Sejauh pengamatan saya, kok nggak ada ya travel guide yang menyajikan tujuan-tujuan wisata dengan ringan tapi komprehansif; dengan bahasa yang tidak kaku dan bertujuan untuk menginformasikan (bukan menjual) serta memberikan informasi yang tidak umum dan unik. Lalu sempat kepikiran, kenapa tidak buat sendiri? Saya sudah sempat membuat posting pendek tentang Jogja, dan sepertinya Melbourne adalah kota kedua yang cukup menarik untuk diceritakan.

Melbourne, kota kedua terbesar di Australia setelah Sydney memang pantas disebut garden city karena dimana-mana selalu ada taman. Kesan pertama waktu saya disana cukup standar: kota ini hijau sekali. Standar piknik disana biasanya selalu disertai dengan membakar steak, karena BBQ sudah menjadi budaya bangsa Australia. Karena saking segitunya sama BBQ, pemerintah bahkan menyediakan bakaran BBQ yang diperasikan dengan listrik: Anda cukup menekan tombok power dan bakaran akan panas selama beberapa menit. Nah berikut ini adalah sejumlah tempat wisata yang cukup asyik untuk dikunjungi disana:

Soverign Hill, Ballarat

Ini tujuan wisata yang sayang kalau dilewatkan. Soverign Hill adalah sebuah kota penghasil emas di Australia dari pertengahan tahun 1800 yang direka ulang sehingga menjadi obyek wisata yang membawa anda ke masa lalu. Bayangkan rumah-rumah dan toko-toko kuno di jalan tanah yang dilalui orang-orang berbusana model abad 19 dan kereta kuda. Anda bisa mengikuti pelajaran sekolah dari jaman itu (bahkan belajar menulis dengan pena celup), melihat cara kerja mesin uap kuno (yang masih berjalan dengan sempurna), mendulang emas di sungai, bermain boling jaman dulu sampai melihat perkemahan imigran Cina. Jangan lupa untuk mencicipi caramel fudge dan lolipop yang dijual di toko permen di Main Street. Kalau ingin menguji kemampuan anda mendulang emas, sebaiknya anda tidak ke Souverign Hill pada saat musim dingin karena air sungainya sangat membekukan tangan.

Bourke Street Walk

Ini sepertinya tujuan wajib bagi pelancong karena terletak di City (Central Business District-nya Melbourne). Di Bourke Street ada berbagai macam toko dan pusat suvenir 2 dolar-an yang cocok untuk oleh-oleh. Bagi yang gila belanja, dua departement store besar: Myer dan David Jones juga terletak disini.

Akan tetapi yang paling menarik di Bourke Street adalah pengamen jalanan yang memainkan berbagai jenis musik, mulai dari genre Spanish Guitar hingga Jazz. Jangan salah, mereka tidak minta uang receh; melainkan menawarkan CD album mereka. Kalau anda berkunjung ke Melburne pada musim natal, Myer selalu menyulap jendela etalase mereka menjadi rangkaian petunjukan audio-animatronics yang bertema natal seperti Rudolph the Red Nose Reindeer dan How the Grinch Stole Christmas.

South Yarra

South Yarra yang terletak di selatan sungai Yarra adalah kampungnya orang kaya Melbourne. Mentengnya Melbourne lah. Coba lewat sana sewaktu musim gugur, nanti rumah-rumah megah yang kebanyakan ber-arsitektur kolonial akan nampak romantis dihiasi dengan guguran daun yang merah kecoklatan.

Sehabis itu Anda bisa mencari barbeque spot di tepi sungai Yarra, lalu memasak BBQ steak yang lezat menggunakan panggangan yang sudah disediakan gratis di sepanjang tepi sungai tersebut. Cukup beli daging sapi (atau kambing) di supermarket terdekat, bakar dengan mentega dan irisan bawang bombay; beri bumbu garam + merica dan makan bersama saus BBQ (gak usah pake nasi!). Daging sapi dan kambing Australia itu sudah cukup lezat, sehingga tidak perlu diberi bermacam-macam bumbu.

