Wicked Musical Singapura - Glinda Elphaba

Awal tahun 1900-an sebuah topan besar di Kansas menerbangkan rumah si gadis cilik Dorothy Gale. Rumah ini mendarat di Oz, tepatnya di atas sang Wicked Witch of the East—Nenek Sihir dari Timur—dan menewaskannya. Kemudian datanglah Glinda—Sang Peri dari Utara—yang membimbing Dorothy menemui The Wizard of Oz supaya bisa kembali ke rumah.

Dibantu oleh Scarerow, Tin Woodsman, and Cowardly Lion, Dorothy akhirnya mengalahkan The Wicked Witch of the West—Nenek Sihir Dari Barat. Dan berkat kemampuan sihir sepatu merah rubi milik Nenek Sihir dari Timur, akhirnya Dorothy kembali ke rumahnya di Kansas.

Itulah kisah The Wizard of Oz yang juga difilmkan tahun 1939.

Musikal “Wicked” menceritakan kejadian sebelum Dorothy datang dari Kansas dan kejadian di baliknya. Elphaba, yang dilahirkan berkulit hijau, selalu menjadi bahan ejek-ejekan di Shiz University, termasuk oleh Glinda yang paling populer di kelas. Namun suatu hari, karena suatu kesalahpahaman, Elphaba dan Glinda menjadi sahabat dekat.

Kelak Elphaba akan menjadi The Wicked Witch of the West.

Wicked Musical Singapura - Elphaba and Glinda

Karena kemampuan sihir Elphaba, ia dan Glinda diundang ke Emerald City oleh Wizard of Oz. Namun di sana, Elphaba menyadari kalau Wizard of Oz tidak memiliki kemampuan sihir. Sang Wizard hanya ingin memperalat kemampuan sihir Glinda. Sambil menyanyikan “Defying Gravity”, Glinda terbang meninggalkan Emerald City dan kedua sahabat itu berpisah.

Bagi penggemar Glee mungkin ingat pada season 1 Rachel dan Kurt pernah berduet menyanyikan Defying Gravity.

Setting pertunjukkan ini mengulang-ulang penggunaan motif jam, karena kisah Wicked memang merupakan flashback sejak matinya Elphaba oleh Dorothy. Jika dibandingkan dengan Phantom dan Lion King, set dan lighting Wicked memang terasa biasa. Demikian juga dengan kostumnya, masih terasa biasa dan repetitif.

Kekuatan Wicked memang pada dialog yang ngepop untuk melihat kisah Wizard of Oz dari sudut pandang tokoh antagonisnya. Elphaba bukan lagi villain yang satu dimensi, melainkan sosok yang terbuang oleh masyarakat. Demikian juga Glinda yang selama ini digambarkan baik hati, ternyata semula adalah gadis ambisius tapi agak dangkal.

Wicked Musical Singapura - Wizard of Oz

Musikal ini tidak terlalu berat untuk dinikmati. Sang penggubah lagu, Stephen Schwartz memilih aransemen pop untuk Wicked. Sayangnya musik yang seharusnya menjadi kekuatan sebuah musikal, justru terasa kurang mengugah pada saat pertama didengarkan. Mungkin karena Jemma Rix yang memerankan Elphaba nampaknya kurang dalam menyelami karakter yang keras kepala dan penuh konflik diri. Seperti ketika membawakan Defying Gravity, titik tertinggi musikal ini masih terasa nanggung. Untungnya Suzie Mathers lebih terampil membawakan tokoh Glinda yang selalu positif, hingga kadang terlalu positif.

Sejumlah elemen musik lain cukup asyik dinikmati, seperti ketika David Harris yang memerankan Fiyero membawakan Dancing Through Life. Lagu ini juga menbawa kita ke awal mulai persahabatan Elphaba dan Glinda. Persahabatan ini kemudian diuji pada lagu I’m Not That Girl dan kemudian ditutup pada lagu For Good. Dengan segala kekurangannya, Jemma dan Suzie bisa membawakan harmonisasi yang cantik untuk lagi penutup itu.

Pertunjukan Wicked akan main di Marina Bay Sands, Singapura hingga Maret 2012. Nontonlah jika sempat. Musiknya akan semakin asyik setelah beberapa kali didengarkan, tapi hiburan utamanya adalah bagaimana kisah klasik The Wizard of Oz diputarbalikkan oleh Wicked.

Wicked Singapore Stage

Wicked Musical

6 thoughts on “Wicked Musical

  • January 16, 2012 at 3:10 pm
    Permalink

    Momon ini sungguh hebad sekali ya… O_O Tiba-tiba sudah nonton ajaaa…

    Aku pengen sih nonton, tapi kalau menurut mas Momon masih kurang asoy secara set, mending nunggu yg ballet aja kali yaaa

    Reply
    • January 16, 2012 at 10:14 pm
      Permalink

      Aku menunggu Mary Poppins datang Pon :D

      Reply
  • January 17, 2012 at 5:31 am
    Permalink

    Ini main di Sydney beberapa waktu silam.. Mary Poppins juga udah main di sini dan kabarnya bagus sekali…

    Dulu aku suka nonton musical tapi sejak punya anak, kan anak gak boleh masuk jadi ya tahan dulu nunggu anak gede.. :)

    Reply
  • January 20, 2012 at 1:35 pm
    Permalink

    Keren sepertinya :( saya juga cukup senang menonton pertunjukan musikal, tapi sayang di kota yang saya tempati tidak/jarang ada hehehe

    Reply
  • July 3, 2014 at 5:31 am
    Permalink

    I see a lot of interesting articles on your blog.
    You have to spend a lot of time writing, i know how
    to save you a lot of work, there is a tool that creates unique, google friendly articles in couple of minutes, just type in google –
    laranita’s free content source

    Reply
  • August 27, 2014 at 10:03 pm
    Permalink

    I read a lot of interesting posts here. Probably you spend a lot of time writing, i
    know how to save you a lot of time, there is an online tool that creates readable,
    google friendly articles in seconds, just search in google – laranitas
    free content source

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *