hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

November 3rd, 2008

Gadis Somalia Korban Pemerkosaan Dirajam Mati

Pagi ini saya jalan-jalan di satu-dua situs berita berharap ada berita politik yang ngeselin. Alih-alih, saya justru menemukan tragedi yang menyesakkan.

Aisha Ibrahim Duhulow, gadis 13 tahun korban pemerkosaan, dihukum rajam oleh puluhan laki-laki hingga akhirnya meninggal dunia, demikian laporan oleh Amnesty International. Aisya divonis mati oleh pengadilan syariah Somalia atas tuduhan perzinahan. Eksekusi tersebut dilaksanakan tanggal 25 Oktober 2008 lalu pada sebuah stadion besar dan disaksikan oleh seribu penonton.

—via Aljazeera

Hukum apapun, di tangan orang yang salah, hasilnya adalah racun.

64 Comments

Anang

kesimpulan yg tepat. tolong jangan salahkan hukumnya. tidak ada hukum rajam yg menghukum korbannya. nila setitik rusak susu sebelanga.

Bener Nang, masalah semua hukum, entah hukum agama atau hukum positif, adalah pada manusianya.

ngodod

OOT:
kata temenku, dengan dihukumnya Amrozi, yang namanya gerakan Islam fundamentalis bakalan ngetrend lagi dan pengikutnya bakalan lebih bersemangat lagi.

ndebakulsempak

kalu benar2 salaah sasaran ….
dia pasti dapet yang terbaik diatas sana

ameeeeeeeeeeen

mantan kyai

Kt memang hrs bs membedakan hukuman dan pelaksana hukuman. Jgn d generalisir.

Donny Verdian

Hahaha, saya suka kalimat terakhirmu itu, Pak!
Menyesakkan ya!

sandal

WTF..

Pangeran

gue udah baca sourcenya langsung….klo emang bener beritanya valid, sungguh tak bisa diterima akal sehat….

seseorang dirajam akibat kejahatan yang terjadi atas dirinya? what kinda law is that?

zam

aku dikirimi video (yg katanya) hukum rajam. tapi aku justru melihat “penyiksaan berujung pembunuhan”..

mengerikan!!

habis nonton itu, langsung shock dan ndak bisa berbuat apa-apa..

ngeri, mon..

mau videonya?

Nazieb

Sangat… tragis…

Jay Hwat Cay Kek

Hukum yang melindungi korban malah justru membunuhnya…wassalam.

JalanSutera.com™

Saya tidak berani membayangkan hukum seperti itu diterapkan di Indonesia. Bayangkan berapa jumlah gadis yang harus mati lemas dirajam sementara pemuda yang memperkosanya hanya dihukum bui dalam hitungan tahun. Amrozi pasti setuju hukum seperti ini diterapkan karena dia menolak di-dor, tapi minta dipancung…

nananias

di indonesia, nanti-nantinya bukan tidak mungkin hal sejenis terjadi juga. bahkan bisa jauh lebih kejam. bukan, bukan dirajam saja. tapi penghakiman masyarakat sekitarnya, dianggap cewek murahan, nakal dan sebagainya, lengkap dengan embel-embel ’salah sendiri jadi cewe kok godain, suka pake baju yang minim-minim, mana bisa itu dianggap perkosaan kalo ceweknya yang godain. yang ngajakin. ‘

thanks to uu pornografi.

agungwasono

Kalau memang benar itu terjadi, praktek hukum seperti itu sama sekali bukan praktek hukum Islam..

Memang hukum rajam dikenal dalam kamus syariah, tapi hukum rajam tidak dikenakan kepada korban perkosaan.

Dimana-mana hukum selalu dipelintir sesuai kebutuhan ya. Untung Indonesia tidak punya hukum rajam untuk perselingkuhan.

didut

GILA!!!!

tito

sama bung, saya juga baca beritanya, sangat menyesakkan dada. Mmm kalo dipikir nyawa ganti nyawa, harusnya yang ngerajam dihukum mati juga tuh…

ah sakit tuh orang2……..

nothing

saya masih mendambakan hukum yang tegak di endonesa

kw

kasian banget aisha…
atas nama agama?

meong

dulu yg bermasalah dg kontes miss2an, d mana ya, somalia bukan? pernah baca kasus yg mirip2 d timur tengah.

bikin sesek, memang.

cuma bisa mendoakan, mudah2an kesadaran umat manusia akan cinta sejati makin meningkat, shg hal2 spt ini ga perlu terjadi.

cK

hukum yang aneh…

dondanang

yang jadi korban malah mati. Tragis

Dony Alfan

Ternyata ada juga gadis dibawah umur yang bernasib lebih buruk ktimbang Ulfa - istri Syekh Puji.

varda

dunia ini makin nggak karu2an ya? apa benar itu hasil pengadilan syariah? dari browsing2 berita sepertinya masih ambigu, antara itu perbuatan milisi atau pengadilan syariah. terus terang, saya ragu itu hasil pengadilan syariah.
- kalau benar dia berumur 13 tahun, mungkin belum pernah sah menikah –> nggak boleh dirajam.
- kalau itu hukuman rajam, pasangan (pelaku lainnyanya) mana?

ah.. media…

Saya juga heran kenapa pasangan yang lainnya tidak ikut dirajam. Tapi saya cukup percaya berita ini, karena Amnesti International dapat dipercaya kredibilitasnya.

