Polisi Menyobek Bom Buku Ulil

Sebuah bom berbentuk buku yang dikirim untuk Ulil Abshar Abdalla meledak di kantor JIL, Utan Kayu hari ini (15/3). Bom itu diterima berupa paket oleh aktivis JIL Saidiman. Buku berjudul “Mereka Harus Dibunuh” itu ternyata tidak bisa dibuka, dan ketika diintip berisi kabel, jam, dan batere. Bom itu akhirnya meledak ketika sedang dijinakkan polisi. Tangan Kasat Reskrim Dodi Rahmawan putus.

Sebelum meledak, Polisi menggenangi bom tersebut dengan air atas instruksi lewat handphone. Langkah itu diambil karena tim gegana tidak datang setelah ditunggu 1,5 jam. (video)

Bom Buku Sebelum Meledak
Detik-detik sebelum bom untuk Ulil meledak di tangan perwira polisi Dodi Rahmawan

Menurut detikcom, bom dilaporkan ke polisi pukul 14. Tim gegana terima laporan pukul 15. Setelah bom meledak pukul 16, tim gegana sampai ke TKP pada pukul 17.

Buku itu dikirim atas nama Drs. Sulaiman Azhar, Lc. Ulil diminta untuk memberi kata pengantar untuk buku yang berjudul lengkap “Mereka Harus Dibunuh Karena Dosa-Dosa Mererka Terhadap Islam dan Umat Muslimin”. Salah satu bab dalam buku itu bertajuk “Deretan Nama Tokoh-tokoh Indonesia yang Pantas Dibunuh”. Buku paket tersebut dikirim dari alamat Jalan Bahagia, Gang Panser 29, Ciomas, Bogor.

Ulil memang sering bersuara lantang mengkritik tajam FPI dan HTI. Tokoh JIL ini juga sering menyuarakan pembelaan terhadap masyarakat Ahmadiyah. Dengan sidang terhadap Abu Bakar Baasyir yang juga terus berjalan, mengaitkan kejadian satu dengan yang lain mungkin menjadi pilihan nalar yang masuk akal. Akan tetapi, seperti teror di Indonesia pada umumnya, teror ini tidak jelas pengirimnya. Walaupun targetnya adalah Ulil, tujuannya ini tidak mesti untuk kalangan Ulil. Berbeda dengan FPI yang minimal punya sikap, teror ini “cuma” menciptakan teror demi teror.

Update:

  • Bom buku juga dikirimkan ke BNN dan rumah ketua Pemuda Pancasila Yapto. Bom buku di BNN ditujukan untuk Kalakhar Gories Mere. Polisi berhasil menjinakkan kedua bom sebelum meledak.
  • Ulil beranggapan bom yang dikirim untuknya berkaitan dengan politik.
  • Bom buku juga dikirim ke rumah musisi Ahmad Dhani di Pondok Indah pada hari Selasa (15/3). Bom buku tersebut berjudul “Yahudi Militan” dan disertai surat yang mirip dengan surat untuk Ulil.
Bom Buku Untuk Ulil Meledak di Markas JIL
Tagged on:

5 thoughts on “Bom Buku Untuk Ulil Meledak di Markas JIL

  • March 16, 2011 at 7:27 am
    Permalink

    Kalo dari URL ini: http://yfrog.com/gyjg8szj , judulnya bukan “Mereka Harus Dibunuh Karena Dosa-Dosa Mererka Terhadap Indonesia dan Umat Muslimin”. tapi “Mereka Harus Dibunuh Karena Dosa-Dosa Mererka Terhadap Islam dan Umat Muslimin”.

    Aku berharap kasus ini di-film kan di CSI dan ngeliat bagaimana sang sutradara menyelesaikan kasus ini ketimbang menanti pemerintah menanganinya.. paling ya gitu-gitu aja…

    Reply
  • Pingback: Gegana Bom Buku - Pictures - hermansaksono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *