Buah-Buahan Lokal

Kita punya buah-buahan yang unik dan enak. Satu cara untuk melawan desakan buah-buahan impor adalah mendokumentasi buah-buah lokal di Internet.

Kita punya buah-buahan yang unik dan enak. Satu cara untuk melawan desakan buah-buahan impor adalah mendokumentasikan punya kita di Internet.

Guava! Guava!
Jambu
Manggis the Mangosteen
Manggis
Marquisa Passionfruit
Markisa
Sawo is Sapodilla
Sawo
Jackfruit
Nangka
Srikaya the Sugary Apple
Srikaya
Kesemek
Kesemek

Baca juga tulisan Tiyangsae tentang buah-buah masa lalu.

Dari Cat Ba ke Lan Ha Bay

Pulau Cat Ba ditempuh melalui jalan darat yang panjang dan dua kali menyeberang laut memakai feri. Ketika Anda berangkat jam 1 siang dari Hanoi, maka Cat Ba menyambut kedatangan Anda sekitar pukul 8 malam. Di atas feri Anda bisa bergumul langsung dengan orang-orang desa Vietnam, sementara jika langit sudah gelap dan kita cukup beruntung maka sesekali plankton-plankton yang memancarkan cahaya akan muncul sejenak di permukaan laut untuk kemudian hilang lagi.

Resor Cat Ba sudah hening pada pukul 8 malam. Masih ada kehidupan turisme di mana-mana, tapi mereka tidak menimbulkan suara dan kebisingan. Keheningan Cat Ba yang merata sungguhlah menyenangkan, apalagi di pagi hari.

Cat_Ba-Panorama

Daya tarik utama pulau ini adalah gugusan bukit-bukit karst di Ha Long Bay. Menelusuri teluk ini memerlukan waktu setidaknya 6 jam. Karena kami hanya punya 3 jam, maka mbak-mbak dari My Ngoc Tours menyarankan menyewa kapal sendiri menelusuri Lan Ha Bay, lalu mendarat sejenak di Pulau Monyet yang berpasir putih.

Saya bisa mencoba menceritakan keagungan Lan Ha Bay, tapi saya yakin akan gagal. Bentukan batu-batu tinggi bertabir kabut dan suara kapal mengiris lautan sedingin giok terlalu luas untuk dijejalkan dalam kata-kata.

Perbedaan Hanoi

Rumusnya sederhana saja sebetulnya. Orang Utara mendendam Selatan karena mau bersekutu dengan Amerika, sementara orang Selatan jengkel dengan orang Vietnam Utara karena mendatangkan komunisme. Tapi rumus ini sudah menemui uzurnya. Dua pertiga populasi negara agraris ini lahir setelah 1975, mereka tidak lagi memperdulikan konflik kakek neneknya. Generasi ini mengagumi barat dan sibuk menjalani hidup.

Perhatikan jalan-jalan di Old Quarter Hanoi yang bergaya kolonial Perancis. Pada malam minggu, anak-anak muda menambah sesaknya jalan-jalan kecil kota tua itu. Cowok dan cewek berjalan-jalan gembira mengenakan pakaian keren dan trendy gaya desainer Italia. Beberapa dari mereka makan enak di warung-warung kaki lima yang meniupkan aroma melaparkan. Continue reading “Perbedaan Hanoi”

Nafas Komunis di Saigon

Bendera komunis di jalan

Lalu lintas di Saigon benar-benar gila. Lampu merah kehilangan derajatnya ketika motor dan motor tampak bergerak semaunya sendiri. Menyeberang jalan adalah neraka bagi turis-turis bule, walaupun bagi orang Indonesia ini hanya sedikit tidak beradab. Dan di jalan-jalan utama mereka, bendera-bendera merah dengan gambar palu arit itu berjajar tegak merayakan 80 tahun Vietnam.

Continue reading “Nafas Komunis di Saigon”

Vietnam Morning

Tiap kota memiliki pagi yang berbeda-beda. Gaya mereka menggambarkan siang yang mengikutinya, dan malam yang menutupnya.

Saigon

Derau mesin-mesin motor tidak membuat Saigon pagi kehilangan denyut-denyut yang membuatnya hidup. Di taman kota, balita, remaja, dan orang tua berolahraga sambil menghirup udara pagi yang tidak berasa asap knalpot. Mereka dikelilingi jajaran gedung-gedung yang dicat pastel untuk menyembunyikan garis-garis kakunya, sementara jajaran pohon-pohon yang tinggi melengkapi garis-garis itu.

Continue reading “Vietnam Morning”

Makanan Vietnam

Makanan bercerita banyak soal manusia dan budaya yang membungkusnya. Dari makanan akan kelihatan budaya bertani mereka dari sayuran yang digunakan, budaya berternak atau bernelayan dari lauknya, dan cara menikmati makanan lewat aroma bumbu-bumbunya.

Pho Bo

Setelah terdampar di Saigon dan panik kehilangan simcard Halo, kami mencicipi pho di perempatan jalan Pham Ngu Lau dan Cong Quynh. Ini memang pho terenak yang pernah saya cicipi, karena pho-pho berikutnya rasanya meleset jauh. Pho di warung Pho Quynh ini sempurna: kuahnya wangi, dagingnya empuk, dan mie berasnya yang licin enak banget diseruput panas-panas. Apalagi kalau ditemani kopi pahit Vietnam.

Pho Bo
Continue reading “Makanan Vietnam”