Old Melbourne Gaol

Bukan favorit saya, tapi menurut adik saya cukup pantas untuk dikunjungi. Old Melbourne Gaol adalah penjara pertama di Australia. Di tempat ini, Robin Hood Australia Ned Kelly dipenjara dan akhirnya dihukum gantung. Yang tidak saya suka… tempatnya menyeramkan sekali. Sel-selnya yang singup dan lembab… sepertinya hantu-hantu para narapidana dari akhir abad 19 masih berkeliaran disitu.

Disana ada juga cambuk (yang telah direndam dengan air garam supaya lebih sakit kalau dipakai buat mencambuk), alat-alat hukuman bahkan cetakan kepala dari narapidana yang telah dihukum mati yang terbuat dari gips. Cetakan itu digunakan untuk penelitian perilaku kriminal yang diduga berhubungan dengan bentuk kepala.

Phillip Island Pinguin Parade


Cocok buat pecinta binatang. Setiap sore, burung pinguin yang seharian berada di laut pulang kembali ke daratan. Di Phillip Island, Anda bisa melihat langsung burung-burung inosen ini berbaris menuju daratan dan menerobos melewati kaki Anda. Ada yang masih single, ada yang bawa anaknya. Kalau Anda ingin melihat pingun dari jarak yang paling dekat, datanglah paling awal dan ambil tempat duduk yang dekat dengan tepi pantai dan dekat dengan jalur para pinguin itu.

Melbourne Festival

Diadakan tiap Oktober hingga November, gabungan festival pertanian, seni dan perdagangan. Ada kontes anjing shepherd, kontes domba, kontes kucing berbagai ras, tumpek blek jadi satu. Ada ratusan stand-stand yang menjual pernak-pernik sampai makanan. Saya dulu saya mborong peralatan sulap Mr Magic disana. Jangan pegang bulu domba yang akan naik ke pentas karena kemungkinan domba tersebut sudah disisir berjam-jam (adik saya pernah dimarahi karena pegang bulu domba).

Healesville Sanctuary

Ingin lihat Koala dalam jarak dekat atau bersalaman dengan Kangguru? Wah anda harus coba ke Healesville Sanctuary. Berbeda dengan Melbourne Zoo, di tempat ini para binatang dibiarkan hidup bebas alias tidak dikandang, sehingga anda dapat berinteraksi langsung dengan para binatang (kecuali dengan Koala karena mereka tidur 20 jam perhari).

Jangan memberi makan binatang yang ada disitu karena mereka pada umumnya memiliki diet tertentu (kakak sepupu saya pernah panik luar biasa karena memberi roti tawar kepada segerombolan burung Ibis, untungya burung tersebut tidak apa-apa). Disini juga disediakan panggangan BBQ, jadi anda bisa menutup wisata flora dan fauna dengan menyantap… fauna lain.

Nonton Teater

Melbourne dicanangkan untuk menjadi pusat hiburan teater di belahan bumi bagian selatan. Kurang lebih ekivalennya Broadway di New York dan West-End di London. Oleh karena itu disana sering ada production musical yang ngetop seperti The Phantom of The Opera, Sunset Blvd., dan Beauty and the Beast.

Nah, nonton musical adalah alternatif kegiatan malam yang menarik, mengingat sejumlah biasanya toko sudah tutup. Coba cari brosur pertunjukan yang sedang berjalan di Regent Theatre atau Princess Theatre; lalu anda bisa mulai reservasi tiket. Musical sedikit lebih casual (dan mudah lebih dicerna) daripada Opera sehingga anda tidak perlu mengenakan gaun malam atau jas pinguin. Cukup busana yang rapih dan kasual. Yang jelas matikan hp anda (dan semua benda yang mengeluarkan suara), jangan ke wc selama pertunjukan (anda dapat ke wc pada saat istirahat), serta jangan berbicara selama pertunjukan kalau tidak ingin didamprat penonton yang lain.

Jalan Tuhan

Apakah anda sudah di Jalan Tuhan? Saya pernah. Tapi yang saya maksud adalah Tuhan Street yang terletak di suburban Melbourne. Lucu buat cerita-cerita kalau anda berfoto di depan sign jalan itu, teruatam akalau anda punya terlalu banyak waktu luang. Setelah itu Anda bisa main dulu ke Chadstone Mall yang merupakan mall terbesar di Victoria. Di area foodcourtnya ada warung souvlaki (semacam kebab khas Yunani) yang enak.

