December 30th, 2005
Beberapa catatan selama di Jakarta
Busway
Walaupun seharusnya dipanggil dengan nama bis Transjakarta, banyak orang lebih memilih menyebutnya sebagai Busway, yang sejujurnya membuat saya sedikit risih
. Tapi terlepas dari itu, setelah dua tahun beroperasi ternyata AC bus Transjakarta masih sangat dingin, hingga membuat saya bersin-bersin. Sepertinya, Busway…. errr… Transjakarta… tidak sejelek yang dibilang orang.
Pegawai Giordano
Pegawai perempuan Giordano di Pondok Indah Mall tidak semenarik pegawai Giordano Jogja. Tetapi pendekatan pegawai Giordano Jakarta lebih liar dan impulsif dibanding Jogja. Ketika masuk ke dalam gerai Giordano, pegawai Giordano langsung menguntiti saya seperti singa menguntit seekor antelop yang malang.
Polisi
Polisi lalu lintas Jakarta pada umumnya gemuk-gemuk dan pakaiannya tidak serapi polisi Jogja. Muncul kesan kalau polisi Jakarta itu lebih slebor, tidak memperhatikan kesehatan, dan jarang olahraga.




I regard that mind is meant to be free and moving mind to mass is a destiny. I can be geeky when it comes to movies, art and culinary, but really, I am simply a man with an irregularity, or many.