hermansaksono

Patternless thoughts, pointless wisdom

Archive for July, 2007

July 25th, 2007

Baton 6 Hal Aneh

Sebetulnya baton adalah passe di blogosfer, tapi siswa yang sopan ini melempar baton, dan demi sopan santun, saya bikin baton tentang 6 hal aneh atas diri saya.

  1. Role model saya sewaktu kecil adalah Snow White
    Saya ingin pandai menyanyi dan disukai binatang.

  2. Saya pernah bercita-cita menjadi tukang fotokopi
    Menurut saya, pegawai fotokopi yang cuek dan cool ketika mengkopi kertas-kertas nampak sangat keren, dan bagaimana kertas-kertas hasil keluar dari fotokopi sangatlah fantastis.
  3. Bagi saya, nonton film adalah upacara yang sakral
    Saya sudah harus duduk manis sebelum trailer pertama diputar. Tapi saya sering melewatkan credit title kok.
  4. Ada 3 hal yang ingin saya lihat
    Episode terakhir Seinfeld, Harry Potter 7, dan siaran Academy Awards tahun 1998. Dua kesampaian, satu belum dan nampaknya susah.
  5. Saya pernah terobsesi dengan serial Friday The 13th di TV
    Akibatnya, sewaktu kecil saya suka bermain friday the 13: membuat toko barang antik yang ada locker barang-barang terkutuknya. Barang-barangnya saya dapat dari hasil membongkar isi gudang di rumah.
  6. Saya ini cowok simple

Untuk selanjutnya baton ini dilempar ke 6 orang, yaitu:

  1. Toni, karena hal-hal seperti ini sangat mengganggunya
  2. Didit, karena blognya gak pernah di-update
  3. Pakde Mbilung, bukan karena karena
  4. Ibu Peri dan Dokter Gigi, karena memiliki gigi dan gusi yang sehat
  5. Mbak Dian, karena mau ngado sirup maple
  6. Tika, karena kebangetan

July 22nd, 2007

Mari Waspadai Spoiler Harry Potter and the Deathly Hallows


Hati-hati kalau googling nama karakter di buku Harry Potter. Ada banyak orang yang secara sengaja membuat website dan postingan blog yang terang-terangan berniat membocorkan alur cerita buku ke tujuh ini.

Harry Potter and the Deathly Hallows, adalah seri terakhir Harry Potter yang dirilis kemarin tanggal 21 Juli 2007, sementara versi bahasa Indonesia, kabarnya baru akan beredar tahun depan. Jadi, kalau tidak ingin dapat spoiler alias bocoran, jauhilah upaya menggogling nama tokoh di Harry Potter.

Bagi yang sudah selesai baca buku tujuh, menurut anda gimana? Bagus? Atau membosankan? Menurut saya seru, melelahkan, dan bikin sedih. Mari diskusi soal buku itu di bagian komen! Bagi yang belum baca, maaf, mungkin ada baiknya bagian komen dijauhi dulu karena mungkin ada banyak spoiler.

***

Perhatian: komen-komen di bawah ini mungkin berisi bocoran/spoiler alur cerita Harry Potter and the Deathly Hallows

***

July 20th, 2007

Microsoft Windows Fiesta

Karena rasa adalah segalanya.

July 12th, 2007

Kasus Seseorang Di Dalam Sel


Jam 8.14 pagi

Penduduk memindahkan mayat pemuda itu. Mereka menutupnya dengan koran. Di sudut ruangan, Pak Diman terduduk sayu, tampangnya pucat pasi. Sesekali ia memperhatikan kain batik warna hijau yang tergantung pada terali besi pada jendela sel polsek. “Kain itu! Kain itu tidak ada tadi malam!” hentak pak Diman.

15 menit sebelumnya

Pak Diman berjalan tergopoh-gopoh ke luar. Dengan nafas tersengal-sengal dia menghampiri rumah pak Syukri yang dekat kantor polisi, dan berteriak “Tahanan itu mati! Gantung diri!!”

3 menit sebelumnya

Pagi yang dingin itu membuat tulang-tulang rematik Pak Diman kedinginan. Dia membuka gembok kantor polisi desa Sukasana. Jam menunjukkan jam 8 kurang 10 menit. Lalu, dengan langkah pelan dia meraih sapu di sudut ruangan dan mulai menyapu. Ketika melihat sosok yang tergantung di dalam sel tahanan, jantungnya kehilangan satu denyutan dan disusul dengan sebuah denyutan yang sangat kencang. “Dia bunuh diri,” teriak Pak Diman dalam hati.

***

8 jam sebelumnya, 11.58 malam

Hamid menarik nafas terakhir, lalu loncat, dan seluruh ingatan tentang orang-orang yang pernah dia sayangi mulai hilang perlahan-lahan. Pandangannya lama-lama menjadi kabur dan suram. Udara singup yang tersisa tinggal sedikit, dan terasa sangat sangat menyesakan. Sudah terlambat untuk tidak melakukan hal ini, tapi hidup ini terlalu pahit untuk dijalani.

10 menit sebelumnya

Tangan dekil itu mengakhiri kisahnya, lalu mengulungkan sebuah kain panjang yang dililit. Hamid menerimanya dan mulai mengikat kain itu di sekeliling lehernya. Untuk sesaat sosok dekil itu tersenyum ganjil, tapi wajahnya tetap pucat.

40 menit sebelumnya

Orang dekil itu duduk bersila di pojok sel. Dia melihat Hamid sudah bangun dan melempar sebuah tatapan aneh yang menyiratkan kisah-kisah pahit. Dia memperkenalkan, “aku… saipul,” ujar orang itu. Dengan nada yang ragu-ragu dan terpatah-patah oraing itu memulai ceritanya, “Aku dikurung… karena mencuri ayam… malu aku mas…,” sementara Hamid mendengarkannya dengan seksama.

1 menit sebelumnya

Hamid terbangun. Gerak-gerik sunyi diantara kesenyapan malam itu membuatnya tidak jenak. Ada orang lain: sebuah sosok kurus sudut ruangan. Kulitnya nampak pucat dan rambutnya tipis tidak teratur. “Kapankah dia masuk?” bisik Hamid dalam benaknya.

1 jam sebelumnya, 10.07 malam

Hamid terjaga dari tidurnya di sel polisi itu. Dinginnya begitu menusuk.

Dari matanya yang masih kabur ada gerak-gerik aneh dibalik kegelapan sel tahanan. Tapi badannya terlalu lelah sehingga tak lama kemudian ia pun kembali tertidur.

80 menit sebelumnya, 8.46 malam

Sudah hampir jam sembilan malam. Pak Diman menutup pintu masuk polsek. Wajahnya nampak tidak tenang, tapi pintu itu akhirnya ditutup dan dikunci sebelum dia menatap jeruji jendela sel tahanan. Setelah semua lampu mati, satu-satunya cahaya cuma dari lampu neon di luar Polsek. Kini, Hamid satu-satunya orang di situ. Sungguh tidak terasa dia sudah interogasi 5 jam lebih. Luka akibat dihajar warga masih terasa pedih. Tetapi rasa penat di sekujur badannya sudah tak tertahankan dan tak lama kemudian dia terlelap dalam kegelapan dan dingin yang menusuk.

60 menit sebelumnya, 7.45 malam

Pak Polisi Sutarman memasukkan pemuda itu ke dalam sel kosong kantor polisi, badannya babak belur ditutupi perban dan obat merah ada dimana-mana. Hamid namanya, umurnya baru 18 tahun, dia dikeroyok warga karena tertangkap mencuri ayam milik Wak Mansur. “Apes betul aku hari ini,” pikir si Hamid. “Kurang ajar si Udin ninggalin aku,” gerutunya.

Pak Polisi Sutarman menutup sel tahanan, “Interogasi kita lanjutkan besok saja,” ujarnya. Sesaat, bapak tua penjaga nampak terbelalak melihat jendela sel. Bapak tua itu, Pak Diman, bilang: “Nak Polisi, saya pulang agak nanti, saya mau bersih-bersih dulu.”

8 jam sebelumnya, 13.00 siang

“Maling!! Maling!!” teriak penduduk desa Sukasana. Mereka menangkap seorang anak muda, belum 18 tahun, dan menghajarnya sampai babak belur. Untung tak lama kemudian Pak Polisi Sutarman dan Pak Polisi Wijayana datang mentertibkan situasi.

20 menit sebelumnya

Pemuda itu menyelinap. Temannya, si Udin, sudah di depan. “Lumayan, kalau hari ini bisa dapat curian aku bisa ntraktir minum anak-anak,” bisik Hamid dalam hati, sambil tersenyum riang. “Si Wati pasti tambah suka sama aku kalau aku bisa mentraktir anak-anak geng-ku.”