Como House

Melbourne punya banyak mansion yang dulu ditinggali oleh tuan tanah kaya raya. Mengunjungi rumah-rumah megah itu Anda bisa membayangkan kemegahan gaya hidup cream society Melbourne di masa itu. Ada Rippon Lea yang pernah ditinggali  janda tua pecinta film Hollywood, sampai Werribee Park yang pemiliknya bunuh diri di dapur. Tapi favorit saya adalah Como House yang berlanggam Italia. Walaupun tidak semegah Rippon Lea, tapi Como terasa lebih hidup. Tidak terasa seperti museum.

Mansion yang terdiri dari dua lantai ini hanya menghabiskan sebagian kecil areal yang luas ini. Sisanya adalah kebun, kolam, pepohonan rindang, dan lapangan luas yang ditinggali sepasang sapi. Menurut si guide, Como diambil dari Lake Como di Italia, tempat dimana si pemilik rumah, Edward Williams, melamar istrinya.

Top Ten Tempat Wisata di Melbourne, Australia
Tagged on:         

40 thoughts on “Top Ten Tempat Wisata di Melbourne, Australia

  • September 24, 2005 at 11:47 am
    Permalink

    Wuh, Ned Kelly tewasnya di melbourne to? Wuh .. :O

    Mmm… tenks info nya. Jadi pengin maen ke melbourne nih :(

    Reply
  • April 23, 2009 at 12:42 pm
    Permalink

    lho….kq cuma 5 aja c prend kasih info tempat2 wisata di australia…..aku kan jadi binggung nech..cari tempat bulan madu….soalnya bulan depan aku mau nikah sama asmirandah ^^

    salam..

    Reply
  • May 6, 2009 at 6:15 am
    Permalink

    wadoooo…saya lagi dimelbourne ne…
    bagus reartq..
    kunjungi aja semuanya..bagus_bagus..
    tapi req..mahal-mahalnya naujubilla..
    masa martabak aja 48 rebu sepotong..
    sampe muntah kita makan klo d Indonesia..
    tapi sumpa melbourne emang top dah..

    Reply
    • November 24, 2010 at 11:10 am
      Permalink

      mahal? biar bisa ngirit gimana seh?

      Reply
  • September 17, 2009 at 3:18 pm
    Permalink

    waawww menakjubkan objek wisatanya keren2 looo…coba aja kesna//lumayan mahal see

    Reply
  • February 22, 2010 at 5:45 pm
    Permalink

    Lagi ! lagi ! lagi !
    hahhahha :D

    Reply
  • June 5, 2010 at 4:01 am
    Permalink

    ide bikin panduannya menarik..
    tambah lagi dong, terutama yang bagian winter, hehe, saya mau kesana juli, pengennya ke soverign hill tapi kok diwanti wanti jangan kesana pas winter.. pls

    Reply
  • October 26, 2010 at 1:39 pm
    Permalink

    saya bersama istri berencana melakukan perjalanan ke melbourne dsk pada maret 2011 yad. kepada teman” yg pernah melakukan perjalanan wisata ke sana atau minimal punya informasi (kalau bisa lengkap) mengenai tenpat” wisata, transportasi dll, mohon kiranya mau share pengalamannya. tks. salam

    Reply
  • January 18, 2011 at 11:18 am
    Permalink

    kereeennnn

    jd mauu k sanaaaaaa
    hahahaha
    ^.^
    ;)

    ada gak paket liburan k sana yg terjangkau??
    mohon info nya…

    paling sukaaa dgn jalan2 pada musim semii
    ^^

    Reply
  • May 5, 2011 at 7:02 pm
    Permalink

    aq lagi dimelb untuk yang ke 2 kalinya,thanks infonya,sekedar menambahkan,bahwa sorrento,dimana saya tinggal,juga bagus kok untuk dikunjungi…..

    Reply
  • May 8, 2011 at 11:06 am
    Permalink

    hehehe, yah.. ausie mmg banyak tempat yg asik. dan aku sng bisa kuliah di monash uni , fak medicine. ayooo guys… ke sini. aq selalu di ausie.

    Reply
    • May 12, 2012 at 6:54 am
      Permalink

      Mbak saya Ada tugas 13- 17 may 2012 tapi saya extend ke 19 may . Tolong info penginapan dong..

