hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Posts Tagged ‘thoughts’

Indonesiana - August 23rd, 2010

Museum The Jewel of Muscat

The Jewel of Muscat ship

Sorak sorai menyambut datangnya perahu dari Oman ke daratan Singapura. Perahu layar itu dinamai Sang Manikam Muskat, The Jewel of Muscat. Ia adalah replika puing kapal Oman dari abad 9 yang ditemukan nelayan Indonesia di kepulauan Belitung.

Setelah mendarat di Singapura, Sang Manikam akan diboyong ke Resorts World Sentosa, untuk dipamerkan selamanya di sana. Ia akan duduk bersebelahan dengan kapal aslinya, memamerkan kegagahan para pelaut di eranya.

Memang menyebalkan. Walaupun benda bersejarah itu ditemukan di Indonesia, tetapi ia bukan lagi milik kita. Puing kapal kuno itu, beserta harta karun emas-perak di dalamnya sudah dibeli menjadi milik Singapura. Para peneliti sejarah perdagangan di jalan sutera akan lari ke Singapura kalau ingin tahu peralatan yang digunakan pada jaman itu.

Hal-hal seperti ini kadang-kadang membuat dongkol. Bagaimana mungkin harta karun sehebat ini lepas dari tangan kita? Continue reading …

Opinion - August 21st, 2010

Ada Masalah Apa di Pizza Hut?

Kenapa ya sekarang Pizza Hut jadi nggak enak?

Mungkin penyebabnya adalah krisis global. Pizza Hut yang sekarang seperti kehilangan ruhnya. Tsaaah. Maksudnya sensasinya hilang.

Ini diawali dengan hilangnya crust jenis cream cheese di sekitar tahun 2006. Itu lho, crust yang renyah empuk, isinya keju krim. Walhasil topping favorit saya, Hawaiian Chicken, jadi tidak lengkap ketika crust-nya bukan jenis cream cheese. Ini disusul dengan hilangnya topping Hawaiian Chicken itu sendiri. Saya mencoba buat sendiri pizza dengan topping mengikuti Hawaiian Chicken. Tapi rasanya tetap beda. Continue reading …

Opinion - August 11th, 2010

Pemblokiran Situs Porno

Jumpa Pers Kominfo PemblokiranMulai kemarin hari, beberapa ISP telah memblokir situs-situs porno. Bulan Ramadan memang bulan yang tepat bagi pemerintah untuk melakukan sesuatu yang kontroversial, karena secara otomatis rakyat menahan diri untuk tidak bikin ribut. (Tapi sebetulnya kita bisa kan berdiskusi dan protes tanpa menjadi panas?)

Tapi apa mau dikata, masyarakat kita masih tergolong paguyuban, dalam artian “Masalahmu adalah masalah kami, dan masalah kami adalah masalahmu”. Maka saya tidak heran jika pendukung pemblokiran pornografi memakai argumen bahwa pornografi merusak anak-anak.

Argumen ini benar, tetapi tidak utuh. Continue reading …

Indonesiana - May 19th, 2010

Berita Gesang Meninggal Yang Salah

VivaNews menurunkan berita tentang radio Inggris, BBC, yang memohon maaf setelah menyiarkan kabar bahwa Ratu Inggris Elizabeth 2 telah meninggal. Selain permohonan maaf melalui juru bicaranya, BBC juga menskors penyiar yang bertanggung jawab atas kesalahan tersebut.

Ironisnya, artikel ini terbit kurang dari 24 jam setelah TvOne mengabarkan kalau Gesang meninggal. TvOne (saudara dekat Vivanews yang sama-sama group Bakrie) lantas meralat berita tersebut, setelah mendapatkan konfirmasi bahwa maestro Bengawan Solo itu masih dirawat di ICU PKU Muhammadiyah Solo. Tidak cuma TvOne, Kompas.com juga sempat menerbitkan berita salah yang serupa.

Berbeda dengan BBC, kedua media besar Indonesia itu tidak melakukan permintaan maaf secara jantan. Mengingat besarnya dosa mereka, saya mengharapkan setidaknya ada pernyataan mohon maaf formal lisan dan tulisan kepada Gesang dan publik. Tapi tidak ada. Yang ada cuma Kompas yang diam-diam mengedit berita “kematian” itu, sementara TVOne sekadar meralatnya.

Saya tidak ingin merenung atau berkontemplasi, karena sudah bosan. Setelah pemberitaan Pansus Century yang tidak berimbang dan narasumber palsu, saya cuma ingin tahu masyarakat macam apa yang tiap hari mengijinkan dirinya dikelabui oleh televisi dan koran.

UPDATE: Setelah dirawat di rumah sakit akhirnya Gesang menghembuskan nafas terakhirnya Kamis malam kemarin. Semoga amal perbuatannya diterima di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan sebesar-besarnya.

IndonesianaOpinion - May 19th, 2010

Lomba Menggambar Nabi Muhammad Sekaligus Mempermainkan Umat Islam

Lengkap sudah upaya mengolok-olok umat Islam ketika KAMMI menuntut pemerintah mencekal event blasphemy di Facebook. Judul event-nya memang seperti berniat mempermainkan umat islam: “Everybody Draw Mohammed Day”, tetapi tujuan mempermainkan benar-benar tercapai setelah umat Islam bereaksi ekstrim menanggapinya. Ketika pemangsa memasang umpan jebakan, kita tidak malah menyantapnya bukan?

Yang terjadi justru KAMMI melahap umpan itu bulat-bulat. Saya berusaha maklum karena M pertama di “KAMMI” berarti “mahasiswa”, dan mahasiswa memang mentalnya belum stabil. Tetapi jika M itu melekat di M pada MUI, maka saya serba salah kalau mau menempelkan “labil” di sebelah majelis yang terhormat itu.

Bagi saya ini bukan medan pertempuran yang musti dihajar dengan tangan besi. Ini adalah pertempuran opini meraih simpati dan kepercayaan masyarakat Internasional, karena faktanya sudah mulai muncul generalisasi bahwa umat Islam adalah umat yang harus diperlakukan seperti balita. Dalam pertempuran sepert ini, kemenangan yang sebenarnya adalah ketika umat kita meraih kepercayaan penduduk dunia sebagai umat yang memeluk kebaikan.

Opinion - May 7th, 2010

Alasan Model bisa Langsing

Ada satu alasan mengapa model bisa punya badan langsing dan orang biasa tidak (selain keunggulan genetika tentu saja). Model mencari nafkah dengan badan yang langsing, dan manusia biasa tidak.

Itulah mengapa model tidak masalah jika sampai harus tidak makan, karena kalau tidak langsing mereka tidak bisa makan.