***

20 tahun yang lalu

Pagi itu Pak Diman masuk ke dalam kantor polisi. Dia hendak melihat kondisi anak malang gitu. Yang ia dapati sungguh diluar dugaan, pemuda malang itu mengakhiri hidupnya dengan gantung diri memakai sebuah kain batik. Jantung Pak Diman berdegap kencang, ia segera bergegas keluar dan berteriak memberitahu warga desa berita buruk itu.

12 jam sebelumnya, jam 9 malam

Anak muda itu nampak sayu. Matanya kosong, wajahnya penuh sesal. Polisi memegangnya dan memapahnya menuju sel. Bajunya dekil, badannya penuh luka-luka dikeroyok penduduk karena tertangkap mencuri ayam. Tapi dia tidak punya pilihan, karena adiknya sakit dan biaya obatnya mahal sekali.
Ketika sel hendak ditutup, pak Diman, pegawai kebersihan di situ, berkata “Sebentar nak polisi, saya beri selimut dulu. Kasihan sel ini dingin sekali,” sambil menyelimutkan sebuah kain batik berwana hijau pada si pemuda. Saipul namanya.

July 10th, 2007

Membuat Pizza

Hawaiian Pizza

Seperti yang telah kita ketahui bersama, pizza adalah oleh-oleh khas Italia. Kalau dibandingkan dengan Pizza Hut, pizza asli italia itu pakemnya agak berbeda. Yang paling khas adalah bagian roti/crust yang biasanya lebih tipis dan lebih renyah. Kali ini saya hendak membuat pizza homemade yang sebisa mungkin mendekati pizza italia.


Untuk membuat adonan, saya pakai breadmaker sehingga tidak perlu repot-repot menguleni adonan. Bahannya tidak neko-neko; cuma air, tepung terigu, gula, garam, susu bubuk, minyak zaitun, dan ragi. Tepungnya diayak dulu biar adonannya lebih alus.

Continue reading …

July 5th, 2007

Transformers The Sucky


Sepertinya sangat salah mengharapkan Transformers bisa seru dan ‘dalem’ seperti Spiderman 2. Atau actionnya lucu dan rumit seperti Pirates of Caribbean: Dead Man’s Chest. Seperti para kritikus film di Rottentomatoes bilang, film ini norak, tapi norak yang sangat seru.

Akan tetapi, film laga yang seru pun harus memiliki storyline yang baik dan karakter yang menarik. Dua ini, bagi saya, Transformers masih lemah.

Masih ingat konsep three-act plot? Dalam film besutan Michael Bay ini, act pertama cukup layak tonton, walaupun cenderung cheesy dengan stereotip khas Hollywood: anak yang nggak gaul, ketemu cewek cantik yang sudah lama dia taksir, lalu ketemu ‘guardian’ yang membantu si anak menemukan jati dirinya. Act kedua isinya tembak-tembakan dan kejar-kejaran yang tidak imajinatif; dan act ketiga isinya tembak-tembakan dan kejar-kejaran yang tidak imajinatif. Plis deh kalau kritikus bilang animasinya bagus. Untuk ukuran tahun 2007, animasi semacam Transformers terlalu biasa.

Memang ada beberapa film yang plotnya hambar tapi bisa meraih sukses karena karakter tokoh-tokoh-nya menawan. Nah Transformers ini punya banyak tokoh, tapi kesemuanya tidak dieksplorasi dengan matang. Sangat sulit untuk merasa senang dengan tokoh protagonisnya dan membenci tokoh antagonisnya. Saya tidak peduli kalau misalnya si prajurit yang punya anak bayi harus mati, atau Megatron (musuh) akhirnya menang. Tidak ada bedanya, karena tokoh-tokohnya miskin karakter (kecuali Bumblebee).

Akan sangat memalukan bila film semacam ini menjadi benchmark film bagus untuk summer tahun ini. Setelah apa yang dilakukan Spiderman dan Pirates yang membuka jalan bagi film laga yang intelek; Transformers justru menutup jalan itu rapat-rapat.

Atau mungkin trend film berjalan mundur? Saya harap film paling hebat 77 tahun ke depan tidak seperti Citizen Kane.

July 4th, 2007

Balada diare dan orgy

Temen cewek saya sewaktu SD dan SMA aneh-aneh aja.

Waktu SD

Temenku
Kamu mau ngisi buku diareku?
Aku
Buku diare???
Temenku
Iya…

*mengeluarkan buku diary dari tas
Aku
Ooo… buku daɪ ə ri

Waktu SMA:

Temenku
Kamu udah liat orgy-ku?
Aku
Orgy-mu?? *kaget + sedikit mesum *
Temenku
Iya orgy, organizer.

*mengeluarkan organizer dari tas
Aku
Ooo…