      Reply
  • June 3, 2011 at 10:50 am
    Permalink

    kapan yaaaaa bisa k sana,,,,

    Reply
  • July 10, 2011 at 9:07 am
    Permalink

    Keren banget yah pemandangan di Melbourne! jadi pengen kesana! kira-kira biaya perjalanan kesana mahal gak Mas?

    Reply
  • July 10, 2011 at 6:51 pm
    Permalink

    mau nanya..
    emng kl k australi brp ngeluarin uang’a?
    trs travel murah apaan yh kl tjuan australi kl gk korea?
    mhn infrmasi’a secpt’a buat kebrngktan thn2012..

    Reply
  • September 17, 2011 at 3:10 pm
    Permalink

    waduh jadi pengen cepet2 ke melbourne bulan oktober entar.. doain ya guys misi budaya nya lancar.. :D

    Reply
  • October 7, 2011 at 10:17 pm
    Permalink

    Aku kesana bulan nov..ada yg punya jadwal paradenya gak?? Terus kalo makan disana yg murah meriah dimana yaaaa..kalo kita di city nya..

    Reply
  • November 30, 2011 at 8:44 am
    Permalink

    ada yg lain lagi gak??? i need recommend place niih

    Reply
  • December 4, 2011 at 6:49 am
    Permalink

    Useful info. Lucky me I discovered your website by accident, and I’m surprised why this twist of fate didn’t took place earlier! I bookmarked it.

    Reply
  • May 22, 2012 at 9:14 am
    Permalink

    untuk tambahan info bulan may cuaca 9 derajat dingin sekali harus pakai minyak dibibir and semua serbah bayar,kalau tranport naik bus kereta sih murah seperti beli tiket terusan bisa jalan 2nonstop seharian cukup 1 kali beli karcis,enakkaaan cari apartemen melalui internet lebih murah n baik ,n cari yang dekat dgn kendaraan umum,taksi mahal sekali

    Reply
  • October 18, 2012 at 9:01 pm
    Permalink

    ternyata australia sangat baguussss………………..

    Reply
  • January 16, 2013 at 8:26 am
    Permalink

    hhhmmmm…….
    pengen banget disana?

    Reply
  • June 14, 2013 at 1:10 pm
    Permalink

    Aku sih ud pernah ke yarra river

    Reply
  • March 13, 2014 at 6:42 pm
    Permalink

    I’ve been to Old Melbourne Gaol on July 2013. It was fun. I’m having Fun with My Family and taking my younger sister to continuing study in Melbourne. And it was fun.

    Reply
  • May 15, 2014 at 9:34 pm
    Permalink

    mauuuuuuuuuuuuuu, pengen peluk pinguin sambil nikmatin musim salju di saaanaaa :-D

    Reply
  • December 5, 2014 at 6:55 pm
    Permalink

    اِنْ شَآ ءَ اللّهُ ..Februari 2014 sktr 4000 org dr Manager n GM Tupperware akn berkunjung ksana..trmksh bny utk infonya

    Reply
  • December 17, 2014 at 2:20 pm
    Permalink

    mohon infonya, februari nanti sedang musim apa di melbourne..thanks

    Reply
  • February 12, 2015 at 8:58 pm
    Permalink

    Alhamdulillah udh ksana..

    Reply
  • February 12, 2015 at 9:00 pm
    Permalink

    Mit dr tupperware,tp temen kami ad yg ilang satu,b ketemu2

    Reply
  • March 9, 2015 at 6:55 pm
    Permalink

    Sy lg di melbourne, tadi sdh ke Balarat wildlife park tour n Sovereign hill asyik pisan

    Reply
  • December 16, 2015 at 11:56 am
    Permalink

    bourke street sama victoria mana yang lebih rekomen untuk belanja ya ? kalu hotel lebih baik dekat bourke street atau victoria?

    Reply
    • March 23, 2017 at 4:50 pm
      Permalink

      Buat belanja tergantung belanja apa, klo lagi jalan-jalan ke melbourne harus belanja di DFO SouthWharf. Terutama waktu Bulan Juli atau 26 Desember! diskon gila gilaan!!! buat detail lebih lengkap bisa contact kita di temanaustralia@gmail.com ya

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *