kepentingan rakyat...misal...jalan ,pasar,sekolah dll dll..kan rakyat jadi lebih makmur..sang bupati juga bisa lebih "menanjak" lagi dan lebih ber pahala...iya nggak?

Siapa yang teliti menjumlah uang rakyat/negara yang sudah terbukti di korupsi para pejabat/penguasa/pengusaha negeri ini....kira-kira krisis kita teratasi nggak yaa?

Ternyata ..dijajah oleh bangsa sendiri lebih merana yaa......

Jadi cur hat nnih.....

rk h

'keBANGKRUTAN NASIOANL'....
indonesiaku kaya....
indonesiaku NELANGSA....

aduuuuhhhh biyuuuung...
kok anak putu jadi koyo ngeneee...

Post a Comment