Soal pengadilan syariat, konstitusi Somalia memang menjadikan syariah sebagai landasan hukumnya.

dana

Pantesan aja somalia nggak maju maju.

omoshiroi_

hukumnya yang salah atau penerapan hukumnya yang salah?
ato jangan-jangan beritanya yang salah neh..

ozant

saya gak tau siapa yang salah dalam berita itu karena gak mengetahui secara jelas mengenai beitanya, yang saya tahu. setiap orang yang salah dimuka bumi ini pasti akan mendapat balasan yang setimpal di akherat nanti

sitampandarimipaselatan

APA KAWIN!!!
(baca: what the fuck)

UU AP yang kemarin disahkan itu juga rawan menimbulkan kerancuan yang akibatnya bisa jadi kayak di atas itu, mas. makanya saya nolak. bukan karena saya merasa terancam nggak bisa liat wadon udo maning. lha wong saya malah cenderung fetish sama cewe berjilbab e… :D

farid yuniar

mengerikan sekali….

hamdanitulus

Setuju sama kalimat terakhirmu mas mon,
tapi setuju juga sama kalimat terakhirnya mas Anang

annots

jadi sebaiknya main hukum atau main hakim?

Eko SW

akhirnya dunia hancur deh pokoknya…
nah, itu sesek deh…

Kgeddoe

Kayaknya deja vu, deh. Soalnya seingat saya masih ada Aisha-Aisha sebelumnya. :?

Selain itu, ada juga Zarmeena dari Afghanistan yang legendaris… Itu lebih tragis lagi. :(

banglul

waahhhh kacaooo!!!

antown

weeh, parah. sampek disaksikan seribu orang. Itu orang diabsen ya? *doh gak penting

kasian bgt itu bocah. Lagi2 prempuan jadi korban. Ini topik yang bagus untuk dibawa ke PB. Gimana mon? siap?

Hermansoksinis

kok yang dioerkosa yang dirajam ya???

CY

Dunia memang beragam, masih ada aja orang2 barbar yg sakit jiwa spt itu Mon, idup lagi…

dian

berita politik yg ngeselin, yg kayak apa,mon ? kalo dari dalam negeri sih, perasaan semuanya ngeselin

sekelebatsenja

satu barisan dengan ulfa-nya si puji.
wow, mengejutkan!

Hendri

Saya sepakat dengan kalimat terakhirnya mas Herman “Hukum apapun, di tangan orang yang salah, hasilnya adalah racun.” pun sepakat dengan mas Anang (di atas).

dilla

perempuan lagi perempuan lagi…hhhh…..

aida

Tuduhan perzinahan ? bukannya dia korban yang dizinahi, najis tuh orang yang ngehukum dia sampe mati apalagi kalo bilang atas nama agama.

Ramon

jahat, serba kebolak balik. negara gila!!!

Ndutbanget

aku bnr2 sangsi sm kebenaran beritanya. Krn hukum syariah yg sesungguhnya ga spt itu. Jangan smp ada pihak2 yg sgaja mnyudutkan hukum syariah dg berita2 yg berat sebelah

hmcahyo

saya suka kesimpulan posting ini

Harry

hukumnya gak salah yang salah adalah penerapan hukum tersebut

ican

sepertinya itu salah sasaran….

sepakat sekali kalo tidak berada di tangan yang tepat begitulah…..

hakim itu kakinya yang satu di atas neraka yang satu di atas sorga
peribahasanya sih gitu kalo salah menjatuhkan hukuman ya… liat aja ntar soalnya saya blom pernah mati dan tahu yang namanya sorga atau neraka itu sih… hanya di beritahu….

hehehehe

salam kenal

Surat Terbuka untuk Amrozi, Ali Gufron dan Imam Samudra « Guhpraset

[...] saya termasuk yang menentang rencana hukuman tembak lho. Saya lebih setuju kalau caranya seperti hukuman untuk wanita KORBAN perkosaan. Biar lebih lebih terhormat dan berbau syariah gitu. Tapi ya batunya jangan gede-gede, yang [...]

no one

Klo hkum agama gak dtegakkan, siapa yg bsa mnjamin keadilan? Sbvaiknya jika kawan2 muslim, tlong buka kmbali kitab kalian… Jngn hanya dibaca, maknai dan pahami juga…

Di arab saudi, maling tangannya dipotong kalu mncuri. Apkah dprmslahkan? Tidak… krena memang sprti itu hkumnya dalam Al Qur’an… Berzina pun ada hkum yng mngtur hrus dirajam… Di Aceh masih mnding hnya dicambuk saja..

