hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Politik - May 28th, 2014

Mengurai Keterlibatan Prabowo Dalam Penculikan Aktivis ‘98

Prabowo

Soal penculikan aktivis ‘98, ada dua hal yang kita tahu pasti. Pertama, 23 aktivis telah dihilangkan paksa. 9 diantaranya dilepas, 13 masih hilang, dan 1 ditemukan tewas. Kedua, buntut dari kejadian tersebut, Prabowo Subianto diberhentikan dari TNI (dulu ABRI).

Lewat artikel ini, saya ingin mengembangkan diskusi tentang Prabowo supaya kita tidak sekadar berdebat apakah Prabowo menculik atau tidak menculik. Saya mengumpulkan dan menyatukan kesaksian Prabowo dan 7 orang korban penculikan: Andi Arief, Pius Lustrilanang, Nazar Patria, Rahardjo Waluyodjati, Mugiyanto, Aan Rusdianto, dan Faisol Reza. Dengan demikian kita mendapat gambaran yang terpadu tentang kejadian penculikan ‘98.

Data menunjukkan bahwa Prabowo memang terlibat dalam penculikan 9 aktivis. Ketika dalam penyekapan, beberapa korban sempat berkomunikasi dengan 3 aktivis yang hilang. Walaupun begitu, Prabowo merasa penculikan terhadap orang-orang Indonesia merupakan tindakan yang secara moral tidak bersalah. Di akhir artikel, saya mendiskusikan bagaimana kita seharusnya memaknai keterlibatan Prabowo.

Keterlibatan Prabowo dalam Penculikan

Pada wawancara dengan majalah Panji edisi 27 Oktober 1999, Prabowo mengaku bertanggung jawab atas penculikan 9 aktivis pro-demokrasi. Awalnya, Prabowo menerima daftar pencarian 28 orang aktivis radikal. Pimpinan TNI juga mengetahui keberadaan daftar tersebut.

“Saya memang terima satu daftar untuk diselidiki. Jadi, untuk diselidiki. Bukan untuk diculik.”

Testimoni Prabowo juga menyiratkan bahwa daftar tersebut berasal dari Suharto:

Majalah Panji: Anda tidak tanya pada Pak Harto daftar itu didapat dari mana?

Prabowo: Tentu saya tanya.

Dalam perkembangannya, penyelidikan itu berubah menjadi penghilangan paksa. Korban-korban mengaku diculik, diteror, dan disiksa. Prabowo mengatakan bahwa menculik adalah bagian dari menyelidiki, namun kemudian dia nampak enggan untuk bercerita lebih lanjut.

“Dalam operasi intelijen itu kan biasanya kita ambil, ditanyai, dan kalau bisa terus dia berkerja untuk kita. Kan begitu prosedurnya. Sudahlah, itu kesalahan teknis yang kemudian dipolitisasi.”—Prabowo

Dari kesembilan korban penculikan yang dikembalikan, tiga diantaranya—menurut Prabowo—adalah salah tangkap. Ketiga orang tersebut sekarang bergabung dengan Gerindra.

“Andi Arief dkk., itu ada dalam daftar pencarian orang (DPO), yang diberikan polisi. Yang tiga, Pius Lustrilanang, Desmond J. Mahesa, dan Haryanto Taslam, itu kecelakaan.”—Prabowo

Kecelakaan salah tangkap oleh tim Prabowo ini juga muncul di kesaksian Nazar Patria, salah satu aktivis yang diculik. Ketika disekap dan ditutup matanya, ia mendengar bahwa penculik telah mendapatkan orang yang benar dan mereka tidak salah tangkap. Ini menegaskan bahwa operasi tersebut sempat salah tangkap.

“[Dia] aktivis SMID, kita nggak salah tangkap!”.

Perlu diketahui bahwa Prabowo hanya mengaku bertanggung jawab atas penculikan 9 aktivis. Ia lupa dan tidak yakin apakah 13 aktivis yang hilang juga termasuk ke dalam daftar tersebut.

“Saya lupa [apakah orang-orang yang hilang itu ada di dalam daftar]. Mungkin tidak. Itu daftar kan kalau saya tidak salah didapat dari rumah susun Tanah Tinggi. Jadi macam-macam nama orang ada di situ.”

Namun, salah satu korban penculikan yang dikembalikan mengatakan sebaliknya. Mugiyanto, yang diculik 13 Maret 1998, mengaku bahwa selama disekap di markas Kopassus di Cijantung, ia mengetahui Herman Hendrawan ada di tempat yang sama. Hingga saat ini Herman masih hilang.

“Ketika mereka [orang-orang yang diculik] di sel, mata mereka dibuka. Jadi mereka bisa melihat, mereka bisa saling berkomunikasi dengan orang di sel sebelahnya. [...]. Misalnya, Faisol Reza bisa berkomunikasi dengan orang sebelah. Orang itu nyanyi lagu Widuri. Orang itu adalah Herman Hendrawan.”—Mugiyanto

Keberadaan orang hilang di Cijantung juga diakui oleh Pius Lustrilanang. Ia juga mengaku sempat berkomunikasi dengan Herman Hendrawan, Yani Afri, dan Sonny. Dia juga mendapat informasi kalau Dedi Hamdun juga ada di tempat penyekapan. Keempat orang tersebut hingga saat ini juga masih hilang.

“Di tempat penyekapan itu, saya juga sempat berkomunikasi dengan Herman Hendrawan, Yani Afri, dan Soni. Ketiga orang ini sampai saat ini belum diketemukan. Dari mulut Yani Afri dan Soni, saya mendapat informasi bahwa Dedi Hamdun juga disekap di tempat tersebut.”

Pius kini menjadi anak buah Prabowo di Gerindra. Kedua pengakuan ini memberi kesan bahwa tim di bawah Prabowo tidak sekedar menculik 9 orang yang kemudian dikembalikan, namun juga menahan beberapa aktivis yang kemudian hilang.

Korban Penculikan Disiksa

Dari pengakuan Andi Arief, Rahardjo Waluyojati, Mugiyanto, dan Aan Rusdianto; selama proses penyelidikan mereka diperlakukan tidak manusiawi. Rahardjo sempat dipukul, disetrum, dan juga disuruh tidur di atas balok es:

“Aku dibawa ke sebuah ruangan dan seluruh pakaianku dilepas hingga telanjang bulat dan dipaksa tidur tengkurap di atas balok es selama kurang lebih 10-15 menit sambil menanyakan kepadaku bagaimana cara menemukan Andi Arief”—Rahardjo Waluyojati

Aan dan Mugiyanto juga mengalami penyiksaan dan ancaman yang serupa.

