hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Posts Tagged ‘finds’

March 30th, 2008

Tentang Pembantaian Umat Islam dan April Mop


Hari ini kantor berita Antara memajang berita bertajuk ‘Umat Islam Tak Pantas Rayakan April Mop‘. Ada beberapa poin di situ:

  • Pada tanggal 1 April 1487, kekuasaan khalifah Islam di Spanyol kalah karena diserang tentara salib.
  • Granada adalah salah satu kota yang diserang.
  • Penduduk Granada muslim yang tersisa kemudian disuruh pergi dengan kapal. Di dermaga kapal mereka justru dibantai hingga air laut menjadi merah.
  • Pengkhianatan ini kemudian diperingati sebagai April Mop.

Akan tetapi ada sejumlah fakta yang tidak sahih. Dari hasil googling dan wikiing diketahui:

  • 25 November 1492, Abu Abdullah—pemimpin terakhir Granada—dan Raja Ferdinand menandatangani Pakta Granada.
  • Dalam pakta tersebut, Abu Abdullah menyerahkan kekuasaan atas Granada ke tangan Raja Ferdinand dan Ratu Isabel. Penduduk Granada tetap boleh tinggal dan menganut Islam.
  • 2 Januari 1492, Granada resmi diserahkan ke Ferdinand dan Isabel. 29 November 1492, Pakta Granada resmi diratifikasi.
  • Tahun 1499 Cardinal Francisco Jiménez de Cisneros memerintahkan baptis paksa sehingga menuai protes. Tahun 1501, pakta dilanggar, penduduk muslim diharuskan memilih pindah agama atau emigrasi. Mayoritas penduduk memilih pindah agama.

Melihat banyaknya pertentangan dengan catatan sejarah, memuat berita yang sensitif semacam ini adalah pilihan yang gegabah. Perlu diketahui bahwa hingga saat ini, asal muasal April Mop masih teka-teki.

Hoax tersebut sudah beredar sejak Maret 1997 (semula berbahasa Inggris). Dari hasil googling juga, ternyata hoax ini sudah pernah diulas sejak tahun 2007 kemarin oleh mas yang alim ini. Dan juga di sini dan sana. Semua dalam bahasa Indonesia.

Yah, seandainya media konvensional semacam Antara bersedia googling sebentar saja.

Update

February 7th, 2008

Rekayasa Mencukur SBY

Seharusnya tukang cukur rambut ini diciduk polisi seperi halnya blogger Jogja yang tidak sopan itu.

February 3rd, 2008

Rahasia Komputer Dian Sastro

Anang adalah sekian dari banyak blogger yang beruntung mendapat kunjungan balik dari Dian Sastro. Menurut database pengunjung blog milik Anang, tercatat Dian masuk ke blog Anang melalui halaman admin untuk pengelola blog.

Dari database itu kita juga tahu kalau Dian Sastro masih pake Windows XP, penyuka Mozzila Firefox 2.0, dan resolusi layarnya 1280 x 1024.

Mungkin Dian Sastro punya night-job sebagai desainer web sehingga resolusinya segede itu.

January 28th, 2008

Pelamar Wajib Pelanggan Indosat

Suatu hari dalam sebuah pameran bursa kerja:


Kenapa harus wajib menggunakan nomor Indosat? Apa yang terjadi kalau nomor hape-nya bukan Indosat? Menurut SPG-nya, kalau nomornya bukan Indosat nanti tidak akan dihubungi. Sudut kanan stand lowongan kerja itu juga menjual kartu perdana Mentari.

“Bagaimana kalau ada orang pintar yang mau kerja di Indosat tapi nggak punya nomer Indosat?” adalah gumaman pertama seorang teman (yang kerja di telco) ketika mengetahui rekrutmen semacam ini.

January 17th, 2008

Orang Jawa Tidak Kenal Biru

Konon orang Jawa kuno itu tidak mengenal istilah ‘biru’ untuk menyebut sesuatu yang berwarna seperti langit atau laut. Sebagai gantinya dipakai istilah ‘ijo’ untuk biru dan hijau. Artinya, partainya Amien Rais itu ‘wernoné ijo’.

Ini beneran. Temen saya menemui ketidakwajaran ini ketika mengunjungi desa-desa pelosok yang masih jauh dari peradaban modern. Orang-orang desa rupanya tidak kenal ‘biru’, karena biru itu ‘ijo’. Saya curiga kalau istilah ‘biru’ di Bahasa Jawa sebetulanya merupakan serapan dari Bahasa Melayu. Untunglah suku Jawa tidak sendirian, karena orang Thailand dan Vietnam juga begitu.

Masalahnya jadi agak rumit kalau kita mencermati Perjanjian Gianti pada tahun 1755 ketika kerajaan Mataram dibagi dua menjadi Kasunanan Solo dan Kasultanan Yogyakarta. Setelah perjanjian itu, Pangeran Mangkubumi mulai membangun kratonnya. Supaya tidak sama dengan kraton Solo yang ciri khas-nya biru, Kasultanan Yogya memilih warna hijau. Lantasss… bagaimana bisa orang jaman dulu membedakan warna Solo dan warna Yogya, kalau kedua-duanya disebut ‘ijo’?

‘Bagaimana pula dengan Buto Ijo?’, tanya Tomas. Jangan-jangan julukan itu maksudnya makhluk besar yang kebiruan. Kebiruan karena pucat akibat anemia. Emang buto bisa anemia? Bisa aja kalau lima organ tubuhnya sudah tidak berfungsi.

January 10th, 2008

Menurut AirAsia Jogja Adalah Kota Kuno

Saya tahu ini dari mas Sugiyanta. Apakah yang dimaksud ‘kuno’ itu ‘katro’, atau yang lain?

August 15th, 2007

Baden-Powell dan Homoseksual


Kabarnya Bapak Pramuka kita, Baden-Powell memiliki ketertarikan dengan anak laki-laki. Dalam biografi yang ditulis Tim Jeal dan diterbitkan oleh Hutchinson London, tersirat kisah-kisah kalau Baden-Powell itu gay.

Diceritakan dalam buku tersebut, ketika mengunjungi bumi perkemahan Gilwell Park di hutan Epping, Baden-Powell selalu menikmati melihat pemuda-pemuda yang mandi telanjang di sungai. Kadang-kadang beliau menyempatkan diri untuk mengobrol dengan pemuda-pemuda itu.

Minat Baden-Powell terhadap laki-laki juga terlihat ketika dia mengunjungi rekannya AH. Tod yang tinggal di sekolah Chaterhouse. Dalam buku hariannya, dia menulis “Di rumah Tod. Foto laki-laki telanjang dan pepohonan. Mengagumkan.” Yang dimaksud adalah koleksi foto laki-laki tidak berbusana milik Tod.

Tidak pernah diketahui apakah Baden-Powell pernah melakukan hubungan dengan pria lain. Pada usia 55 tahun, dia menikah dengan Olave St. Clair Soames. Kabarnya Olave mengikat dadanya supaya rata, menutupi belahannya, dan memotong rambutnya pendek.

Selamat Hari Pramuka!