<img class="size-medium wp-image-1466 aligncenter" src="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2011/03/The-Age-Wikileaks-President-SBY-440×249.jpg" alt="The Age Wikileaks President SBY" width="440" height="249" srcset="http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2011/03/The-Age-Wikileaks-President-SBY-440×249.jpg 440w, http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2011/03/The-Age-Wikileaks-President-SBY-150×85.jpg 150w, http://hermansaksono site de vente de viagra.com/wp-content/uploads/2011/03/The-Age-Wikileaks-President-SBY-1024×580.jpg 1024w, http://hermansaksono.com/wp-content/uploads/2011/03/The-Age-Wikileaks-President-SBY.jpg 1338w” sizes=”(max-width: 440px) 100vw, 440px” />

Pagi ini (3/11) koran The Age menurunkan judul yang menggelegar: Yudhoyono “abused power”. Salah satu harian terbesar di Australia itu memuat bocoran dari Wikileaks bahwa Presiden SBY menyalahgunakan kekuasaannya sehingga menodai reputasinya sebagai reformis yang bersih.

Bocoran yang diklaim bersumber dari diplomatic cables (surat menyurat diplomatik) Kedutaan Amerika Serikat ini memuat sejumlah informasi yang berpotensi menggoncang (lagi) pemerintahan SBY, antara lain:

  1. SBY mengintervensi proses penyidikan atas Taufik Kiemas pada tahun 2004. Kiemas diduga melakukan korupsi dengan jumlah sangat besar pada masa pemerintahan istrinya.
  2. Jusuf Kalla menyuap kader Golkar untuk memenangkan Kursi Ketua Umum Partai Golkar pada pemilihan tahun 2004. Nilai suapnya dikatakan The Age, “sangat banyak”.
  3. Ibu Negara Ani Yudhoyono juga dikatakan mendapatkan keuntungan finansial dengan menjadi broker bisnis.
  4. SBY memerintahkan Kepala BIN Syamsir Siregar untuk mengawasi gerak-gerik Yusril Ihza Mahendra yang melakukan lawatan rahasia. Yusris disebut melawat ke Singapura untuk menemui pebisnis Cina. The Age menggaris-bawahi jabatan Yusril sebagai ketua Partai Bulan Bintang, yang kala itu adalah saingan politik SBY.

Melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Pemerintahan SBY menyangkal tuduhan itu. Marty mengatakan pemberitaan itu tidak berdasar, tidak faktual, dan tidak masuk akal. Sementara itu Jusuf Kall mengakui kalau membayari tiket pesawat dan kamar hotel pengurus Golkar pada saat pemilihan tahun 2004. Namun apakah Kalla juga menyuap dalam bentuk uang, mantan Wakil Presiden itu tidak membenarkan atau menyangkal.

Metta DS, jurnalis Tempo mengatakan kalau kita harus hati-hati menyikapi kasus ini. Lewat Twitter, Metta menjelaskan kalau harian The Age pernah salah melakukan investigasi seperti saat menurunkan pemberitaan soal suap pencetakan uang di BI pada bulan Desember tahun lalu.

Sebetulnya gampang saja menanggapi kasus ini. Persilahkan KPK untuk menyidik kasus ini. Minta Kedutaan AS untuk memberikan klarifikasi. Jika SBY memang terbukti melakukan kesalahan, maka DPR tinggal memproses pemakzulannya. Toh kita masih ada Wapres Boediono yang akan menggantikan SBY andaikata RI-1 dimakzulkan.

Masalahnya, mungkin publik tidak percaya proses ini akan berjalan bersih jika dilakukan di bawah lembaga eksekutif seperti KPK. Repotnya, jika penyidikan dialihkan ke DPR, nanti ini semua menjadi pertunjukan drama panjang yang ending-nya bisa diperjualbelikan.

Update

  • AS mengeluarkan pernyataan resmi bahwa mereka menyesalkan kebocoran komunikasi rahasia tersebut. Pernyataan ini keluar dari Menlu AS Hillary Clinton, melalui Dubes AS untuk Indonesia, Scott Marciel.
  • Pernyataan resmi dari Kedubes AS mengatakan kalau mereka menyesalkan pembocoran informasi apapun yang dimaksudkan sebagai rahasia, termasuk pembicaraan pribadi antara rekan sejawat atau penilaian dan observasi pribadi dari diplomatnya. Kedubes AS menjelaskan kalau kebijakan luar negeri resmi AS tidak ditetapkan melalui pesan-pesan ini, tetapi di Washington.

 

Wikileaks Akhirnya Menuding SBY
Tagged on:

5 thoughts on “Wikileaks Akhirnya Menuding SBY

  • March 11, 2011 at 2:46 pm
    Permalink

    oh, saya kira ada yang ngeleak kalau beliau diretouch lagi.

    Reply
  • March 11, 2011 at 4:38 pm
    Permalink

    bisa jadi ratingnya ngalahin sinetron yang heboh itu?

    Reply
  • March 13, 2011 at 3:02 am
    Permalink

    aq gk gitu paham soal bocoran.. wikileaks ambil dari komunikasi diplomatik as kan ya? apa kawat diplomatik tdk mengandung bias juga ya?

    soal bocor membocorkan ini, mgkn bener niwatori, kayaknya bakalan ada anak SMA yang cari bocoran soal SNMPTN lewat wikileaks …

    Reply
  • March 14, 2011 at 5:38 am
    Permalink

    Menyesalkan kebocoran informasi ya, bukannya ikut menyangkal bahwa berita itu tak benar ;)

    Reply
  • March 14, 2011 at 12:32 pm
    Permalink

    artinya itu benar kan Mon
    *angkat banner turunkan SBY*

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *