hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Archive for March, 2011

Misc - March 31st, 2011

Teater Musikal

Phantom Of The Opera Musical

Apa beda teater musikal dengan opera? Apa yang membedakan musikal Laskar Pelangi, dan—katakan—Turandot? Toh pada keduanya para pemeran menyanyi setiap saat.

Sebetulnya tidak ada batasan yang tegas antara opera dan musikal. Satu cara untuk membedakan, adalah artis opera biasanya berangkat dari penyanyi yang kemudian menjadi aktor, sementara artis musikal berangkat dari aktor yang bisa menyanyi. Musikal juga banyak adegan menari, sementara pada Opera nyaris tidak ada. Continue reading …

Indonesiana - March 26th, 2011

Roy Suryo Berebut Kursi Pesawat Lion Air

Roy Suryo di Lion Air

Anggota DPR Roy Suryo dan seorang penumpang lain berebut kursi pesawat Lion Air. Setelah terjadi kehebohan dengan pilot, serta diusir oleh penumpang seisi kabin, Roy akhirnya turun dari pesawat.

Kejadian ini dilaporkan melalui Twitter oleh penumpang tersebut, Ernest Prakasa. Pagi itu (26/3) Ernest naik ke pesawat Lion Air untuk penerbangan ke Jakarta-Jogja pukul 6.15. Sesampainya di kabin, Ernest mendapati kursinya sudah diduduki oleh Roy Suryo. Kursi rekannya juga sudah diambil oleh istri Roy.

Pagi itu pesawat dalam kondisi penuh sehingga rombongan Ernest tidak dapat dialihkan ke kursi lain.

Ternyata Roy salah naik pesawat. Continue reading …

Politik - March 24th, 2011

Kunjungan Luar Negeri Ala DPR

DPR Kosong

Seragam pramuka Jepang berbeda dengan seragam pramuka Indonesia. Itulah laporan hasil kunjungan DPR ke Jepang pada tahun 2010.

“Kalau misalnya [seragam pramuka] untuk SD itu lebih cerah. Kalau sehari-hari [seragamnya] simpel,” ujar anggota Panja Pramuka DPR Hetifah Sjaifudian (Golkar)—via detikcom.

Untuk mendapatkan informasi yang sebetulnya tinggal cari di Google, DPR harus mengirim 25 anggota ke Jepang. Dan biaya yang harus ditanggung uang rakyat untuk “pelesiran” ini tidak murah. Tahun 2009, anggaran DPR untuk kunjungan ke luar negeri besarnya 60 milyar dan di tahun 2010 naik menjadi 73 milyar.

Sayangnya, biaya mahal ini tidak jelas hasilnya. Sejak 2009 DPR telah 19 kali berkunjung ke luar negeri. Namun laporan hasil kunjungan itu cuma 2. Sisanya entah, tidak diketahui. Dari penelusuran di situs dpr.go.id juga ditemukan bahwa lembaga legislatif itu telah berkunjung luar negeri sebanyak 143 kali. Dari kunjungan luar negeri sebanyak itu, hasilnya cuma tiga buah laporan.

Ini semua terdokumentasikan dalam evaluasi kinerja DPR 2009-2010 terbitan Pusat Studi Hukum & Kebijakan Indonesia (PSHK). Pada evaluasi setebal 192 halaman itu, DPR dikatakan sering tidak memberi pertanggungjawaban. Dan jika memberi, isi laporannya tidak rinci. Kunjungan Komisi III ke Swedia tahun 2007 misalnya, laporannya hanya 1 lembar yang isinya deskripsi pendek dan jadwal kegiatan. Continue reading …

Politik - March 23rd, 2011

Aljazeera: Purnawirawan TNI di Balik Serangan Ahmadiyah Cikeusik

Jendral TNI dituding ada di balik serangan Ahmadiyah Cikeusik

Aljazeera memberitakan sejumlah jendral purnawirawan TNI telah membacking kelompok penyerang Ahamdiyah Cikeusik untuk menjatuhkan SBY. Para jenderal itu menilai SBY terlalu lemah dan terlalu reformis. Menurut Step Vaseen dari Aljazeera, rumor bahwa FPI memiliki backing “telah terbukti untuk pertama kalinya”.

