hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Design


Design - July 9th, 2008

Tampilan Baru Detik

Mulai hari ini, portal berita Detik berganti wajah. Dari segi warna, nampaknya Detik masih ingin mempertahankan visual identity-nya yang warna-warni. Memang susah mengganti identitas visual kalau ciri-khasnya sudah terlanjur terkenal. Oleh karena itu, wahai para startups, sebaiknya identitas visual dipikirkan sedari awal. Dan jika sudah terlanjur basah, memang ada baiknya tetap dipikirkan, karena semakin terlambat, perbaikannya akan semakin ‘mahal’.

Detik Lama, Detik Baru

Untuk tata letak, rupanya Detik memilih berubah total. Yang bagus adalah jatah ruang headline yang terasa lebih lapang. Yang menganggu satu, yaitu kotak biru di tengah halaman. Warnanya yang biru kontras membuat mata saya terfokus secara involunter pada bagian tengah. Padahal di bagian itu tidak ada berita atau informasi yang menjadi ‘dagangan’ Detik.

Ini bukan masalah selera sih, cuma aspek ergonomi.

Design - October 16th, 2007

Mesum Gaya Neoklasik

Ayo uji kemesuman anda! Apa yang anda lihat pada lukisan Jean-Honoré Fragonard yang berjudul ‘The Swing’ dan dibuat tahun 1761 ini?

Design - June 20th, 2007

Logo Olimpiade London 2012

Logo Olimpiade London 2012

Hati-hati kalau bikin logo. Ketika logo Olimpiade London 2012 ditayangkan perdana di televisi 4 Juni kemarin, sejumlah penderita ayan langsung kumat. Kambing hitamnya? Warnanya terlalu kontras.

Padahal biaya desainnya mahil juga, £400.000 atau sekitar Rp 7M. Banyak kan? Tapi yang nggak suka juga banyak. Ada yang bilang bentuknya kuno gak jelas. Ada pula yang bilang bentuknya seperti Lisa Simpson sedang mengoral sesuatu. Kalau saya seperti liat seorang atlit judo yang lututnya lecet keseleo.

Tapi saya salut dengan keberanian LOCOG dan Wolff Olins yang mendobrak pakem perlogoan.

 

Logo Olimpiade Barcelona, Atlanta, Sydney, Athena, Beijing

Update: Iran mau memboikot Olimpiade London karena bentuk logonya menyerupai tulisan “zion”.

Design - June 29th, 2006

Visual World Cup 2006

Saya termasuk yang tidak suka logo Piala Dunia Jerman? Kenapa? Karena untuk sebuah event olahraga yang mengegerkan dunia , logo ini rasanya hambar. Tidak menggairahkan. Desainer logo nampak telah berusaha memasukkan excitement dalam desainnya, tapi masih terasa kurang. Coba bandingkan dengan logo Piala Eropa 2004 yang begitu seksi dan menggairahkan:


Saya tidak sendiri. Logo-design guru Jerman Erik Spiekermann (yang membuat logo VW, Apple, Audi, dan Nike), malu melihat logo World Cup 2006.

Saya juga tidak suka maskot singa Jerman tak bercelana, Si Goleo. Bentuknya itu lho, tidak proporsional. Lehernya terlalu panjang:


Walaupun Goleo adalah karikatur singa, tetapi karikatur-pun harus tetap proporsional. Coba perhatikan tokoh2 binatang pada film-film Disney atau Pixar. Walaupun mereka nyaris tidak mirip dengan binatang aslinya, tetapi desain karakternya proporsional sehingga tetap sedap dilihat.

Presskit yang disediakan di website piala dunia rasanya juga sangat minimalis. Jangankan ada artwork pendukung desain, logo saja tidak ada download-nya. Wallpaper-nya juga terasa hambar dan terkesan effortless. Lagi-lagi saya membandingkan dengan Viveo 2004: Panitia Piala Eropa Portugal sangat murah hati karena menyedikan download artwork (dengan format vektor), wallpaper-wallpaper yagn cantik, dan logo Piala Eropa tentunya.

Mungkin, Komite Piala Dunia Jerman sibuk membuat stadion yang ‘wah’, sehingga lupa membuat desain visual yang menarik.

Design - April 23rd, 2005

My First Car

3D BMW model

I don’t normally model cars because I prefer to create organic stuff (ie. characters), but due to circumstances I have to model this car.

This car is based on BMW blueprint I found at jpracing.racerplanet.com. Modelled using the ‘ol editable poly and meshsmooth, this one took about 25 working hours to model. Still a work in progress, because some of the mesh is a little off and the details are lacking.

Critics and suggestions are welcome.