“Setrum, pukulan, todongan senjata laras panjang, memaksaku untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.”—Aan Rusdianto

“Saya dipukul di perut berkali-kali dan pada muka sampai saya terjatuh. [...] Saya mulai diinterogasi dengan cara disetrum dengan alat setrum yang suaranya seperti cambuk. Penyetruman ini dilakukan pada seluruh bagian kaki saya, terutama pada bagian sendi lutut.”—Mugiyanto

Ketika Andi berhasil ditangkap, ia melihat Rahardjo dalam kondisi yang tidak menyenangkan. Hilyati, kakak perempuan Andi menjelaskan bahwa mata saudaranya ditutup dan delapan sempat pistol ditodongkan di badannya. Ia tidak bisa buang air maupun shalat. Hilyati mengatakan bahwa penculik mengancam akan membunuh Andi dengan mengatakan:

“Ajal kamu di tangan Tuhan. Tapi bisa, ajal kamu di tangan saya.”

Mengapa Prabowo melakukan tindakan itu?

Prabowo tidak memberi penjelasan mengapa dia bisa salah menafsirkan perintah sehingga tugas menyelidiki berubah menjadi penculikan. Padahal, testimoni di media menggambarkan Prabowo sebagai tentara yang berprestasi tinggi dan disiplin mengatur bawahannya. Prabowo sendiri merasa tindakan penculikan itu tidak salah secara moral karena aktivis-aktivis tersebut berniat buruk.

“Secara moral, saya tidak salah karena orang-orang itu berniat berbuat kejahatan yang bertentangan dengan hak-hak asasi manusia.

Lebih lanjut, Prabowo merasa bahwa penculikan tersebut diperlukan untuk menjaga keamanan dan demokrasi:

Informasi soal rencana pengeboman itu didapat dari interogasi, bukan kita ngarang. Dapat keterangan dari mereka. [...] Jadi, jangan salah, untuk menegakkan demokrasi, kita justru harus menjaga keamanan.”—Prabowo

Namun, Faisol Reza yang juga disekap bersama Andi dan Rahardjo membantah bahwa mereka akan melakukan teror. Faisol menuding isu bom justru dihembuskan oleh militer.

“Pihak militerlah yang menyebarkan isu bom [...] Kami cuma korban.”—Faisol Reza

Buntut dari Penculikan Aktivis

Dewan Kehormatan Perwira (DKP) mengatakan bahwa Prabowo bersalah atas penculikan sembilan aktivis ‘98. Bahkan, DKP menyatakan Prabowo mengakui penculikan tersebut padahal tidak ada instruksi penculikan dari Panglima TNI (Tempo). Ketua Dewan Kehormatan, Jenderal Subagyo mengatakan bahwa “Prabowo salah menafsirkan perintah komando” sehingga “terjadi penculikan”. Agum Gumelar, yang juga anggota DKP, mengatakan bahwa tidak ada perintah penculikan dari atasan Prabowo:

“Perintah melakukan bawah kendali operasi (BKO) ternyata tidak ada. Dan Prabowo melakukannya [penculikan] di luar kewenangannya.”

Kemudian DKP memberi rekomendasi agar Prabowo untuk diberhentikan. Tim Gabungan Pencari Fakta yang dibentuk pasca Mei 1998 mengeluarkan rekomendasi untuk membawa Prabowo ke pengadilan militer.

Pada akhirnya, Prabowo tidak dibawa ke pengadilan militer. Ia hanya diberhentikant. Dalam pengakuannya di majalah Panji, Prabowo memilih tidak mempermasalahkan putusan itu karena tidak ingin mencemari Suharto dan TNI (dulu ABRI):

Majalah Panji: Anda tidak mau nuntut soal pemecatan itu karena tidak ingin mempermalukan Pak Harto?

Prabowo: Benar, terutama itu. Juga tak ingin mencemari institusi ABRI, khususnya TNI AD.

Adalah anak buah Prabowo, Bambang Kristiono yang maju di mahkamah militer dan mengaku sebagai dalang penculikan. Mahkamah memecat dan menghukum penjara Bambang dan keempat anggota Tim Mawar. Namun, menurut Mantan Komandan Puspom ABRI Mayjen CHK Syamsu Djalaluddin, S.H., tidak mungkin Bambang menculik tanpa komando atasan. Di artikel Tempo “Mengusut Nurani Tim Mawar” edisi 29 Desember 1998, dituliskan pendapat Syamsu:

“Logikanya, kata Syamsu lagi, tidak mungkin kesebelas anggota Kopassus itu melakukan operasi secara sendiri-sendiri, tanpa perintah komandannya, kecuali saat itu mereka adalah pasukan yang melakukan desersi.”—Tempo, “Mengusut Nurani Tim Mawar” edisi 29 Desember 1998

Syamsu menegaskan bahwa mereka tidak desersi, sehingga pasti ada komando dari atasan Bambang:

“Saat itu, mereka tidak desersi, sehingga sudah pasti ada yang memerintahkan mereka”—Syamsu Djalaluddin

Pada saat itu, atasan langsung Bambang adalah Chairawan, yang secara langsung bertanggung jawab kepada Prabowo, Danjen Kopassus

Pasca pemecatan, Bambang Kristiono bekerja di bawah bisnis Prabowo. Dalam majalah Tempo edisi 13-19 Mei 2013, disebutkan bahwa Bambang menjabat sebagai direktur utama PT. Tribuana Antarnusa, yang merupakan anak perusahaan bisnis Prabowo. Sebelumnya, dalam pemberitaan ABC News Australia tentang Prabowo pada tahun 2009, Bambang Kristiono disebut sebagai tangan kanan Prabowo.

Prabowo memang dikenal sering memperkerjakan mantan anak buahnya. Darmanto, salah satu anak buah Prabowo menceritakan ketegasan dan juga kepedulian atasannya terhadap bawahannya:

“Pak Prabowo sangat tegas, disiplin dan keras jika ada anak buahnya yang salah [...] Pak Prabowo selalu memikirkan kesejahteraan bawahannya”—Darmanto

Prabowo yang dikenal keras terhadap bawahan yang lalai, nampak tidak bersikap keras terhadap Bambang Kristiono. Setelah dipecat oleh ABRI, Bambang kini menjadi orang kepercayaan Prabowo.

Apakah artinya?

Pengakuan-pengakuan di atas menggambarkan bahwa Prabowo terlibat dalam penculikan aktivis. Prabowo mengaku 9 aktivis yang diculik telah dibebaskan, tapi dia nampak tidak tahu menahu soal 13 aktivis yang hilang dan 1 yang ditemukan tewas. Namun, pengakuan Pius dan Mugianto menandakan bahwa sejumlah aktivis yang hilang ada kaitannya dengan operasi di bawah Prabowo.

Apakah penculikan tersebut dapat dibenarkan? Bagi Prabowo, orang-orang di dalam daftar itu membawa ancaman teror, sehingga secara moral tindakan penculikan itu benar. Tuduhan tersebut dibantah oleh Faizol Reza. Menurut Faizol, ancaman teror itu hanyalah rekayasa militer.

Penculikan itu sendiri bertentangan dengan Statuta Roma Mahkamah Kriminal Internasional. Statuta tersebut menggolongkan penghilangan paksa—penculikan—sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Korban penghilangan paksa biasanya diculik, ditahan tanpa perintah pengadilan, dan disiksa selama interogasi. Beberapa dibunuh dan jenazahnya dibuang sehingga tidak dapat diketemukan. Walaupun operasi penghilangkan paksa kadang bertujuan untuk menjaga keamanan, pada akhirnya operasi semacam itu melindungi HAM dengan melanggar HAM. Pius Lustrilanang disetrum dan dibenamkan ke air, padahal dia hanyalah korban salah culik. Operasi semacam ini juga tidak cocok untuk negara demokrasi karena memberangus lawan politik dan menciptakan perasaan ketidakpastian dan ketakutan pada masyarakat luas.

Bagaimana menurut saya?

Dari pengakuan Prabowo, operasi penculikan ini diketahui oleh elit TNI di atasnya. Akan tetapi, tidak cukup petunjuk yang mengarah ke situ. Jika dugaan tersebut benar, maka Prabowo bukan satu-satunya petinggi TNI yang terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan ini. Namun tidak berarti bahwa Prabowo lepas dari kesalahan, karena dia bisa menolak operasi tersebut atas alasan kemanusiaan. Ada kesan bahwa dalam situasi konflik nilai, Prabowo tidak mengutamakan aspek kemanusiaan.

Ini menggambarkan Prabowo sebagai sosok yang lebih kompleks dan tidak lagi hitam putih. Di satu sisi ia acapkali menggambarkan kecintaannya terhadap Indonesia. Di lain sisi ia merasa kejahatan terhadap kemanusiaan pada orang-orang Indonesia adalah tindakan bermoral. Kita sering mendengar bahwa sebagai perwira TNI ia pemimpin yang brilian dan berdisiplin tinggi, namun dalam tekanan situasi reformasi ‘98, kita mengetahui tim di bawah kendalinya bisa bergerak di luar kendali dan melakukan tindakan yang jahat dan tidak manusiawi.

Oleh karena pandangannya yang kontroversial terhadap penculikan, rencana Prabowo menjadi presiden menjadi problematik karena membuka sebuah pertanyaan: apakah dalam pemerintahannya Prabowo akan merestui penculikan dan penganiayaan terhadap warga negara Indonesia? Lebih lanjut, ia dan timsesnya harus menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti:

  • Mengapa kelalaian penculikan oleh Tim Mawar bisa terjadi pada sebuah organisasi militer yang biasanya punya rantai komando yang kuat? Bagaimana Prabowo bisa mengantisipasi masalah yang sama dalam pemerintahan sipil yang relatif lebih egaliter?

  • Prabowo yang memilih diam daripada mencemari Suharto dan TNI membuka rasa penasaran apakah Prabowo akan memprioritaskan korps dan keluarganya di atas kepentingan rakyat banyak?

Diskusi tentang Prabowo memang sebaiknya lebih fokus ke karakter dan nilai-nilai kemanusiaannya terutama jika kita hendak memilihnya sebagai presiden.

241 Comments

  • nah! akhirnya ditulis agak panjang juga, mencerahkan dengan opini pribadi diakhir mas. :)
    Ada yang tidak dimiliki masyarakat sipil kebanyakan, yaitu jiwa korsa. Tentu tentara sudah jelas memiliki itu, ditambah lagi setiap tentara menjunjung tinggi kesatuannya. Nah itu lebih rumitnya lagi, jika ada yang buruk pun tetap dijaga baik-baik didalam.

    • yusuf

      Prabowo Subianto adalah orang yang sangat mengabdi kepada bangsa Indonesia,mengikuti garis keturunan Pamannya “Soebianto Djojohadikusumo” dan mengalir ditubuh Prabowo jiwa seorang Pejuang bangsa.

      “Sosok Pemimpin Sejati”

      • abdul hakim

        menilai seseorang dari jasa pamannya, aneh, klau ada paman yg salah keponakannya jg harus kena?

      • wibisono

        Kenapa ndak harus pamannya, bukannya lebih dekat bapaknya, Sumitro? Karena PRRI/Permesta ? :)

      • Andri

        Kita tarik aja ke garis keturunan dibawahnya lagi biar fair, anak Prabowo: Didiet Prabowo

        Googling sendiri aja gimana orangnya :)

      • kamal

        indonesia btuh pemimpin yg tegas dan dedikasi tinggi bukan pemimpin yg pndai menabur janji

    • cakrimas

      Kalau datanya benar ,pastinya prabowo sudah di gantung,sajian data saja tidak cukup ,fakta hukum prabowo sampai sekarang tdk pernah proses hukum karna menculik..jadi gak usahlah menghukumseseorang ,dgn membuat opini negatif ,apalagi membunuh karakter seseorang yg masih peduli dgn negeri ini..mari kita jauhi dgn berprasangka buruk kepada orang ,mari kita diri kita sendiri…seperti apa..?

      • nana

        di dunia militer, meski bersalahpun sulit untuk di hukum mas. ayah saya 17 tahun menjadi penyidik, dan sejak kecil saya sudha lekat dengan dunia kirminal yg diselidiki ayah saya. banyak sekali kasus2 dr orang militer yg tidak bisa dihukum. tanya kenapa? silahkan anda tanya kepada para penyidik. negeri kita ini sudha bobrok, orang salah g bisa dihukum. bsia dihukumpun masih bsia jalan2 bahkan keluar negeri. masih bisa mengendalikan narkoba dr balik penjara.

      • jojo

        pak agum gumelar, wiranto sudah mengakui dan menyatakan bahwa prabowo terlibat dan bersalah, sby yang selama ini pura2 bodoh hanya berjanji janji sampai saat ini akan menyelesaikan kasus penculikan ini, mana hukum yang adil, SAYA AKAN MALU MENJADI WNI KALAU PEMIMPINYA PENJAHAT HAK ASASI MANUSIA.

      • johnyalhuda

        setuju, berilah kesempatan menebus ‘dosa’nya. saya yakin Prabowo ikhlas untuk membangun NKRI , dia sangat nasionalis.

      • Masih ada euh pakewuh mas, kan dia menantu orang yang paling berkuasa di indoseia ssat itu

  • nanang

    jadi ingat. kalimat yang dibunuh dan membunuh keduanya masuk neraka..

    • abdul hakim

      itu klau keduanya sama2 ada niat membunuh, tp klau membunuh orang ya dihukum qishash, dibunuh jg, soal apa nanti dia masuk surga krn sdah melaksanakan hukumam, itu tergantung Allah

  • nah, akhirnya ada juga tulisan bagus. tidak mengelukan satu pihak, tidak menjunjung setinggi langit pihak lain.
    aku suka yang seperti ini. membuka mata

  • Artikel yang menarik. Yang saya heran, katanya prabowo masih terima dana pensiun, beliau memang dipecat dari kostrad, tapi melanjutkan di seskoad kemudian meminta percepatan pensiun (pensiun dini). Pensiun dini ini ditandatangani oleh habibie.

    Kalau menanggapi penculikan, saya tidak berani berkomentar karena hanya mendengar dari media (yg bisa saja ditunggangi kepentingan politik).

    Saya cuman heran status “dipecat”.

    Mudah-mudahan bisa mncerahkan rasa penasaran saya.

    Salam untuk pak Herman Saksono serta keluarga.

    • abdul hakim

      yang pasti dipecat dr jabatan pangkostrad yg baru dijabat 2 bulan, kalau tdk ada pelanggaran serius mana bisa dipecat? umur prabowo wkt itu baru 47 thn, pangkat letjen.

  • gito

    yach, pada akhirnya kita harus memilih, apakah Prabowo dg “dosa2″-nya seperti yg dijelaskan di atas, ataukah Jokowi yang dibelakangnya berdiri gembong2 penjahat, pengambil uang rakyat TRILIUNAN ???

    • maman

      memang dibelakang prabowo gak ada gembong penjahat ya ? pengambil uang rakyat triliunan ? Ada ARB yg utangnya banyak. Lah Prab sendiri utangnya buanyak banget .. belum orang2 PKS yang haus kekuasaan .. lalu penjahat2 kecil yang jumlahnya banyak bngt .. hehe

      kelihatan gembong penjahat yg mana kan ..

      • xxxxxxx

        Jokowi itu hanya alat bagi megawati. PDIP adalah partai paling terkorupsi, dan bnyak d blkangi oleh PKI dan org” korupsi

      • sopian

        hati-2 anda dengan omong anda soal pks, buktikan omongan anda soal korupsi rajanya ada di pdip

      • ree beth

        hahahaha…woles Mr.Sopian…..lhaaa emang buktinya PKS jg banyak yg korupsi…saya tidak buta dan tuli..saya masih waras seandainyapun saya mgkn Buta Politik,tp sebagai org awam,sy membaca dan melihat bagaimana sepak terjang PKS dikancah perpolitikan,partai yg menggiring isu SARA (agama) untuk mendulang suara dan memuaskan syahwat politiknya….

        Politik itu Busuk,bahkan orang2 yg pandai dan paham tentang agama sekalipun akan ”cakar2an” dan menghalalkan segala cara untuk mendapat kekuasaan…lihatlah si SDA…beliau korupsi dana haji…

        jadi lets be smart Sir…Lihat lebih jelas lagi,pahami dan belajarlah jujur dengan apa yg kita lihat….jangan dibutakan oleh Fanatisme yg berlebihan… MERDEKA

        love and peace…

      • johnyalhuda

        yang afdlol pilih Prabowo-Hatta.

    • wibisono

      Gembong-gembong penjahat di belakang Jokowi itu gerombolan yang sama dan mendukung Prabowo jadi cawapres tahun 2009 kan?

    • Brian

      ada fakta dan data?

    • kamal

      saya tmbhkn jokowi tu di belkngnya sangt ahli menjual HARTA2
      NEGARA kpda ANTEK2 ASING

    • Nuke

      Saya baru semalam melakukan due dilligent terhadap sumber klaim PDIP terkorup, yang ternyata datang dari sebuah grafik yang ditelurkan oleh sebuah badan yang bernama @KPKwatch_RI, yang mengklaim sumber data dari ICW. @KPKwatch_RI sendiri tidak memiliki website resmi, dan seorang blogger ada yang mengulas dalam due dilligentnya, di history ditemukan tweet yang “ramah” dan seolah partner (opini si blogger) dengan @relawan_prabowo yang katanya resmi dari gerindra. Dan data grafic ini sendiri sudah dibantah keras oleh ICW secara resmi di akun twitter resmi mereka, dan mengatakan mereka dicatut logo dan namanya oleh@KPKwatch_RI, sehingga disimpulkan; bahwa grafic yang beredar yang menyatakan PDIP partai terkorup adalah HOAX.

  • Tulisan bagus, menambah referensi untuk ‘melek’ dan belajar ‘mengenal’ sebelum memilih.

    Buat saya yang penting jangan menelan mentah-mentah info yang ada baik dari media mainstream maupun sekuler atau dari manapun. Ada baiknya ‘cek n ricek’ dan menggali informasi juga menganalisa lebih jauh. Selanjutnya biarkan hati nurani memilih.

    Siapapun nanti Presiden terpilih diharapkan tidak lagi berpihak kepada golongan, parpol, apalagi kepentingan keluarga, melainkan berpihak pada Rakyat. Ketika sudah menjadi pemimpin negara, sesungguhnya Rakyatlah yang ‘mempekerjakan’ dia, bukan institusi atau parpol.

    Orang mungkin memiliki argumentasi sendiri-sendiri mengenai keunggulan dan kelemahan masing-masing calon, siapa yang paling tegas, siapa yang visi-misinya paling wah, siapa yang paling merakyat. Yang terpenting menurut saya adalah pilih yang ‘omongannya bisa dipegang’.

    :)

  • Fir 807

    Bisa jadi Prabowo memang menjadi dalang penculikan aktivis, tapi jelas dia menerima daftar aktivis tersebut dari petinggi TNI….. ga mungkin bawahan mengambil tindakan tanpa berkonsultasi dengan atasan. Apalagi dalam keadaan genting seperti itu…….?????? Saya justru menganggap Prabowo hanya korban, bayangkan dia hanya kamibng hitam yang kehilangan istrinya, jabatan, nama baik dan sebagainya. Jiwa korsanya sangat tinggi terhadap almamater dan korpsnya. Terbukti, bawahannya yang juga dipecat, digandeng dalam perusahaannya.

    • Herman

      banyak yang menuduh Prabowo tidak manusiawi. Saya tidak akan membahas soal penculikan, atau soal kerusuhan, tapi seiring dengan terus menggantungnya kasus ini apakah Prabowo diuntungkan? Justru dia harus terus menanggung pembunuhan karakter terutama dari media online, masalah keluarganya kadang2 dibawa juga. Mungkin kalau itu terjadi pada orang lain mungkin mereka sudah stress. Tulisan ini bagus, tapi hindari untuk “membunuh” Prabowo, karena nantinya anda juga akan jadi tidak manusiawi.

    • abdul hakim

      dgn mempekerjakan bekas anak buah di kopasus di perusahaannya menandakan prabowo berhutang budi pd bawahannya itu.

    • fafa

      kambing hitam apa bisa menjelma jadi macan asia?

  • Artikel yang menarik mas. Cuma masalahnya karena nggak pernah ada pengadilan yang digelar untuk kasus – kasus penculikan itu. Jadinya semuanya serba ngambang dan yang ada soal pengakuan2 yang dari dulu juga sudah diketahui

  • ah bulshit… buktikan kalo berani?
    cuma ngemeng doang?
    prabowo tak bersalah

  • bambang

    saya kurang yakin apa yg di tulisan dalam artikel ini, tapi okelah artikel ini menarik, walaupun ada beberapa kutipan wawancara dengan prabowo pada majalah panji, namun saya masih belum bisa langsung percaya..ini berbeda dengan pengakuan kivlan zein, saat pengakuan zein PPP blm bergabung dengan gerindra dan zein juga menyerang prabowo dengan “aksi lempar HP ke SDA” menurut saya disitu zein dalam posisi netral.
    pandangan saya, saya tidak akan melihat masa lalu, bukan berarti melupakan, toh sampai saat ini KOMNAS HAM tidak mempunyai bukti apa2, berapa kali kita ganti presiden pun tidak ada bukti2 baru..jadi lebih baik saya memikirkan bangsa ini ke depan, amerika sudah pergi ke bulan, kita masih sibuk mengurusi HAM.

    • Jika manusia sudah bisa sampai Jupiter, HAM harus tetap diurusi karena itu menjamin hak Anda untuk hidup, beragama, bahagia, sehat, dan hidup tanpa ketakutan.

      • Antyo

        Komen yang seolah lucu dan menghibur tapi mendebarkan :D

        “Jadi lebih baik saya memikirkan bangsa ini ke depan, amerika sudah pergi ke bulan, kita masih sibuk mengurusi HAM.”

      • ree beth

        yg lebih miris lagi mungkin ga lucu sama sekali dan mungkin komentar saya ini akan keluar dari konten artikel ini adalah….Dibelahan dunia sana orang2 sdh merencanakan piknik ke Bulan bahkan sdh ada yg memesan tiket utk ke luar angkasa,disini masih saja disibukkan dengan isu SARA…

        seolah-olah Keimanan seseorang itu ditentukan oleh sekelompok orang yg mengaku diri mereka adalah tangan kanan Tuhan….

        sungguh miris ketika Agama digiring untuk mendulang suara dan memuaskan syahwat politik mereka….

    • abdul hakim

      prabowo dan kivlan zen tdk pernah datang dipanggil komnas HAM, mangkir

    • cacan

      amerika memang sudah kebulan, dan mereka gak sibuk mengurusi HAM, sebab kalau mereka mengurusi HAM, maka habislah negara itu yang jelas2 sebagai negara pelanggar HAM terbesar didunia, dari mulai di Vietnam, Afganistan, Irak. Mungkin mereka akan melakukan pelanggaran HAM ke negeri ini jika Presiden indonesia seoarang yang tegas membela kepentingan rakyatnya. Mungkin akan ada kasus kosovo nusantara. Atau mungkin akan terjadi model pembunuhan pemimpin nasional seperti Muamar Kadhafi… Mudah2an tidak sampai seperti itu, andaikata rakyat kita sadar akan semua itu….

  • eduard hendra

    tulisan yg mencerahkan. Kalau yg sy tangkap berarti ada beberapa orang yg diculik oleh kubu prabowo tetapi sampai sekarang belum kembali. Sedangkan yg salah tangkap seperti pius sudah hidup nyaman sebagai anggota dpr. Melihat gelagatnya sepertinya prabowo ini memang super kreatif, dan kreativitas ini didorong oleh ambisi untuk mencapai puncak karir apapun caranya. Menurut info ayah dan ibu prabowo beragama krisgen protestant, begitu pula adik dan kakaknya. Prabowo saat menikahi siti hediati pun menjadi mualaf. Dan mulai dari titik itu menjadi “abri hijau” yg sering berseberangan dgn “abri merah putih” geng nya lb moerdani. Dengan perpindahan keyakinan demi menikahi anak presiden dan kenaikan pangkat yg cepat sekali karena faktor mertuanya. Maka terlihat ambisi dan kreativitas yg mengikuti ambisi itu. Tak menutup kemungkinan prabowo dapat lebih “kreatif” lagi di masa depan. Seperti yg ditunjukkannya lewat kreativitas penculikan dan dugaan keterlibatan dalam rusuh mei 98. Orang yg kreatif dia.

    • CyberCrosse

      Negara INI, Negara HUKUM..,klo benar PRABOWO bersalah Mengapa TIDAK DIGANTUNG AJA..,tpi buktinya sekarang prabowo langgeng Pilpres..,..!!!..,Berarti dia AMAN…,

      • Anda tidak tahu data. Prabowo dinyatakan bersalah oleh DKP. Namun ketika dibawa ke pengadilan, bawahannya mengaku bahwa semua penculikan ini inisiatif dia. Mayjen Syamsu Djalaluddin bilang tidak mungkin bawahan bergerak tanpa komando dari komandannya.

        Jadi pertanyaannya justru, kenapa Prabowo tidak dinyatakan bersalah di pengadilan militer.

      • ree beth

        Aman karena beliau pake Pengaman *sebut : pembalut * jadi tidak BOCOR :D

        peace ;)

  • Fahri

    PRABOWO-HATTA UNTUK INDONESIA BANGKIT!

    • abdul hakim

      bangkit pelanggaran ham nya dan kebangkitan perusahaan2 asing via hatta

    • Danny Kirnadi

      Ya, bangkit dari kubur itu semua para korban hilang kalo prabowo jadi presiden!

      • wahyu

        prabowo hatta Indonesia bangkit… kata Fadlizone/monyet.. klo di pimpin Jokowi Indonesia hancur.. mana buktinya juga Prabowo bias membangkitkan Indonesia… bangkitin tuh mayat-mayat yg pernh di culiknya.

    • wahyu

      AWAS ORANG-ORANG REZIM ORDE BARU.. BANGKIT LAGI….

      CEGAH DAN LAWAN PELANGGARAN HAM YG BERTEBARAN DIREZIIM ORDE BARU
      USUT KASUS-KASUH HAM DI REZIM ORDE BARU
      1. KASUS TANJUNG PRIUK
      2. KASUS PENCULIKAN AKTIVIS DAN MAHASISWA
      3. KASUS KLENDER
      DAN MSIH BANYAK KASUS-KASUS YG LAINNYA YG BELUM TERUGKAP DAN DIPUBLIKASI-NYA..
      Jangan percaya dengan omongan orang-orang orde baru itu…

      • kamal

        INI politik lima tahunan knp wktu jd CAWAPRES megawati dlu ga jd bualan jng bunuh karir PRABOWO

  • Fajar Maulana

    PRABOWO – HATTA menuju Indonesaia yang lebih baik lagi

    • abdul hakim

      lebih baik lagi dalam penculikan aktivis?

    • Danny Kirnadi

      Lebih baik lagi dalam korupsi sapi, lumpur lapindo, dana haji, gerbong kereta listrik, pemurnian agama, pengelolaan FPI…wahhh banyak deh. Hidup Indonesia bangkit!

    • ree beth

      Lebih baik lagi kalaui tidak menjadi presiden… :D

      • mari berpikir jernih….tak usah saling menyudutkan ,,,tak usah memaksakan,,tak usah mempengaruhi,,tak usah mengajari org lain,,,tak usah saling mengomentari,,,tak usah merasa mengerti,,,tak usah membela salah satu,,,,tak usah galau,,,,,,tak usah merasa dibutuhkan,,,tak usah mengeluarkan tekad kpd org lain ,,,,,ambil sikap masing2,,,,tak usah merasa jengkel,,,

    • wahyu

      lebih baik kutu mu… rezim orde baru.. masih melekat di pikiran nya prabowo… jngn smpe di era reformasi ini… orang-orang orde baru bangit lagi

  • Hanya menyimak … makasih atas oponinya

  • Seterabapa

    Artikel yang bagus.
    Mencemaskan bagaimana mungkin fakta yang sudah sangat jelas ini dianggap sebagai kampanye hitam? Rupanya percaya atau tidak, tidak berkaitan dengan fakta. Cuma sekedar pilihan saja. Hebat sekali Tim Mawar mencuci otak bangsa ini dari belakang layar!

  • Iqbal

    Assalamualikum wr.wb. Diskusi yg sangat menarik rekan2 sekalian. Jika dilihat dari sistem pemerintahan, kita ini penganut paham trias politika. Dimana yg berkuasa menentukan arah bangsa adalah MPR, presiden adalah eksekutor dari kebijakan2 maupun undang2 yg dibuat MPR. nah harusnya kita lebih kritis dalam memilih anggota legislatif yg kmrin bukan yg ini. Pertanyaan sdh benarkah kita dlm memilih yg kmarin. Nah untuk masalah pilpres ini, terlepas siapapun mereka, mari kita buat daftar list prestasi dan potensi positif apa saja dari masing2 calon, jgn dibuat list daftar keburukannya. Sebenernya ini jg diajarkan Rasul serta khalifaturrasyidin kepada kita, dmna kita hrus melihat dri sisi positifnya, lihat saja saat sahabat Umar bin Khattab atau seperti Khalid bin Walid, dimana org2 ini sebelum memluk islam adalah org yg jahat n mengerikan, namun setelah masuk islam, mereka dilihat dari potensinya yang ada, sehingga seorang Umar bisa menjadi khalifah, atau Khalid menjadi panglima perang umat Islam. Atau mengapa seorang Sunan Kalijaga yg diangkat menjadi waliullah padahal dia adalah seorang berandal dan perampok, tpi berkat potensi dirinya Allah memilihnya untuk menjadi waliullah, padahal saat itu jg banyak orang alim di negeri ini. Itu semua adalah pelajaran bagi kita. Mari kita lihat potensi positif masing2, kemudian kembalikan ke hati nurani kita dan dengan Bismillah kita pilih mereka. Semoga negeri ini berkah. Dan mari kita selalu doakan negeri ini berkah. Karena saya yakin hanya sedikit diantra kita yg berdoa untuk negeri ini di sela2 solat kita, termasuk mengingatkan diri saya sendiri. Terima kasih. Wassalamualaikum wr.wb

    • nanda

      Amien…..

    • han

      aamiin… :)

    • msj

      bagus banget komentarnya ini…setelah baca artikel ini, isinya bagus dan menarik. Namun, setelah liat komentar ini…..the best lah…
      Nggak adil memang kalau kita membandingkan sesuatu dari keburukan karena jika kita berada di sisi lawan, maka keburukan itu nggak akan pernah habis bahkan kebaikan yang dia lakukan bisa dibilang konspirasi dll.
      Kemajuan teknologi dalam menyampaikan informasi pun seharusnya diiringi dengan sikap kritis pemuda dalam menanggapinya, bukan langsung menelannya. Dan lagi, masih belum meyakinkan bersih dari unsur-unsur kebohongan.
      Berbeda dengan komentar yang lain, komentar ini sangat baik karena memberikan pencerahan bahwa pemimpin yang baik tidak selamanya memiliki masa lalu yang baik. Memang masa lalu berpengaruh besar apalagi pemimpin adalah panutan dari rakyatnya, namun ada satu hal yang kita biasa lupa yaitu kekuasaan Tuhan dalam membalik hati seseorang. Memang rasanya naif sekali membicarakan ini di kalangan orang orang berpendidikan. Tapi kekuasaan Tuhan ini sebenarnya sudah banyak terjadi, dan bahkan terjadi di sekitar anda.
      Semoga Indonesia diberikan pemimpin yang terbaik. Aamiin

    • Ucok

      Terima kasih, bagus feedbacknya, ayo kpd masing” pendukung berikan list hal” terbaik yg pernah mereka lakukan, biar kami” ini yg masih memilih “atau” bisa cek n ricek

  • gunawan

    Dari artikel tsb sebenarnya kita bisa melihat bhw terlalu naif apabila prabowo melakukannya seorg diri tanpa petunjuk, arahan, & keterlibatan petinggi militer lainnya. Berdasarkan sumber lainnya, diketahui bhw beliau hanya menerima tugas dan tugas ini tdk diberikan hanya kpd beliau. Dalam artikel tsb, pius desmond dan taslam memberikan pandangan yg berbeda. Banyak hal yg msh abu2 banget dan hal yg lbh membingungkan adlh kehadiran marzuki darusman dan said agil (yg saat itu menjabat sbg ketua komnas HAM dan agt) menyatakan dukungannya kpd Prabowo saat ini. Konklusi sy sgt sederhana, th 97-98 terjadi pergolakan politik dan keamanan yg luar biasa di tanah air. Banyak pihak terlibat dan Prabowo menjadi kambing hitam paling ideal dgn dipecatnya beliau dari jabatan Pangkostrad. Issue2 ini msh terus berlanjut namun sy percaya bhw suatu saat akan terbuka siapa yg bertanggung jawab thd berbagai kasus yg mengerikan terutama mei 98. Th 2009 lalu megawati mengungkapkan keyakinannya bhw prabowo tdk terlibat kerusuhan Mei 98. The truth will be revealed…..

  • Sarmin

    Saya mengenal baik Mugiyanto. Dia salah satu sohib saya yang jadi korban penculikan Tentara biadab tahun 98.

    Dia telah mencari keadilan sejak lama dan dia tidak pernah berafiliasi secara ekonomi dan politik dengan para politisi busuk negeri ini. Jadi tidak mungkin dia mengumbar kebohongan untuk kepentingan golongan politisi yang sedang haus kekuasaan.

    Thanks alot buat mas Herman yang telah mempublish cerita kebejatan komandan penculik.

    • Danny Kirnadi

      Saya juga kenal Andi Arief dan cerita di sel mako kopassus cijantung bukanlah isapan jempol. Tanpa cerita dari mereka2 yg diculik kemudian dilepaskan inilah isu semua diatas tersebut bergulir. Prabowo ingin menyelamatkan bapak mertuanya! *inisiatif personil sang mantu

      • admin

        klo ga mau di culik ya jangan macem macem pake acara demo < lihat apa yang kalian hasilkan sekarang korupsi tambah banyak dan leluasa < beras mahal tanpa di barengi ama produktifitas penduduk < nilai rupiah tambah hancur < aset negara di jual < barang import semua makanan berformalin dan ber borack , yang harus bertanggung jawab itu kalian para aktifis yang mengatasnamakan demokrasi < tapi berpikiran pendek dan membabi buta , kalian lah yang harus di usut sampai ke akar akarnya siapa dalang yang menghancurkan nama indonesia di mata dunia < siapa dalang yang menjadikan rakyat tambah sengsara pengangguran tambah dan tambah

      • ree beth

        woles mas bro….
        koq pernyataannya sama dengan Ketua Dewan yg terhormat kita.,…Marzuki Ali…cuma beda kalimat dan kejadian…

        kalo tidak mau kena tsunami ya jgn tinggal didaerah dekat laut…*uuppsss naah lhooo…hahahaha

        so lets be smart….ketika bicara juga jgn membabi buta spt itu.. ;)

  • kyrie

    bang abdul hakim dibayar berapa buat komen2 ga bermutu gitu?

    • ree beth

      pertanyaan itu justru jadinya Blunder ke diri anda sendiri…. ;)

      setiap orang berhak untuk berkomentar…suka tidak suka kita harus menghargainya…karena tidak semua orang bs dibayar….
      dan jika ada pertanyaan seperti itu,maka mungki itu adalah pengalaman pribadi sendiri…. :)

  • joe

    Tulisan yg dr dulu pngen saya baca

    Thanks dh mempublish :)

  • iqbal

    1. buat bung herman : lumayan bagus syang tdk dmasukkan ref dri warta LN yg brkaitan pnculikkn &, riot 98 terutama laporan CIA&Dephan kpd Congres amrik yg mndesak pmutusan hub krjasama militer thd indonesia (kopassus) akbat ksus 98. brrti ada bukti.
    2. Ada bbrapa report jg dri koran2 lama trmsuk Tempo mngnai keterlibatan BIA/BIN&Pngdam Jaya. yg tetap satu klik dg bowok.
    3. Mahmil dan pengadilan HAM bknkah selalu dihindari bowok? pres2 lalu BUKANNYA TDK MAU TAPI TIDAK SANGGUP. (baca koran2 lma selalu terjdi rusuh dan bom bla mmeriksa cndana cs termsuk bowok)
    4. Jgn mnggunakan sahabat Nabi sbgai pembenar, buknkah Aturan, tata masyrakt, UU, etika, norma, bahkn Agama telah hadir ketika Prabowo berlaku Barbar dan kejam? tdk sepert shabat Nabi yg ktanya dlu barbar krn mmng msh hidup dlm zaman kegelapan.

  • yoestira e prawira

    Tak ada yang baru ,semua mengacu pada situasi dan kondisi waktu itu,atas nama AM dan stabilitas negara ,hal itu akan selalu terjadi meski dengan jenis dan cara yang berbeda.

  • Diskusi yang sehat. Salut buat para komentator disini :)
    Adminnya juga :)

  • Kalau dari sepengetahuan saya, dalam operasional militer itu bersifat “meng-iyakan perintah atasan”. Jadi …

  • Artikelnya menarik, tidak bersifat emosi dan berusaha netral dengan kadarnya. Nice sharing kak :)

  • brian

    Prabowo ini org yg ambisius , saya takut klo dia terpilih jdi presiden apapun konsekuensi nya akan dilakukan demi kepentingan nya maupun kepentingan lainnya

    Saya yakin konsekuensi ini bisa saja lebih parah dari tragedi mei 98′

    • johnyalhuda

      Do’akan saja biar dia jadi negarawan yg baik, mampu menjadikan NKRI menjadi ‘macan asia’ sebagimana obsesinya.

  • Abu Aleena

    Salam,,,seblumnya untuk penulis,,trima kasih atas tulisannya,,membawa pencerahan,,and next sy ingin bertanya untuk pbk2 yg berbicara tentanh HAM,,apa bedanya antara Human Rights (HAM) dan Crime????

    • Human rights itu hak2 manusia untuk hidup sehat, bahagia, bekerja, merasa aman, dan bebas dari rasa takut. Crime adalah tindakan yg mengurangi hak2 tadi.

  • fian

    Menarik mas tulisannya,, cuma satu pertanyaan saya,, kenapa baru menulis sekarang? Apa mas mau membentuk opini di masyarakat bahwa prabowo ‘penculik’ di pilpres kali ini. Hati-hati ini bisa menjadi sebuah black campaign..

    • Terima kasih. Saya nulis sekarang karena sempatnya baru sekarang. Perihal black campaign, saya ini orang biasa yang suka menulis, Mas/Mbak. Tidak ada afiliasi dg partai atau capres.

      • CyberCrosse

        Npa g’ dari dulu mas herman…,kan kita udah lama kenal dengan p.bowok..,jangan2 kamu sudah jadi kader kontranya p.bowok y..,ngakuh aja mas…,kemudian klo kamu punya banyak bukti..npa g’ masukin aja ke publik sekarang biar rakyat tau..,bila perlu masukan ke televisi…,atau iklan sekalian..,pasti banyak ko’ yg belah kamu…,tapi resikonya tanggung sendiri…,klo bukti2mu ngaur..,

      • Ya ini saya sedang memberikannya ke publik, melalui blog. Saya tidak mampu membayar ke TV atau koran.

        Oh iya, mohon tunjukkan bagian mana bukti2 saya ngawur.

      • johnyalhuda

        mas herman bilang aja terus` terang ini bagian dari strategi. kalau nulisnya dulu ya …. sangat boleh jadi sedikit yg membaca dan komen. gak seru ya mas ?!

  • bz

    Buat apa ribut2 buat yg gk jelas bro,ntar ngejilat ludah sendiri lho..hehe KOMNAS HAM sebagai yg punya tugas aja belum bisa ngasi hasil yg bener2 ” bersih ” kan? Selain itu,suka tidak suka toh kita masih bisa tidur nyenyak n berkarya sampai sekarang karna ada sumbangsih aparat yg jagain kita kan? Dan kita juga yg sipil ini gk tau semuanya tentang protokol keamanan negara bro,mungkin ada hal yg melatar belakangi keputusan yg diambil para elit itu yg kita gk tau. pembentukan bangsa ini butuh proses dan aksi, hitam dan putihnya.jadi menurut sy,untuk bangsa yg lebih baik dimulai dari diri kita sendiri n keluarga kita aja dululah,.hehe damai Indonesia!

    • Argumen Anda membingungkan. Intinya apa ya?

      • kamal

        Intinya di pegang presiden civil yng ku alami ga pernh AMAN tiap malam ga pernh tidur berjaga dek karna NINJA anak2 berandalan klu minta uang sesuka dia ibarat HUKUM ga prnh ada di zaman P SBY inilh aku tdr tiap mlm bs lena ibarat pintu rmh seminggu ga di kuncipun harta tak akan sirna trma ksh pemerinthn skrng LANJUTKAN………

  • Agusthompel

    Menarik. Apakah ada info mengenai 13 aktifis yang hilang tersebut ? Sempat saya mendapat isu bahwa salah satu dari 13 aktifis yang hilang tersebut di temukan di maluku. Apakah itu benar ?

  • meghol

    Riskan kalo prabowo jd pemimpin negri ini… terlalu berambisi dan sangat pintar hingga orang lupa akan masa lalunya yg penuh misteri… misteri yg kelam dan penuh muslihat..

  • rudy

    Mudah2an bisa dilihat dari semua sisi..

  • shin

    artikel2 di Tempo banyak manipulasinya krn banyak pengaruh dr amerika & australia yg sekarang lg ketar ketir dengan pencalonan Prabowo

    • Ini adalah contoh argumen sesat yang masuk ke dalam kategori Poisoning the Well. Selengkapnya:

      http://en.wikipedia.org/wiki/Poisoning_the_well

      • shin

        lho,pada kenyataannya emang bener koq…amerika sendiri sampe melakukan black campaign tentang prabowo lewat media cetaknya itu yaa…soal artikel tempo yg banyak dipengaruhi amerika emang kenyataannya begitu koq

    • ree beth

      kalo anda yakin Tempo banyak memanipulasi…kenapa anda tidak menyuarakan kebenarannya dan menguak itu….

      Lets be smart…mas bro :)

      love and peace

    • wahyu

      justri si prabowo yg kutar ketir dengan TEmpo,,, tuh adiknya mw beli group tempo… tapi apah?
      tempo gx bisa dijual kepda orang-orang orde baru…
      akhirnya dia menyewa ” majalah murahan ” yang direksi pernh di pecat oleh TEMPO juga.
      dia membuka OBOR RAKYAT untuk menjelekan JOKOWI-JK.
      ”” baca berita jangan setengah-setengah coy”

  • guy

    Inilah hebatnya amerika bikin bangsa sendiri saling serang haha

  • guy

    Ingat pesan Soekarno “Perjuangan saya lebih mudah melawan penjajah, sedangkan perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri”. Sumber keonaran dunia memang amerika yg mjd musuh Soekarno

  • tsyum

    untuk sobat2 perlu anda pikir baik2, apakah cocok seorang capres mempunyai cara fikir dibawah ini?

    Mengapa kelalaian penculikan oleh Tim Mawar bisa terjadi pada sebuah organisasi militer yang biasanya punya rantai komando yang kuat? Bagaimana Prabowo bisa mengantisipasi masalah yang sama dalam pemerintahan sipil yang relatif lebih egaliter?

    Prabowo yang memilih diam daripada mencemari Suharto dan TNI membuka rasa penasaran apakah Prabowo akan memprioritaskan korps dan keluarganya di atas kepentingan rakyat banyak?

    klo memang benar buktikan jangan malah diam hanya untuk prioritas korps dan keluarga…<<salah satu cara fikir orde lama yg mengetumakan KKN…hmm

  • Edwin Pidung

    jangan disepelekan masalah HAM, kalo mau negeri kita jadi barbar lagi silakan. tapi saya sendiri sepenuhnya menolak. entah apa nanti kata anak cucu kalo perlakuan yang tidak manusiawi ini terjadi secara besar besaran dijaman mereka. mereka bakal mengutuki kita, dan mereka akan meremehkan kita karena kita ngurus Keadilan Manusia aja gak bisa apa lagi ke bulan.

    Artikel yang bermanfaat, walaupun berbeda beda pemikiran tapi jangan lupa kita harus bersatu lagi kalau ada macan yang coba gigit hak hak kita

  • young_guns

    Thx bwt info ny… stipa org pasti punya kesalahan masing, kelebihan dan kekurangn, termasuk Pak Prabowo, trgantung dari cara kita untuk menilai ny…. smoga artikel ini mmbawa Indonesia ke arah yg lebih baik…

  • mail

    ko ini beda versi yah ?? lebih menyudutkan kepada prabowo ?? apakah ini di tuliskn secara real /nyata ?? yang saya prnah baca bahwa pengamanan di bagi beberapa team,, baik BIA, KOPASUS, POLISI dsb….

  • MAIL

    tidak kongrit ini isinya.. menyudutkan pak PRABOWO..

  • Dian

    Hedeuh masih ada aja sih orang2 yang menggunakan voa-islam sebagai referensi?
    Saya seorang muslim dan turut merasa sangat terganggu dengan berita2 dari voa-islam yang katanya menyuarakan islam. Bahasa yang digunakan voa-islam seringkali tidak santun, beberapa kali terbukti kalau berita yang ditampilkannya palsu, atau gambarnya editan dari berita lain, serta beberapa macam fraud pemberitaan lainnya.
    Saran: Lain kali jangan pakai referensi voa-islam ya kalau mau berdiskusi sehat dan logis. Thx :)

  • h

    menurut saya ini adalah sebuah tulisan yang bagus dan bersifat persuasif.
    Hanya saja terdapat kejanggalan dalam tulisan ini.
    Prabowo pada masa itu tentu loyal terhadap atasannya. Seorang seperti prabowo tentu tidak akan mengingkari apa yang diperintahkan atasannya. Pengakuan yang terlalu lurus seperti itu bagi saya aneh. Seperti benar-benar tidak berkelit. seperti sudah diatur. Apa Prabowo benar-benar tidak melindungi atasannya? Sepertinya ia hanya menjadi kambing hitam dari dalang dibalik peristiwa itu.

    Selain itu, selepas jabatannya prabowo berusaha untuk menjadi lebih baik lagi. Jika dilihat dari sejarahnya, kalau begitu prabowo bukan orang yang takut untuk bertanggung jawab kan? karena dia saja mau mengakui hal tersebut (terlepas memang benar 100% salahnya atau bukan). Pertanyaannya apakah ia benar-benar tidak akan melakukan penculikan lagi setelah memimpin kelak? Kalau memang tidak melakukan seperti itu lagi nantinya, secara tidak langsung kita dapat mengetahui siapa dalang dibalik penculikan waktu itu

  • Terima kasih, kak. Tanpa membaca majalah dan koran di masa lalu, tulisan ini menambah pengetahuan dan memunculkan keinginan untuk mencari tahu lebih dalam sebenarnya apa yang terjadi? apakah yang terjadi sudah seharusnya? Jika melenceng dari prinsip negara kita, lalu adakah yang bisa dilakukan untuk meluruskannya?

  • por

    HAM agama product abad 20 setelah perang dunia II lahir dinegri paman sam

  • Niar

    Artikelnya bagus, jadi nggak perlu gugling lagi nyari kasus penculikan 98 itu krn sudah terangkum jadi satu.
    Buat yg bilang ini black campaign pasti baru kenal penulisnya krn baca artikel ini. Mas Herman ini tiap kali mau pilpres pasti bikin tulisan spt ini. Dia “membedah” capres capres itu. Jadi inget pas pilpres 2009 (kalo ga salah inget) mas Herman nulis ttg SBY. Waktu itu ditulisannya dia condong ke SBY ( dan saya sebel setengah mati :D ).

    Buat yg bingung mau milih siapa tgl 9 Juli nanti..ada baiknya baca kalimat di bawah ini :
    “Syarat paling minim kriteria calon penguasa itu adalah tangannya tak pernah berlumuran darah dan tak mencuri uang rakyat”

  • hipster

    Mafia-mafia senayan bahaya juga ga sih? Soalnya setiap pemilu pasti ada kan orang partai yang punya kepentingan pribadi. Konspirasi di atas konspirasi. Sok ngedukung orang calonin diri supaya dia dapet untung. Kayaknya sih lumayan ya duit kompensasinya, buktinya mereka masih aktif di partai, ga mau digeser sama yang muda, padahal keliatan udah ga produktif :p


Leave a Reply