Ini bukan pertama kalinya kantor berita Aljazeera menaruh perhatian kepada Indonesia. Kantor berita Qatar ini rutin meliput perkembangan Indonesia, termasuk kebijakan pemerintah melarang Ahmadiyah dan pengadilan Abu Bakar Baasyir.

Salah satu narasumber liputan itu adalah Chep Hernawan dari Gerakan Reformasi Islam, sebuah kelompok massa yang aktif menolak Ahmadiyah. Chep mengaku didekati oleh purnawirawan TNI pada bulan Januari tahun 2011. Jendral senior itu memberikan dukungan kepada Chep supaya presiden jatuh. Sekjen FUI, Al Khathath juga mengaku didekati jenderal yang ingin menjatuhkan SBY.

Aljazeera mengarahkan pemberitaan ke mantan KSAD TNI AD, Tyasno Sudarto. Jendral bintang empat ini memang kerap menyuarakan ketidakpuasannya terhadap SBY. Tyasno juga pernah disebut-sebut sebagai sosok yang mensuplai senjata dalam persekongkolan pembunuhan terhadap Nasruddin Zulkarnaen yang akhirnya memenjarakan ketua KPK Antasari Azhar. Tuduhan tersebut dibantah Tyasno.

Tyasno Sudarto

Okezone memberitakan dalam kabinet bayangan yang disusun oleh Dewan Reformasi Islam, Tyasno disebut sebagai Menkopolkam sementara ketua FPI Habieb Rizieq diberi posisi Kepala Negara.

Di Indonesia memang belum pernah ada sejarah TNI melakukan kudeta militer terhadap presiden yang sah. Akan tetapi, ini bukan pertama kalinya militer dikaitkan dengan kerusuhan sipil.

Update:

Opinion - March 22nd, 2011

Pluralisme vs Pluralisme

toleransi pluralisme agama

Mereka yang cas cis cus bahasa Inggris pasti mengerti bahwa pluralisme berasal dari kata plural yang bermakna “jamak”. Jamak di sini tentu tidak semakna dengan sholat jamak, yang menggabungkan dua ibadah sholat menjadi satu waktu. Makna jamak pada kata plural adalah: lebih dari satu.

Dus, kebanyakan orang telah paham bahwa pluralisme bermakna keberagaman, dan bagaimana bertoleransi supaya tetap rukun. Sayangnya, entah bagaimana, muncul definisi pluralisme kedua.

Pluralisme versi garis keras ini memiliki makna bahwa semua agama itu sama. Lebih ekstrim lagi, ada yang memaknai bahwa pluralisme meyakini semua agama itu bisa disamakan, tuhan tiap agama sebetulnya sama, dan pada esensinya semua orang akan ke akhir yang sama.

Maka demo menolak pluralisme tidak selalu aneh. Orang-orang itu bukan menolak ada agama lain di Indonesia, mereka menolak agamanya disatukan. Tidak mengejutkan jika penolak pluralisme bukan cuma HTI. Pada tahun 2005, MUI mengeluarkan fatwa haram pluralisme.

Perbedaan dalam memaknai pluralisme akhirnya membawa kita ke pertengkaran yang sebetulnya tidak perlu. Satu memperjuangkan toleransi, satu membela kemurnian. Padahal, masalah negara ini justru ada pada intoleransi yang menjadi kekerasan karena terlalu banyak pengangguran.

Ulama M. Shiddiq al-Jawi dari HTI rupanya  sudah mengusulkan memecah definisi pluralisme menjadi dua: pluralitas dan pluralisme. Pluralitas bermakna keberagaman, dan pluralisme bermakna “semua agama sama”. Akan tetapi, dua kata baru ini kok kayaknya malah bikin tambah bingung ya?

Pictures - March 17th, 2011

Gegana Bom Buku

Petugas gegana bom buku ini pakai masker, helm, baju pengaman, sepatu lars, TAPI tangan telanjang?