hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Archive for July, 2010

Reviews - July 31st, 2010

Salt

Salt Angeline Jolie

25 menit sebelum Evelyn Salt pulang kantor dan menuju perayaan pernikahannya, seorang pembangkang dari Rusia ditangkap di markas CIA Washington. Pria bernama Orlov itu membocorkan operasi rahasia yang disusun dari zaman Uni Sovyet. Operasi itu mendidik agen-agen rahasia sejak kecil, dan menyusupkan mereka di keluarga-keluarga Amerika. Esok pagi, satu agen akan dikirim untuk menghabisi nyawa Presiden Rusia yang sedang melawat ke New York.

Orlov juga membocorkan satu rahasia lagi. Agen itu bernama Salt. Evelyn Salt.

Continue reading …

Travel - July 28th, 2010

Vietnamese People We Met

Berwisata adalah menemukan sesuatu yang baru. Di monumen atau perempatan jalan, Anda bisa menemukan langgam keindahan yang tidak pernah ada di rumah. Demikian juga ketika mencicipi makanan asing, yang enaknya berbeda, tetapi tetap lezat disantap. Yang sering terlupakan adalah kebaruan-kebaruan itu disusun oleh orang-orang yang tinggal di sana. Walaupun mungkin mereka tidak meninggalkan kesan bagi Anda, tetapi merekalah pembuat kesan yang Anda bawa pulang ke rumah.

Ibu Pengelola Losmen Ngoc Minh

Ibu pemilik losmen Ngoc Minh ini jarang terlihat diam. Selalu mengenakan rok dan sepatu hak tinggi, ia mondar-mandir dari satu sudut ke sudut losmen yang lain. Dia memang tidak sendirian. Penginapan empat lantai ini dikelola bersama suaminya dan tiga pembantu, tetapi satu-satunya saat ia terlihat duduk cuma waktu menerima telpon atau mengurusi reservasi.

Sopir menuju Cat Ba

Doy menyetir sedan Toyota yang kami tumpangi menuju Cat Ba selama tujuh jam, berhenti hanya ketika menyeberang dengan ferry. Pria satu anak ini nampaknya suka otomotif, ialah yang bercerita kelebihan-kelebihan Toyota yang membuatnya mengalahkan Honda di pasar Vietnam. Kami berusaha ngobrol: saya dan Hanny memakai Inglish, dan dia, Vinglish. Jurang dialek ini agak mempersulit kelenturan percakapan, tetapi salah paham selalu bisa berakhir dengan ketawa.

Agen Tur My Ngoc Tours

Mbak pengelola My Ngoc Tours inilah yang menyiapkan tur tiga jam menelusuri gugusan pulau karst di teluk Lan Ha. Tanpa tur singkat itu mungkin perjalanan kami untuk melihat Lan Ha akan gagal, karena waktu yang tersisa tidak cukup banyak. Jangan bayangkan ia agen travel yang persuasif-agresif, bisa dikatakan si Mbak justru sebaliknya. Gerakannya cukup dan tidak memotong pembicaraan. Berbisnis dengannya adalah tanpa keraguan.

Dan demikianlah penutup seri Vietnam ini. Senang berkelana denganmu Hanny. :)

Reviews - July 18th, 2010

Inception

Inception

Di dalam koper logam itu ada DreamShare, mesin untuk menyusup mimpi. Ketika kamu masuk ke mimpi seseorang dan menerobos brankas pikirannya yang paling rahasia, maka hasilnya adalah pencurian mutakhir atas ide-ide brilian. Dan, malam itu Cobb (DiCaprio) menyusup ke mimpi Saito, seorang CEO Jepang, untuk mencuri rahasia dagangnya. Operasi yang nyaris sempurna itu berakhir runyam dengan kemunculan Mal, mendiang istri Cobb yang mengagalkan kesemuanya.

