Okanegara

Seorang kawan saya yang melek informasi tiba-tiba urung membuat blog yang berisi pendidikan seks. Alasannya: takut dijerat UUP.

Anekdot ini cuma secuil cerita tentang ketidaktahuan yang bisa mencegah orang untuk berbuat baik. Dalam konteks teman saya tadi, ia mungkin belum tahu kalau materi seks untuk keperluan pendidikan diperbolehkan oleh UUP. Akan tetapi, ironi ini menunjukkan bahwa ketidaktahuan bukanlah hak orang miskin atau hak kaum terbelakang. Ketidaktahuan rupanya juga menjadi ‘kawan’ masyarakat urban yang biasa mengakses informasi setiap saat.

Maka saya sangat mengapresiasi adanya PKBI Blog Award (yang merupakan kerjasama PKBI Jogja dan CahAndong), karena penghargaan ini pasti akan mendorong blogger untuk semakin rajin berbagi informasi yang menambah pengetahuan masyarakat. Jikapun blog hanya dibaca oleh segelintir orang Indonesia, saya rasa itu bukan masalah. Informasi akan selalu menular dari mulut ke mulut. Yang penting harus ada yang mulai menyediakan informasi.

Saya mengucapkan selamat kepada Mas Oka, Mbak Widari, dan Mbak Titiana atas penghargaan ini. Semoga konsistensi Anda semua dalam berbagi menjadi inspirasi bagi blogger-blogger yang lain.

Penerima PKBI Blog Award
Tagged on:     

26 thoughts on “Penerima PKBI Blog Award

  • November 27, 2008 at 4:33 pm
    Permalink

    blog memang masih menara gading (karna cuma diakses oleh yg punya sambungan internet), tapi juga ga boleh berhenti, gitu ya ketua? ;)

    Saya setuju sama sampean!

    Reply
  • November 27, 2008 at 4:43 pm
    Permalink

    yah maju terus pantang mudur … umpan silang ke blogger sana, umpan pendek ke blogger sini *ngelirik bang hedi* *dipentung mas herman*

    Reply
  • November 27, 2008 at 5:10 pm
    Permalink

    lalu kamu kapan akan menulis ttg sex education mon?

    Kalau sudah pernah Git :p

    Reply
  • November 27, 2008 at 5:56 pm
    Permalink

    Walah, gak jadi yak??? Apakah ini yang dimaksud adalah Pak Oka Negara???
    Tapi memang bener, dengan adanya UU APP, ada beberapa orang jadi agak takut untuk bertindak yang berbau lendir…

    Jadi kok. Pemenang pertamanya ya pak Oka Negara :D

    Reply
  • November 27, 2008 at 5:56 pm
    Permalink

    Saya ada kenal beberapa blogger yang cuma bisa ngeblog pake hape karena make komputer mereka nggak bisa (dan susah mendapatkan warnet).

    Sepertinya perlu lebih didorong agar mau nulis yang sedikit lebih bermanfaat dibanding kenarsisan belaka :D

    Reply
  • November 27, 2008 at 7:14 pm
    Permalink

    yoo pantang mundu maju mengarep

    nderek langkung numpang baca sebentar om yooo

    angsal too

    Reply
  • November 27, 2008 at 7:14 pm
    Permalink

    Blog2 bertema seperti ini emang jarang ditemukan. Pun pembacanya jg ndak banyak. Smoga dgn adanya award ini (skrg lg musim award, mgkn krn akhr tahun) bisa memberi variasi bacaan, dan semangat yg diusungnya menjalar..

    Vivat PKBI!
    Vivat Pendidikan Seks!
    Vivat CahAndong!

    Sekaligus menginspirasi pembaca untuk tidak lupa membaca blog-blog yang well-written ya Zam?

    Reply
  • November 27, 2008 at 8:50 pm
    Permalink

    Apa yg penting dalam pendidikan seks menurut saya adalah dalam bentuk pengemasannya, seperti pemilihan kata dan gaya penyampaian. Sebaiknya tidak berbentuk cerita agar tidak mengarah kepada imajinasi, dan sebaiknya memilih kata/istilah yg tidak memudahkan pada pemuasan syahwat. Tujuannya kan edukasi, bukan untuk ngiming2 syahwat. Nah, inilah yg cukup jadi tantangan.

    Reply
  • November 27, 2008 at 10:55 pm
    Permalink

    selamat ya kepada yang menang…..sampai bertemu di jogjakarta nanti

    Reply
  • November 27, 2008 at 11:38 pm
    Permalink

    Pendidikan seks nantinya akan diatur oleh Perpu. Kita harus mengawasi perpu ini supaya pendidikan yang sangat penting itu tidak menjadi mandul.

    Reply
  • November 28, 2008 at 12:24 am
    Permalink

    Jangankan UUP, UU yang lain mungkin juga tidak tahu … misal UU ITE

    ~pernahbersitegangdenganpihakkampuskarenamajangalamatrumahbahkannomorhapedisitusresmifakultastanpakonfirmasi

    Reply
  • November 28, 2008 at 2:33 am
    Permalink

    PKBI itu yang kantornya cedhak sarkem itu yo ?
    Btw, terobosan yang bagus CahAndong.

    Go! Go! Go!

    Reply
  • November 28, 2008 at 10:34 am
    Permalink

    Ini award-nya nggak bakal memicu kontroversi lagi? :P

    Reply
  • November 28, 2008 at 6:14 pm
    Permalink

    sepertinya momon antusias sekali tentang pendidikan sex? :D

    Reply
  • November 29, 2008 at 11:13 am
    Permalink

    Jangan sampai kreatifitas kita menjadi terbelenggu. Dunia maya jadi sarana yan tepat untuk saling berbagi informasi.. :)

    Reply
  • Pingback: Secangkir teh tawar panas dan kisah tentang PKBI award … « Laan van Kronenburg

  • November 30, 2008 at 1:59 pm
    Permalink

    sebarin dari blog ke blog
    sebarin dari mulut ke mulut
    informasi tiasa henti
    mantab.

    bangga bisa ketemu mas mon di solo :D

    Reply
  • November 30, 2008 at 9:43 pm
    Permalink

    Makasih sudah berkunjung ke Solo, lain kali mampir lagi yak.
    Oya, terima kasih juga atas bimbingannya, semoga komunitas blogger Solo bisa maju seperti CahAndong

    Reply
  • December 1, 2008 at 6:33 am
    Permalink

    bang Momon.. wah, thanks berat nih, buat kunjungan hebohnya ke solo kemaren, Ups, sory kmrn ga jadi demoin cerpenista, urusan perut emang ga bs ditunda yah.. hehe. pokoke sy tunggu kdatangnya di solo lagi, jalan2 tok kan jg asik tuh..
    oh iya, jumintenan semoga sy bisa datang..

    Reply
  • December 3, 2008 at 2:09 pm
    Permalink

    sebagai salah satu relawan PKBI, saya bangga dengan award ini..
    selamat buat dokter Oka (dia juga di PKBI lho) dan selamat buat pemenang lainnya :D

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *