hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Reviews - July 4th, 2010

Eclipse

Apakah yang istimewa dari perempuan yang cinta mati dengan lelakinya sampai mau memberikan apa saja? Termasuk menyerahkan keperawanan dan nyawa? Jawabannya: sama tidak istimewanya dengan perjaka yang keukeh mengejar wanita yang ditaksirnya. Di Eclipse, Bella Swan masih cinta mati dengan Edwards Cullen; sementara Jacob Black masih sudi mengejar cinta Bella yang sebetulnya tidak (begitu) naksir dia.

Masalahnya adalah, kisah mereka tidak istimewa kalau Edward bukan vampir dan Jacob bukan serigala jadi-jadian. Tanpa aspek supranatural maka tidak ada Victoria si musuh yang sedang membangun pasukan vampir, ataupun serikat vampir sedunia bernama Volturi. Buanglah semua itu, maka Eclipse tersisakan menjadi kisah ABG labil yang menjemukan. Sungguh menyedihkan melihat Bella yang tidak tahu berterima kasih dan Jacob yang terbutakan cinta menjadi role-model para ABG. Dua tokoh itu tentu menarik untuk menggambarkan perilaku jiwa yang labil, tetapi ketika menjadi panutan, Eclipse adalah masalah. Eclipse mengamini sikap cinta mendua, cinta buta, dan cinta mati.

Tapi begini, jika Anda telah mengikuti Twilight dan menonton New Moon, maka secara otomatis ekspektasi untuk sekuel ketiganya juga akan menurun sehingga bisa menikmati adegan laganya yang lumayan oke.

29 Comments


Leave a Reply