
Dari teman:
VALENTINE adalah nama seorang paderi. Namanya Pedro St. Valentino. 14 Februari 1492 adalah hari kejatuhan Kerajaan Islam Sepanyol. Paderi ini umumkan atau isytiharkan hari tersebut sebagai hari 'kasih sayang' kerana pada nya Islam adalah ZALIM!!! Tumbangnya Kerajaan Islam Sepanyol dirayakan sebagai Hari Valentine. Semoga Anda Semua Ambil Pengajaran!!! Jadi.. mengapa kita ingin menyambut Hari Valentine ini kerana hari itu adalah hari jatuhnya kerajaan Islam kita di Sepanyol..sebarkan pada semua..moga kita diberkati Allah swt...
Lagi-lagi pesan berantai. Saya jadi bingung lho, bukan karena pesan tersebut berbahasa Melayu, melainkan karena setahu saya Valentina dirayakan untuk
mengenang St. Valentine dan kisah cintanya Legenda versi ini sepertinya lebih populer karena sudah dimuat dimana-mana, dari majalah Kawanku sampai buletin Jum'atan. Lucunya kedua legenda ini sangat berbeda dan malah bertolak belakang. Biasanya itu adalah ciri-ciri sebuah hoax.
Dan benda apa yang faktanya berbeda dan saling bertolak belakang?
Hoax bu guruu!!!!
Setelah
browsing sedikit, ternyata kerajaan
Islam Spanyol jatuh pada Februari 1492, walaupun begitu tidak pernah ada catatan yang jelas apakah kesandungnya tepat tanggal 14 Februari. Jika dikombinasikan dengan kombinasi argumen yang maksa, pesan berantai tadi dapat divonis sebagai
hoax.
Selanjutnya dari
Wikipedia diketahui bahwa asal muasal perayaan Valentine sudah dimulai pada jaman Romawi. Hari raya ini disebut dengan
Lupercalia dan dirayakan tiap 15 Februari untuk menyembah dewa kesuburan dan hutan yang bernama Faunus. Upacara ini dipimpin oleh sejumlah pendeta romawi yang disebut Luperci. Tradisinya, seekor anjing dan dua ekor kambing akan disembelih, untuk kemudian kulitnya digunakan sebagai busana para pendeta Luperci. Setelah itu para Luperci akan berkeliling kota dan para gadis akan menghampiri mereka untuk dipecut. Konon, pecutan ini dapat menjaga kesuburan perempuan.
Untuk mengalihkan tradisi politeisme Roma ini, pada tahun 496 M, Paus Gelasius I meresmikan tanggal 14 Februari sebagai jamuan bernama St. Valentine Day. Tidak jelas kenapa nama Valentine dipilih, selain karena tercatat ada tiga orang santo yang bernama Valentine, hubungan antara St. Valentine dengan 'kasih sayang' tidak begitu jelas. Diduga nama tersebut dipilih karena adanya legenda tentang St. Valentine yang memiliki kisah cinta yang tragis. Pada tahun 1969, gereja menghapus tanggal 14 Februari sebagai hari raya karena kisah St. Valentine diduga hanya sebuah legenda.
Langkah Paus Gelasius I sedikit mirip dengan televisi swasta kita yang mengislamkan tayangan mistis agar lebih diterima masyarakat. Bedanya, kalau Paus Gelasius I mengangkat tradisi kuno yang tidak jelas menjadi kegiatan agama yang positif, televisi swasta kita mengangkat acara mistis tidak jelas menjadi acara dakwah yang terlihat positif :)
Anyway, kita bisa menyimpulkan kalau kisah St. Valentine hanya sebuah legenda. Apa itu legenda? Legenda adalah
hoax yang sudah tua. Dan setidaknya sekarang ada alasan untuk tidak dituduh kafir kalau kita merayakan kasih sayang di hari Valentine. Tapi berkasih sayang bisa setiap hari lho.