Herman Saksono

Indonesia matters

Posts Tagged ‘blog’

Misc - November 27th, 2008

Penerima PKBI Blog Award

Okanegara

Seorang kawan saya yang melek informasi tiba-tiba urung membuat blog yang berisi pendidikan seks. Alasannya: takut dijerat UUP.

Anekdot ini cuma secuil cerita tentang ketidaktahuan yang bisa mencegah orang untuk berbuat baik. Dalam konteks teman saya tadi, ia mungkin belum tahu kalau materi seks untuk keperluan pendidikan diperbolehkan oleh UUP. Akan tetapi, ironi ini menunjukkan bahwa ketidaktahuan bukanlah hak orang miskin atau hak kaum terbelakang. Ketidaktahuan rupanya juga menjadi ‘kawan’ masyarakat urban yang biasa mengakses informasi setiap saat.

Maka saya sangat mengapresiasi adanya PKBI Blog Award (yang merupakan kerjasama PKBI Jogja dan CahAndong), karena penghargaan ini pasti akan mendorong blogger untuk semakin rajin berbagi informasi yang menambah pengetahuan masyarakat. Jikapun blog hanya dibaca oleh segelintir orang Indonesia, saya rasa itu bukan masalah. Informasi akan selalu menular dari mulut ke mulut. Yang penting harus ada yang mulai menyediakan informasi.

Saya mengucapkan selamat kepada Mas Oka, Mbak Widari, dan Mbak Titiana atas penghargaan ini. Semoga konsistensi Anda semua dalam berbagi menjadi inspirasi bagi blogger-blogger yang lain.

Misc - October 28th, 2008

Wajah Jogja

Jogja tidaklah dibangun oleh ikon-ikon seperti Malioboro dan Tugu. Kota kecil ini dibangun oleh tokoh-tokoh kecil dengan kisah-kisah besar. Belumlah lengkap berjalan menapaki trotoar Jogja, tanpa melihat sosok-sosok sederhana itu melengkapi kompleksitas dinamika kota.

Oleh karena itu, kami meluncurkan situs Wajah Jogja, sebuah blog kecil tentang kisah para tokoh yang membuat Jogja lengkap. Ini adalah hadiah dari bloger Jogja, dalam rangka hari Blogger Nasional, hari ultah kota Jogja, dan hari Sumpah Pemuda. Sudilah Anda untuk mampir dan melihat-lihat, isinya memang belum banyak, tapi kami ingin terus mengisinya sampai ada 1001 naskah.

Gagasan ini mulai direnungkan sejak sebulan yang lalu. Waktu itu kami sedang memikirkan berbagai alternatif untuk memperingati Hari Blogger Nasional. Ada banyak wacana. Apakah membuat bakti sosial? Atau membuat pelatihan? Sekadar kumpul-kumpul rasanya kok sudah sering. Maka akhirnya kami memilih untuk membuat sesuatu yang merupakan keahlian para bloger: Menulis. Media selalu merupakan kekuatan blog, dan kita bisa mengeksploitasi kekuatan itu untuk membalas banyak hal positif yang telah diberikan Jogja.

Dan lahirlah Wajah Jogja, yang berisi cerita-cerita Jogja dari sudut pandang penghuninya. Situs ini resmi dibuka untuk khalayak umum bersamaan dengan Syukuran Hari Blogger tempo hari di Angkringan Umar Kayam.

Dari awal kami meletakkan Wajah Jogja sebagai proyek yang hidup. Artinya, ia akan terus bertambah, berkembang, dan memperbaiki diri. Dan proyek ini membutuhkan bantuan Anda supaya terus bernafas. Silahkan tulis kisah-kisah inspiratif dari tetangga, pedagang keliling, atau orang lewat. Jepret ekspresi paling keren mereka, lalu kirimkan ke wajahjogja@gmail.com.

Misc - October 14th, 2008

Navinot

Inilah NavinoT saudara-saudara. Sebuah blog tentang soal hiruk-pikuk perkembangan IT di Indonesia, tepatnya bisnis internet di Indonesia. Siapa tahu bisa ikut menyuburkan situs ngetop semacam Plurk atau Flickr buatan tanah air.

Bagi yang merasa gaptek jangan kuatir, karena situs ini membahas IT dari segi konsep dan bisnis, bukan hal-hal teknis seperti database atau framework. Berbeda dengan situs teknologi luar negeri (seperti TechCrunch dan ReadWriteWeb), NavinoT mengangkat wacana-wacana lokal supaya IT di Indonesia maju. Tapi, NavinoT tetap akan mengulas perkembangan IT luar negeri sebagai bahan pembelajaran.

Lalu bagaimana Navinot berkompetisi dengan situs teknologi lokal seperti detikinet? Toni, co-founder NavinoT menjelaskan bahwa Navinot tidaklah sekedar menyediakan berita tapi juga menawarkan analisis teknologi informasi dan internet startups.

Blog ini dikelola oleh Toni dan Ivan, yang konon begitu ketemu langsung dapat chemistry (padahal keduanya normal) dan 2 bulan kemudian mereka melahiran NavinoT. Ketika ditanya bagaimana membangun bisnis internet di Indonesia yang mayoritas penduduknya masih buta internet, Ivan menjawab kalau pasar internet service itu tidak harus di Indonesia, karena internet bisa global pemakaiannya.

Kedua pemuda ini memang optimis dalam melihat masa depan bisnis internet lokal. Anda harus bangga. Bagi pemuda-pemudi yang ingin memulai bisnis internet, Ivan memberikan saran tentang pentingnya kerja sama dan komitmen. “Programmer butuh Desainer. Pemilik modal, butuh personil yang hebat. Komitmen itu perlu, karena banyak orang di sini [Amerika Serikat] yang mau outsource ke Indo, cuman ceritanya sama… gak ada komitmen.” jelas Ivan berapi-api padahal cuma lewat Y!M.

Misc - September 22nd, 2005

Tampilan baru

Jika anda sedang membaca ini kemungkinan besar anda sedang melihat style baru blog saya. Benar! Warna pink sudah tidak dominan lagi, walaupun masih menjadi ciri khas dari desain yang saya gunakan. Areal untuk tulisan lebih luas sehingga tulisan bisa lebih besar dan mudah dibaca. Yang jelas style ini adalah style custom, bukan style kalengan dari blogger.com.

Font yang digunakan adalah font baru Windows Vista, yang saya dapat setelah membaca blognya mas Jay. Jika anda tidak punya font tersebut, blog ini akan dirender dengan Lucida Grande, jika Lucida Grande tidak ada maka akan dirender dengan Arial. Jika Arial nggak ada, ya berarti blog ini akan menggunakan font sans-serif default pada OS anda.

Apakah perubahan tampilan ini hanya perubahan pada kulitnya saja. Sayangnya iya. Apakah anda membenci tampilan baru ini? Jika iya, silahkan tinggalkan komentar disini. Ok? Terima kasih.

Untuk menutup post ini, mari kita ucapkan selamat tinggal kepada style pink yang sudah menemani saya selama 6 bulan.