Dalam pelarian menghindari mafia pencuri ide yang murka karena kegagalan misi Cobb, datanglah Saito yang menjanjikan jaminan keselamatan. Sebagai gantinya, Cobb harus menjalankan satu operasi menyusup mimpi. Bukan untuk mencuri ide, tapi menanamkan ide di kepala CEO saingan Saito. Dalam kondisi terjepit, Cobb menerima tawaran yang sulit itu.

Menanam ide secara bawah sadar mengharuskan Cobb masuk ke dalam mimpi mimpinya mimpi si target. Penyusupan ke dalam tiga lapis mimpi itu mempertaruhkan nyawa, dan tim penyusup yang dikumpulkan Cobb tidak menyadari kalau ancaman dari mendiang Mal bisa selalu muncul dari setiap sudut.

Inception memang bukan thriller psikologis semacam Shutter Island atau The Cell. Film karya Christopher Nolan (The Dark Night, Memento) ini lebih mendekati film action psikologis. Kompleksitas mimpi yang berlapis-lapis disajikan dengan runtun dan jelas, sehingga tidak ada rasa uncertainty walaupun suasana mencekam itu masih tetap ada. Pilihan genre ini memang mengejutkan, mengingat film tentang mimpi biasanya condong ke horor atau thriller.

Tetapi perlu diketahui bahwa Inception pada awalnya memang film horor. Konsep film tentang “menyusupi mimpi” mulai digarap Nolan sepuluh tahun yang lalu, untuk kemudian ia simpan dahulu di dalam brankas pikirannya, sambil mencari pengalaman sekaligus kepercayaan dari industri. Nolan sadar sepenuhnya, bahwa film tentang mimpi memiliki batasan-batasan yang tidak ada, sehingga memerlukan efek visual yang sinting dan sekaligus anggaran yang sinting.

Tanggal 16 Juli kemarin, brankas pemikiran Nolan selama sepuluh tahun akhirnya dibuka ke penonton. Inception memang film action psikologis dengan konsep yang sinting. Tetapi ketika disandingkan dengan Memento ataupun Dark Knight, Inception memang masih kurang sinting.

Anecdotes - July 15th, 2010

Mengenal Arsitektur Eropa Lewat Euro

Euro yang mempersatukan moneter belasan negara Eropa tidak bisa luwes seperti layaknya mata uang biasa. Dia tidak bisa mempergunakan gambar pahlawan, binatang, atau apapun yang milik satu negara—karena itu akan memihak dan otomatis mengingkari tujuan awal untuk mempemersatukan Eurozone.

Maka ketika diluncurkan tahun 2002 secara serentak oleh 14 negara, Euro cuma memuat ragam-ragam arsitektur Eropa yang netral. Si perancang, Robert Kalin dari bank sental Austria menggambar 7 jenis langgam untuk 7 macam uang kertas, dari yang terkuno hingga yang termodern.

Uang €5 bergambar arsitektur Eropa Klasik yang kokoh dan sederhana; dengan tiang-tiangnya yang terinspirasi bangsa Yunani. Langgam ini menandai peradaban menuju masehi, dengan monumen yang paling terkenal bernama Pantheon. Bangunan tersebut didirikan 126 tahun setelah kelahiran Nabi Isa/Yesus, dan masih berdiri tegak hingga sekarang.

Uang €10 memuat gambar arsitektur Roma. Langgam ini mengoper langgam Klasik yang kokoh, kemudian melengkapinya dengan atap lengkung/archway yang lebih ngremit.

Uang €20 memakai gambar arsitektur Gotik yang identik dengan archway lancipnya. Ciri lain yang turut tampil adalah dekorasi stained glass ngremit yang berfungsi untuk menutup lubang jendela berukuran raksasa. Katedral Notre Dame Paris dari abad 14 merupakan salah satu katedral pertama yang berlanggam Gotik.

Uang €50 menampilkan arsitektur Renaissance dari era pencerahan Eropa di abad 15. Langgam “pencerahan” ini meminjam rupa-rupa klasik yang kemudian ditafsirkan ulang dengan ketaatan terhadap dalil-dalil mutakhir zaman itu. Di Basilika St. Peter Vatikan, misalnya, kolom gagrak Roma muncul kembali tetapi dengan tata bangun yang rapih dan ringkas.

Uang 100 bergambar bangunan bergaya Baroque yang lahir abad 17 di Italia. Langgam ini melawan kepolosan Renaissance dengan memasukkan motif-motif cantik sebanyak-banyaknya guna memamerkan kekayaan dan kekuatan gereja Katolik sebagai upaya “melawan” gerakan Protestan. Di air mancur Trefi, Roma, langgam Baroque mempertontonkan keindahannya yang “melelahkan”. Aliran ini menular ke penjuru Eropa, termasuk Perancis, yang kemudian mengagasi arsitektur Istana Versailles tempat tinggal Raja Louis XIV.

Uang 200 menampilkan arsitektur berlanggam Art Nouveau yang menandai perpindahan abad 19 ke abad 20. Langgam ini juga mempergunakan rupa-rupa cantik seperti Baroque, tetapi sangat disederhanakan. Hiasan-hiasan organik seperti dedaunan muncul dengan bentuk sangat sederhana dengan mengutamakan aliran bentuk.

Uang 500 memuat gambar bangunan berlanggam arsitektur Modern abad 20 yang kotak, bersudut, minimalis, dan kita lihat tiap hari. Hanya ada segelintir saja negara Eropa yang boleh mencetak uang ini, sehingga belum waktunya untuk khawatir untuk memikirkan langgam arsitektur untuk mengisi nominal uang Euro yang berikutnya.

Random - July 14th, 2010

Ciuman yang paling Hot?

Manakah ciuman yang paling hot?

Reviews - July 12th, 2010

Despicable Me

Gru bercita-cita menjadi maling yang mahsyur. Kesuksesannya mencuri layar LED di Times Square menjadi remeh ketika seorang maling kemarin sore sukses mencuri Piramida Giza. Gru (Steve Carell) yang mulai tidak relevan di kalangan maling, berencana merebut predikat maling nomer satu dengan mencuri bulan. Rencana jahat itu nyaris gagal ketika mesin penyusut massa Gru direbut oleh maling muda dan mutakhir bernama Vector. Setelah semua usaha merebut kembali mesin itu tidak membuahkan hasil, Gru memanfaatkan tiga anak yatim untuk menyusup masuk ke markas Vector.

Film ini digarap oleh Chris Meledandri, sineas jebolan Fox Animation. Dengan seransel pengalaman semasa produksi Ice Age dan The Simpsons, pada tahun 2007 Meledandri hengkang dari Fox untuk mendirikan studio animasi Illumination dengan film perdana “Despicable Me”.

Maka sebetulnya membandingkan animasi Despicable Me dengan Toy Story 3 atau How to Train Your Dragon tidak bisa adil, karena Pixar dan Dreamworks berbekal pengalaman satu dekade lebih, sementara Illumination baru seumur jagung. Memproduksi animasi memerlukan pengalaman dan alur kerja yang matang. Di lain sisi, seni bertutur cerita (storytelling) adalah abadi, maka satu-satunya senjata Despicable Me ada di storytelling. Dan sayangnya, alur cerita dan dialog yang segar tidak ada di Despicable Me. Film ini terlalu banyak mengandalkan lelucon dan slapstik yang tidak relevan.

Memang tidak semua lelucon nggak relevan itu menjerumuskan. The Simpsons bisa mengocok perut penonton dengan lelucon semacam itu karena mereka telah memberi ruang dan waktu bagi penonton untuk membangun “dunia” dalam imajinasi mereka. Demikian juga Shrek. Tanpa disangga kesepakatan imajinasi dengan penonton; Despicable Me hanyalah rangkaian adegan lucu bersambung-sambung yang mengalir tanpa arah.