Bukannya gila, tpi memang moral gnerasi skrang yg mlihat scara logika tnpa prnah mmndang dari sdut pndang agama… Moral dan keimanan sdah smkin trkikis, jadi tdak bsa mmbedakan mana yg dilarang dan mana yg dprbolehkan.. mana yg hkum agama dan mana yg hkum buatan mnusia

Anda sudah memahami kitab suci anda belum?

Ade

Harus berpikir seribu kali untuk menghukum seseorang. Lebih baik maafin orang yang salah, daripada salah menghukum orang yg ga bersalah.

Emanuel Setio Dewo

Kok malah korbannya yang dihukum?

richoz

iya, kok korbannya yang dihukum?

uly

tragis…

dunia makin aneh ajaa…

kiamat udah deket gini nihh….

ckckckck……………….

Tamu

Kejam…….

paydjo.Net

setahuku hukum rajam dikenakan pada orang yang berbuat zina sementara dia masih terikat pernikahan (kurang tau kalo statusnya duda/janda).

sedangkan untuk yg belum menikah itu tidak dirajam namun diusir dari negri (daerah) selama 2th (po 1th ya).

nah itu dah nikah belum si cewek, trus pemerkosane ki dah nikah belum ?

* males buka link *

taufik am

bagaimana dengan pembunuhan yang dilakukan AS dan konco-konconya terhadap umat Islam di seluruh dunia, di afaganistan, irak, dan palestina?

novi

jelas tidak sesuai syariah.

Muhammad Nabil Berri

Wallaahu a’lam…
Kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi…

Yang jelas, syariat Allah tidak pernah salah…

Itulah yang wajib menjadi keyakinan kita sebagai seorang muslim…

Bagi muslim/muslimah yang masih mempertanyakan atau meragukannya, mestikah kita masih mengaku sebagai orang Islam???

Jeruk

“Hukum apapun, di tangan orang yang salah, hasilnya adalah racun.”

Masak hukum enggak bisa salah? Masak yang salah harus di manusianya?

Jeruk

“bagaimana dengan pembunuhan yang dilakukan AS dan konco-konconya terhadap umat Islam di seluruh dunia, di afaganistan, irak, dan palestina?”

http://www.markhumphrys.com/afghanistan.html

http://www.markhumphrys.com/iraq.html

http://www.markhumphrys.com/israel.conflict.html

Jeruk

“Kok malah korbannya yang dihukum?”

Ya, mungkin dia melapor bahwa dia diperkosa namun tidak bisa ngasih adanya sejumlah saksi yang menyaksikan peristiwa itu.

Yang bilang salahnya ada pada pelaksanaannya, kasih tau dong salahnya di mana. Mungkin orang Somalia, Saudi Arabia, Afganistan, Iran, dll. kurang paham agama gak kayak kalian. Trus, kasih tau mereka sono biar gak ada korban mati sia-sia lagi.

Yang bilang berita ini berat sebelah, duh liat dong sumbernya Al Jazeera bukan Fox News.

diky

gak semua hukum benar, dan gak semua orang benar.
tapi yang jelas hukum diatas tidak berdasarkan syariah yang benar

anuraga

Bukan berita dan hukum yang salah, tapi yang baca beritanya yang salah. Tau berita ga bener dibaca…………………….!!!!!!!!!!

aufa

dimana2 hukum syariah tidaklah salah, hanya saja yang salah bisa pada pelaksana. karena Allah menetapkan hukum melalui rasulNya tidaklah mungkin salah. kurangnya ilmu terhadap din, banyak menyebabkan ketergelinciran, dan kerusakan. Apabila manusia melihat islam dg benar, sesuai apa yg dibawa nabi muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam maka ia akan melihat betapa islam itu indah, penuh kelembutan, kasih sayang terhadap sesama. ada aturan2 tersendiri, batasan2 tersendiri disetiap hukum yang ada dlm islam. tdk mdh menghakimi seseorang apbl mmg bnr2 tdk ada padanya hal2 yg dituduhkan. islam benar2 adil, hati2 menilai kesalahan pd org lain. tdk sembarangan, hanya kadang faktor SDM yg minim, jauh dari ilmu menyebabkan kesalahan dlm melaksanakan hukum islam tsb.

meta prima

kenapa mesti perempuan yang di rajam?
aisha kan hanya menjadi korban.
apa patut seorang wanita korban pemerkosaan dituduh melakukan perbuatan zina?
aneh

manusia

Syariat Allah pasti benar. hukum razam hanya ditujukan kepada yang melakukan kejahatan bukan, bukan kepada korban kejahatan. coba simak lagi beritanya apa betul diperkosa atau memeng melakukan perzinahan? jika AISHA korban dari kejahatan dan dihukum dari putusan hakim yang tidak mengerti tentang hukum ISLAM. maka AISHA akan meninggal secara sahid.

Give Me Some Thoughts