Saya termasuk yang tidak suka logo Piala Dunia Jerman? Kenapa? Karena untuk sebuah event olahraga yang mengegerkan dunia , logo ini rasanya hambar. Tidak menggairahkan. Desainer logo nampak telah berusaha memasukkan excitement dalam desainnya, tapi masih terasa kurang. Coba bandingkan dengan logo Piala Eropa 2004 yang begitu seksi dan menggairahkan:

Saya tidak sendiri. Logo-design guru Jerman Erik Spiekermann (yang membuat logo VW, Apple, Audi, dan Nike), malu melihat logo World Cup 2006.
Saya juga tidak suka maskot singa Jerman tak bercelana, Si Goleo. Bentuknya itu lho, tidak proporsional. Lehernya terlalu panjang:

Walaupun Goleo adalah karikatur singa, tetapi karikatur-pun harus tetap proporsional. Coba perhatikan tokoh2 binatang pada film-film Disney atau Pixar. Walaupun mereka nyaris tidak mirip dengan binatang aslinya, tetapi desain karakternya proporsional sehingga tetap sedap dilihat.

Presskit yang disediakan di website piala dunia rasanya juga sangat minimalis. Jangankan ada artwork pendukung desain, logo saja tidak ada download-nya. Wallpaper-nya juga terasa hambar dan terkesan effortless. Lagi-lagi saya membandingkan dengan Viveo 2004: Panitia Piala Eropa Portugal sangat murah hati karena menyedikan download artwork (dengan format vektor), wallpaper-wallpaper yagn cantik, dan logo Piala Eropa tentunya.
Mungkin, Komite Piala Dunia Jerman sibuk membuat stadion yang ‘wah’, sehingga lupa membuat desain visual yang menarik.