Uncategorized - September 29th, 2007
Tanggung Jawab Blogger
Kalau saya boleh bingung, sebetulnya apa sih blog itu? Kalau anda menjawab blog adalah the new media, wadah bagi orang-orang yang sebelumnya cuma penonton untuk turut menyatakan opini dan memberitakan kabar-kabar; saya akan manggut-manggut setuju.
Anda juga boleh jawab kalau blog adalah medium opini dan kritik yang sangat subyektif; tetapi kesubyektifan itu justru ciri khas yang membuatnya begitu menarik. Toh, adanya fasilitas komen justru menghadirkan diskusi yang membuat tuturan subyektif menjadi berimbang. Apakah jawaban anda seperti itu? Kalau iya, saya juga akan manggut-manggut setuju kok.
Atau mungkin menurut anda, blog adalah media generasi baru yang akan menggeser, atau setidaknya menandingi, mainstream media? Tentu saya akan manggut-manggut senang. Akan tetapi, menyandingkan blogging dengan jurnalisme-pada-umumnya, apa itu tidak terlalu berat?
Benar, banyak blogger yang tulisannya bagus-bagus, dan obyektif, tetapi kebanyakan dari mereka memblogging di saat senggang (atau di saat atasan tidak di ruangan). Orang-orang ini tidak mungkin memiliki waktu dan suberdaya yang cukup untuk mengecek tiap fakta dan mericek tiap kata seperti layaknya pabrik koran dan majalah, sehingga tulisan mereka lebih rentan berkesalahan. Lantas, kalau disomasi gimana dunks?
Atau… dengan keterbatasan itu, mungkin blogger cukup menulis hal-hal yang ‘aman’ saja? Seperti betapa hebatnya piknik mereka di puncak? Tapi bukankah itu sedikit mengingkari semangat menjadi the new media? Ya? Atau tidak?
Bagaimana menurut anda, harus bagaimana blog itu?
26 Comments
-
Hehe. Blog adalah salah satu bentuk new media, bukan penjelmaan new media itu sendiri.
Sikap Om Tyo mungkin bisa ditiru, bahwa blog diisi manakala sempat tanpa mengenal tenggat.
-
sebagai media baru, mungkin iya. tapi itu jatah orang2 pinter yang ngeblognya serius. kalo buat blogger abal-abal™ kayak saya ini, yah ngeblog itu buat seneng2 aja, biar gak sakit jiwa.
ngeblog untuk keseimbangan. inget itu, momon! :D
-
kalo mau membandingkan blog sebagai media baru harus mempertimbangkan blogosphere secara keseluruhan, gak bisa satu dua blog sebagai individu.
blog itu media alternatif, maka mindsetnya pun harus alternatif. kalo pembaca mau cari media konvensional yang punya resource untuk membahas suatu hal dari beberapa sisi yang berbeda, maka yang dia cari adalah kompas.com atau detik.com, bukan blog
-
ya …. jadi begitu itu mon
*waton komen agar berimbang* -
Nulislah yang aman-aman saja. Seperti… koran kompas?
-
maka yang dia cari adalah kompas.com atau detik.com, bukan blog
Ehem, menurut saya detik.com dalam beritanya banyak unsur subjetifitasnya lho.. (memper2 blog gitu).
-
Berhubung saya baru menceritakan jalan-jalan liburan bukan berarti saya “mengingkari semangat menjadi the new media” lho :)
Definisi “the new media” itu sendiri belum ada yang bisa mengekspresikannya secara konkrit. Di dunia maya, kita dapat mengambil banyak informasi baik yang sifatnya tradisional seperti mau tahu ramalan cuaca sampai dengan mencari tahu cara meng-hack game terbaru “halo3″.
Medium internet yang dipakai oleh para blogger untuk menulis apa saja yang dianggap “penting” tentunya mendapat pengikut maupun pengkritik yang menanggapi tulisan “penting” tersebut.
Menurut penilaian saya, “the new media” tersebut sebenarnya merupakan evolusi internet itu sendiri yang membebaskan penulis untuk menulis apa saja yang dia inginkan dan bagi para pembaca untuk dapat memilih apa saja yang mereka anggap bernilai untuk dibaca. Sedangkan mengenai tanggung jawab blogger, saya berpendapat jika hal ini masih merupakan subject interpretasi masing-masing. The worst yang dapat terjadi adalah jika pemerintah memberikan peraturan tentang apa yang blogger bisa atau tidak bisa ungkapkan dalam menulis isi blog mereka.
-
menurutku gak ada yg salah dgn blogger yg cerita liburan ke puncak, atau cerita pengalaman pribadinya.
asal ceritanya informatif, disisipkan hal2 yg ‘penting’, itu juga bisa jadi new media donk.
media kan gak hanya melulu ngomongin soal politik, gak hanya ngritik pemerintah, berita pembunuhan, dll.
di media cetak juga ada kan kolom kuliner, kolom wisata.
krn orang gak hanya butuh berita2 yg katanya ‘bermutu’ aja.masing2 ada pasarnya. tabloid khusus IT yg (tentu) gak memuat berita ttg kelangkaan minyak tanah yg rame2 lagi didemo, apakah lantas tabloid itu bukan media jurnalisme?
*duh ngomong apa sih gue.. muter2 deh.. susah ya nulis isi otak itu*
-
Blog mau ga mau memang bisa disebut sebagai new media (of citizen journalism). Kasarnya bisa disebut penyambung lidah (mereka/massa dalam kamus sempit).
Justru dari blog, orang tau ada kecelakaan lalu lintas di daerah pondok indah, misalnya. Tapi untuk detilnya, orang akan lari ke media mainstream. Artinya pintu menuju sebuah berita bisa didapat dari mana aja, salah satunya adalah blog.
Aku pikir blog jadi salah satu sarana untuk woro-woro, apapun bentuknya. Dan seperti kata Priyadi, itu pun tak bisa hanya dari satu-dua blog. Tapi harus cek dan ricek ke beberapa blog yang mungkin menulis isu sama.
-
Ngeblog yang baik bagaimana? Seperti ngomong yang baik: ngomong aja dan bertanggungjawab atas yang diomongkan hehehe…
Mau memfitnah ya terserah, tapi kalau dituntut karena fitnah tersebut ya terima saja.
Mau mencela orang ya terserah, tapi kalau dicela balik jangan muring-muring.
Nulis yang aman-aman saja? Pensiun dong sayah hehehe…
-
blog, buat lucu-lucuan aja mon, dah banyak hal yang berat-berat, jadi ngeblog buat yang enteng-enteng :D
-
seperti kata pepatah, blogmu adalah harimaumu …. (ngiklan gak seeh) :D
-
manggut-manggut
-
halah, nda usah mikirin blog, mon. lebih penting cari tempat di mana kamu mau ngajak aku makan utk merayakan kelulusanmu hari ini. nilainya A kan? berarti kelase ya jangan angkringan to :D
-
blog itu untuk nulis…
nulis apa aja yang dipikir si penulis. subyektif? bisa jadi…
kalo mau obyektif, yaa baca koran wae… kita pem blogger kan bukan wartawan. -
di blog seorang blogger kan bebas tuh menuliskan apa aja. Jadi menurutku mau jadi apa blog itu ya tergantung ke masing-masing bloggernya dong. Ada beberapa blogger yang serius, nulisnya “berat2″ dan bagus lah. Ada juga banyak yang lain yang nulis apa yang ada di pikirannya, kesehariannya, dll. Ada juga yang nulis puisi, cerpen, ato sebagainya. Malah ada jg yg untuk bisnis.
Kesimpulannya: nggak bisa dong memaksa seorang blogger harus nulis yg bagus demi semangat jadi new media, kan gak ada perjanjian gitu waktu awal bikin blog… :D
-
hmm…subyektifitas bagaimanapun selalu menyelip di setiap tulisan. kalau blog disebut sbg sarana informasi, tentu iya. kalau media baru? tunggu dulu deh.
-
serius pol.
blog itu tempat yang nyaman. tentu saja harus sangat subjektip (meskipun harus di dukung dengan fakta-fakta)karena itu yang membedakan dengan dengan media konvensional.blog harus lucu, nakal, jeli dan kalau emang perlu misuh silakan tidak seperti koran yang dingin dan tawar.
:) -
selayaknya sebuah blog juga memberikan informasi yang bisa dipertanggungjawabkan, bukan sekedar hoax. bagi saya blog adalah sarana untuk sharing apa yang kita punya.
-
internet itu global village. media massa yang bebas, karena gak ada badan sensor internet.. bisa bahaya dan bisa berguna, filternya diri masing2..
begitu juga blog. personal dan gak memungkiri orang mau nulis gimanapun, jadi siap2 aja dikritik atau antem2an diintenet. hehe..
nah, majalah bajigur edisi2 udah terbit nih (loh kok gak nyambung).. silahkan didonlot di http://www.bajigurkreatif.blogspot.com
numpang promosi ya mas herman.. (boleh dibilang spam atau gak juga gak papa..) :) -
berani berbuat, berani bertanggung jawab donk !
-
blog kan bisa jadi saran aktualisasi diri. kalo di blog ada tulisan yang aneh2 ya itulah cerminan yang nulis (heehhee sotoy gini guah… :D )..btw ngeblog aja teruss, semangat…kebebasan berbicara, kalo ga bisa dipertanggung-jawabkan, buat apa ? he3. pizz
-
Siapa bilang internet media bebas? Tanya tuh momon yg pernah “diangkut” karena kreatifitasnya. :((
Pelajaran : Bagi yg pingin bebas, jangan buka identitas Anda. Biarlah dunia maya tetap terpisah dari dunia nyata.
-
Iya Mas…
tadi kita ketemu di Prima :D
Koq bisa nyamperin ke blog ku yach??
hehe -
wah, blog itu beda sih ya dan masih dalam fase awal pertumbuhan…ibarat manusia, blog itu masih baru akan masuk usia akil balik, jadinya masih mencari jati diri..heuhuehe…ngomong apa aku ini…mau tidur gak bisa2…nunggu saur sekalian…
-
blog itu…harus..wah susah pakdhe, wong saya ngeblog juga ngasal
*duh ga intelek banget komennya*