Berwisata adalah menemukan sesuatu yang baru. Di monumen atau perempatan jalan, Anda bisa menemukan langgam keindahan yang tidak pernah ada di rumah. Demikian juga ketika mencicipi makanan asing, yang enaknya berbeda, tetapi tetap lezat disantap. Yang sering terlupakan adalah kebaruan-kebaruan itu disusun oleh orang-orang yang tinggal di sana. Walaupun mungkin mereka tidak meninggalkan kesan bagi Anda, tetapi merekalah pembuat kesan yang Anda bawa pulang ke rumah.

Ibu Pengelola Losmen Ngoc Minh

Ibu pemilik losmen Ngoc Minh ini jarang terlihat diam. Selalu mengenakan rok dan sepatu hak tinggi, ia mondar-mandir dari satu sudut ke sudut losmen yang lain. Dia memang tidak sendirian. Penginapan empat lantai ini dikelola bersama suaminya dan tiga pembantu, tetapi satu-satunya saat ia terlihat duduk cuma waktu menerima telpon atau mengurusi reservasi.

Sopir menuju Cat Ba

Doy menyetir sedan Toyota yang kami tumpangi menuju Cat Ba selama tujuh jam, berhenti hanya ketika menyeberang dengan ferry. Pria satu anak ini nampaknya suka otomotif, ialah yang bercerita kelebihan-kelebihan Toyota yang membuatnya mengalahkan Honda di pasar Vietnam. Kami berusaha ngobrol: saya dan Hanny memakai Inglish, dan dia, Vinglish. Jurang dialek ini agak mempersulit kelenturan percakapan, tetapi salah paham selalu bisa berakhir dengan ketawa.

Agen Tur My Ngoc Tours

Mbak pengelola My Ngoc Tours inilah yang menyiapkan tur tiga jam menelusuri gugusan pulau karst di teluk Lan Ha. Tanpa tur singkat itu mungkin perjalanan kami untuk melihat Lan Ha akan gagal, karena waktu yang tersisa tidak cukup banyak. Jangan bayangkan ia agen travel yang persuasif-agresif, bisa dikatakan si Mbak justru sebaliknya. Gerakannya cukup dan tidak memotong pembicaraan. Berbisnis dengannya adalah tanpa keraguan.

Dan demikianlah penutup seri Vietnam ini. Senang berkelana denganmu Hanny. :)

Vietnamese People We Met
Tagged on:     

17 thoughts on “Vietnamese People We Met

  • July 28, 2010 at 2:41 am
    Permalink

    mukanya indonesia semua ya? atau indonesia yang mukanya vietnam ya?? hihihi. mbak pengelola itu ihik juga.

    Reply
  • July 28, 2010 at 6:51 am
    Permalink

    moga-moga mba Hanny ga marah, fotonya malah ga dipajang di artikel ini :D

    Reply
  • July 28, 2010 at 9:21 am
    Permalink

    Ibuk pemilik losmen itu dari wajahnya terlihat pintar berbisnis ya :D

    Reply
    • July 28, 2010 at 9:23 am
      Permalink

      Dia sangat passionate dengan usahanya mbak.

      Reply
  • July 28, 2010 at 2:07 pm
    Permalink

    aaaaa ibu kos, doy dan si mbak, how lucky kita bertemu ketiganya, ya! membuat kita merasakan keramahan Vietnam ^o^ senang juga berkelana denganmu :D mana katanya postingannya koin inggris! :)) :)) tapi ibu kos paling lucu yaaaa, baik lagi, udah gitu modis tapi lincah :))

    Reply
      • January 17, 2015 at 6:45 pm
        Permalink

        My hat is off to your astute command over this tobrp-ciavo!

  • April 30, 2011 at 10:54 pm
    Permalink

    Another hydraulic power backhoe attachment is the tiltrotator. As a student you will be required to work on many real life projects in the field.

    Reply
  • Pingback: Herman faubert | Blessingmagazi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *