Tifatul Sembiring, belajarlah menyensor sampai ke negeri Cina. Jika Anda mau main sensor, setidaknya sensorlah dengan manis. Sebelum manis juga dilarang.

Sejak tahun 2010 negeri tirai bambu ini memblokir layanan internet map seperti Google Map dan Bing Map. Sebagai gantinya Baidu, search engine nomer satu di RRC, membuat Baidu Maps. Dan mengikuti tradisinya yang tunduk kepada sensor ketat pemerintah Cina, Baidu tidak menampilkan satellite view. Sebagai gantinya adalah “pixel art” view, yang menyerupai game SimCity. Mungkin ini yang namanya menyensor dengan elegan, karena hasilnya lebih cantik daripada Google Map 3D.

Misalnya ini adalah pemandangan Kota Terlarang di Beijing:

Baidu-Kota Terlarang

World Trade Center China:

Baidu-China World Trade Center

Dan tak lupa Stadion Nasional yang biasa dipanggil the bird’s nest—sangkar burung:

Baidu-Beijing National Stadium

Dan siapa yang akan melewatkan Menara Oriental Pearl di Shanghai:

Baidu-Oriental Pearl Tower

Teka-tekinya apakah gambar-gambar ini digambar satu-satu, atau jangan-jangan ada software yang bisa mengkonversi citra satelit menjadi pixel art isonometri? Apakah bangsa Cina sudah kembali menjadi inventor, atau cuma sekadar hard worker?

Sensor Yang Indah

10 thoughts on “Sensor Yang Indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *